Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Atika: Pembangunan Madina Terkendala Data Mengambang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin, MFin

Salah satu penyakit di Pemkab Madina selama ini adalah persolalan data yang tidak akurat.

Padahal data harus akurat agar kebijakan yang ditetapkan pemerintah daerah tepat sasaran.

Data yang tidak akurat sangat berbahaya karena berdampak pada kekeliruan kebijakan daerah.

Contohnya, data sektor pertanian. Jika data produksi, kendala dan kelemahan sektor pertanian amburadul maka kebijakan yang akan ditetapkan tidak akan mampu menjawab solusi-solusi sektor pertanian.

Oleh karena itu, mau tidak mau persoalan data ini harus diperbaiki secara cepat.

Dan ini menjadi salah satu fokus pembenahan yang dilakukan Bupati Jakfar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution di awal pemerintahan yang mereka jalankan.

“Persoalan data menjadi satu hal yang menjadi perhatian Pak Bupati dan saya. Harus diakui data kita masih jauh dari harapan,” ungkap Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution melalui akun pribadinya di facebook, Jum’at (16/7/2021).

Dia menyatakan, pembaruan, pembenahan, dan keakuratan data perlu terjamin dan kontinu. Keberadaan data yang akurat sesuai fakta di lapangan akan menghasilkan kebijakan yang akurat pula.

“Akurasi data akan membantu kami mencapai visi misi. Tanpa data yang akurat, valid dan update kebijakan yang diambil akan mengambang dan eksklusif. Padahal kebijakan pemerintah harus inklusif, mencakup lapisan masyarakat,” imbuh master finansial dari University of New South Wales, Australia ini.

“Bangunan yang kuat didasari pondasi yang kuat. Kita sengaja memprioritaskan pembenahan data dan birokrasi karena dua hal ini adalah pondasi pembangunan daerah. Dengan demikian kerja di lapangan lebih optimal. Keberadaan pusat dan sistem manajemen data yang perlu pembenahan ini mau tidak mau memaksa kami harus bekerja ekstra di kantor. Tak jarang kami baru bisa kembali ke rumah pukul 18.15 WIB. Hal ini sudah pasti memengaruhi waktu untuk turun  ke lapangan,” katanya.

Dia meminta doa dari masyarakat Madina agar bisa sesegera mungkin menuntaskan persoalan data ini sehingga bisa lebih membagi waktu terjun ke lapangan.

“Kami sadar banyak prioritas dan kebijakan yang kami buat. Maka dari itu penting sekali data yang kami terima valid dan mutakhir,” pungkas Atika.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Sepakati Awal Puasa pada 9 Juli 2013

    MUI Sepakati Awal Puasa pada 9 Juli 2013

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Awal bulan puasa atau 1 Ramadan 1434 Hijriyah jatuh pada 9 Juli 2013. Penetapan itu sesuai dengan suara mayoritas menentukan hari pertama umat Islam berpuasa. Demikian dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (13/6). Keputusan MUI bersama organisasi Islam lain itu serempak dengan penetapan […]

  • Seputar Bocah SD Ngaku Nyaris Diculik

    Seputar Bocah SD Ngaku Nyaris Diculik

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapolres: Tak Ada Penculikan TAPSEL- Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Subandriya SH MH mengatakan, tidak ada kasus penculikan di wilayah hukumnya. Ini dutarakan Subandriya terkait adanya pengakuan Wilda Rizkia Sinambela (10), warga Desa Roncitan Natambang, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel yang mengaku nyaris menjadi korban penculikan. “Tidak ada penculikan, dan bantu menginformasikan kepada masyarakat tidak ada […]

  • Huraba Masih Miliki Cadangan Lahan Tidur

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Desa Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal memiliki lahan persawahan seluas lebih kurang 659 hektar. Dan luas ini menjadikan desa itu sebagai pemilik hamparan persawahan di kecamatan itu. Di sisi lain, cadangan lahan tidur yang sangat cocok untuk percetakan sawah baru masih terhampar luas dalam bentuk semi rawa yang tergenang akibat […]

  • Daerah Wisata Sampuraga Seperti Tak bertuan

    Daerah Wisata Sampuraga Seperti Tak bertuan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Legenda Cerita rakyat Sumatera Utara khususnya Mandailing merupakan cerita rakyat yang jadi kebanggaan daerah, Namun saat ini kondisi lokasi wisata Sampuraga yang berada di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal seperti tak bertuan, padahal ini merupakan asset daerah dan penambahana APBDDaerah bila dikelola dengan baik,(MOL-HOL)

  • Honor Tak Cair 3 Bulan, Pegawai PU Unjuk Rasa

    Honor Tak Cair 3 Bulan, Pegawai PU Unjuk Rasa

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 50 pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mandailing Natal (Madina) melakukan unjuk rasa ke kantor Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah, Jum’at (2/8/2013) terkait tunjangan dan honor yang tak dibayar 3 bulan. “Dana tunjangan tidak cair sudah 2 bulan,” ujar salah seorang PNS. Sementara para […]

  • Hama Babi Hutan Mengganas di Panyabungan Timur

    Hama Babi Hutan Mengganas di Panyabungan Timur

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa bulan terakhir serangan hama babi hutan makin mengganas di Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyebabkan tanaman padi dan sayur mayur terganggu. Sejauh ini belum diketahui jumlah luas kerusakan areal tanaman petani yang dilantak hama babi tersebut. Baik dari Dinas Pertanian Madina maupun dari petani belum diperoleh […]

expand_less