Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode

Oknum Brimob Diduga Aniaya dan Peras Warga Labura

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
  • print Cetak


LABUHANBATU:
Oknum Brimob yang di BKO kan di PTPN4 Kebun Berangir berinisial Her, Har, dan AR alias Bdl diduga kuat melakukan
tindak pemerasan terhadap warga Pulo Dogom Desa Silumajang Kabupaten Labura. Warga diporoti sebesar Rp 10 juta. Kejadian itu, Rabu 10 Agustus 2011 sekitar pukul 07.10 Wib.

Tak hanya itu, ketiga oknum tersebut juga memborgol dan memukuli korban dibagian perutnya ketika memanen sawit di Kebun milik warga yang berjarak lebih kurang 250 meter dari batas kebun milik Negara itu.

Kejadian bermula ketika korban Karim Pasaribu warga Pulo Dogom, beserta supirnya Dian memanen sawit dipagi hari itu. Ketika itu mereka didatangi ketiga oknum Brimob dengan bersenjata laras panjang. Oknum membentak korban dan mengatakan kalau kelapa sawit yang berada di dalam mobil taft pick up milik korban adalah milik perkebunan Brangir. “Mereka datang langsung membentak dan mengatakan tandan buah segar (TBS) Kelapa sawit kami milik kebun berangir,” kata korban Karim pasaribu didampingi istrinya, Rabu 10 Agustus 2011kepada wartawan di kediamannya.

Karim dengan tegas menampik tuduhan itu. Karena tidak puas dengan jawaban korban, ketiga oknum itu langsung meletuskan senjata laras panjang diduga berjenis SS1V1 dan kemudian meminta uang senilai Rp100 juta kepada korban agar tidak mempersalahkan hal itu. “Oknum terus meminta uang. Karena kubilang tidak ada uang, mereka mengatakan mana bisa begitu,” tutur korban.

Akhirnya karena takut mobilnya dibawa ketiga oknum tersebut, dengan pasrah korbanpun bersedia memberikan uang sebesar Rp10 juta setelah
terus didesak ketiga oknum ini. Tak puas sampai disitu, setelah menyerahkan uangnya korban juga diborgol hingga korban berontak dan dadanya dipukul dengan popor senjata. Kemudian disungkurkan ke tanah. Tidak hanya Karim yang menjadi sasaran penganiayaan, supir korban Dian juga mendapatkan
perlakuan serupa. Kejadian itu kemudian mendapat perhatian ratusan warga dan mendatangi lokasi kejadian meminta agar borgol di tangan
korban dilepaskan.

Namun, saat itu para oknum tersebut berdalih kehilangan kunci. Akhirnya warga kemudian melepaskan borgol kedua korban dengan menggunakan jarum peniti. Paska kejadian itu Dian supir korban mengalami trauma mendalam. Sedangkan Karim sendiri mengeluhkan sesak di dadanya. Asisten SDM PTPN4 Kebun Berangir Syahbana Rangkuti ketika dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui masalah tersebut. “Saya baru tahu masalah ini. Jadi saya belum bisa menjelaskan,” katanya.

Sementara Mangadi Papam Perusahan ini membenarkan ada tiga orang oknum Brimob yang di BKO kan di perusahaan itu. Mangadi membantah terjadi penganiayaan, pemerasan dan letusan senjata di lokasi kejadian. Namun dia tidak menampik ketiga oknum itu memegang uang Rp10 juta yang diterima dari korban. Dia berdalih Karim Pasaribu telah melakukan percobaan penyuapan terhadap ketiga oknum tersebut.

Sehingga mereka (oknum Brimob) juga berniat melaporkan hal itu ke Mapolsek NA IX-X. Ketika ditanya mengapa uang Rp10 juta tersebut tetap diterima oleh ketiganya, Mangadi berdalih, diterimanya uang itu guna sebagai barang bukti.(fh)
Sumber :

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman Calon Kapolri Tertunda

    Pengumuman Calon Kapolri Tertunda

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Kompolnas Tunggu Permintaan SBY JAKARTA, – Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan diganti bulan ini. Namun, hingga empat hari jelang upacara HUT Kemerdekaan RI, belum ada pengumuman nama calon orang nomor satu di kepolisian Indonesia. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memilih tiga orang terbaik dari sembilan nama jenderal. “Tinggal tunggu permintaan Bapak Presiden,” ujar anggota Kompolnas […]

  • Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bupati Samosir, Mangindar Simbolon, menegaskan, dirinya tidak pernah sekali pun menggelontorkan uang untuk menyuap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) agar memenangkan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilihan Kepala Daerah, Samosir, beberapa tahun yang lalu. “Saya dua kali Pilkada, memang sampai ke MK. Tapi kita tidak mengeluarkan uang (untuk menyuap Hakim MK),” […]

  • Sosok Atika di Mata Kawan Sebaya

    Sosok Atika di Mata Kawan Sebaya

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi melanjutkan penyantunan anak yatim dan piatu di Desa Singengu dan Desa Tombang Bustak, Kecamatan Kotanopan, Rabu (16/10/2024). Ibaratnya, calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 itu sedang pulang kampung. Dari dua titik penyantunan, Atika memulai di Desa Singengu. Di sini dia bercerita tentang masa kecilnya. […]

  • Pelebaran Jalur Panyabungan Timur

    Pelebaran Jalur Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 28 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Dua alat berat sedang melakukan pelebaran badan jalan di jalur Panyabungan-Pagur di titik Desa Padang Laru. Sejak awal Maret 2018 badan jalan menuju Panyabungan Timur, Mandailing Natal ini diperlebar untuk memperlancar arus lalulintas. Amatan Mandailing Online,pekan lalu, lebar badan jalan ini mencapai 12 meter setelah diperlebar yang sebelumnya hanya sekitar 6 meter. Pelabaran jalan ini […]

  • Polisi Kehilangan Jejak Pelaku Penusukan & Penembakan

    Polisi Kehilangan Jejak Pelaku Penusukan & Penembakan

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Hingga kemarin, Polres Madina masih belum menemukan keberadaan pelaku penusukan terhadap dua warga Desa Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, dan pelaku penembakan terhadap seorang warga. Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe menyebutkan, pihaknya terus melakukan pencarian dan penyisiran serta melakukan penyelidikan. Pelaku penusukan dan penembakan itu diperkirakan bersembunyi di hutan sekitar pemukiman warga. “Anggota […]

  • Gaji Bidan PTT 6 Bulan Tahun 2017 di Madina Raib

    Gaji Bidan PTT 6 Bulan Tahun 2017 di Madina Raib

    • calendar_month Selasa, 18 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aneh bin ajaib, gaji Bidan PTT di Madina tak cair di bulan Maret hingga Agustus 2017, tetapi bulan September hingga Desember justru cair. Lalu raib kemana uang gaji selama 5 bulan itu? Puluhan Bidan PTT pun mengadukan nasib mereka ke DPRD Madina, Selasa (18/12/2018). Mereka diterima Ketua DPRD Madina H. Maraganti […]

expand_less