Jumat, 17 Jul 2026
light_mode

Pernyataan Gubsu Tidak Adil Buat Golkar

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
  • print Cetak

Sekretaris DPD Golkar Madina Erwin Efendi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Mandailing Natal (Madina) angkat bicara terkait statement (pernyataan) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang mengatakan Partai Golkar tidak pro pembangunan.

Sekretaris Golkar Erwin Efendi Nasution menyebutkan, Gubsu berlaku tidak adil dengan statemen tersebut dan terkesan mengabaikan keikutsertaan fraksi Golkar Sumut mendukung pembangunan.

“Gubernur harus mengingat bahwa fraksi Golkar tidak menolak dan menghambat penganggaran 2,7 triliun tersebut. Golkar selalu mendukung pembangunan,” jelas Erwin didampingi Ketua Harian Syariful Sarling Lubis dan Ketua Fraksi Arsidin Batubara.

Erwin menerangkan, kritik yang disampaikan kader partai Golkar tidak boleh dipandang sebagai bentuk penolakan ataupun sikap tidak mendukung pembangunan.

“Perlu diingat, Partai Golkar sangat mendukung program pembangunan yang dicanangkan pemerintah, tapi para anggota DPR dan DPRD dari Golkar selalu diingatkan untuk taat pada azas dan peraturan,” jelas Erwin di ruang kerjanya, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Kamis (18/8).

“Penganggaran dana senilai 2,7 triliun itu harus diperhatikan secara azas dan aturan. Itu yang menjadi poin kritik Partai Golkar. Kegiatan tahun jamak tidak boleh melewati masa jabatan kepala daerah,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD ini mengungkapkan, Partai Golkar merupakan partai pendukung pasangan Edy-Ijeck pada Pilgub tahun 2018.

“Golkar juga berdarah-darah dalam perjuangan memenangkan Edy-Ijeck. Pak Wakil Gubernur itu Ketua Golkar Sumut, jadi tidak mungkin Golkar akan berseberangan dengan kebijakan pembangunan yang diprogramkan pemerintah sepanjang tidak bertentangan dengan azas dan peraturan yang berlaku,” tutupnya.

Sementara itu, Arsidin Batubara menilai Gubsu bertindak seperti anak TK yang tidak bisa menerima kritik.

“Gubsu jangan seperti anak TK yang tidak bisa dikritik dan hanya butuh tepuk tangan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan Ketua Koordinator Bidang Hukum dan HAM Partai Golkar Sumut Riza Fakhrumi Tahir mewanti-wanti Gubsu Edy bahwa proyek jalan dan jembatan senilai Rp 2,7 trilun bisa melanggar hukum.

Wanti-wanti tersebut dipandang Gubsu Edy sebagai sikap Partai Golkar yang tidak mendukung pembangunan di Sumut dan disampaikan pada forum resmi Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Ruang Rapat Paripurna DPRD Langkat, Rabu (10/8).

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumat Bersih, KPPG Madina Bersihkan TPU di Nagajuang

    Jumat Bersih, KPPG Madina Bersihkan TPU di Nagajuang

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NAGAJUANG (Mandailing Online) – Setelah meluncurkan program Jumat Subuh Berkah, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaksanakan kegiatan Jumat Bersih. Kali ini dilaksanakan di Kecamatan Nagajuang berupa bersih-bersih Tempat Pemakaman Umum (TPU). Giat yang dilaksanakan pada Jumat (29/10) berpusat di TPU Desa Sayurmatua, TPU Desa Tambiski, dan TPU Desa Banua Simanosor. Ketua […]

  • Madina Turun ke Level 3

    Madina Turun ke Level 3

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Status covid-19 di Mandailing Natal (Madina) telah berada di level 3. Turun dari level 4. Kepastian itu diperoleh dari Rapat Evaluasi PPKM Level 4 Covid-19 oleh Forkopimda Madina di aula Pemkab Madina, Senin (20/9/2021). Penurunan itu berdasar hasil tim evaluasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang akan menjadi referensi bagi Menteri Dalam […]

  • Jakfar Sukhairi Calbup Pendaftar Pertama di PKB

    Jakfar Sukhairi Calbup Pendaftar Pertama di PKB

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution mendaftar di DPC PKB Madina, Rabu (27/11/2019). Beliau balon bupati yang mendaftar di PKB setelah partai ini membuka pandaftaran bagi balon bupati Madina hari ini. Jakfar Sukhairi yang saat ini mejabat wakil bupati Madina. Tercatat juga Jakfar Sukhairi merupakan salah satu […]

  • Peduli kunci sukses berantas malaria

    Peduli kunci sukses berantas malaria

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepedulian masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal yang begitu tinggi dalam kesadaran pemberantasan bibit penyakit malaria menjadi modal utama dan kunci sukses dalam pencapaian visi misi Madina bebas dari penyakit malaria tahun 2020. Langkah tersebut semakin efisien dan strategis dengan didukung 6 program pokok penanggulangan malaria. Kemudia teraplikasikan secara luas lewat dibentuknya Kantor Pusat […]

  • Tiang Listrik di Tengah Jalan Bernilai Proyek 1,5 Miliar itu Akhirnya Dipindahkan

    Tiang Listrik di Tengah Jalan Bernilai Proyek 1,5 Miliar itu Akhirnya Dipindahkan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Akhirnya ULP PLN Panyabungan pindahkan tiang listrik yang berada di tengah jalan Pagur-Panyabungan di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina. Melalui Andy Yusuf Situmeang dari ULP PLN Panyabungan mengatakan pihaknya telah selesai memindahkan tiang tersebut. Keterlambatan pemindahan tiang karena masa siaga 17 san listrik tidak bisa padam. Ia juga mengungkapkan terkait biaya pemindahan […]

  • Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 1 dari 3 tulisan)

    Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 1 dari 3 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MELACAK ARAH CAP “SEKDA PLANGA-PLONGO” DAN “BUPATI KEONG” Oleh: Tim Peci Manajemen   Dalam beberapa hari terakhir dunia maya khsusnya di facebook muncul postingan yang mengkritisi pemerintah daerah. Bentuk kritiknya berupa simbol dan sifat tertentu terhadap figur bupati dan sekda. Lantas bagaimana menyikapi topik-topik ini?   Ketika Kritik Berubah Menjadi Simbol Politik Dalam politik, kritik […]

expand_less