Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Pernyataan Gubsu Tidak Adil Buat Golkar

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
  • print Cetak

Sekretaris DPD Golkar Madina Erwin Efendi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Mandailing Natal (Madina) angkat bicara terkait statement (pernyataan) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang mengatakan Partai Golkar tidak pro pembangunan.

Sekretaris Golkar Erwin Efendi Nasution menyebutkan, Gubsu berlaku tidak adil dengan statemen tersebut dan terkesan mengabaikan keikutsertaan fraksi Golkar Sumut mendukung pembangunan.

“Gubernur harus mengingat bahwa fraksi Golkar tidak menolak dan menghambat penganggaran 2,7 triliun tersebut. Golkar selalu mendukung pembangunan,” jelas Erwin didampingi Ketua Harian Syariful Sarling Lubis dan Ketua Fraksi Arsidin Batubara.

Erwin menerangkan, kritik yang disampaikan kader partai Golkar tidak boleh dipandang sebagai bentuk penolakan ataupun sikap tidak mendukung pembangunan.

“Perlu diingat, Partai Golkar sangat mendukung program pembangunan yang dicanangkan pemerintah, tapi para anggota DPR dan DPRD dari Golkar selalu diingatkan untuk taat pada azas dan peraturan,” jelas Erwin di ruang kerjanya, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Kamis (18/8).

“Penganggaran dana senilai 2,7 triliun itu harus diperhatikan secara azas dan aturan. Itu yang menjadi poin kritik Partai Golkar. Kegiatan tahun jamak tidak boleh melewati masa jabatan kepala daerah,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD ini mengungkapkan, Partai Golkar merupakan partai pendukung pasangan Edy-Ijeck pada Pilgub tahun 2018.

“Golkar juga berdarah-darah dalam perjuangan memenangkan Edy-Ijeck. Pak Wakil Gubernur itu Ketua Golkar Sumut, jadi tidak mungkin Golkar akan berseberangan dengan kebijakan pembangunan yang diprogramkan pemerintah sepanjang tidak bertentangan dengan azas dan peraturan yang berlaku,” tutupnya.

Sementara itu, Arsidin Batubara menilai Gubsu bertindak seperti anak TK yang tidak bisa menerima kritik.

“Gubsu jangan seperti anak TK yang tidak bisa dikritik dan hanya butuh tepuk tangan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan Ketua Koordinator Bidang Hukum dan HAM Partai Golkar Sumut Riza Fakhrumi Tahir mewanti-wanti Gubsu Edy bahwa proyek jalan dan jembatan senilai Rp 2,7 trilun bisa melanggar hukum.

Wanti-wanti tersebut dipandang Gubsu Edy sebagai sikap Partai Golkar yang tidak mendukung pembangunan di Sumut dan disampaikan pada forum resmi Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Ruang Rapat Paripurna DPRD Langkat, Rabu (10/8).

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • 50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri. Fenomena ini akan sangat mempengaruhi pendapatan devisa negara. Menurut Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, berdasarkan data National Health Care Group International Business Dev Unit (NHG-IBDU) Singapura, tercatat 50 persen pasien internasional yang berobat di Singapura adalah warga Indonesia. Sementara, orang Indonesia yang berobat ke Malaysia tercatat 12.000 […]

  • Perjuangan Panjang Rakyat Batahan, Entahlah

    Perjuangan Panjang Rakyat Batahan, Entahlah

    • calendar_month Senin, 10 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay. Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 33)

    MARSIDAO-DAO (episode 33)

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Sora ni lonceng ona potuk-potuk tarbege, mandokon alai mangaso marsiajar. Mararuaran daganak-daganak sikola i marlojongi. Adong na kehe tu parjagalan i manabusi panganon sipanganon. Pala na donok bagasna tingon sikola i, taru tu bagasna do kehe nangkan mangan indahan. Si Poso tu parjagalani do mangalao. Tarpaida tu ibana Si […]

  • Sumut masih akan krisis listrik

    Sumut masih akan krisis listrik

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA  –  Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin oleh  Menteri ESDM selaku Ketua Harian  DEN, Sudirman Said hari menggelar sidang ke-13 yang  berlangsung di Kementerian ESDM, Jakarta. Sidang anggota DEN dengan agenda membahas isu-isu strategis dibidang energi dan pembahasan penetapan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis tenaga listrik. Dalam sambutannya Sudirman Said menyorot  kondisi kelistrikan nasional. Dikatakan, […]

  • Bulu Payung Belum ada Listrik

    Bulu Payung Belum ada Listrik

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jaringan Melintas di Atas Rumah SIPIROK-Sangat ironis. Sejak Indonesia merdeka sampai saat ini, warga Dusun Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel belum menikmati listrik PLN. Padahal jaringan listrik PLN melintas di atas dan pekarangan rumah warga. Tidak itu saja yang membuat miris, permukiman 17 Kepala Keluarga (KK) di dusun ini juga sebenarnya […]

  • Jika Kalau Bahwa

    Jika Kalau Bahwa

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Batubara Di media massa sering terjadi kesalahan penempatan kata “jika” dan kata “kalau“. Dua kata ini kerap menggantikan kata “bahwa“. Kata “jika” dan kata “kalau” adalah kata penghubung untuk menandai syarat (syarat-harapan). Juga berfungsi sebagai “soal-jawaban“. Tergolong dalam Konjungsi Subordinatif Syarat. Sedangkan kata “bahwa” adalah kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian […]

expand_less