Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

1,3 Juta Guru Sasaran Pelatihan Kurikulum Baru

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 30 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal semakin gencar menjalankan implementasi Kurikulum 2013 tahun depan. Pada tahun kedua pelaksanaan kurikulum anyar itu, Kemendikbud siap melatih 1,3 juta guru di seluruh Indonesia. Supaya tidak kedodoran, mereka melibatkan sejumlah organisasi pendidikan.

Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan bahwa organisasi pendidikan yang mereka libatkan bukan sembarang organisasi. Tetapi mereka pilih organisasi yang cenderung dekat dengan pelaksanaan teknis pendidikan. “Misalnya organisasi pendidikan yang memiliki atau menaungi langsung sekolah-sekolah,” katanya.

Menteri asal Surabaya itu mencontohkan organisasi pendidikan yang bakal diajak bergabung adalah dibawah bendera Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Seperti diketahui dua ormas Islam itu memiliki badan otonom yang khusus mengelola pendidikan dari tingkat dasar hingga tinggi.

Organisasi pendidikan lain yang akan dilibatkan adalah Persatuan Guru Republik Indonesia yang juga memiliki unit pengelola sekolah. Kemudian organisasi pendidikan seperti Majelis Pendidikan Kristen, Majelis Pendidikan Konghucu, Hundu, dan Budha. “Implementasi kurikulum baru ini adalah kebutuhan bersama,” kata Nuh.

Nuh menegaskan bahwa realitas di lapangan guru yang mengajar kurikulum baru tidak hanya yang berstatus sebagai PNS. Tetapi sebagian lagi juga ada guru swasta. Dia mengatakan Majelis Pendidikan Kristen bisa memberikan pelatihan kepada guru-guru yang berada di provinsi Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Secara teknis pelatihan kurikulum baru ini berjalan selama 52 jam dan dilaksanakan selama satu minggu.

Meskipun melibatkan banyak pihak, Nuh mengatakan Kemendikbud tetap berwenang memberikan standar pelatihan, penyiapan instruktur nasional, dan pembiayaan. Dia mengatakan Kemendikbud akan menyiapkan pola laporan pelaksanaan pelatihan guru untuk implementasi kurikulum baru yang dilaksanakan sejumlah organisasi pendidikan.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo mengatakan, implementasi kurikulum 2013 bakal digenjot habis-habisan tahun depan. Untuk itu dia meminta Kemendikbud benar-benar mempersiapkan dengan matang. “Jika tidak, Kurikulum 2013 terlihat gagah padahal di dalamnya bolong-bolong,” katanya.

Sejumlah aspek dalam perubahan kurikulum ini disorot PGRI. Mulai dari kondisi kekurangan guru di sejumlah daerah. Kemudian perubahan paradigma penilaian siswa untuk jenjang SD dan sederajat. “Bagaimana guru bisa melakukan penilaian yang menyeluruh, jika rombongan belajarnya gemuk,” ujarnya. Di sejumlah daerah, Sulistyo mengatakan ada rombongan belajar yang berisi hingga 60 siswa.

PGRI juga menyoroti kesiapan pelatihan guru karena sampai saat ini data pokok pendidikan (dapodik) masih belum beres. Dia menyebutkan Kemendikbud mengklaim guru-guru yang direkrut dalam pelatihan itu sudah siap karena disaring dari dapodik. Tetapi nyatanya saat pelatihan banyak guru yang bingung karena disaring dengan cara “asal tunjuk”. “Pelatihan guru tahun depan harus lebih baik,” pungkasnya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miliki Ganja, Residivis Warga Panyabungan Jae Kembali Berurusan Dengan Polisi

    Miliki Ganja, Residivis Warga Panyabungan Jae Kembali Berurusan Dengan Polisi

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – MSN alias Klara (45) seorang residivis kasus ganja, warga Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali berurusan dengan polisi Klara kembali diamankan Satresnarkoba Polres Madina karena memiliki ganja kering siap edar sebanyak 12,38 gram untuk dijual. Pria botak ini diamankan di Jalan Masjid Panyabungan Jae beserta uang […]

  • Riadoh Gantikan Suami di DPRD

    Riadoh Gantikan Suami di DPRD

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Hj Riadoh Rangkuti dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggantikan suaminya H Abdurrahman Mustafa Nasution yang meninggal dunia 3 Agustus lalu. Pelantikan anggota dewan dari Pergantian Antar Waktu (PAW) itu digelar di gedung DPRD Madina, Kamis (11/11). Abdurrahman Nasution saat duduk di lembaga legislatif menjabat sebagai Wakil Ketua […]

  • Proyek Pembangunan Sacturary Tapir Bernilai 2 Miliar lebih di Sopo Tinjak Mubazzir. Mapala Akan Lapor Jaksa

    Proyek Pembangunan Sacturary Tapir Bernilai 2 Miliar lebih di Sopo Tinjak Mubazzir. Mapala Akan Lapor Jaksa

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) –Sactuary Tapir (Tempat Penangkaran Tapir) di Desa Sopotinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tampak tak terawat dan mubazzir. Bangunan ini dibawah naungan satuan kerja Balai Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG ). Kondisi bangunan cukup meprihatinkan. Bangunan ditumbuhi semak. Tak ada memang jenis binatang tapir di lokasi […]

  • SBY belum terbitkan Keppres kasus penculikan

    SBY belum terbitkan Keppres kasus penculikan

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua bidang Internal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Yosep Adi Prasetyo mengatakan, penyelesaian kasus penculikan atau penghilangan paksa para aktivis pada 1998 tinggal menunggu Keputusan Presiden tentang pembentukan Pengadilan HAM Ad Hoc. “Presiden belum mengeluarkan Keppres,” katanya, hari ini. Namun, dia menyatakan, presiden tidak membahas secara khusus tentang penuntasan kasus […]

  • DCS Dapil 2 PKP Madina

    DCS Dapil 2 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKP Madina

  • 2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Petugas reskrim Polda Sumatera Utara dipimpin Kompol Andry Setiawan dan AKP Syafrijal berhasil meringkus dua orang diduga kuat sebagai otak pelaku terjadinya kerusuhan di Madina. Kedua tersangka diamankan petugas dari lokasi persembunyian mereka di daerah Jakarta. Informasi berhasil dihimpun wartawan, Jum’at (13/1) , para tersangka berhasil yang diamankan petugas masing-masing, Drs. H. Izuddin Marzuki […]

expand_less