Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Tender DAK Disdik Madina di Duga Formalitas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan – Tender yang dilakukan panitia pengadaan barang dan jasa pemerintah pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga hanya formalitas belaka, sebab kuat dugaan 78 paket di instansi tersebut sudah di kapling jauh-jauh hari. Buktinya, para kontraktor yang datang telah mengantongi lokasi kegiatan serta jenis kegiatan yang akan di daftarkannya.
“Rp 35 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2010 mulai dari pengadaan fisik tingkat sekolah dasar (SD), paket pengadaan fisik untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP), serta pengadaan barang disdik Madina diduga milik penguasa dan pemangku kepentingan sehingga kontraktor murni akan sulit mendapatkan paket tersebut yang buka secara lelang umum,” sebut Direktur Excekutif LSM DPD Lipad Madina, Abdul Latif Lubis.

Dia melakukan penelusuran langsung di pendaftaran paket DAK Disdik Madina di Aula Bappeda, karena terkesan memaksakan tender. Padahal, saat ini, Selasa (26/10), masih dalam tahap pembahasan RPAPBD Madina.

Dikatakannya, pendaftaran DAK disdik yang dimulai pada hari ini juga di pungut uang penggandaan dokumen yang bervariasi mulai dari Rp 200.000 per paket hingga Rp 500.000, tergantung pada nilai paket yang di daftar. Padahal jelas didalam Keppres 80 Tahun 2003 tentang pengadaan barang dan jasa pihak panitia atau pengguna anggaran harus menyiapkan dana dokumen.

“Didalam juknis pengadaan fisik dan barang tidak boleh memungut uang pengganti penggadaan dokumen lelang, sehingga dari awal saja sudah terlihat kejanggalan yang akan melanggar peraturan,” sebutnya.

Masih menurutnya, siapa punya kuku, taring, dan uang untuk mendapatkan paket proyek tersebut adalah sebagai pemenang sebab diyakini setiap orang yang mendaftar untuk setiap program, jenis kegiatan serta lokasi sudah di arahkan terlebih dahulu.

Kita akan melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan tender di disdik ini yang di duga sarat kepentingan, mulai dari tahap pendaftaran, penjelasan (aanwijzing) lapangan untuk fisik sampai pemasukan penawaran dan pembukaan dokumen. Evaluasi dokumen penawaran, penilaian dan pembuktian kualifikasi juga akan kita telusuri sampai kepada pengumuman pemenang kepada penyedia barang dan jasa.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa, Hasan Basri membantah adanya kolusi dengan pihak kontraktor, sebab ini lelang umum yang sesuai dengan peraturan yang ada. “Siapun yang mendaftar akan kita terima asal memenuhi persyaratan,” jelasnya.

“Uang pendaftaran tidak ada, yang ada uang pengganti dokumen yang kita pungut dan itu telah sesuai dengan kepres 80 Tahun 2003 tetang pengadaan barang dan jasa dengan variasi Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per paket,” tuturnya lagi. (henri)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Temukan 4 Ladang Ganja

    Polisi Temukan 4 Ladang Ganja

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim dari Polres Madina dan Brimob Poldasu menemukan 4 ladang ganja di kawasan perbukitan Tor Sihite, Panyabungan Timur. Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Rudi Rifani dalam siaran persnya, Rabu (5/4/2017) menyatakan tim melakukan penyisiran sejak hari Minggu (2/4). Tanaman ganja yang ditemukan di empat lokasi itu berjumlah total sekitar 2.000 […]

  • Pemerintah Seleksi Tenaga Honorer untuk Diangkat Jadi CPNS

    Pemerintah Seleksi Tenaga Honorer untuk Diangkat Jadi CPNS

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara telah menyeleksi sekitar 890 ribu lebih tenaga honorer yang diusulkan dari seluruh provinsi untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Usai peresmian “Samsat Drivethru” di lingkugan Bank Sumut di Medan, Rabu, 29 Desember 2010 Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Tasdik Kinanto mengatakan, setelah pemberlakuan PP 48/2005 tentang […]

  • Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Obat-obatan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat luas saat ini. Tapi beberapa saat yang lalu, ada berita mengejutkan yang menyebutkan bahwa beberapa obat ternyata mengandung babi dan tidak halal. Berita ini sontak membuat bingung dan meresahkan masyarakat. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi membenarkan bahwa ada beberapa obat yang mengandung minyak babi. Tapi, dia juga menjelaskan jika […]

  • Kasus Inkrah, Kejari Madina Musnahkan Barang Bukti

    Kasus Inkrah, Kejari Madina Musnahkan Barang Bukti

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- barang bukti yang dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Kejari Madina ) Rabu 11/10/2023 itu berasal dari 65 kasus yang sudah inkrah atau berketetapan hukum. “, barang yang dumusnahkan ini dari 65 kasus yang inkrah salama tahun 2023 dari bulan Maret sampai September” jelas Kajari Novan Hadian SH pada […]

  • Fitrah Suryani Berangkat Menuju OSN Tingkat Nasional

    Fitrah Suryani Berangkat Menuju OSN Tingkat Nasional

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fitra Suryani, siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal berangkat ke Palembang sebagai utusan Sumatera Utara di Olimpiade Sains tingkat Nasional, di Palembang. Dia dan rombongan pendamping diberangkatkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing  Natal (Madina), Syafi’I Lubis, Kamis (12/5) dari perkantoran pemkab Madina dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan M.Yasir; […]

  • Personil Polisi Stand By Amankan Aksi Unjukrasa Buruh

    Personil Polisi Stand By Amankan Aksi Unjukrasa Buruh

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Personel polisi dari Polres Mandailing Natal terlihat stand by mengamankan jalannya aksi unjuk rasa karyawan  PT RMM yang menuju kantor Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab.Mandailing Natal, Kamis (16/4/2014).(hol)  

expand_less