Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

Camat di Madina Keluhkan Minimnya Anggaran Operasional dampak Efisiensi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

Karikatur istimewa

MADINA || Mandailing Online – Efisiensi anggaran mulai terasa pahit di tingkat kecamatan. Sejumlah camat di Mandailing Natal mengaku kewalahan, terutama yang wilayahnya jauh dari pusat pemerintahan di Panyabungan.

“Terkadang kita kewalahan di biaya transportasi. Dalam satu bulan bisa 3 kali ke ibu kota kabupaten untuk hadiri rapat pemerintahan. Biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan anggaran yang ada,” ungkap seorang camat yang enggan disebut namanya, Selasa (28/4/2026).

Dia menyebut, anggaran kecamatan kini hanya cukup untuk penunjang urusan wajib seperti gaji pegawai PPPK dan belanja kantor yang sudah dipangkas.

“Ada memang belanja bahan bakar dan pelumas untuk penunjang kegiatan kecamatan, namun anggaran cukup minim dibanding intensitas perjalanan,” jelasnya.

Kondisi ini, katanya, dialami semua OPD di Pemkab Madina. Tapi camat punya beban khusus.

“Intinya camat itu bupati kecil yang memiliki tugas memastikan urusan bupati sampai ke desa, konflik kelar, pelayanan jalan, dan desa tidak ugal-ugalan pakai anggaran,” tegasnya.

Dengan peran sentral itu, para camat merasa terjepit. Di satu sisi dituntut hadir rapat dan koordinasi ke Panyabungan, di sisi lain anggaran operasional minim. Camat dari kecamatan ujung seperti Muara Batang Gadis, Batahan, atau Ulu Pungkut paling terdampak karena jarak tempuh bisa 3-5 jam sekali jalan.

Ia berharap Pemkab Madina dan DPRD memberi perhatian khusus. “Sehingga tugas-tugas yang diembankan ke kecamatan bisa berjalan sesuai yang diharapkan,” katanya.

Efisiensi anggaran memang memangkas banyak belanja operasional OPD. Namun bagi camat, pemangkasan itu berisiko mengganggu fungsi koordinasi, pembinaan desa, hingga penyelesaian konflik di tingkat bawah. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mustahil Sumut kuasai 58,88 persen Inalum

    Mustahil Sumut kuasai 58,88 persen Inalum

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Meski tahap nasionalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat pada PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) belum menemukan titik terang, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Tengku Erry Nuradi mengatakan Pemerintah Privinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berencana untuk membeli saham PT Inalum hingga 58,88 persen. Menyikapi pernyataan Tengku Erry, Ketua Komisi D DPRD […]

  • Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Afni Ibu peduli generasi Sekulerisme adalah sistem yang memisahkan agama dari kehidupan, dan sistem inilah yang paling banyak memengaruhi negera-negara di dunia termasuk negara kita Indonesia. Namun sekulerisme ini telah memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat terutama kaum wanita dan anak-anak. Seperti kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Baru-baru ini, Polda Metro Jaya telah […]

  • Ini Konsep Polri Hadapi Situasi Rawan Saat Pilpres

    Ini Konsep Polri Hadapi Situasi Rawan Saat Pilpres

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut Provinsi Jawa Timur merupakan satu dari 10 provinsi dengan indeks kerawanan tertinggi terkait dengan Pemilihan Presiden (Pilpres). Meski demikian, Polri tidak akan memberi perhatian lebih pada provinsi itu.   Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol. Arif Wachyunadi, Sabtu 5 Juli 2014, mengatakan dengan kekuatan optimal dan maksimal, anggota Polri bakal […]

  • Pemkab Madina dan Polisi Diminta Tak Kaku Soal Petani Bakar Hutan

    Pemkab Madina dan Polisi Diminta Tak Kaku Soal Petani Bakar Hutan

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Daerah dan kepolisian diminta tak terlalu kaku menyoal petani kampung yang membakar hutan. Type hutan di wilayah Mandailing Godang dan Mandailing Julu bukan jenis gambut, sehingga tak ada kasus fatal hutan terbakar sejak ratusan tahun. “Dari zaman nenek moyang, petani kampung di Mandailing Julu dan Mandailing Godang selalu membakar lahan […]

  • Siagakan Alat Berat di Pasaman Barat, Antisipasi Longsor

    Siagakan Alat Berat di Pasaman Barat, Antisipasi Longsor

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMPANG AMPEK, (MO)- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyiagakan alat berat beserta operatornya untuk mengantisipasi bencana longsor yang datang secara tiba-tiba. “Alat berat jenis ekskavator dan ‘louder’ beserta operatornya sudah disiagakan untuk memberikan bantuan jika ada longsor atau bencana lainnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat, Reflin, Minggu 18 November 2012. Dia […]

  • Awas, Penjahat Bidik Polisi

    Awas, Penjahat Bidik Polisi

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Koordinator Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengingatkan jajaran kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaannya. Menurut Neta, para penjahat belakangan ini sudah semakin nekad dan sadis, yakni menembak polisi yang berada di sekitar lokasi kejahatan. “IPW prihatin dengan maraknya aksi penembakan terhadap polisi yang dilakukan tersangka kriminal,” ujar Neta S Pane dalam keterangannya kepada koran […]

expand_less