Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Seputar Bocah SD Ngaku Nyaris Diculik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Kapolres: Tak Ada Penculikan

TAPSEL- Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Subandriya SH MH mengatakan, tidak ada kasus penculikan di wilayah hukumnya. Ini dutarakan Subandriya terkait adanya pengakuan Wilda Rizkia Sinambela (10), warga Desa Roncitan Natambang, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel yang mengaku nyaris menjadi korban penculikan.

“Tidak ada penculikan, dan bantu menginformasikan kepada masyarakat tidak ada kasus penculikan di wilayah Polres Tapsel,” kata Kapolres singkat, kemarin (22/11).

Akan Selidiki Kebenaran

Info Penculikan

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Waiman ketika dikonfirmasi METRO, Senin (22/11), mengaku akan menyelidiki terlebih dahulu kebenarannya.

“Kita selidiki dulu kebenaran infomasi tersebut,” ujar Waiman.

Diutarakan Waiman, pihaknya juga mengajak semua masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Peran aktif masyarakat dibutuhkan dalam menjaga Kamtibmas. Kita juga mengimbau masyarakat agar bisa cepat menyampaikan informasi jika ada suatu kejadian atau yang mencurigakan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wilda Rizkia Sinambela mengaku nyaris menjadi korban penculikan, Kamis (18/11) sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu bocah perempuan ini dihampiri seorang wanita dan dinaikkan secara paksa ke dalam mobil. Beruntung, anak pasangan Hasittongan Sinambela (50) dan Roslina Pohan (48) warga Roncitan Natambang ini terus meronta dan berteriak hingga pelaku melepaskannya.

Kepada METRO, Wilda Rizkia didampingi kedua orangtuanya, saat ditemui di ladang mereka di Saba Pakkal Dolok, kemarin (21/11) menuturkan, saat kejadian itu, Wilda hendak pergi salat ke masjid. Namun sebelum waktu salat tiba, dirinya teringat masih ada tugas yang diberikan guru dari sekolah dan membutuhkan penghapus.

Anak keenam dari enam bersaudara ini pun bermaksud hendak membeli penghapus di kedai (lopo) yang berada di pinggir jalan provinsi Sipirok-SDH (rumah korban sekitar 150 meter masuk ke dalam dari pinggir jalan, red). Namun, setibanya di lopo, ternyata tutup. Beberapa saat kemudian, mobil Kijang bewarna hitam menghampirinya.

Seorang wanita berambut sebahu turun dari mobil dan langsung menariknya masuk ke dalam mobil sembari menutup mulutnya sehingga korban tidak bisa menjerit. Di dalam mobil itu berisi dua orang. Yakni seorang wanita dan sopir mobil. Setelah korban masuk ke mobil, sopir mobil langsung tancap gas.

Saat dalam perjalanan, Wilda terus meronta. Begitu tangan wanita yang membekap mulutnya terlepas, korban langsung menjerit minta tolong. “Saya terus menunjangi pelaku yang menyumbat mulutku. Rambut wanita itu sebahu, aku tak mengenalnya. Tapi kalau jumpa, saya pasti kenal dia,” ujar Wilda.

Diceritakannya, saat mobil melintas di tanjakan jalan rusak Aek Torop Simpang Ujung Padang atau sekitar satu kilometer dari lopo tempatnya hendak membeli penghapus tersebut, teriakan Wilda semakin keras.

“Saat di jalan rusak depan bengkel si Agus (Aek Torop Desa Naggar Jati, red) saya terus menjerit. Lalu, saya langsung dikeluarkannya, dan saya langsung berlari menuju persawahan,” ungkapnya.

Setelah itu, korban menemui warga sekitar dan menceritakan kejadian yang dialaminya. Wilda pun meminta tolong untuk diantarkan ke rumahnya sekitar pukul 20.00 WIB.

Ibu Wilda, Roslina Pohan kepada METRO mengatakan, putrinya masih trauma setelah percobaan penculikan tersebut dialaminya.

“Inilah bekasnya masih ada ito. Jumat (19/11) lalu dia sangat trauma, dan tak mau bicara. Tapi esoknya (Sabtu, red) baru dijelaskannya semua. Kalau famili kita silih berganti datang menjenguk dan ingin tahu kejadiannya,” katanya sembari memperlihatkan bekas sumbatan terhadap mulut korban yang dilakukan pelaku kala itu. (neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Panitia CPNS Tersembunyi

    Kantor Panitia CPNS Tersembunyi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Kecurigaan adanya praktik permainan dalam proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 di Pemko Medan berhembus kencang. Indikasinya, panitia penerimaan CPNS berkantor di sebuah tempat, di luar Pemko Medan. Bahkan sejak pendaftaran dibuka 20 November lalu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan Lahum Lubis sulit ditemui di ruang kerjanya. Informasi yang diperoleh Sumut […]

  • Harga Bawang Merah Membuat Gerah

    Harga Bawang Merah Membuat Gerah

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Medan Johor Para ibu kembali dibuat gerah dengan kenaikan harga bahan pokok, terutama bawang, cabai, gula dan telur ayam mengalami tren kenaikan. Namun, dalam sistem ekonomi kapitalis sekuler saat ini tidak heran jika harga bahan pokok dipermainkan di pasar, sebab para pengusaha dan penguasa oligarki pun mencari kesempatan untuk mencari […]

  • Kagumi Konsep Kun Fayakun, Wanita Amerika Ini Memeluk Islam

    Kagumi Konsep Kun Fayakun, Wanita Amerika Ini Memeluk Islam

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan, ‘Jadilah, lalu terjadilah’,” surah al-An’am ayat 73. Inilah ayat yang membuat seorang wanita Amerika, Linda Koloctronis, mulai tertarik dengan Islam. Pada mulanya, ia membaca Alquran untuk mencari kesalahan di dalamnya. Namun, konsep kun fayakun dalam surah tersebut telah mengubah […]

  • Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 253 Bangun Pagar Balai Desa Aek Bargot

    Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 253 Bangun Pagar Balai Desa Aek Bargot

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh kelompok 253 membangun pagar di balai desa Aek Bargot, Kecamatan Padang Bolak Julu, Padang Lawas Utara, Selasa (02/11/2021). Mahasiswa yang bergabung dalam kelompok 253 meliputi Pandapotan (Ilmu Politik), Lina Mardiana Harahap (Teknik Informatika), Resti Ani Hutagalung (Administrasi Publik), Yulina Sari (Administrasi Publik), Nur Azizah Hasibuan (Administrasi Publik), […]

  • Kejaksaan Stabat tetapkan 4 tersangka korupsi BLH

    Kejaksaan Stabat tetapkan 4 tersangka korupsi BLH

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LANGKAT – Kejaksaan Negeri Stabat menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang merugikan negara sekitar Rp 500 juta. “Benar sudah empat yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Stabat Jhon Leonardo Hutagalung di Stabat, hari […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari : Jumat, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 12 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000332 ELIDA SAULATIYAH 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

expand_less