Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

Sipir Lapas Pemukul Santri Dipindah ke Polres Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
  • print Cetak

NATAL (Mandailing Online) – Sipir penjara Lembaga Pemasyarakatan Natal, Derman Gultom ditengarai akan ditahan di Polres Mandailing Natal.

Sejumlah polisi berpakaian preman terlihat menggiring Derman Gultom keluar dari sel tahanan Polsek Natal, Rabu (22/9/2021).

Derman ditahan karena dugaan menganiaya Said Rahman, pelajar Pondok Pesantren Mustafawiyah beberapa waktu lalu.

Dengan tangan diborgol, Derman Gultom terlihat menunduk saat digiring polisi menaiki mobil.

Pemindahan tersangka Derman Gutom diduga akibat banyaknya desakan dari berbagai elemen masyarakat Kecamatan Natal agar kasus penganiayaan anak yang terjadi di Natal pada senin lewat itu di ambil alih oleh Polres Mandailing Natal.

Selain itu, surat para tokoh masyarakat Natal yang dialamatkan ke Kapolres Mandailing Natal telah memohon pengambilalihan kasus ini dari Polsek Natal ke Polres Mandailing Natal.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, apakah kasus ini diambil alih Polres Mandailing Natal (Madina).

Penggiringan Derman ini terjadi pada hari yang sama saat Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi datang ke Natal bersua dengan para pemuka masyarakat Natal.

Meresfon pertanyaan para pemuka masyarakat, kapolres menyatakan bahwa kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus tersebut demi terciptanya rasa keadilan di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk kasus penganiayaan terhadap santri ini akan kami tindak tegas, dan untuk terduga pelaku, kita kenakan pasal undang undang perlindungan anak,” ujar Kapolres Madina dikutip Warta Mandailing.

Selain bertemu pemuka masyarakat, kedatangan kapolres juga untuk melakukan pendalman terhadap kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur itu.

Peristiwa penganiayaan itu berlangsung di Jl. Lintas Pantai Barat Desa Panggautan, Senin 20 September 2021 Kemarin. Derman Gultom diduga menganiaya Said Rahman (14) warga Kampung Sawah, diduga gegara mobil yang dikenderai Derman terserempet beca yang dikemudikan Said.

Sumber: Madina Pos, Warta Mandailing
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabulkan Gugatan FPI, MA Nilai Daerah Paling Kompeten Mengatur Miras

    Kabulkan Gugatan FPI, MA Nilai Daerah Paling Kompeten Mengatur Miras

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengeluhkan pembatalan Keppres No 3/1997 tentang Pengendalian Minuman Beralkohol. Menurut Gamawan kini terjadi kekosongan rujukan pengendalian miras. Mahkamah Agung (MA) tidak sependapat karena masih ada peraturan dan perundang-undangan yang mengatur perdagangan termasuk peredaran miras. “Masih ada beberapa UU mengenai perdagangan, yang penting adalah pasca putusan ini adalah kebijakan […]

  • Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan pematangan lahan untuk relokasi Pasar Baru Panyabungan sudah berjalan sekitar sebulan. Namun, sember dananya hingga kini masih misteri. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti mengaku belum ada pencairan dana untuk biaya relokasi sementara Pasar Baru Panyabungan itu. Estimasi biaya untuk relokasi ini juga belum diumumkan Pemkab Madina. Namun, […]

  • Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    Bagaimana Menyikapi Perang Ukraina vs Rusia Bagi Umat Islam?

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Horrific! Barbaric! Itulah kata yang pasti muncul dibenak manusia modern hari ini  jika mendengar kata “perang”. Kenapa tidak? Karena perang yang telah terjadi, baik perang dunia pertama dan kedua telah menyisakan luka mendalam dan ketakutan yang mendarah daging bagi korban yang masih hidup atau keluarga yang telah […]

  • Madina Care Nilai Polres Madina Hanya ” Lips Service ” Dalam Menindak Pelaku PETI

    Madina Care Nilai Polres Madina Hanya ” Lips Service ” Dalam Menindak Pelaku PETI

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  Pernyataan Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK akan memberantas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) saat Ormas dan Ormawa melakukan aksi di depan Mako Polres Madina dinilai hanya “lips Service”. Demikian disampaikan Founder Madina Care Madina Institute, Wadih Al-Rasyid dalam menanggapi masih maraknya aktifitas tambang emas ilegal […]

  • Soal 11 Ranperda, Kedepankan Kepentingan Rakyat

    Soal 11 Ranperda, Kedepankan Kepentingan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh DPRD Mandailing Natal (Madina), Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution mengajak semua pihak agar mengedepankan hati yang bersih dalam suasana Ramadhan serta mengedepankan kepentingan rakyat dan daerah. Menurutnya, apapun alasanya, asal dengan muatan hati yang bersih, kemauan yang murni serta berdasar kepentingan rakyat dan daerah, semua […]

  • Pelabuhan Laut Di Madina Mulai Dibangun

    Pelabuhan Laut Di Madina Mulai Dibangun

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akan Menguras Biaya 183 M Panyabungan (MO) – Pelabuhan laut di Mandailing Natal mulai dibangun tahun ini. Bernama Pelabuhan Palimbungan, berlokasi di Kecamatan Batahan. Depertemen Perhubungan RI sudah menyiapkan anggaran Rp. 138 Milyar secara multi years, dari tahun anggaran 2012 hingga 2016. Pelabuhan ini ditarget mulai beroperasi di 2017. Dana pembangunan bersumebr dari APBN, sementara […]

expand_less