Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Harga Bawang Merah Membuat Gerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
  • print Cetak

Oleh: Ross A.R
Aktivis Dakwah Medan Johor

Para ibu kembali dibuat gerah dengan kenaikan harga bahan pokok, terutama bawang, cabai, gula dan telur ayam mengalami tren kenaikan. Namun, dalam sistem ekonomi kapitalis sekuler saat ini tidak heran jika harga bahan pokok dipermainkan di pasar, sebab para pengusaha dan penguasa oligarki pun mencari kesempatan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya.

Setelah Lebaran 2022 harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan terus merangkak naik.
Sebelumnya, harga normal bawang merah di pasar tradisional Rp 26 ribu per kilogram. Kini harga bawang merah mencapai Rp 45 ribu per kilogram.

“Dari lebaran kemarin sudah naik, tapi hari ini harganya paling tinggi sampai Rp 45 ribu per kilogram. Kalau seperempat (kilo) Rp 12 ribu,” kata Rita, seorang pedagang di Pasar Pringgan Medan Jalan DI Panjaitan, Kota Medan saat berbincang dengan Tribun Medan, Rabu (17/5/2022).

Wajar saja jika ibu-ibu  menjadi gerah dengan kenaikan bawang merah khususnya, ditengah ekonomi rakyat yang yang begitu sulit. Padahal, negeri ini begitu subur makmur, gemah ripah loh jinawi, pada faktanya begitu sulit dalam pemenuhan kebutuhan dasar pokok rakyat. Inilah dampak dari sistem ekonomi kapitalis, pemerintah yang meliberalisasi perdagangan. Untuk menormalkan perekonomian negara, justru rakyatlah yang menjadi korbannya

Sementara dalam sistem Islam, negara menerapkan kebijakan yang dapat menjamin terciptanya distribusi yang adil melalui mekanisme pasar yang transparan, tidak memanipulasi, tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam menentukan harga, dan tidak ada penimbunan dan hal-hal yang menyebabkan kenaikan harga.

Negara juga membuat kebijakan yang dapat menjamin terciptanya harga yang wajar berdasarkan mekanisme pasar yang berlaku. Negara pun mengawasi mekanisme penawaran dan permintaan untuk mencapai tingkat harga yang didasari keridhaan. Demikian mekanisme pasar yang ada dalam sistem Islam. Bahkan Islam melarang negara mempergunakannya untuk menentukan harga, baik harga maksimum ataupun harga dasar. Tentunya, ketika diterapkan sistem ekonomi Islam, segala aspek akan teratur, termasuk harga bahan pokok.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hawa Nafsu

    Hawa Nafsu

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah S.Pd Pegiat Literasi Islam Kota Medan   Ketika kita hidup, kita tak luput dari pengaruh hawa nafsu. Hawa nafsu ini senantiasa melingkupi kita. Bahkan terkadang mempengaruhi pilihan-pilihan kita. Tak jarang hawa nafsu ini menjerumuskan kita pada aktifitas maksiat. Hawa nafsu juga mengantarkan pada sifat rakus dan tamak untuk memiliki sesuatu tanpa batas. […]

  • Wartawan Jadi Sasaran Petugas Keamanan PTPN 2

    Wartawan Jadi Sasaran Petugas Keamanan PTPN 2

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Persoalan lahan eks PTPN 2 Kebun Sei Semayang, sepertinya tak ada habisnya. Bahkan, masalah ini terus meluas. Buktinya, karena tak ada solusi dan penyelesaian dari instansi terkait, puluhan warga Kota Binjai yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani mencoba menguasai lahan eks PTPN 2 tersebut, Jumat (22/4). Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan koran ini, kejadian […]

  • Syamsul Kena Serangan Jantung

    Syamsul Kena Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dirawat di RS Jantung Harapan Kita JAKARTA- Gubernur Sumut nonaktif, Syamsul Arifin, dirawat di Rumah Sakit (RS) Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat. Serangan jantung mendadak pada Jumat (27/5) siang, memaksa Syamsul harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit terbesar khusus jantung itu. Hingga tadi malam, kondisi Syamsul masih dalam pantauan tim dokter dibawah kendali dr […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Simpang Banyak Dari Kopi
    Tak Berkategori

    Pertumbuhan Ekonomi Simpang Banyak Dari Kopi

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Pertumbuhan ekonomi penduduk di Desa Simpang Banyak Julu dan Desa Simpang Banyak Jae Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menggeliat. Pertumbuhan itu berangsur naik seiring merangkaknya peningkatan hasil perkebunan kopi yang diusahai warga yang digalakkan sejak tahun 2007 lalu. “Sejak 5 tahun terakhir ini banyak manfaat, teruma dalam peningkatan […]

  • Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt. Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mencopot Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Mara Ondak Harahap dari jabatannya, Selasa (15/4/2014). Pemberherntian itu tertuang dalam surat keputusan Plt. Bupati Madina Nomor 821.3/999/BKD/2014 tanggal 14 April 2014 sekaligus mengangkat Asisten III, Musaddad Daulay sebagai Plt Kadishutbun Madina. Selain itu, jabatan Kepala Dinas […]

  • Rapper Asal Amerika Ini Temukan Kedamaian dalam Islam

    Rapper Asal Amerika Ini Temukan Kedamaian dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Aku memiliki segalah hal, ketenaran, uang, wanita , rumah mewah dan semua yang diinginkan dalam hidup. Tapi aku masih saja tidak senang. Aku tak dapat menemukan kedamaian jiwa,” ujar Mutah Beale Wassin Shabazz, seorang anggota grup hip-hop Outlaw binaan rapper ternama Amerika,Tupac Shakur. Ketenaran dan kekayaan tak membuat rapper dengan nama panggung Naopleon itu bahagia. […]

expand_less