Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Harga Bawang Merah Membuat Gerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
  • print Cetak

Oleh: Ross A.R
Aktivis Dakwah Medan Johor

Para ibu kembali dibuat gerah dengan kenaikan harga bahan pokok, terutama bawang, cabai, gula dan telur ayam mengalami tren kenaikan. Namun, dalam sistem ekonomi kapitalis sekuler saat ini tidak heran jika harga bahan pokok dipermainkan di pasar, sebab para pengusaha dan penguasa oligarki pun mencari kesempatan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya.

Setelah Lebaran 2022 harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan terus merangkak naik.
Sebelumnya, harga normal bawang merah di pasar tradisional Rp 26 ribu per kilogram. Kini harga bawang merah mencapai Rp 45 ribu per kilogram.

“Dari lebaran kemarin sudah naik, tapi hari ini harganya paling tinggi sampai Rp 45 ribu per kilogram. Kalau seperempat (kilo) Rp 12 ribu,” kata Rita, seorang pedagang di Pasar Pringgan Medan Jalan DI Panjaitan, Kota Medan saat berbincang dengan Tribun Medan, Rabu (17/5/2022).

Wajar saja jika ibu-ibu  menjadi gerah dengan kenaikan bawang merah khususnya, ditengah ekonomi rakyat yang yang begitu sulit. Padahal, negeri ini begitu subur makmur, gemah ripah loh jinawi, pada faktanya begitu sulit dalam pemenuhan kebutuhan dasar pokok rakyat. Inilah dampak dari sistem ekonomi kapitalis, pemerintah yang meliberalisasi perdagangan. Untuk menormalkan perekonomian negara, justru rakyatlah yang menjadi korbannya

Sementara dalam sistem Islam, negara menerapkan kebijakan yang dapat menjamin terciptanya distribusi yang adil melalui mekanisme pasar yang transparan, tidak memanipulasi, tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam menentukan harga, dan tidak ada penimbunan dan hal-hal yang menyebabkan kenaikan harga.

Negara juga membuat kebijakan yang dapat menjamin terciptanya harga yang wajar berdasarkan mekanisme pasar yang berlaku. Negara pun mengawasi mekanisme penawaran dan permintaan untuk mencapai tingkat harga yang didasari keridhaan. Demikian mekanisme pasar yang ada dalam sistem Islam. Bahkan Islam melarang negara mempergunakannya untuk menentukan harga, baik harga maksimum ataupun harga dasar. Tentunya, ketika diterapkan sistem ekonomi Islam, segala aspek akan teratur, termasuk harga bahan pokok.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Madina Buka Ruang yang Tak Memberikan Kepastian Hukum Dalam Pilkada

    KPU Madina Buka Ruang yang Tak Memberikan Kepastian Hukum Dalam Pilkada

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online ) Ahli Hukum Tata Negara dari Universitas Sumatera Utara, DR. Mirza Nasution dalam ulasannya menyatakan pernyataan KPU Madina terkait rekomendasi Bawaslu Madina terkesan tak sesuai hukum. Dengan membuka ruang kepada Pasangan Calon Saifullah Nasution – Atika Azmi Utammi untuk melengkapi berkas-berkas yang menjadi kekurangan sesuai dengan rekomendasi itu. Dirinya menilai secara […]

  • Gas Langka dan Mahal dalam Pengaruh Kapitalisme

    Gas Langka dan Mahal dalam Pengaruh Kapitalisme

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Saridah Aktivis Muslimah Di ibukota Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda terlihat ada antrean membeli gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram pada Kamis 8 Juni 2023. Hal ini tampak di kawasan Jalan M. Said, RT 28, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Warga antre demi mendapatkan gas elpiji 3 kilogram, atau yang biasa […]

  • Warga Kurang Mampu, Janda dan Lansia di Huta Lombang Lubis Terima Jatah BLT DD Tahap II

    Warga Kurang Mampu, Janda dan Lansia di Huta Lombang Lubis Terima Jatah BLT DD Tahap II

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Bantuan berupa uang tunai itu dibagikan kepada warga desa sesuai dengan yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). ada 46 warga Desa Huta Lombang Lubis Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terdaftar dan hari ini senin 17/7/2023 menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II tahun 2023. Abdul Haris Lubis […]

  • SMGP dan Rakyat Puncak Sorik Marapi

    SMGP dan Rakyat Puncak Sorik Marapi

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Menerobos Jalan Buntu)     Rakyat termasuk dalam bahasa klasik. Sehingga mendengar kata rakyat, bagi bangsa ini pasti akan selalu membatin pada sebuah rentetan dari kemelaratan, perjuangan, semangat, keteguhan, bela negara dan hal lainnya yang berhubungan dengan kesetiaan berbangsa dan bernegara. Dia merupakan objek yang harus dibangun menjadi subjek yang dapat menikmati kebahagaian dan kenyamanan […]

  • Pemprovsu Diminta Ganti Jembatan Pulo Padang

    Pemprovsu Diminta Ganti Jembatan Pulo Padang

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta mengganti jembatan Pulo Padang yang menghubungkan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Jalur ini juga berpungsi sebagai jalan lintas menghubungkan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Sinunukan serta Kecamatan Batahan. Jembatan yang terbuat dari bahan kayu itu kondisinya sudah lapuk dan membahayakan […]

  • Peserta Apel Gabungan Terus Berkurang

    Peserta Apel Gabungan Terus Berkurang

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peserta apel gabungan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) pada setiap Senin pagi di halaman Masjid Agung Nur Alan Nur terus berkurang. Berkurangnya jumlah peserta apel ini menjadi salah satu sorotan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution saat memimpin apel pagi tadi, Senin (24/1). “Saya melihat barisan mulai renggang, […]

expand_less