Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Kantor Panitia CPNS Tersembunyi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN- Kecurigaan adanya praktik permainan dalam proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 di Pemko Medan berhembus kencang. Indikasinya, panitia penerimaan CPNS berkantor di sebuah tempat, di luar Pemko Medan. Bahkan sejak pendaftaran dibuka 20 November lalu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan Lahum Lubis sulit ditemui di ruang kerjanya.

Informasi yang diperoleh Sumut Pos, saat berkunjung di bagian kepegawaian Pemko Medan, Lahum beserta para panitia penerimaan CPNS Pemko Medan memang punya kantor ’tersembunyi’. “Kantor Panitia CPNS ada sendiri di luar, nggak di Pemko ini. Jangankan Abang, kami aja nggak tahu kantornya dimana. Dan katanya, di kantor itu tidak boleh masuk selain panitia,” kata seorang PNS di bagian kepegawaian daerah kepada Sumut Pos, Jumat (3/12).

Para PNS yang menjadi panitia penerimaan CPNS Pemko Medan akan pergi ke ’kantor tersembunyi itu setiap pukul 09.00 WB. “Makanya, kalau mau jumpa, sekitar jam 8 pagi,” terangnya.
Hal senada diungkapkan seorang PNS yang bertugas di ruang kerja Kepala BKD Pemko Medan. “Telat Abang. Tadi jam tengah sembilan Pak Lahum sudah ke lapangan dan ke kantornya. Kami nggak tahu dimana kantornya,” katanya.

Sayang, Lahum Lubis tak bisa dikonfirmasi. Upaya Koran ini menunggu di kantor Pemko tak menemukan hasil, sedangkan nomor ponselnya tidak aktif.

Menyikapi dugaan praktik permainan penerimaan CPNS ini, anggota Komisi A DPRD Medan Surianda mengkritik keras praktik mencurigakan panitia seleksi CPNS Pemko Medan ini. “Segala sesuatu yang berhubungan dengan CPNS harus transparan. Soal kantor tersembunyi itu, saya pikir tidak baik karena akan menimbulkan kesan yang tidak baik. Bisa jadi ada yang ditutupi. Jangan sampai ada asumsi-asumsi miring,” ujar Surianda.

Pernyataan kritis juga meluncur dari Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Muslim Muis SH. “Apa alasannya kenapa kantor panitia penerimaan CPNS tersebut harus di luar Pemko Medan? Jangan-jangan ada prkatek-praktek yang tidak diinginkan,” tandas Muslim.

Nomor KTP Error, Pelamar Bisa Menggugat
Pelamar tidak bisa mendaftar melalui website di Pemko Medan karena nomor KTP ganda, kini dimungkinkan untuk menggugat.

Sementara itu, ratusan calon pelamar CPNS Kota Medan masih kesulitan mendaftar. Mereka mengeluhkan system registrasi yang tidak menerima lamaran mereka karena permasalahan nomor KTP. Bahkan nomor KTP tersebut dimiliki oleh dua orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan HM Fitriyus yang dikonfirmasi Sumut Pos menyesalkan hal itu. Fitriyus menginstruksikan Kepala BKD Pemko Medan Lahum Lubis berkoordinasi kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemko Medan.

“Saya harap, Kepala BKD segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kependudukan untuk menyelesaikan masalah ini. Apalagi besok (hari ini) hari terakhir pendaftaran,” tegas Fitriyus.

Kepala Dinas Kependudukan Sutan Raja Hutagalung mengungkapkan, Nomor KTP ganda tersebut merupakan produk lama yang dicetak oknum-oknum pembuat KTP.“Kalau ada dua, berarti yang satu palsu. Sebaiknya, pelamar segera mengkonfiramskan ke Dinas Kependudukan agar nantinya bisa dicek di database yang ada,” kata Sutan.

Sementara informasi yang diperoleh Sumut Pos, satu hari sebelum penutupan pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Medan, tercatat sebanyak 24 ribu pelamar yang mendaftar. Tapi yang memenuhi syarat baru 14.500 pelamar.(ari)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Unimal Cegah Stunting Lewat Program RGG

    Mahasiswa KKN Unimal Cegah Stunting Lewat Program RGG

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Laporan: Zukma Dona Sari dari Aceh Tamiang Persoalan stunting menjadi masalah yang cukup menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah Indonesia. Indonesia pun memiliki target menurunkan kasus stunting hingga 14 persen pada tahun 2024. Kondisi stunting pada anak memang cukup meresahkan masyarakat. Pasalnya situasi ini merupakan suatu masalah kesehatan pad beberapa negara di dunia. Stunting, ditandai dari […]

  • Siaga Darurat Covid-19, MUI Sumut Terbitkan Tausiyah

    Siaga Darurat Covid-19, MUI Sumut Terbitkan Tausiyah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara merilis tausiyah menanggapi situasi siaga darurat Covid-19 di daerah ini. Lima poin disampaikan, termasuk mengharamkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 berada di tempat umum, termasuk masjid. Tausiyah itu diterbitkan tanggal 26 Maret 2020 yang ditandatangani Ketua Umum MUI Sumut, Prof.Dr.H. Abdullah Syah, MA dan Sekretaris […]

  • Atika Harap Desa Pemilik Potensi Wisata Mau Berbenah

    Atika Harap Desa Pemilik Potensi Wisata Mau Berbenah

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa-desa di Mandailing Natal yang memiliki potensi wisata diharapkan mau berbenah menggerakkan potensinya. Itu diutarakan Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, Jum’at (27/8/2021) melalui akun pribadinya di laman facebook. Pernyataan itu terkait 2 desa di Mandailing Natal yang berhasil masuk dalam Top 1000 Desa Wisata yang ditetapkan Kementerian Pariwisata […]

  • Intelijen harus kupas konflik Aceh

    Intelijen harus kupas konflik Aceh

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tjahjo Kumolo pertanyakan apakah hanya masalah kriminal atau ada ekses-ekses terkait, seperti ekses internasional, pilkada, atau masalah yang belum diselesaikan dengan baik. Menurut dia, pemerintah jangan cepat memberikan pernyataan bahwa peristiwa penembakan itu merupakan kriminal murni, namun perlu dicari latar belakang di balik peristiwa ini. Berdasarkan hasil pencermatannya, konflik di Aceh ini terjadi karena ada […]

  • Dinas Bukan Untuk Pribadi

    Dinas Bukan Untuk Pribadi

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap meminta agar pemberian hadiah berupa kendaraan dinas kepada kecamatan dan kelurahan terbaik dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kota Medan ke 420 Tahun 2010 pada 1 Juli lalu, agar segera diclearkan. Karena, pemberian hadiah ini bukan untuk pribadi, tapi untuk operasional kecamatan dalam rangka memperlancar tugas dan pelayanan publik di […]

  • Resesi Buah Pahit Sistem Kapitalis

    Resesi Buah Pahit Sistem Kapitalis

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sri Handayani Tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi perekonomian global. Satu demi satu negara berjatuhan ke jurang resesi. Perekonomian dunia berada di ambang ketidakpastian akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Begitu juga dengan perekonomian Indonesia yang diprediksi kuat pada kuartal II-2020 ini mengalami kontraksi. Belum lagi isu resesi yang berada di depan mata, […]

expand_less