Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

PC PMII Madina: Perlu Efek Jera untuk Iqbal Rihanna

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua PC PMII Madina Ali Musa/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Mandailing Natal (PC PMII Madina) mengecam tindakan Iqbal atau Rihanna yang kembali berulah usai meminta maaf akibat perayaan ulang tahun yang menyulut emosi masyarakat Madina.

Ketua PC PMII Ali Musa mengatakan, video Iqbal terbaru menunjukkan tidak ada rasa bersalah dari yang bersangkutan.

“Video yang saat ini viral usai permintaan maaf itu menunjukkan tidak adanya rasa bersalah dari yang bersangkutan,” katanya.

Untuk itu, jelas Ali Musa, perlu tindakan tegas berupa pemberian sanksi agar ada efek jera.

“Iqbal sudah minta maaf dan kita tahu MUI dan Kapolres juga telah menginisiasi itu, tapi video usai permintaan maaf itu benar-benar telah menyakiti hati kita. MUI dan Kapolres seperti tidak dihargai oleh pelaku,” sebutnya.

PC PMII, tambah Musa, khawatir jika tidak ada tindakan tegas akan muncul kejadian serupa di masa mendatang.

“Perlu tindakan keras dan pemberian sanksi agar ada efek jera. Kita takut dan khawatir kejadian serupa terulang karena mereka menilai hal ini biasa saja,” terang Musa.

Selain itu, PC PMII juga menyayangkan kehadiran Ketua DPRD pada acara ulang tahun yang menyita perhatian dengan adanya tari ular diperagakan waria.

“Dan kami sedikit kecewa kepada Ketua DPRD Mandailing Natal, karna di acara tersebut beliau hadir namun beliau membiarkannya seolah tutup mata akan hal tersebut,” tutupnya.

Terkait kehadirannya pada acara tersebut, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis mengaku tidak mengetahui adanya tari ular tersebut.

“Yang saya tahu acara ulang tahun itu adalah ulang tahun warga biasa. Acara itu ulang tahun saudara Rihanna dan undangannya tertuju kepada anak dan keluarga saya. Siapa pun yang mengundang saya di hal positif selagi ada waktu saya hadir,” jelas Erwin.

Untuk diketahui, Iqbal merayakan ulang tahun di Cafe Dapoer Nenek dengan menampilkan tari ular. Perayaan ini dikecam berbagai pihak karena menampilkan para waria yang dinilai menyalahi adat, norma, dan agama.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengusaha kilang sawmill berkedol IPK dari Dinas Kehutanan Madina masih merajalela melakukan aktivitasnya dihutan Aek Nabara-Mandailing Natal,escapator dan Truck logging beraksi dimusim hujan hingga jalan menuju desa tersebut,hancur berlobang dan berlumpur. Toguan Lubis warga Aek nabara Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal,kepada wartawan Selasa (23/11) mengatakan, saat musim penghujan ini aktipitas kegiatan pengusaha kilang saw […]

  • Beasiswa Kepada 280 Mahasiswa Miskin Disalurkan

    Beasiswa Kepada 280 Mahasiswa Miskin Disalurkan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Pendidikan, Selasa (27/1)  menyalurkan beasiswa bagi 280 orang mahasiswa miskin berperstasi asal Madina yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia. Dana bantuan yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2014 ini merupakan program tahunan yang sudah berjalan beberapa tahun beranjak dari visi […]

  • Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    Lagi, Poldasu Nyatakan Positif Pewarna Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Nasib Tahana Djuandi alias Jimmi selaku Direktur PT. DAP, pabrik pembuat saus merek Dena, Sun Flower dan Bola Dunia bakal ditentukan hari ini (31/3). “Tim sudah pulang. Besok (Selasa) kita akan gelar perkara,” tandas Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Poldasu, AKBP Frido Situmorang, Senin (30/3). Apakah Jimmi akan ditetapkan tersangka? “Hasil gelar perkara akan menjawab […]

  • Fadli Sadama, teroris paling bahaya kabur dari LP Tanjung Gusta

    Fadli Sadama, teroris paling bahaya kabur dari LP Tanjung Gusta

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jakarta, – 22 Narapidana teroris ikut melarikan diri saat kerusuhan di Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan. Dari ke-22 napi tersebut, ada satu teroris yang paling berbahaya. “Semua teroris berbahaya, tetapi ada satu yang paling bahaya yaitu Fadli Sadama,” ujar Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (12/7). […]

  • Brimob Poldasu Terjun ke Muara Saladi

    Brimob Poldasu Terjun ke Muara Saladi

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Polda Sumatera Utara menerjunkan pasukan Brimob Detasemen C Setingkat Satu Kompi untuk membantu percepatan pemulihan pemukiman Desa Muara Saladi pasca banjir bandang. Pasukan Brimob yang tiba Minggu (14/10) bersama masyarakat dan relawan lainnya bergotong royong membersihkan material banjir bandang untuk dipindahkan ke lokasi tertentu,  membantu membersihkan bangunan yang rubuh dan perkerjaan […]

  • Bawaslu Madina Turunkan APK Calbup yang Salahi Aturan

    Bawaslu Madina Turunkan APK Calbup yang Salahi Aturan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bawalu Madina melakukan razia APK para calon bupati, di Panyabungan, Sabtu (17/10/2020). Setidaknya empat alat peraga kampanye (APK) jenis baliho dan spanduk ditirunkan tim Bawslu di sepanjang jalan protokol Panyabungan dari titik Jembatan Batang Gadis hingga Titi Kuning. Penurunan APK itu karena lokasinya  menyalahi aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Razia tersebut […]

expand_less