Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Harga Bawang Merah Membuat Gerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
  • print Cetak

Oleh: Ross A.R
Aktivis Dakwah Medan Johor

Para ibu kembali dibuat gerah dengan kenaikan harga bahan pokok, terutama bawang, cabai, gula dan telur ayam mengalami tren kenaikan. Namun, dalam sistem ekonomi kapitalis sekuler saat ini tidak heran jika harga bahan pokok dipermainkan di pasar, sebab para pengusaha dan penguasa oligarki pun mencari kesempatan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya.

Setelah Lebaran 2022 harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan terus merangkak naik.
Sebelumnya, harga normal bawang merah di pasar tradisional Rp 26 ribu per kilogram. Kini harga bawang merah mencapai Rp 45 ribu per kilogram.

“Dari lebaran kemarin sudah naik, tapi hari ini harganya paling tinggi sampai Rp 45 ribu per kilogram. Kalau seperempat (kilo) Rp 12 ribu,” kata Rita, seorang pedagang di Pasar Pringgan Medan Jalan DI Panjaitan, Kota Medan saat berbincang dengan Tribun Medan, Rabu (17/5/2022).

Wajar saja jika ibu-ibu  menjadi gerah dengan kenaikan bawang merah khususnya, ditengah ekonomi rakyat yang yang begitu sulit. Padahal, negeri ini begitu subur makmur, gemah ripah loh jinawi, pada faktanya begitu sulit dalam pemenuhan kebutuhan dasar pokok rakyat. Inilah dampak dari sistem ekonomi kapitalis, pemerintah yang meliberalisasi perdagangan. Untuk menormalkan perekonomian negara, justru rakyatlah yang menjadi korbannya

Sementara dalam sistem Islam, negara menerapkan kebijakan yang dapat menjamin terciptanya distribusi yang adil melalui mekanisme pasar yang transparan, tidak memanipulasi, tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam menentukan harga, dan tidak ada penimbunan dan hal-hal yang menyebabkan kenaikan harga.

Negara juga membuat kebijakan yang dapat menjamin terciptanya harga yang wajar berdasarkan mekanisme pasar yang berlaku. Negara pun mengawasi mekanisme penawaran dan permintaan untuk mencapai tingkat harga yang didasari keridhaan. Demikian mekanisme pasar yang ada dalam sistem Islam. Bahkan Islam melarang negara mempergunakannya untuk menentukan harga, baik harga maksimum ataupun harga dasar. Tentunya, ketika diterapkan sistem ekonomi Islam, segala aspek akan teratur, termasuk harga bahan pokok.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

    PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pihak PLN Ranting Panyabungan mengakui ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik milik pelanggan oleh sejumlah petugas. Hal itu dikatakan Rahman, Supervisor Cater pada PLN Ranting Panyabungan kepada MedanBisnis, Senin (18/4), di ruang kerjanya, Panyabungan. Dia mengatakan, dari banyaknya pelanggan yang mereka tangani, pasti ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik. ”Sebagai manusia biasa kita tidak […]

  • Polsek Panyabungan Tangkap 12 Pelaku Kejahatan

    Polsek Panyabungan Tangkap 12 Pelaku Kejahatan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polisi Sektor (Polsek)  Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menangkap 12 pelaku kejahatan dalam beberapa terakhir. Mereka ditangkap di berbagai tempat. Kapolsek Panyabungan, AKP Topan HT, Selasa (27/1) menyatakan masing-masing yang ditangkap berbeda tindak kejahatannya, mulai curas (pencurian dengan kekerasan), curanmor (pencurian kenderaan bermotor) dan curat (pencurian dengan pemberatan) serta […]

  • Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green Concervation (BPGC) mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengevaluasi MoU antara Pemkab Madina dengan Causeruation International (CI). Paslanya, sudah tiga tahun MoU (Memorandum of Understanding) itu ditandatangani kedua pihak, kegiatan yang dilakukan CI belum memberikan kontribusi apapun terhadap masyarakat Madina. Koordinator BPGC, Syafruddin Lubis kepada wartawan, Senin (6/1/2014) di […]

  • KPU Tetapkan Perolehan Kursi di DPRD Madina

    KPU Tetapkan Perolehan Kursi di DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal (Madina) Senin (12/5/2014) di Aula Hotel Internasional Paya Loting menetepkan nama-nama caleg yang akan duduk di DPRD Madina hasil Pemilu 2014. Nama-nama caleg yang berhasil duduk di DPRD Madina dari semua daerah pemilihan tidak berbeda dengan data yang sudah dilansir Mandailing Online, silahkan dibaca : http://www.mandailingonline.com/nama-nama-caleg-yang-akan-memperoleh-kursi-di-dapil-madina-i/ http://www.mandailingonline.com/nama-nama-caleg-yang-akan-duduk-dari-dapil-madina-ii/ http://www.mandailingonline.com/nama-nama-caleg-yang-akan-duduk-dari-dapil-madina-iii/ […]

  • Empati Atika di Zona Banjir

    Empati Atika di Zona Banjir

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan pemerintah daerah kepada rakyat itu relatif terbatas, karena menyangkut faktor dana dan sistem. Tetapi empati tidak ada batasnya. Karena sumbernya berasal dari hati ke hati. Suatu getaran emosional yang mampu merasakan apa yang orang lain rasakan. Empati membuat seseorang merasa mampu berada dalam posisi orang lain. Melihat dengan mata orang lain, mendengarkan dengan telinga […]

  • Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pejabat Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sopian Batubara mengingatkan seluruh kepala desa yang ada di kabupaten Mandailing Natal agar tidak terlibat dalam politik praktis terutama pada pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Mandailing Natal , dan ia berharap agar seluruh Kepala Desa dapat menempatkan diri di tengah-tengah berbagai kepentingan politik yang berkembang. Hal tersebut […]

expand_less