Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
  • print Cetak

SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di Komisi II DPR RI tidak akan berjalan maksimal jika kepala daerah tidak satu kata. Untuk itu, empat kabupaten dan satu kota di wilayah Tabagsel plus Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan harus bersatu memperjuangkan percepatan pembentukan provinsi ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (PP Gemasu) Asmar Ismail Siregar, Rabu (16/10), meminta kerendahan hati seluruh kepala daerah untuk menyatukan persepsi dan bersama-sama mengawal proses pembahasannya di Komisi II DPR RI.

“Perlu kebersamaan, karena awalnya juga usulan pembentukan provinsi baru ini berasal dari keinginan bersama. Jadi ketika sudah hampir jadi dan tinggal finish mari kita kawal bersama,” ajaknya.

Kemudian, ia juga meminta agar ada tim khusus yang dibentuk untuk mengawal proses ini mengingat banyaknya lagi urusan kepala daerah, bahkan dua di antaranya akan melaksanakan pelantikan; Paluta dan Palas, sehingga kinerja pengawalan di Komisi II DPR RI diperlukan tim perwakilan dari masing-masingh daerah sehingga lebih maksimal.

“Yang kita lihat saat ini tidak ada tim khusus perwakilan dari masing-masing daerah. Padahal tim ini sangat perlu untuk ikut terlibat aktif mengawal prosesnya di Komisi II DPRRI. Kita harapkan agar seluruh kepala daerah segera duduk bersama membentuk tim ini agar bisa segera bekerja mengawal prosesnya di Komisi II DPRRI,” sarannya.

Ia juga mengajak seluruh elemen di Tabagsel dan juga Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan untuk memanfaatkan seluruh potensi yang ada untuk mendesak pemerintah pusat agar segera mewujudkan pembentukan Provinsi ini, terutama adanya satu kata kesepahaman dari seluruh kepala daerah, DPRD dan lainnya.

“Seluruh pemangku kepentingan mari bersatu, bersama-sama kita dukung proses percepatan pembentukannya di pemerintah pusat agar jangan sampai ada kendala yang menyebabkan tersendatnya proses pembentukan provinsi ini,” ucapnya.

Ia menegaskan, makna dari pemekaran bukan mencari kekuasaan atau memperlebar isu kedaerahan, tetapi tujuan utamanya adalah untuk mempercepat pembangunan dan mempermudah proses pemerintahan agar daerah yang dimekarkan menjadi makin maju.

“Jadi sekarang yang perlu kita lakukan adalah bersatu saling mendukung untuk mempercepat proses pembentukan provinsi Sumatera Tenggara ini demi kemajuan daerah kita ini,” tuturnya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Kembali Koperasi Pertanian, Perlukah?

    Membangun Kembali Koperasi Pertanian, Perlukah?

    • calendar_month Jumat, 1 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rizki Puspita Dewanti Mahasiswa Pascasarjana Magister Sains Agribisnis IPB   Meninjau kembali koperasi Indonesia masa Orde Lama Vs Orde Baru Secara konstitusi, Indonesia memberikan ruang yang sangat luas pada gerakan koperasi. Koperasi juga diyakini sangat sesuai dengan budaya dan tata kehidupan bangsa Indonesia. Pada masa Orde Lama, koperasi di Indonesia khususnya koperasi pertanian […]

  • Kapitalisme Tak Bertanggungjawab

    Kapitalisme Tak Bertanggungjawab

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nuhabibah, S.Pd Sistem kapitalisme telah banyak meninggalkan persoalan besar, sekaligus membuat beban berat untuk ummat manusia. Bayangkan hampir tidak ada satu pun sektor kehidupan ini yang tidak menyisakan persoalan serius akibat penerapan sistem kapitalisme. Covid 19 sepertinya semakin membuka mata dan pikiran kita bagaimana buruknya penerapan sistem kapitalisme. Kapitalisme tidak mampu memberikan kenyamanan […]

  • Pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Pertamakali di Panyabungan

    Pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Pertamakali di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 21 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan ini adalah hasil pencatatan terhadap penuturan lisan Almarhum Ibrahim Dalimunthe saat masih hidup di Medan tanggal 7 April 1995 yang dicatatat oleh Ir. M.Noor El Husein Dalimunte. Penuturan langsung dari pelaku di Panyabungan, Mandailing, Sumatera Utara pada hari-hari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan di Jakarta. Berikut ini hasil catatannya : Pada tanggal 18 Agustus […]

  • Inilah 14 CPNS yang ‘jadi’ lulus

    Inilah 14 CPNS yang ‘jadi’ lulus

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pasca kisruhnya pengumuman penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintahan Kota Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap berjanji akan transparan dan terbuka dalam rekrutmen yang diduga terjadinya kecurangan. Mantan Sekda Tapsel ini mengatakan, semua hasil ranking akan diumumkan kepada publik pada saat pengumuman nama-nama CPNS yang lulus testing. Namun, panitia seleksi penerimaan […]

  • Poin Capaian Madina di 2021

    Poin Capaian Madina di 2021

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya terdapat 7 poin capaian Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di tahun 2021. Capaian-capaian itu berada di berbagai bidang, antara lain bidang kesehatan, narkoba, persampahan, dan terutama pembaharuan tata birokrasi yang dilakukan Ja’far Sukhairi Nasution (bupati) dan Atika Azmi Utami Utami Nasution (wakil bupati). 1) Di sektor inovasi pemerintahan daerah […]

  • Kadis PMD: Tidak Ada Instruksi Keharusan Membeli 3 Foto Tokoh Madina

    Kadis PMD: Tidak Ada Instruksi Keharusan Membeli 3 Foto Tokoh Madina

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Parlin Lubis menyebutkan tidak ada instruksi kepada camat ataupun kepala desa untuk pembelian 3 foto tokoh Mandailing Natal (Madina) yang belakangan viral di media sosial. “Saya pastikan tidak ada instruksi atau pemaksaan untuk membeli 3 foto itu,” kata Parlin ketika dihubungi Mandailing Online via […]

expand_less