Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
  • print Cetak

sambut PTUN 040112

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kehadiran KP-USU dalam usaha pembukaan kebun sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) masih pro kontra ditengah berlanjutnya sidang di PTUN Medan.

Kasus KP-USU ini mencuat setelah pihak Polres Madina menyetop aktivitas KP-SU di lapangan pada bulan Oktober 2012 karena izin lokasi dan izin usaha perkebunan KP USU telah berakhir pada tanggal 28 Januari 2012, dan adanya gugatan pihak KP-USU ke PTUN Medan setelah bupati Madina mencabut izinnya.

Kepala Desa Tabuyung, Majeli lubis menjawab wartawan, Jum’at (4/1) mengatakan bahwa masyarakat hingga saat ini tetap menolak keberadaan KP-USU di wilayah tanah wilayat mereka karena sampai saat ini pihak KP-USU tidak pernah ada niat baiknya untuk memberikan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah lahan perkebunan.

Majeli Lubis membeberkan bahwa kurang lebih 12 tahun KP-USU beroperasi, tetapi bukti lahan plasma kepada masyarakat belum jelas nasibnya. Kondisi 12 tahun itu mengindikasikan tidak adanya niat baik perusahaan terhadap realiasi plasma kepada masyarakat setempat sebagaimana diamantkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007 tentang Pedoman Izin Usaha Perkebunan.

“Meskipun nantinya dalam persidangan Tata Usaha Negara KP-USU dimenangkan, masyarakat tetap menolak, karena sudah jelas izin mereka sudah di cabut oleh Pemerintah Daerah toh mengapa hingga saat ini terus melakukan penanaman, berarti dalam hal ini KP- USU benar-benar tidak mentaati aturan hukum yang berlaku,” katanya.

“Terkait dengan adanya jalan yang katanya dibangun oleh KP-USU, ini merupakan pembohongan publik karena sebelum KP-USU berada di Kecamatan Muara Batang Gadis, jalan tersebut telah di bangun oleh PT.Keang Nam, jadi hingga saat ini hanya rugi yang terus dirasakan oleh masyarakat di empat desa ini atas kehadiran KP-USU,” ungkap Majeli Lubis yang di amini oleh aparat desa Singkuang II, Suka Makmur dan Desa Manuncang.

Hal senada disampaikan Kades Manuncang Madoro Pulungan, yang mana saat ini KP-USU masih terus beroperasi meski izin mereka telah di cabut oleh pemerintah. Dan dia menyatakan bahwa masyarakat di empat desa tersebut tetap terus menolak kehadiran KP- USU karna selama ini dirasakan selalu melakukan pembohongan publik.

“Yang anehnya bibit yang mereka tanami pada 26 Desember 2012 lalu dengan luas 170 hektare merupakan bibit yang didatangkan dari Pekan Baru, dengan arti kata bukan bibit yang di buat oleh KP-USU itu sendiri,” terangnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto Bugilnya Beredar di Internet, Artis Jenny Cortez Nangis

    Foto Bugilnya Beredar di Internet, Artis Jenny Cortez Nangis

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Foto bugilnya beredar di internet, Jenny Cortez didamprat orangtua. “Aku sempat nangis, lemes karena foto itu beredar di internet,” kata bintang film Air Terjun Pengantin itu, saat ditemui di FX Plaza, Jakarta, kemarin. Jenny mengaku foto tersebut merupakan koleksi pribadinya. “HP (hand phone)- ku hilang, mungkin orang yang menemukan HP itu langsung memajangnya […]

  • Golkar Madina Salurkan Bahan Pangan di Semua Dapil

    Golkar Madina Salurkan Bahan Pangan di Semua Dapil

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Madina, Senin (13/4/2020) menyalurkan bahan pangan dalam menanggulangi dampak sosial ekonomi akibat Covid-19. Bantuan ini bersumber dari gaji anggota DPRD Madina dari Partai Golkar yang dipotong 3 bulan. Bahan pangan itu meliputi beras 10 ton, minyak makan 1 ton dan telur 250 papan. Ditambah masker. Bantuan bahan pangan […]

  • Empat Tahun Plt, Akhirnya Madina Punya Sekda Defenitif

    Empat Tahun Plt, Akhirnya Madina Punya Sekda Defenitif

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memiliki Sekda defenitif di era pemerintahan bupati Dahlan Hasan Nasution. Gozali Pulungan,SH.MM dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) oleh Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di gedung Serbaguna, Panyabungan, Selasa (1/10/2019). Pelantikan itu berdasar Surat Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/0812/K/2019 tanggal 30 September 2019. Berdasar catatan Mandailing […]

  • Lagi Emak Emak Pengajian Panyabungan III Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    Lagi Emak Emak Pengajian Panyabungan III Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Lagi Lagi dukungan dan doa dari kalangan masyarakat terus mengalir ke Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. Kali ini, dukungan penuh di deklarasikan kaum ibu ibu pengajian Haddad Kelurahan Panyabungan III ke pasangan berjargon “Onma” tersebut. Demi […]

  • 11 prioritas nasional ditetapkan pemeritah

    11 prioritas nasional ditetapkan pemeritah

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Implementasi program pembangunan jangka menengah diterjemahkan pemerintah dengan penetapkan 11 program nasional dalam RAPBN 2012, sebagaimana dikatakan Presiden Susilo B Yudhoyono dalam pidato pengantar nota keuangan pemerintah di depan Sidang Paripurna DPR/DPD, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa. Sidang dengan agenda mendengar kebijakan keuangan pemerintah dan belanja negara itu merupakan agenda tahunan sehari menjelang […]

  • Ketika Kemiskinan Kian Meningkat, Orang Kaya Tetap Beli Mobil Mewah

    Ketika Kemiskinan Kian Meningkat, Orang Kaya Tetap Beli Mobil Mewah

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah Berdasarkan hasil pengukuran Gross National Income (GNI) atau pendapatan nasional bruto per kapita, Indonesia masuk dalam negara termiskin nomor 100 di dunia. Sedangkan dikutip dari World Population Review, Indonesia masuk dalam urutan ke-73 negara termiskin di dunia karena pendapatan nasional bruto RI tercatat US$3.870 per kapita pada 2020. […]

expand_less