Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Bupati Madina Desak Pemerintah Pusat Bantu Desa Terisolir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2015
  • print Cetak

 

BATANG NATAL (Mandailing Online/Antara) – Bupati Madina mengharapkan pemerintah pusat dan Pemprovsu turut menanggulangi anggaran pembukaan akses jalan ke desa-desa terisolir.

Itu dikatakanya menjawab wartawan kala meninjau sejumlah desa terisolir di Kecamatan Batang Natal, Jum’at (16/10).

Dalam kunjungan kerja itu turut serta beberapa anggota DPRD dan SKPD meninjau infrastruktur jalan di Desa Banjar Melayu dan beberapa perkampungan yang ada di sekitarnya seperti Torubar, Kopong Lombang, Banjar Dapdap, Pining Sudari, Aek Sisoma dan Kampung Baru.

Bupati Madina mengatakan peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung bagaimana nasib kehidupan masyarakat yang berada di beberapa daerah terpencil khususnya disekitar Desa Banjar Melayu terutama untuk infrastruktur jalan yang memiliki ratusan kepala keluarga.

“Selaku kepala Daerah saya sengaja melakukan peninjauan ini secara langsung yang selama ini sama sekali tidak tersentuh bangunan infrastruktur sehingga masih banyak masyarakat yang menelan kepahitan bila dibanding dengan daerah lain yang ada di Mandailing Natal,” katanya.

Dimana masyarakat harus menempuh perjalanan yang sangat memprihatinkan. Begitu juga dengan anak-anak untuk menimba ilmu terpaksa berjalan kaki sekitar lebih kurang 5 kilometer dengan melintasi hutan, bahkan beberapa perkampungan belum mendapat penerangan lampu.

Hal ini tidak dapat dibiarkan begitu lama lagi, beberapa perkampungan yang ada di Desa Banjar Melayu seperti Torubar, Kopong Lombang, Banjar Dapdap, Pining Sudari, Aek Sisoma dan Kampung Baru harus segera diperhatikan baik infrastruktur jalan, pendidikan dan kesehatan katanya.

Wartawan Antara yang mengukuti rombongan peninjauan itu melaporkan, rombongan harus memakai mobil off road sangat kesulitan menempuh jalur perjalanan unutuk dapat ke desa tujuan, meski diguyur hujan hingga malam hari dengan keadaan jalan tanah yang penuh lumpur.

“Terkait infrastruktur jalan pada PAPBD Madina tahun ini, sekitar 300 juta rupiah sudah saya upayakan untuk wilayah Desa Banjar Melayu dan tahun 2016 semuanya harus dapat dituntaskan agar rakyat ini mendapat keadilan jauh dari terisolir,” katanya.

“Meskipun begitu, bupati saya sangat mengharapkan perhatian bantuan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi khususnya untuk pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di daerah terisolir yang ada di seluruh wilayah Mandailing Natal,” kata Dahlan.

Sumber: kantor berita Antara

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Tinjau Pembangunan Jalan Tabuyung-Manuncang

    Bupati Madina Tinjau Pembangunan Jalan Tabuyung-Manuncang

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MUARABATANG GADIS( Mandailing Online )- Dalam lawatannya ke wilayah Pantai Barat Mandailing Natal ( Madina ),Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution menyempatkan diri meninjau proyek Impres 23 tahun 2023 pembangunan ruas jalan Tabuyung-Manuncang yang saat ini dalam proses pengerjaan Rabu 13/9/2023. Proyek yang dikerjakan PT.Rimbo itu sendiri bernilai Rp.50 miliar sepanjang 11 km. Ruas jalan itu merupakan […]

  • Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Desa ( Kades) Rantobi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madima ) Fajaruddin akhirnya bersuara berkaitan dengan teka teki siapa pemilik kolam tambang emas ilegal yang mengakibatkan dua bocah perempuan warga setempat ditemukan tewas tenggelam ” Iya pemilik lobang galian tambang ilegal itu adalah Parman warga Aek Baru […]

  • Ada Akil di Pilkada Madina?

    Ada Akil di Pilkada Madina?

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar sebagai tersangka penerima suap dalam Pilkada Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. Akil Mochtar ditangkap KPK, malam tadi, di rumah dinasnya di Kompleks Widya Chandra, Kuningan, Jakarta Selatan. Akil diduga menerima suap terkait sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah. […]

  • Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BARUS (Mandailing Online) – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Mandailing Natal melakukan wisata religi di Barus, Tapanuli Tengah, Minggu (14/11). Zubaidah Nasution menjelaskan KPPG Madina berangkat pada Sabtu (13/11) malam menuju Tapanuli Tengah untuk melakukan ziarah ke makam Almarhum Syekh Mahmud bin Abdurrahman atau dikenal Makam Syekh Papan Tinggi dan Makam Al-Mahligai. Ketua KPPG […]

  • Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    Izin Lokasi PT ALN, Ada Dugaan Permainan Sejumlah Pejabat Pemkab

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara bahwa dia tidak pernah mengeluarkan izin lokasi untuk PT Agro Lintas Nusantara (ALN) di lahan Koperasi Pengembangan (KP) USU, sebagai pengakuan yang mengejutkan. Ini memberikan indikasi adanya permainan pejabat di lingkaran Pemkab Madina selama ini soal terbitnya izin lokasi itu ditengah riuhnya polemik lahan […]

  • Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Panyabungan (MO) – Pembakaran camp PT. Sorikmas Mining (PT.SM) di perbukitan Sambung pada Sabtu (7/7) lalu tidak terlepas dari dinamika aktivitas warga yang melalukan penambangan emas tanpa izin (PETI) atau penambang liar di sana. Sejak pertengahan November 2011, warga penambang emas tanpa izin mulai menjamur mengambil batuan di wilayah kontrak karya (KK) PT.SM di perbukitan […]

expand_less