Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Beginilah Kronologis Penyerangan Kantor Polsek Hamparan Perak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Sep 2010
  • print Cetak

Rabu (22/9/2010) sekira pukul 00.30 WIB suasana hening menggelayuti kawasan Hamparan Perak, Deliserdang, Sumatera Utara. Sebagian besar warga telah tertidur lelap. Namun, tiba-tiba datang segerombolan orang menaiki delapan unit sepeda motor mendatangi kantor Polsek yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan 01, Hamparan Perak.

Empat sepeda motor memasuki kawasan halaman polsek, sedangkan empat sepeda motor lagi berjaga di luar. Lima orang di antaranya lantas turun dari sepeda motor dan memasuki ruangan kantor.

Aiptu B Sinulinga (48) saat itu sedang berbicara dengan dua tahanan polsek, sedangkang Aipda H Detok (45) sedang duduk dan tertidur di meja piket Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK). Satu polisi piket lainnya, Bripka Riswandi (38), sedang bermain laptop di Ruangan Juru Periksa (Juper).

Tanpa berbicara, lima orang tersebut langsung menembaki polisi yang berada di dalam kantor Polsekta Hamparan Perak. Tiga orang menuju SPK dan ruang tahanan, sementara dua orang lagi menuju ruangan juper. Senjata yang dipergunakan para pelaku beragam, ada yang menggunakan FN16 dan AK47.

Aiptu B Sinulinga menerima lima tembakan di bagian badan dan dada. Sedangkan Aipda H. Detok menerima satu tembakan di dada hingga tembus ke belakang. Sedangkan Bripka Riswadi menerima sepuluh tembakan, sembilan di dada dan satu di kepala.

Usai melumpuhkan dan menewaskan ketiga polisi itu, para pelaku lalu membakar ruangan SPK dan mobil patroli mengunakan bom molotov. Puas melancarkan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Medan Marelan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu tak bisa berbuat apa-apa karena takut ikut ditembak. Warga hanya bisa tiarap, dan menjauh dari lokasi kejadian.

Sekitar satu jam setelah kejadian, beberapa mobil patroli dari Polres KP3 Belawan mendatangi kantor Polsek. Belasan polisi bersenjata lengkap langsun turun dan bergerak memeriksa TKP.

Aiptu Sinulinga dan Bripka Riswandi yang masih bernafas segera dilarikan ke Rs Bhayangkara Medan, tapi naas kedua polisi ini tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit. Sedangkan Jenazah Aipda H Detok tewas yang tewas di tempat diangkat dan dilarikan ke RS Bhyangkara Medan.

Dua jam kemudian tim Labfor Poldasu datang dan melakukan olah TKP. Tak lama polisi dari Sat Brimobda Sumut, Poltares Medan dan Polda Sumut berdatangan untuk bersiaga mengamankan TKP. (*)
sumber :Antarasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiap malam geng motor harus diberantas

    Tiap malam geng motor harus diberantas

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Maraknya aksi geng motor atau geng kereta yang belakangan ini meresahkan masyarakat harus segera diantisipasi dan disikapi secara kolektif. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Medan telah bersikap melakukan kebijakan bersama untuk mengatasi geng kereta. Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan penekanan terhadap peran guru di sekolah, untuk mengawasi berkembangnya kelompok-kelompok tersebut. “Setiap […]

  • Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

    Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS Psp

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mahasiswa Kumpul Bukti SIDIMPUAN- Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) Kota Padangsidimpuan (Psp) sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Psp tahun 2010. Pengumpulan bukti-bukti ini sesuai permintaan dan informasi yang diterima dari beberapa pelamar CPNS. “Kita belum bisa beritahukan formasi apa dan siapa nama CPNS yang lulus […]

  • Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pengamat intelijen dan kepolisian dari Center for Democracy And Social Justice Studies (CeDSoS) Umar Abduh membeberkan data penghitungan atau rekapitulasi suara Pilpres 2014 diduga berasal dari rekapitulasi TNI dan Polri. Dalam data perolehan suara yang dimilikinya, Umar mengungkapkan pemenang pilpres adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hal itu terungkap dari video Youtube yang […]

  • Panwaslu Madina Akan Tertibkan Baliho Calon Bupati

    Panwaslu Madina Akan Tertibkan Baliho Calon Bupati

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Mandailing Natal (Madina) akan melakukan pengamanan alat peraga kampanye calon bupati Madina berupa baliho, spanduk dan lainnya yang sudah menyebar di berbagai kawasan Madina, termasuk kota Panyabungan. “Penertiban ini nantinya dilaksanakan secara bersama yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Polres Madina,” kata Ketua Panwaslih Madina, Ahmad […]

  • Ini Pihak-pihak yang Berpotensi Jadi Tersangka UPS

    Ini Pihak-pihak yang Berpotensi Jadi Tersangka UPS

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mabes Polri kembali menegaskan, ada tiga pihak yang berpotensi menjadi tersangka dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2014.  Kabag Penum Polri Kombes Rikwanto menegaskan, tiga pihak yang berpotensi tersangka itu adalah oknum DPRD, Pemerintah, dan swasta.  Menurut Rikwanto, mereka inilah penggagas program UPS supaya bisa masuk ke […]

  • Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

    Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kasus penganiayaan oleh oknum Sipir Lapas Kelas IIB Natal, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina )  kembali terjadi. Penganiayaan dilakukan oleh Taufik sipir lapas Natal kepada pelajar Sekolah Dasar berinisial NV pada senin 28/8/2023 kemaren. Kasus penganiayaan ini sendiri telah dilaporkan orang tua korban ke Polres Madina. ” ia salaku […]

expand_less