Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

H. Aswin Siap Hibahkan 70 Ha Lahan Kantor Gubernur Sumteng

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 28 Jun 2019
  • print Cetak

H. Aswin Parinduri (tengah)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Wacana lanjutan pendirian Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng) terus bergulir. Pemekaran dari Sumatera Utara.

Dan banyak pihak berharap agar ibukota Sumteng ditetapkan di Mandailing Natal (Madina).

Bahkan Ketua Himpunan Keluarga Besar Mandailling (HIKMA) Sumatera Utara, H. Aswin Parinduri menyatakan bersedia menghibahkan sekitar 70 hektar lahan di Madina untuk komplek perkantoran gubernur Sumatera Tenggara.

Itu dikatakan H. Aswin menjawab wartawan di Panyabungan, Madina, Jum’at (28/6/2019).

Aswin menyatakan harapannya kepada Presiden RI Jokowi mempertimbangkan Madina sebagai ibukota Provinsi Sumteng jika pemekaran digulirkan kelak.

Diungkapkannya, Madina memiliki banyak kelayakan sebagai ibukota Provinsi Sumteng. Diantaranya bahwa Madina merupakan daerah terluas di Sumtaera Utara (Sumut), dimana Madina ¼ dari total luas Sumut.

Selain itu, Madina memiliki pelabuhan laut Palimbungan di Pantai Barat Madina. Madina juga bakal memiliki bandar udara di Bukit Malintang.

Di sisi sumber daya alam, Madina juga menyimpan banyak potensi, meliputi perkebunan, pertambangan dan energi.

Wacana pendirian Provinsi Sumteng kembali mengemuka setelah sejumlah anggota DPRD Sumut mencuatkan wacana ini. Proses pendirian provinsi ini sempat terhenti akibat moratorium pemekaran daerah daerah dilakukan pemerintah Indonesia beberapa tahun lalu.

Hingga kini moratorium itu belum dicabut pemerintah.

Sebelumnya, Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman, Kamis (20/6), mengatakan, penguliran kembali rencana pembentukan Provinsi Sumteng ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan. Dengan keterbatasan APBD Sumut saat ini, agak sulit bagi pemerintah daerah untuk jor-joran dalam menjalankan program pembangunan, baik pembangunan manusia maupun infrastruktur.

“Akhir-akhir ini kami sudah membahasnya beberapa kali, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada rekomendasi,” kata Wagirin kepada wartawan,

Menurut Wagirin, seluruh pemerintah kabupaten/kota yang akan bergabung menjadi satu provinsi tersebut telah siap untuk melebur.

Adapun rencana pemekaran ini, akan menyatukan setidaknya lima daerah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara dan Mandailing Natal.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekerasan Seksual Merajalela, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

    Kekerasan Seksual Merajalela, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Warga Kota Padangsidimpuan digemparkan dengan kasus seorang siswi SMU yang dikabarkan menjadi korban kekerasan seksual (pemerkosaan) oleh seorang supir angkot di dalam angkot tersangka/pelaku. Menurut keterangan ataupun laporan Kasi Humas, Polres Padangsidimpuan, AKP K Sinaga menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa siswi SMU tersebut ketika pulang sekolah menaiki angkot […]

  • Sejarah Toge Taing Tumpat

    Sejarah Toge Taing Tumpat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Pernah Dicicipi Amin Rais PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Siapa tak kenal toge Panyabungan. Toge ini mashur bukan saja bagi masyarakat Mandailing Natal, tetapi juga terkenal di Sumatera Utara. Salah satu toge Panyabungan yang populer adalah toge Taing Tumpat. Bahkan tokoh nasional, Amin Rais pernah singgah di sini. Toge Panyabungan adalah makananan sejenis kolak campuran dari […]

  • Guru Olahraga Pukuli Wartawan

    Guru Olahraga Pukuli Wartawan

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Seorang wartawan jadi sasaran amuk seorang guru olahraga di SMA Negeri 1 Siabu, Madina, Kamis (21/7). Adalah Todung Mulya Lubis, wartawan media cetak terbitan Medan yang harus menderita luka lebam di bagian wajah karena dipukuli oleh sang guru tersebut. Tidak terima diperlakukan seperti itu, Todung membawa kasus ini ke kantor polisi. (FOTO ridwan) MELAPOR […]

  • DIM RUU Perawat Masuk DPR

    DIM RUU Perawat Masuk DPR

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pembahasan RUU Keperawatan di parlemen segera dimulai. Setelah rangkaian demonstrasi dari para perawat yang menuntut agar RUU segera disahkan, Kementerian Kesehatan akhirnya pada 13 Agustus 2013 mengirim daftar inventaris masalah (DIM) RUU tersebut ke DPR. “Iya, sudah masuk ke komisi kami,” kata Wakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf saat dihubungi kemarin (14/8). […]

  • Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

    Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah tokoh Madina meminta agar pembangunan monumen Jenderal Abdul Haris Nasution berlokasi di Mandailing Julu, bukan di Panyabungan. Pilihan Mandailing Julu sebagai lokasi monument berpijak pada sejarah kelahiran sang jenderal, karena Ulu Pungkut Jae yang berada di kawasan Mandailing Julu merupakan kampung halaman Jenderal Abdul Haris Nasution. Hal itu disampikan para […]

  • Semuanya Habis, Yang Tertinggal Hanya Baju di Badan

    Semuanya Habis, Yang Tertinggal Hanya Baju di Badan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – “Yang tertinggal hanya baju di badan”. Cuma itu yang mampu diucapkan Ali Syahbana, salah seorang korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Dia menceritakan, ketika kebakaran terjadi, dia masih berada bekerja di tempat lain. Begitu datang yang mengabari, dia langsung berlari menuju desa. “Saya mendapati rumah sudah […]

expand_less