Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

50 Persen Pengguna Narkoba Pelajar SMA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
  • print Cetak

MASA depan bangsa ini tergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba. Hasil penelitian Badan Narkotika Nasional menunjukan jumlah penyalahguna narkoba pada kelompok pelajar mencapai 22 persen dari total penyalahguna berjumlah 4 juta orang. Dari 22 persen itu 50 persen penyalahguna merupakan pelajar SMA/K.

Menanggapi hal itu Dedi Dwitagama, praktisi dan pemerhati masalah pendidikan saat Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi Kalangan Pelajar, kemarin (29/10) di Auditorum RRI Jakarta mengatakan “masa remaja adalah masa yang paling rentan bagi remaja untuk terlibat dalam menyalahgunaan narkoba”. Karena pada masa ini menurut Dedi secara psikologis mereka ingin mencari identitas yang sebenarnya menjeruskan mereka ujarnya.

Oleh karena itu menurut Dedi, peran orang tua sangat penting dalam membimbing buah hatinya agar memiliki sikap berani menolak penyalahgunaan narkoba. Peran sekolah tak luput dari perhatian Dedi. Menurut mantan kepala sekolah SMK 29 Penebangan Jakarta ini sekolah tidak boleh membebani siswa dengan materi-materi pelajaran yang berat dan monoton sehingga menimbul kejenuhan. Fokus dan perhatian siswa harus di arahkan pada ha-hal positif sehingga bakat dan kreatifitas siswa tersalurkan ujarnya. Kalau siswa stres pasti larinya ke hal yang gak benar ujar Dedi.

Direktur Diseminasi Informasi, Deputi Bidang Pencegahan BNN Drs Gun Gun Siswadi Msi menjelaskan peredaran gelap narkoba di kalangan pelajar sudah sangat memprihatinkan. Ia kwahatir apabila masalah ini tidak segera ditangani secara serius maka akan berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia indonesia. Mau jadi apa bangsa kita kalau generasi muda-nya adalah pecandu narkoba kata Gun Gun.

Selain upaya pencegahan yang di lakukan bagi kalangan pelajar, Gun Gun mengaku pihak BNN juga melakukan upaya Rehabilitasi gratis bagi pencandu dan penyalahguna narkoba. Kita berharap dengan langkah ini akan menutup pasar peredaran gelap narkoba di indonesia ujarnya tegas.

Lidya orang tua siswa yang ikut hadir dalam acara itu cukup tercengang melihat data yang di tampilkan oleh BNN. Menurutnya, data itu sangat mengkwatirkan setiap orang. Setelah ini saya harus lebih waspada dalam mengawasi anak saya kata Lidya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • NAA bantah Indonesia miliki Inalum 100%

    NAA bantah Indonesia miliki Inalum 100%

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TOKYO – Pihak Nippon Asahan Aluminium (NAA) membantah klaim pemerintah Indonesia soal pengambilalihan 100 persen saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). NAA menyatakan proses nasionalisasi Inalum dianggap belum selesai dan tidak benar kalau saat ini 100 persen saham sudah milik pemerintah Indonesia. Demikian diungkapkan seorang eksekutif NAA yang tak mau disebutkan namanya seperti dilansir Tribunnews.com. […]

  • Malaysia Belajar Tangani Napi ke Indonesia

    Malaysia Belajar Tangani Napi ke Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penyebutan penjara di Indonesia dengan “pemasyarakatan” menarik perhatian pihak Maktab Penjara Kerajaan Malaysias. Mereka juga salut melaihat keterampilan warga binaan LP Klas I Tanjung Gusta Medan, khususnya dalam budidaya jangkrik. Komandan Maktab Penjara Kerajaan Malaysia Nawawi Bin Hamid dalam kunjungannya sekaligus studi banding 54 taruna Maktab Penjara Kerajaan Malaysia atau Akademi Pemasyarakatan ke di […]

  • 11 Poin Kesepakatan Penyelesaian Polemik Sorikmas Mining

    11 Poin Kesepakatan Penyelesaian Polemik Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pada Kamis (27/2/2014) lalu dilakukan pertemuan tiga pihak di aula kantor bupati Mandailing Natal (Madina) antara Muspida, PT.Sorikmas Mining dan perwakilan Naga Juang. Dalam pertemuan itu dilahirkan 11 poin penyelesaian masalah yang diyakini menjadi titik awal membangun formula-formula baru dalam menyelesaikan masalah kontrak karya pertambangan yang menguntungkan semua pihak. Ke- 11 […]

  • Persoalan Perkebunan di Pantai Barat Madina, Pemerintah Dinilai Ugal Ugalan Keluarkan Izin. DPRD akan Lakukan Investigasi

    Persoalan Perkebunan di Pantai Barat Madina, Pemerintah Dinilai Ugal Ugalan Keluarkan Izin. DPRD akan Lakukan Investigasi

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Sejumlah tokoh masyarakat Pantai Barat di Kabupaten Mandailing Natal menuding Pemerintah terkesan ugal ugalan mengeluarkan izin perkebunan kepada perusahaan tanpa melibatkan masyarakat sehingga kerap menimbulkan masalah. Hal ini diungkapkan Husni Iskandar Dinata di depan Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis dan anggota Komisi II saat menyampaikan aspirasi terkait hak plasma masyarakat dari PT […]

  • H Sabirin Rangkuti Ketua PKS Madina

    H Sabirin Rangkuti Ketua PKS Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- H Sabirin terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) periode 2010-2015, pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 DPD PKS Madina, di Aula Paya Loting International Hotel, Minggu (19/12). Ketua Panitia Pelaksana Musda, Syarifada SHi, mengatakan, musda kali ini hanya untuk merumuskan program kerja jangka panjang dan […]

  • Petugas Kebersihan Pasar Masih Kurang

    Petugas Kebersihan Pasar Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini jumlah petugas kebersihan pasar di Madina masih 25 orang. Itu sudah termasuk tenaga supir, pengumpul dan pengangkut sampah. Jumlah ini masih kurang. Sejatinya ada penambahan sebanyak sekitar 33 petugas agar seluruh pasar kelas III di (Mandailing Natal) yang berjumlah 33 pasar dapat terkaper. Dari 25 petugas itu, 8 […]

expand_less