Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Banyak Bangunan Sacntuary Tapir di Sopotinjak Ditumbuhi Tanaman Liar.TNBG Sebut Masa Pemeliharaan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • print Cetak

Bangunan Borkwalk dilokasi Secntuary Tapir desa sopotinjak Madina ( fikri )

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Proyek Sacntuary Tapir di Desa Sopotinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang dibangun sejak tahun 2020 dan dilanjutkan pembangunannya ditahun 2024 ternyata belum sepenuhnya berfungsi meski Sejumlah bangunan sudah berdiri namun tidak ada perawatan sama sekali.

Investiasi Mandailing Online dilokasi melihat bangunan yang telah selesai dikerjakan proyek tahun 2024 itu seperti pembangunan kios pemberdayaan masyarakat terlihat masih kosong. Pagu anggaran pembangunan kios itu sendiri senilai Rp. 200.000.000 ( sesuai pagu anggaran). Selain itu ada jalan evakuasi yang memakan anggaan Rp.400.000.000 ( sesuai pagu anggaran ) hanya pondasi dan timbunan sirtu.

Bangunan lain yang untuk masuk ke lokasi pengunjung harus bayar tiket 5000 rupiah itu ada bangunan anjungan gazebo yang menelan anggaran dengan pagu Rp.450.000.000 juga dikerjakan ditahun 2024 lewat. Ada juga bangunan BoardWalk yang memakan anggaran Rp.200.000.000 sesuai pagu anggaran yang diperoleh dari laman kementerian lingkungan hidup dan kehutanan.

Jalan Evakuasi dengan kontruksi pondasi dan timbunan sirtu ( fikri )

Menanggapi hal tersebut Bidang Sub Bagian Tata Usaha Herbert Aritonang, didampingi Kepala seksi Siti Wahyuni selaku pengelola taman nasional wilayah 3 TNBG mengatakan. 5 item proyek ahun 2024 yakni Boardwalk, Pagar Kandang Rehabilitasi Habituasi, Klinik Dokter Hewan, serta Landscape & Jalan Evakuasi adalah proyek lanjutan yang sempat terkendala proses pembangunannya kare masalah kahar sosial dari masyarakat sekitar ditahun 2020 lalu.

Bangunan kios pemberdayaan masyarakat ( fikri )

Terkait kios pemberdayaan masyarakat Siti Wahyuni mengaku bahwa kios itu belum dufungsikan karena masih dalam tahap pemeliharaan.

“Itu masih tahap pemeliharaan, ya harapannya nanti setelah bisa difungsikan warga sekitar bisa berjualan disitu,” Jelas Siti Kepala Seksi Wilayah 3 TNBG ( Taman Nasional Batang Gadis ) Madina Selasa kemaren 18/3/2025.

Bangunan Dormitory yang terbengkalai ( fikri )

Terkait adanya bangunan yang tidak kelar dikerjakan yakni Anjungan Gazebo dengan pagu anggaran Rp.450.000.000 karena dana recofusing anggaran sesuai  data KLHK.

Dari semua bangunan yang ada dilokasi dari pantauan nyaris tidak ada perawatan. banyak bangunan yang ditumbuhi tanaman liar sehingga pengunjung yang berkunjung kelokasi tidak tertarik.

Menangapi hal ini pengamat konservasi Muhammad Nuh mengatakan pengalokasian anggaran Sanctuary Tapir di Desa Sopotinjak jelas tidak begitu ada manfaat nya. Pasalnya belum ditemukan konflik manusia dengan binatang Tapir.

Ia juga menilai bahwa TNBG sendiri belum pernah memberi penjelasan terhadap publik apakah binatang tapir ini menjadi salah satu Icon yang istimewa dari TNBG.

Muhammad Nuh menilai banyak kegiatan fisik di TNBG yang harus di uji selain perlindungan kawasan.

