Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

1,3 Juta Guru Sasaran Pelatihan Kurikulum Baru

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 30 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal semakin gencar menjalankan implementasi Kurikulum 2013 tahun depan. Pada tahun kedua pelaksanaan kurikulum anyar itu, Kemendikbud siap melatih 1,3 juta guru di seluruh Indonesia. Supaya tidak kedodoran, mereka melibatkan sejumlah organisasi pendidikan.

Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan bahwa organisasi pendidikan yang mereka libatkan bukan sembarang organisasi. Tetapi mereka pilih organisasi yang cenderung dekat dengan pelaksanaan teknis pendidikan. “Misalnya organisasi pendidikan yang memiliki atau menaungi langsung sekolah-sekolah,” katanya.

Menteri asal Surabaya itu mencontohkan organisasi pendidikan yang bakal diajak bergabung adalah dibawah bendera Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Seperti diketahui dua ormas Islam itu memiliki badan otonom yang khusus mengelola pendidikan dari tingkat dasar hingga tinggi.

Organisasi pendidikan lain yang akan dilibatkan adalah Persatuan Guru Republik Indonesia yang juga memiliki unit pengelola sekolah. Kemudian organisasi pendidikan seperti Majelis Pendidikan Kristen, Majelis Pendidikan Konghucu, Hundu, dan Budha. “Implementasi kurikulum baru ini adalah kebutuhan bersama,” kata Nuh.

Nuh menegaskan bahwa realitas di lapangan guru yang mengajar kurikulum baru tidak hanya yang berstatus sebagai PNS. Tetapi sebagian lagi juga ada guru swasta. Dia mengatakan Majelis Pendidikan Kristen bisa memberikan pelatihan kepada guru-guru yang berada di provinsi Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Secara teknis pelatihan kurikulum baru ini berjalan selama 52 jam dan dilaksanakan selama satu minggu.

Meskipun melibatkan banyak pihak, Nuh mengatakan Kemendikbud tetap berwenang memberikan standar pelatihan, penyiapan instruktur nasional, dan pembiayaan. Dia mengatakan Kemendikbud akan menyiapkan pola laporan pelaksanaan pelatihan guru untuk implementasi kurikulum baru yang dilaksanakan sejumlah organisasi pendidikan.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo mengatakan, implementasi kurikulum 2013 bakal digenjot habis-habisan tahun depan. Untuk itu dia meminta Kemendikbud benar-benar mempersiapkan dengan matang. “Jika tidak, Kurikulum 2013 terlihat gagah padahal di dalamnya bolong-bolong,” katanya.

Sejumlah aspek dalam perubahan kurikulum ini disorot PGRI. Mulai dari kondisi kekurangan guru di sejumlah daerah. Kemudian perubahan paradigma penilaian siswa untuk jenjang SD dan sederajat. “Bagaimana guru bisa melakukan penilaian yang menyeluruh, jika rombongan belajarnya gemuk,” ujarnya. Di sejumlah daerah, Sulistyo mengatakan ada rombongan belajar yang berisi hingga 60 siswa.

PGRI juga menyoroti kesiapan pelatihan guru karena sampai saat ini data pokok pendidikan (dapodik) masih belum beres. Dia menyebutkan Kemendikbud mengklaim guru-guru yang direkrut dalam pelatihan itu sudah siap karena disaring dari dapodik. Tetapi nyatanya saat pelatihan banyak guru yang bingung karena disaring dengan cara “asal tunjuk”. “Pelatihan guru tahun depan harus lebih baik,” pungkasnya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Madina Hadir di High Level Meeting TPID Provsu

    Wabup Madina Hadir di High Level Meeting TPID Provsu

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti high level meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Jumat, 14 Maret 2025. Rapat ini diselenggarakan dalam rangka menjaga stabilitas harga dan kecukupan pasokan pada Ramadan dan Idulfitri 1446 H. Selain itu, […]

  • Dana Desa Bobol Melalui Harga Material

    Dana Desa Bobol Melalui Harga Material

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh desa di Kabupaten Madina menerapkan Harga Satuan Kabupaten dalam penetapan harga material untuk pembangunan fisik yang didanai Dana Desa. “Penerapan HSK itu jelas-jelas merugikan keuangan negara,” kata Ketua DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Madina, Henri Husein kepada Mandailing Online di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jum’at (25/10/2019). Contoh kerugian keuangan […]

  • Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

    Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Maraknya isu tentang kenaikan  PBB ( pajak bumi dan bangunan )  oleh Pemerintah diberbagai daerah di Indonesia membuat masyarakat Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) waswas. Memastikan hal itu, pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal tegaskan tak ada kenaikan tarif PBB. Melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Madina Ahmad Yasir Lubis mengakui […]

  • Usai Ribuan Massa Blokir Jalan Selama 21 Jam, 62 Warga Dibebaskan

    Usai Ribuan Massa Blokir Jalan Selama 21 Jam, 62 Warga Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Akhirnya, 62 warga Desa Tolang Jae,Kecamatan Sayur Matinggi,Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang ditahan polisi karena diduga membakar 10 rumah di Dusun Adian Goti, dibebaskan. Pembebasan mereka dilakukan setelah ribuan warga dari 3 desa yaitu Tolang Jae, Sipange Godang, dan Sipange Julu, memblokir jalan negara atau Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) antara Tapsel ke Kabupaten Mandailing (Madina) […]

  • Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Madina Ternyata hanya Pemandian Air Panas Hutaraja. Ini Anggaran Perjalanan Dinas Pariwisata Madina

    Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Madina Ternyata hanya Pemandian Air Panas Hutaraja. Ini Anggaran Perjalanan Dinas Pariwisata Madina

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski destinasi wisata cukup banyak di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata tidak dapt mendongkrak pendapatan asli daerah. pasalnya dari sekian banyak destinasi wisata itu, hanya satu saja yang bisa yang bisa dikelola dan menghasilkan retribusi yakni pemandian air panas yang terletak di Desa Hutaraja Kecamatan Panyabungan Selatan. Kepala Dinas […]

  • Goa Pastab Yang Bermisteri

    Goa Pastab Yang Bermisteri

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak pesona wisata memukau. Banyak potensi-potensi wisata yang sebenarnya mempunyai nilai jual untuk dikembangkan. Mulai dari wisata bahari, pantai, pemandangan alam, tempat pemandian, histori budaya,  hingga goa-goa unik dan bersejarah. Goa Pastab merupakan salah satunya. Goa ini terletak di desa Pastab, Kecamatan Tambangan. Desa Pastab  hanya berkisar 3 km dari […]

expand_less