Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Ruas Jalan Jembatan Merah-Simpang Gambir Madina Masuk Klas III B

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Unit Pembuatan Regional Pembangunan Jalan Jembatan (UPRPJJ) Padangsidimpuan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah – Simpang Gambir Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masuk dalam klas III B dengan demikian ruas jalan ini

hanya bisa dilewati kendaraan berat maksimal 8,16 Ton.

Demikian disampaikan Kadis Perhubungan Madina Drs. Parulian Nasution melalui Kabid Sarana Perasarana Gading Nasution ST, kepada wartawan, Jum’at (26/11) kemarin setelah menerima surat pemberitahuan dari UPRPJJ tersebut.

Dalam surat itu penetapan klas jalan di Sumatera sudah tertuang dalam SK.Menteri Perhubungan Nomor: KM.1. Tahun 2000 menjelaskan bahwa ruas jalan jurusan Jembatan Merah – Muarasoma – Simpang Gambir, dan jurusan Simpang Gambir – Natal menetapkan lebar kenderaan maksimal 2,5 Meter Panjang 12 Meter dan berat maksimal 8 Ton.

“Selama ini banyak pengaduan dari masyarakat 8 kcamatan dari 23 kecamatan tentang banyaknya kendaraan yang melintas melebihi tonase, sehingga jalan baru dibangun sudah hancur. Nah dasar dari inilah kita juga menyurati pihak Propinsi dan sesuai dari SK. Manteri Perhubungan itu, dan kita sudah menerima penjelasan tentang klas jalan ini,” jelasnya.

Sebelumnya Pj.Bupati Madina Aspan Sofian ketika meninjau jalan longsor di Muara Soma menyetop kenderaan yang dianggap melebihi tonase. “Baru-baru ini bapak Bupati saat meninjau lokasi longsor tersebut melihat secara jelas mobil yang beratnya melebihi, Memang jalan ini merupakan wewenang Provinsi kita hanya bersifat kordinasi, karena itulah kita juga sudah membuat beberapa rambu larangan di beberapa titik untuk memperingati pengguna kendaraan agar tidak melewati ruas jalan ini apabila melebihi tonase,” ujarnya.

Plt.Kepala UPRPJJ Padangsidimpuan/Kotanopan Madina Ali.Nawi Harahap ST membenarkan surat pemberitahuan tersebut. “Kita berharap dengan surat pemberitahuan ini agar sama – sama kita jaga, dan kami berharap kerjasama agar jalan ini tetap terjaga ketahanannya sehingga memperlancar arus transportasi di daerah ini,” terangnya.

Marahalim warga Batang Natal Muara Soma mengatakan, masyarakat selama ini hanya bisa pasrah ketika dilewati kenderaan dengan muatan yang melebihi tonase yang ditetapkan.

“Kita hanya bisa berharap kepada pemerintah agar dengan tegas menerapkan peraturan tersebut, jangan pilih bulu begitu juga dengan Dinas Perhubungan Propinsi Sumatra Utara sebagai yang berwenang untuk tidak meloloskan kenderaan yang melebihi muatan dari ketentuan. Agar ruas jalan ini tetap bagus tidak cepat hancur lagi seperti selama ini,” harapnya. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ical Sambangi Amru Daulay

    Ical Sambangi Amru Daulay

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sebelum kembali ke Jakarta usai membuka Rakerda Partai Golkar Sumut di Hotel Polonia, Medan, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie singgah ke kediaman Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sumut Amru Daulay di Jalan Samanhudi, Medan, Sabtu (27/11/2010). Aburizal yang biasa disapa Ical itu tampak akrab dengan mantan Bupati Mandailing Natal tersebut. Didampingi […]

  • Wacana Amandemen UUD 1945 dan Urgensinya

    Wacana Amandemen UUD 1945 dan Urgensinya

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar Putra Batang Natal. Saat ini kuliah di Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh / Kader HMI Cabang Lhokseumawe   Seminggu yang lalu ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mewacanakan tentang amandemen UUD 1945 dengan menambah Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dan menambah kewenangan MPR untuk menyetujui rancangan dari PPHN tersebut dengan payung hukum yaitu Tap […]

  • Pengerukan Irigasi Batang Gadis

    Pengerukan Irigasi Batang Gadis

    • calendar_month Selasa, 31 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Petani Merasa Terbantu Pengerukan Irigasi Batang Gadis Madina Sepanjang 20 KM Ket Fhoto : Nampak alat berat sedang melakukan pembersihan saluran Irigasi Batang Gadis Madina dari lumpur untuk memperlancar pengairan pada persawahan masyarakat. Panyabungan MO-Adanya pengerukan irigasi Batang Gadis oleh Pemerintah dengan tujuan untuk memperlancar pengairan pada persawahan disambut gembira oleh para petani yang ada […]

  • BNPT Belum Pastikan Perampok Toko Emas Teroris

    BNPT Belum Pastikan Perampok Toko Emas Teroris

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui dari beberapa indikasi yang terlihat, memang ada kemungkinan perampokan sejumlah toko emas di beberapa kota di Sumut dilakukan oleh kelompok teroris tertentu. Hanya saja indikasi tersebut belum cukup untuk dijadikan bukti untuk mengatakan perampokan toko emas yang terjadi di Pulo Brayan Medan dan di Tembung, Deli Serdang […]

  • Birmingham Menyambut Para Mualaf

    Birmingham Menyambut Para Mualaf

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Menjadi mualaf berarti menjadi asing dan terkucil. Itulah yang sering dirasakan para mualaf karena terusir dari keluarga dan kehilangan teman-teman. Tapi, bagi mualaf di Kota Birmingham, Inggris, mereka tak perlu khawatir diasingkan. Mualaf Birmingham selalu mendapat tempat di tengah komunitas Muslim kota tersebut. Komunitas Muslim Birmingham sangat antusias dalam menyambut para mualaf dan mengajak mereka […]

  • Tagilang Julu Diterjang Banjir Bandang, 5 Rumah Hanyut

    Tagilang Julu Diterjang Banjir Bandang, 5 Rumah Hanyut

    • calendar_month Kamis, 18 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Banjir bandang menerjang Desa Tagilang Julu, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, 5 rumah hanyut, 17 rumah rusak parah. Sejauh ini belum ada laporan korban tewas. Banjir bandang terjadi Senin (15/10/2018) lalu. Sulitnya akses informasi menyebabkan banjir bandang di desa itu lama terakses media. Desa Tagilang merupakan desa […]

expand_less