Minggu, 18 Okt 2026
light_mode

Reformasi Birokrasi Harus Agenda Utama Pj Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN : Carut marutnya birokrasi Pemkab Madina harus menjadi program utama Pj Bupati Madina Ir Aspan Sopian Batubara akibat tidak tegasnya Pj Bupati Madina kepada seluruh jajaran yang ada di pemerintahan mulai dari Sekda,SKPD,dan pejabat-pejabat teras maupun stap nya,demikian di sampaikan Katua Satma Madina Tan Gozali di dampingi Sekretaris Satma Iswadi Batubara,kabid social politik Khairul yang juga aktivis HMI Madina,Samsul Borotan Korlap AMP2 Madina dan Rifai Lubis Korlap AMP2 Ativis PMII Madina kepada wartawan Rabu (3/11) di Panyabungan.

Tan menjelaskan’Reformasi birokrasi harus menjadi program utama Pj Bupati Madina untuk merekomendasikan pergantian Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Gojali Pulungan selaku yang tak punya kemampuan sama sekali juga tak beribawa dan kredibilitas dan begitu juga dengan SKPD-SKPD yang lain, apalgi terjadinya depisit puluhan Miliar dalam APBD 2010 akibat kebijaksaan pemerintahan sebelumnya mantan Bupati Madina Amru Daulay SH,dan plt sekdakab madina Gozali Pulungan sebagai pemimpin pemerintahan dan Waskito sebagai Kadis Keungan dan Ased daerah yang harus bertanggung jawab atas depisit anggaran tersebut.”kata Tan

Ini sudah (PR) Pekerjaan Rumah bagi Pj Bupati untuk tegas kepada bawahannya begitu juga dengan pejabat yang rangkap dua seperti Drs.M.Yusuf Nst yang menjabat Sekwan dan juga Ketua Blu Staim sama juga dengan Gojali Pulungan yang dua rangkap jabatannya sepeti Plt Sekda dan kadis kehutanan dan perkebunan dan masalah SKPD-SKPD yang mau melarikan diri untuk lari dari tanggung jawab sepeti Ir Abdollah Dalimunteh Kadis PU dan Enegi dan Waskito Daulay Mantan Kadis Keuangan dan Aset Daerah.

Tan Gojali selaku ketua Satma PP Madina meminta kepada DPRD Madina harus terbuka hasil audensi ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), dan juga meminta kepda Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) agar kira nya turun ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengaudit keuangan madina sehingga di ketahuai secara rinci apa penyebab terjadi depisit.”tegas Tan Gojali.

Kami dari aliansi Satuan Mahasisiwa Pemuda Pancaila (Satma PP) Madina dan Alinasi Mahasiswa Pemuda Pedulu Mandailing Natal (AMP2),kami akan terus membuat gerakan dan unjuk rasa yang lebih besar dan terus-menerus sampai tuntutan kami (AMP2) tercapai. (mag)
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KTNA dan Pertanian Madina

    KTNA dan Pertanian Madina

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengurus baru Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Mandailing Natal (Madina) telah dilantik pada Kamis (20/3/2014). Tentunya kita berharap peran KTNA ini mampu lebih memperbanyak inovasi di sektor pertanian, baik dari sisi intensifikasi mapun eksentifikasi pertanian dan dunia nelayan. Pada kesempatan itu Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan naskah pidatonya menyatakan bahwa saat ini program […]

  • Aksi Inap CPNS di Kantor Bupati Madina Berakhir

    Aksi Inap CPNS di Kantor Bupati Madina Berakhir

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perwakilan CPNS dan Bupati Akan Bertemu Pejabat Kementerian PAN PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Senin (2/6/2014), berakhir Senin (9/6/2014). Aksi ini berakhir setelah ada kesepakatan antara pengunjukrasa dengan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution bahwa perwakilan pengunjukrasa bersama bupati akan berangkat ke Jakarta bertemu langsung dengan pihak Kementerian PAN dan Badan […]

  • Belum Gajian 6 Bulan, Puluhan Kepdes Datangi Sekda

    Belum Gajian 6 Bulan, Puluhan Kepdes Datangi Sekda

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan kepala desa dari Kecamatan Siabu mendatangi Sekretaris Derah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (24/7). menuntut pencairan gaji yang belum cair sejak Januari lalu. Gejolak dari kecamatan Siabu ini menambah daftar kemelut gaji kepala desa, setelah sebelumnya para kepala desa dari Kecamatan Panyabungan mendatangi kantor Pemkab Madina karena belum gajian sejak […]

  • SKPD Madina harus direalisasikan

    SKPD Madina harus direalisasikan

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Realisasi perampingan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) harus secepatnya direalisasikan dengan mengirim langsung ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk dieksaminasi. Ketua DPC PPP Madina, Yulizar Parlagutan Lubis, mengatakan pengiriman hasil rapat paripurna DPRD tentang pengesahan Ranperda, khususnya penciutan SKPD bersama rancangan peraturan daerah tentang retribusi […]

  • Bupati Madina Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SLTA

    Bupati Madina Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SLTA

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung SMA Negeri 2 Kecamatan Muara Batang Gadis, pekan lalu. Pembangunan gedung sekolah ini dalam menjawab kebutuhan infrastrukur sekolah menengah di daerah Sulang Aling yang selama ini merupakan kawasan terisolir. Foto: Hendri Pulungan  

  • Masyarakat Gunung Baringin Bingung Soal Renovasi Parit

    Masyarakat Gunung Baringin Bingung Soal Renovasi Parit

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Pembangunan sangat diharapkan semua warga, tetapi jika ada proyek pembangunan tak memakai plang merek, alamat akan menimbukan kebingungan di kalangan warga. Ini yang terjadi di Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina). Warga terheran-heran karena tiba-tiba sejumlah pekerja langsung kasak-kusuk mengerjakan pemolesan dinding-dinding parit dengan semen. “Kami heran, […]

expand_less