Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Oknum Brimob Diduga Aniaya dan Peras Warga Labura

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
  • print Cetak


LABUHANBATU:
Oknum Brimob yang di BKO kan di PTPN4 Kebun Berangir berinisial Her, Har, dan AR alias Bdl diduga kuat melakukan
tindak pemerasan terhadap warga Pulo Dogom Desa Silumajang Kabupaten Labura. Warga diporoti sebesar Rp 10 juta. Kejadian itu, Rabu 10 Agustus 2011 sekitar pukul 07.10 Wib.

Tak hanya itu, ketiga oknum tersebut juga memborgol dan memukuli korban dibagian perutnya ketika memanen sawit di Kebun milik warga yang berjarak lebih kurang 250 meter dari batas kebun milik Negara itu.

Kejadian bermula ketika korban Karim Pasaribu warga Pulo Dogom, beserta supirnya Dian memanen sawit dipagi hari itu. Ketika itu mereka didatangi ketiga oknum Brimob dengan bersenjata laras panjang. Oknum membentak korban dan mengatakan kalau kelapa sawit yang berada di dalam mobil taft pick up milik korban adalah milik perkebunan Brangir. “Mereka datang langsung membentak dan mengatakan tandan buah segar (TBS) Kelapa sawit kami milik kebun berangir,” kata korban Karim pasaribu didampingi istrinya, Rabu 10 Agustus 2011kepada wartawan di kediamannya.

Karim dengan tegas menampik tuduhan itu. Karena tidak puas dengan jawaban korban, ketiga oknum itu langsung meletuskan senjata laras panjang diduga berjenis SS1V1 dan kemudian meminta uang senilai Rp100 juta kepada korban agar tidak mempersalahkan hal itu. “Oknum terus meminta uang. Karena kubilang tidak ada uang, mereka mengatakan mana bisa begitu,” tutur korban.

Akhirnya karena takut mobilnya dibawa ketiga oknum tersebut, dengan pasrah korbanpun bersedia memberikan uang sebesar Rp10 juta setelah
terus didesak ketiga oknum ini. Tak puas sampai disitu, setelah menyerahkan uangnya korban juga diborgol hingga korban berontak dan dadanya dipukul dengan popor senjata. Kemudian disungkurkan ke tanah. Tidak hanya Karim yang menjadi sasaran penganiayaan, supir korban Dian juga mendapatkan
perlakuan serupa. Kejadian itu kemudian mendapat perhatian ratusan warga dan mendatangi lokasi kejadian meminta agar borgol di tangan
korban dilepaskan.

Namun, saat itu para oknum tersebut berdalih kehilangan kunci. Akhirnya warga kemudian melepaskan borgol kedua korban dengan menggunakan jarum peniti. Paska kejadian itu Dian supir korban mengalami trauma mendalam. Sedangkan Karim sendiri mengeluhkan sesak di dadanya. Asisten SDM PTPN4 Kebun Berangir Syahbana Rangkuti ketika dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui masalah tersebut. “Saya baru tahu masalah ini. Jadi saya belum bisa menjelaskan,” katanya.

Sementara Mangadi Papam Perusahan ini membenarkan ada tiga orang oknum Brimob yang di BKO kan di perusahaan itu. Mangadi membantah terjadi penganiayaan, pemerasan dan letusan senjata di lokasi kejadian. Namun dia tidak menampik ketiga oknum itu memegang uang Rp10 juta yang diterima dari korban. Dia berdalih Karim Pasaribu telah melakukan percobaan penyuapan terhadap ketiga oknum tersebut.

Sehingga mereka (oknum Brimob) juga berniat melaporkan hal itu ke Mapolsek NA IX-X. Ketika ditanya mengapa uang Rp10 juta tersebut tetap diterima oleh ketiganya, Mangadi berdalih, diterimanya uang itu guna sebagai barang bukti.(fh)
Sumber :

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idris Laena bantah peras BUMN

    Idris Laena bantah peras BUMN

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Anggota DPR RI dari Idris Laena menegaskan dirinya tidak pernah melakukan pemerasan sama sekali terhadap BUMN seperti yang disampaikan Menteri Dahlan Iskan. “Atas tuduhan tersebut, saya menyatakan dengan tegas, tidak benar sama sekali,” kata Idris Laena dalam keterangan persnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis. Ia menambahkan, dirinya juga kecewa kepada Dahlan […]

  • Didesak Pembangunan RSU Panyabungan Tahun 2014

    Didesak Pembangunan RSU Panyabungan Tahun 2014

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Foto gedung RSU Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait gagalnya pembangunan gedung baru RSU Panyabungan tahun ini, masyarakat Mandailing Natal (Mdina) tetap berharap agar dilanjutkan tahun 2014. Dana anggaran pembangunan RSU Panyabungan dan alat kesehatan bersumber dari Bantuan Daerah Bawaan (BDB) tahun 2013 sebesar 35 milyar rupiah gagal terrealisasi akibat tersandung kasus. “Meski begitu, kita […]

  • Kementan Bantu Korban Bencana Madina

    Kementan Bantu Korban Bencana Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) menerima bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam. Penyerahan bantuan dilakukan di pendopo rumah dinas bupati yang pada diwakili Staf Ahli oleh Kementan dan diterima langsung oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi, […]

  • Tol Sumatera, pusat hanya janji

    Tol Sumatera, pusat hanya janji

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Ditegaskannya, bahwa selama ini masyarakat Sumatera hanya mendapatkan janji tentang rencana pembangunan jalan Trans Sumatera. “Rencana pembangunan Trans Sumatera harus direalisasikan dan jangan ditunda lagi, karena sejak 15 tahun yang lalu pemerintah […]

  • Jangan Biarkan Illegal Logging dan Togel Marak di Madina

    Jangan Biarkan Illegal Logging dan Togel Marak di Madina

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Portibi DNP) : Dugaan aktifitas praktik perambahan hutan secara liar di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal, diminta jangan dibiarkan. Oleh karena itu Kepala Kepolisian Daerah (Kapoldasu), Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro diminta turun tangan terhadap praktik ilegal tersebut. Apalagi, menurut informasi diterima, perambahan hutan secara liar […]

  • Perjalanan Mantan Wartawati AS Menggapai Islam

    Perjalanan Mantan Wartawati AS Menggapai Islam

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lahir dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga penganut Kristen Lutheran di Missouri, Amerika Serikat, Kristin Szremski tidak pernah merasa puas dengan kehidupan spiritualnya. Hal itu lantas mendorongnya untuk berpindah keyakinan ke agama Katolik di usia 40 tahun. Namun, pada 2001, perempuan itu akhirnya memilih Islam sebagai tempat berlabuh. Sejak itulah ia merasakan kebahagiaan yang sempurna dalam […]

expand_less