Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Badan Keamanan AS Sadap Data Pengguna

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Jul 2013
  • print Cetak

Badan Kprism-slide-6

eamanan AS (NSA) terungkap telah melakukan penyadapan secara rahasia terhadap warga AS melalui berbagai jalur komunikasi.
Baru-baru ini, Washington Post mengungkapkan empat slide baru yang menunjukkan bagaimana cara program PRISM bekerja menyadap data pengguna Internet warga AS.

Dalam catatan di slide itu, surat kabar AS itu menyebutkan penentu informasi dapat disadap NSA tergantung pada penyedia jasa atau layanan komunikasi yang menjadi mitra.

“NSA bisa langsung tahu bila target logged on, mengirimkan e-mail, teks atau voice chat,” demikian diwartakan Washington Post seperti dikutip The Verge, 2 Juli 2013. (Baca juga Mengapa Badan Keamanan AS Bisa Sadap E-mail?)

Salah satu slide menunjukkan ruang lingkup penyadapan NSA. Screenshot ini, tertanggal 5 April 2013, menunjukkan ada 117.675 rekaman yang dimonitor.

Washington Post mengklaim rekaman tersebut merupakan target pengawasan aktif. Namun, media ini itu tidak bisa memastikan apakah setiap rekaman terkait dengan individu tertentu yang tengah menjadi objek pengawasan aktif. Demikian juga tidak diketahui luasan informasi yang dimiliki.

Dua slide lainnya memberikan informasi detail bagaimana proses pengumpulan data, dari input awal analis sampai analisis data. Alat analisis yang digunakan antara lain Marina (untuk data Internet), Mainway (rekaman panggilan), Nucleon (data suara), dan Pinwale (data video).

Cara lain pengambilan data, FBI menggunakan peralatan pemerintah milik perusahaan privat untuk mengambil informasi yang sesuai dari perusahaan partisipan seperti Yahoo atau Microsoft. Kemudian data masuk melalui program seperti Pinwale, Nucleon, dan lainnya.

Setelah informasi dikumpulkan, data kemudian diproses dan dianalisa dengan sistem khusus yang menangani suara, teks maupun video serta informasi jaringan digital termasuk lokasi.

Para pengritik PRISM dan program pengawasan AS lainnya menentang upaya pemerintah menyadap dan merekam data komunikasi warga AS yang tak bersalah.

Satu slide lain juga mengungkapkan sejak kapan program PRISM melakukan penyadapan rahasia ini.

Disebutkan, data pengguna Microsoft disadap sejak 11 September 2007, Yahoo sejak 12 Maret 2008, Google sejak 14 Januari 2009.
Sementara itu, Facebook sejak 3 Juni 2009, PalTalk sejak 7 Desember 2009, YouTube sejak 24 September 2010, Skype sejak 6 Febuari 2011, AOL sejak 31 maret 2011, dan Apple sejak Oktober 2012.

Pada slide ini juga ditampilkan program PRISM per tahun menghabiskan biaya US$20 juta, setara Rp198,7 miliar per tahun.

Jadi, apakah data-data pengguna di luar AS, seperti Indonesia, juga bisa disadap NSA?

Berdasarkan paparan teknis di atas, jawabannya adalah: sangat mungkin. Namun, belum diketahui apakah pemerintah AS benar-benar bisa menyadap data setiap individu di dunia ini saat berselancar di jagat maya. (viva.co/kd)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Ilegal di Linggabayu Madina Bebas Beroperasi

    Tambang Emas Ilegal di Linggabayu Madina Bebas Beroperasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online – Aparat kepolisian diminta untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap tambang emas ilegal yang beroperasi di lahan bekas tambang M3 Simpang Durian dan Kelurahan Tapus  di Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Berikut adalah daftar inisial nama yang diduga pemilik tambang emas ilegal sekaligus alat berat yang beroperasi di lokasi: AM, AD, […]

  • Kelakuan Para Pemuda Membuatku Menangis

    Kelakuan Para Pemuda Membuatku Menangis

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Generasi Muda tinggal di Barus Hari ini aku termenung melihat para pemuda yang sangat sekuler dan individualis. Bagaimana tidak, banyak dari mereka dalam pergaulannya suka sekali melemparkan kata-kata yang tidak pantas dan tidak layak untuk diucapkan oleh seorang muslim. Kata-kata yang mereka keluarkan itu adalah kata-kata kotor dan menjijikkan. […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian tiga)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian tiga)

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980) Kampung kami di belah oleh sungai Batanggadis, airnya deras berbatu dan berkerikil. Masa itu kami bebas mencari ikan di sungai  dengan berbagai cara. Untuk mendapatkan ikan aporas dan sulum, kami cukup membawa jala dengan jaring kecil. Untuk mendapatkan ikan […]

  • BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 2-selesai)

    BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 2-selesai)

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum LANGKAH KEDUA: Kuasai Pasar Kecil Dulu Jangan langsung berpikir minimarket besar. Justru lebih strategis mengisi pasar paling realistis, yaitu: • warung kopi, • kantin sekolah, • loket travel, • kios bensin, • meja kasir toko kecil. Dan inilah teknik paling penting, “mainkan” sistem titip jual, konsinyasi – laku barang baru bayar. […]

  • Ketua Umum LIMMA Padang Dilantik

    Ketua Umum LIMMA Padang Dilantik

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG (Mandailing Online) – Rizky Ardiansyah Hasibuan resmi menjadi ketua umum Liga Mahasiswa Mandailing Natal (LIMMA) Padang, Sumatera Barat. Pelantikannya berlangusung pada Munggu (10/4) lalu di Hotel My Hall, Padang. Organisasi mahasiswa asal Mandailing Natal ini bertekad  meningkatkan motivasi bagi para mahasiswa dalam menimba ilmu serta melahirkan tokoh-tokoh muda baru sebagai agen pembaharu dan menjadi […]

  • Sekitar 430 Ha Sawah di Panyabungan Kekeringan

    Sekitar 430 Ha Sawah di Panyabungan Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sedikitnya 430 hektar persawahan di kawasan Saba Palas, Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) mengalami kekeringan akibat kekurangan air. Kondisi tanah di persawahan saat sudah retak akibat kekeringan retak – retak dan terancam gagal panen. Kekurangan suplai air ke kawasan persawahan itu berlansung sejak masa persemaian. Hingga sekarang […]

expand_less