Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Honor Tak Cair 3 Bulan, Pegawai PU Unjuk Rasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 50 pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mandailing Natal (Madina) melakukan unjuk rasa ke kantor Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah, Jum’at (2/8/2013) terkait tunjangan dan honor yang tak dibayar 3 bulan.

“Dana tunjangan tidak cair sudah 2 bulan,” ujar salah seorang PNS. Sementara para tenaga honorer mengaku bahwa honor mereka belum dibayar sudah tiga bulan.

Menurut para pengunjuk rasa, mentoknya pencairan dana tunjangan jabatan dan honor para tenaga honorer itu akibat ketidakberesan manajemen di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah.

Aksi itu sempat berlangsung sekitar satu jam, setelah akhirnya pihak Bagian Keuangan Dinas PU yang berada di kantor Dinas Pengelolaan Keuangan itu menjamin akan segera mencairkan dana tunjangan dan honor para honorer tersebut. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat AMPG Madina Bantu Warga Terdampak Banjir

    Gerak Cepat AMPG Madina Bantu Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat dengan turun ke lokasi banjir di wilayah Panyabungan, Sabtu (18/12). Adapun lokasi yang menjadi sasaran adalah Desa Adian Jior, Gunung Manaon, dan Manyabar. Ketua AMPG Madina Sobir Lubis mengaku terpanggil melihat keadaan masyarakat terdampak banjir di Madina. “Kita tahu banyak […]

  • Pemkab Madina Diharapkan Proaktif Kembangkan E-Government

    Pemkab Madina Diharapkan Proaktif Kembangkan E-Government

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal diharapkan lebih proaktif mengembangkan E-government di lingkungan pemerintah daerah. Harapan itu terkait adanya rencana pembentukan Dinas Kominfo sebagai bagian dari Suorta yang baru, sehingga kinerja Dinas Kominfo nantinya akan bisa lebih maksimal. Demikian disampaikan praktisi IT di Mandailing Natal, Muhammad Rizki Lubis kepada Mandailing Online, Jum’at […]

  • Tak Berkategori

    MASIH BAGI HASIL DENGAN TOKE

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Meski memperoleh kisaran 600.000 hingga 750.000 rupiah per hari dari jasa membajak sawah, ternyata para penyedia jasa membajak sawah masih berbagi hasil dengan toke alias pemilik hand traktor. Subur (45), salah seorang penyedia jasa traktor, mengatakan, kemarin (20/5/3013), dia tidak memiliki modal untuk membeli hand traktor. Hand traktor yang dioperasionalkannya adalah […]

  • Warga dan Polisi Grebek Rumah Terduga Sarang Narkoba di Parbangunan

    Warga dan Polisi Grebek Rumah Terduga Sarang Narkoba di Parbangunan

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar
  • Aksi Inap CPNS di Kantor Bupati Madina Berakhir

    Aksi Inap CPNS di Kantor Bupati Madina Berakhir

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perwakilan CPNS dan Bupati Akan Bertemu Pejabat Kementerian PAN PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Senin (2/6/2014), berakhir Senin (9/6/2014). Aksi ini berakhir setelah ada kesepakatan antara pengunjukrasa dengan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution bahwa perwakilan pengunjukrasa bersama bupati akan berangkat ke Jakarta bertemu langsung dengan pihak Kementerian PAN dan Badan […]

  • SEKULARISME-RADIKAL HANYA MENGHASILKAN “NEW ABNORMAL”

    SEKULARISME-RADIKAL HANYA MENGHASILKAN “NEW ABNORMAL”

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Salah satu isu konstroversial yang banyak menyita perhatian publik akhir-akhir ini adalah RUU-HIP (Haluan Ideologi Pancasila). Kelompok sekular-radikal dicurigai berada di balik usulan RUU-HIP ini. Mereka inilah—bukan HTI—yang terbukti ingin ‘mengubah’ Pancasila meski dengan sekadar ‘memeras’ Pancasila menjadi Trisila, bahkan Ekasila. Apalagi mereka tidak mau mencantumkan dalam RUU-HIP itu konsiderans TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang […]

expand_less