Ia beharap kalau mamang pembangunan Secntuary Tapir di Desa Sopotinjak yang menelan anggaran miliaran itu adalah icon unggulan TNBG, harus nya perhatian TNBG Madina terfokus. Kondisi hari ini kata Nuh yang akrab disapa itu bangunan terkesan tidak terawat dan anggaran itu terkesan mubazzir.

” harusnya TNBG Madina tidak harus fokus semua ke perlindungan kawasan saja. Kalau ada obyek yang bisa dijadikan wisaa seperti Sanctuary Tapir, TNBG juga harus perhatikan karena ada anggaran negara di situ,” harap Muhammad Nuh mengahiri komentar nya. ( fikri )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC PMII Madina: Perlu Efek Jera untuk Iqbal Rihanna

    PC PMII Madina: Perlu Efek Jera untuk Iqbal Rihanna

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Mandailing Natal (PC PMII Madina) mengecam tindakan Iqbal atau Rihanna yang kembali berulah usai meminta maaf akibat perayaan ulang tahun yang menyulut emosi masyarakat Madina. Ketua PC PMII Ali Musa mengatakan, video Iqbal terbaru menunjukkan tidak ada rasa bersalah dari yang bersangkutan. “Video yang saat […]

  • Kabid Dikmenum Madina Raker Tingkatkan Mutu Pelajaran SMP-SMK

    Kabid Dikmenum Madina Raker Tingkatkan Mutu Pelajaran SMP-SMK

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seluruh kepala sekolah SMP dan SMK sederjat hadiri rapat kerja untuk meningkatkan mutu pelajaran disekolah untuk menghadapi ijian-ujian yang kan datang pada tahun 2010/ 2011 dan untuk meningkatkan proses belajar mengajar yang lebih baik, mencetak siswa/ siswi yang handal dan propesional untuk menuju masa depan siswa / siswi yang cerah di masa yang akan datang. […]

  • Tiga Situs Di Madina Diusul Menjadi Cagar Budaya

    Tiga Situs Di Madina Diusul Menjadi Cagar Budaya

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Tympanum Novem Multimedia mengusulkan tiga titik peninggalan sejarah di Mandailing Natal (Madina) dijadikan cagar budaya. Ketiga titik itu adalah Candi Siwa di Simangambat, Bagas Godang di Huta Godang Ulu Pungkut dan Situs Padang Mardia di Huta Siantar Panyabungan. Usulan itu diajukan pihak Tympanum menyusul permohonan pertimbangan pilahan dari Dinas […]

  • Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

    Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Perubahan lantai 2 ruko pasar Kotanopan menjadi lokasi mesum, ditengarai akibat tidak beresnya manajemen pasar. Monopoli kepemilikan toko ditengarai menjadi salah satu penyebab unit-unit toko di lantia 2 tak dipakai untuk berjualan. Sejumlah warga mengatakan bahwa unit-unit toko di lantai 2 diduga dibeli atau disewa pedagang yang berjualan di lantai bawah, […]

  • ANTI KHILAFAH: DULU DAN KINI

    ANTI KHILAFAH: DULU DAN KINI

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Tanah Air, Khilafah terus diperbincangkan. Padahal pengusung utamanya, HTI, telah dibubarkan. Sepertinya, dalam jangka panjang, isu Khilafah—juga HTI—masih tetap akan dimainkan. Setidaknya untuk terus digoreng, dijadikan kambing hitam, atau sekadar untuk pengalih perhatian dari ragam persoalan yang gagal diatasi oleh rezim saat ini. Khilafah bahkan selalu dituding sebagai ancaman. Padahal jelas, ancaman itu datang […]

  • Merdekakan Hati

    Merdekakan Hati

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ada sebuah pepatah Arab yang sarat motivasi, “Tidak ada yang paling berharga dalam hidup ini selain kemerdekaan.” Kemerdekaan memang sangat mahal dan bernilai karena untuk meraihnya dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan, baik harta maupun nyawa. Musuh abadi kemerdekaan adalah penjajahan, baik itu penjajahan fisik, mental, kedaulatan negara, maupun hati. Penjajahan hati oleh hawa nafsu dan […]

expand_less