Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Persoalan Perkebunan di Pantai Barat Madina, Pemerintah Dinilai Ugal Ugalan Keluarkan Izin. DPRD akan Lakukan Investigasi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

Sejumlah tokoh masyarakat pantai barat Madina datangi Ketua DPRD dan Anggota Komisi II menyampaikan aspirasi ( ist )

MADINA -Mandailing Online: Sejumlah tokoh masyarakat Pantai Barat di Kabupaten Mandailing Natal menuding Pemerintah terkesan ugal ugalan mengeluarkan izin perkebunan kepada perusahaan tanpa melibatkan masyarakat sehingga kerap menimbulkan masalah. Hal ini diungkapkan Husni Iskandar Dinata di depan Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis dan anggota Komisi II saat menyampaikan aspirasi terkait hak plasma masyarakat dari PT Gruti Lestari Pratama Senin 27/10/2025.

“Pemerintah ugal ugalan menerbitkan izin tanpa melibatkan masyarakat asli di Kecamatan di Pantai Barat sehingga muncul persoalan ketika masyarakat asli menuntut hak atas lahan diwilayah mereka,” kata Husni.

Husni menjelaskan bahwa perjuangan masyarakat Natal itu jelas dan di lindungi undang undang. Sebuah prusahaan bergerak diperkebunan mendapat izin HGU dari Pemerintah namun plasma yang seogianya di dapat masyarakat tidak diberikan, padahal amanat undang undang jelas 20 persen hak plasma masyarakat dari total izin HGU yang dikeluarkan harus diserahkan ke masyarakat yang berda di wilayah HGU.

3.700 lebih luas HGU PT Gruti Lestari Pratama kata Husni sampai hari ini plasma untuk masyarakat belum terealisaai. Husni dan sejumlah tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan itu berharap penyelesaian plasma ini di bahas di DPRD Madina sehingga persoalan ini mendapat solusi dan hak masyarakat dapat terealisasi.

Menanggapi aspirasi masyarakat Natal, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis menegaskan, aspirasi masyarakat Natal diterima namun ia menegaskan bahwa DPRD bukan posisi sebagai pengambil keputusan. Namun tetap DPRD akan melakukan pengawalan terhadap setiap persoalan yang ada khusus nya dibidang perkebunan.

Erwin menilai persoalan perkebunan yang muncul di Pantai Barat akibat banyaknya oknum yang merasa mampu bersuara tanpa memikirkan masyarakat. Untuk itu DPRD akan bersuara agar seluruh perkebunan yang ada di Madina di kaji ulang oleh Pemerintah.

Atas banyaknya aduan ke DPRD Madina dengan kasus yang sama, maka DPRD akan melakukan investigasi lapangan dan akan selaras dengan Pemerintah daerah yang juga akan melakukan langkah penyelesaian.

” ketika hasil investigasi yang ditemukan DPRD dilapangan nanti tidak sesuai, maka DPRD akan memberi rekomendasi ke Pemerintah untuk memberi surat peringatan dan apabila surat peringatan juga tidak diindahkan maka kita rekomendasi untuk menutup aktifitas perusahaan sementara sampai persoalan diselesaikan”, tegas Erwin

Selain masyarakat Natal pada hari yang sama juga ada aspirasi dari kelompok Aliansi Masyarakat Tabuyung yang juga meminta hak plasma dari perusahaan PT Dinamika Inti Sentosa . Mereka juga memberikan data ke DPRD untuk dilakukan pembahasan. ( red )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Kenaikan Level PPKM, Wabup Atika Ajak Masyarakat Mompang Jae Vaksinasi

    Cegah Kenaikan Level PPKM, Wabup Atika Ajak Masyarakat Mompang Jae Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MOMPANG JAE (Mandailing Online) – Untuk mencegah kenaikan level PPKM di Mandailing Natal (Madina) Wakil Bupati Atika Azmi Utammi mengajak masyarakat Kelurahan Mompang Jae, Panyabungan Utara, mengikuti vaksinasi. “Level PPKM sekarang ditentukan capaian vaksinasi. Vaksin halal, saya mengajak masyarakat Mompang Jae secara khusus untuk ikut vaksinasi bagi yang belum,” katanya di gedung MDTA Tarbiyatul Athfal […]

  • DCS Dapil 1 Madina Partai Gerindra

    DCS Dapil 1 Madina Partai Gerindra

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Gerakan Indonesia Raya ( GERINDRA )

  • Merak Turun, Gilimanuk Bludak

    Merak Turun, Gilimanuk Bludak

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Pelabuhan Merak di Provinsi Banten macet parah sepanjang akhir pekan kemarin. Sebab, jumlah penumpang melonjak di atas perkiraan. PT ASDP Indonesia Ferry, BUMN yang melayani penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni (Lampung) memperkirakan kenaikan penumpang sekitar enam persen. Tapi faktanya jauh di atas itu. Sekretaris Perusahaan ASDP Chrinstine Hutabarat mengatakan, sepanjang H-7 hingga H-4 lebaran, […]

  • Atika Bawa Tim, Terobos Medan Banjir

    Atika Bawa Tim, Terobos Medan Banjir

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menerobos medan banjir membutuhkan nyali kuat, apalagi bagi seorang gadis muda. Itu yang dilakukan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, Senin (20/12/2021) ketika harus bisa sesegera waktu dapat memasuki desa-desa yang diterjang banjir di Pantai Barat zona terparah hantaman banjir di Mandailing Natal (Madina). Bahkan hari Senin atau dua hari setelah banjir melanda masih […]

  • Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : M. Amin Nasution,SH.MH Ketua LBH Al-Amin Madina   Hari gini ada Bupati yang tidak tahu prosedur pengunduran diri dari jabatan adalah sungguh sangat ironis mengingat jabatan Bupati adalah jabatan politik yang sangat prestise yang mengemban amanat mayoritas suara rakyat dalam satu kabupaten. Sahdan, tanggal 18 April 2019 (sehari setelah Pilpres/Pileg) Bupati Mandailing Natal […]

  • Inspektur Madina Akui Inspektorat Lamban, ini Penyebabnya 

    Inspektur Madina Akui Inspektorat Lamban, ini Penyebabnya 

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektur akui lambannya kinerja Inspektorat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sebab masih kekurangan fungsional auditor, kekurangan anggaran, ruang pemeriksaan khusus serta hal lainnya guna mencapai tugas kantornya. Inspektur Rahmad Daulay, ST. mengatakan jumlah kebutuhan fungsional Auditor idealnya 79 orang dengan rincian 1 orang Auditor Ahli Utama, 6 orang Auditor Ahli Madya, […]

expand_less