Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Bayar gaji PNS, RI defisit Rp60T

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
  • print Cetak

pns

JAKARTA – Kementerian Keuangan mencatat defisit anggaran hingga akhir Juni 2012 sudah mencapai sebesar Rp 60 triliun. Ini artinya, defisit anggaran sudah mencapai 31,5% dari total asumsi defisit APBN 2012 yang sebesar Rp 190,1 triliun.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan, defisit ini menunjukkan kinerja penyerapan anggaran sudah cukup baik. Menurutnya, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sudah lebih baik begitu pula dengan belanja non K/L dan belanja transfer daerah. “Di bulan Juni ini pertama kali kita bisa mencatatkan defisit. Biasanya Juni masih surplus,” ungkapnya hari ini.

Defisit terjadi realisasi belanja lebih besar ketimbang pendapatan. Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan Agus Suprijanto mengungkapkan, realisasi belanja negara mencapai Rp 629,4 triliun per 21 Juni lalu. Sedangkan realisasi pendapatan negara baru sekitar Rp 593,3 triliun.

Jika dilihat dari pos belanjanya, Agus mencatat realisasi belanja modal mencapai Rp 30,6 triliun atau 18,2% dari total pagu anggaran belanja modal di APBNP 2012. Angka ini sudah lebih tinggi ketimbang realisasi belanja modal pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar 16,8%.

Sedangkan belanja subsidi (energi dan non energi) sudah mencapai 55% dari total pagu anggaran subsidi dalam APBNP 2012 sebesar Rp 245,1 triliun. Realisasi belanja subsidi ini juga lebih besar ketimbang periode yang sama tahun lalu yang sebesar 33%.

Kendati demikian, pemerintah masih belum puas. Agus Suprijanto beralasan kenaikan realisasi belanja modal belum signifikan. Salah satu faktor penghambatanya karena sebagian K/L masih menunggu revisi Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Agus menjelaskan, defisit anggaran terjadi karena pencairan gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil dan TNI/Polri. “Karena ada gaji ke 13, maka Dana Alokasi Umum (DAU) untuk belanja pegawai di daerah juga dicairkan, sehingga realisasi belanja melewati pendapatan negara,” katanya.

Dalam catatan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara, realisasi belanja pegawai mencapai Rp104,1 triliun hingga Juni lalu atau 49% dari pagu anggarannya di APBNP 2012. Angka ini lebih tinggi ketimbang periode yang sama tahun lalu yang sebesar 44%. (antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Madina Santuni 30 Anak Yatim Piatu

    Pj Bupati Madina Santuni 30 Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofyan Batubara, beserta Hj Mahreni Nasution mengadakan penyantunan kepada 30 anak yatim piatu, Minggu (19/9) di Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, atau di kediaman mertuanya. Itu dilakukan sebagai wujud syukur terhadap ridho dan karunia sehingga diberi kesempatan untuk berbakti dan mengabdi terhadap Madina yang merupakan bagian wilayah lelulur. Aspana […]

  • Dana Bos Di Panyabungan Timur seakan jadi Rahasia bagi Public

    Dana Bos Di Panyabungan Timur seakan jadi Rahasia bagi Public

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekolah SD/SLTP Dikecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal belum sepenuhnya memberikan informasi penggunaan dana Bos bagi sekolah. Padahal undang-undang nomor 14 tahun 2008 mengamanatkan Setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap Pengguna Informasi Public. Ketertutupan informasi ini seakan pemantauan dan pemonitoringan dari insatansi terkait dinilai terkesan masih kurang maksimal.

  • Kopi Luwak Mandailing Dipromosikan ke Jepang

    Kopi Luwak Mandailing Dipromosikan ke Jepang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL, – Organisasi perdagangan dan industri Jepang (The Japan Chamber of Commerce and Industry International Division) melalui Mr Hiroyuki Amaya, bermitra dengan Forum Pengelolaan DAS Lintas Kabupaten dan Lembaga Sipirok Lestari, membuka peluang promosi kopi luwak Sipirok dan Pakantan ke Provinsi Sizuoka dan Fukuoka di Jepang. Seperti yang dikatakan ketua Forum Pengelolaan DAS (Daerah Aliran […]

  • Sorikmas Mining Bantu Penimbunan Jalan

    Sorikmas Mining Bantu Penimbunan Jalan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Perusahaan PT Sorikmas Mining membantu penimbunan jalan lintas Malintang – Tanjung Sialang, Jumat (20/9). Jalan lintas desa Malintang Jae – Tanjung Sialang ini merupakan jalur vital masyarakat menuju sentra perkebunan masyarakat pada dua desa itu. (MO)

  • Nelayan Madina Ditangkap, Arsidin Batubara: Saatnya Tim Hukum Pemkab Bekerja

    Nelayan Madina Ditangkap, Arsidin Batubara: Saatnya Tim Hukum Pemkab Bekerja

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabar penangkapan 16 nelayan asal Madina oleh tim razia gabungan DKP Sumatera Barat (Sumbar) di kawasan Teluk Ilalang, Batahan pada Sabtu (9/10) kemarin menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara yang dihubungi Mandailing Online pada Minggu (10/10) meminta tim hukum Pemkab Madina bekerja dalam kasus […]

  • Mengapa H.Aswin Maju ke DPR-RI ?  Pengamat : “Demi Perjuangan Pembangunan Daerah”

    Mengapa H.Aswin Maju ke DPR-RI ? Pengamat : “Demi Perjuangan Pembangunan Daerah”

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hanya terhitung jari putra Mandailing Natal yang lahir dan berdomisili di Mandailng Natal yang berani masuk gelanggang Pemilu 2019 untuk DPR-RI. Bahkan Pemilu sebelum-sebelumnya juga begitu. Akibatnya, dalam beberapa priode terakhir tidak ada tokoh yang berdomisili di Mandailing Natal yang duduk di DPR-RI. Akibatnya, perjuangan bagi pembanguan Mandailing Natal di DPR-RI menjadi lemah. “Ini ironis […]

expand_less