Kamis, 14 Mei 2026
light_mode

Agar Polemik Berakhir, Kuncinya di Tangan SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
  • print Cetak

Erwin Efendi Lubis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis mendesak PT SMGP agar lebih responsif dan bertanggungjawab terhadap warga Sibanggor Julu.

Polemik yang berkepanjangan di Madina akhir-akhir ini, menurut Erwin, akibat manajemen PT SMGP tidak mampu menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.

Akibatnya pemerintah daerah berada dalam posisi sulit.

Itu disampaikan Erwin kepada wartawan dalam temu pers di ruang kerjanya gedung DPRD Madina, Senin (19/09/2022) terkait polemik yang terjadi di wilayah kerja PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) terhadap warga Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina, Sumatera Utara.

Dia juga menghimbau semua pihak harus memandang masalah SMGP dengan Desa Sibanggor Julu itu secara objektif.

“Kita tidak mengingkari bahwa perusahaan ini membawa efek positif dan pasti ada juga efek negatifnya,” ungkap politisi Partai Gerindara ini.

Oleh katena itu, dia menyatakan bahwa semestinya perusahaan harus betul-betul mencari cara untuk bisa berhubungan secara harmonis dengan masyarakat sekitar supaya disaat ada permasalahan bisa diselesaikan dengan baik.

Dan yang paling parah, imbuh Erwin, ketidakharmonisan itu dimanfaatkan oleh kelompok luar, lalu digoreng untuk kepentingan kelompok-kelompok tertentu, “yang pada akhirnya tidak ada lagi objektivitas kita semua pihak untuk mencari solusi atas ini,” katanya.

“Jadi kepada perusahaan juga saya sudah berapa kali sampaikan secara langsung atau secara tulisan, (bahwa) tidak ada alasan perusahaan untuk tidak mengharmoniskan hubungan dengan masyarakat,” ulang Erwin.

Pernyataan ketua DPRD Madina itu mengacu pada beberapa peristiwa keracunan warga Sibanggor Julu dalam beberapa tahun terakhir akibat di wilayah kerja SMGP. Peristiwa terakhir sebanyak 8 warga Sibanggor Julu dilarikan ke rumah sakit, Jum’at (16/09/2022) lalu yang diduga akibat terpapar zat H2S dari instlasi milik SMGP.

Tentang peristiwa Jum’at itu, Erwin menghimbau semua pihak harus bisa menahan diri dan menunggu apa hasil medis dari pemeriksaan kedelapan warga tersebut, sebelum memberikan statemen, yang dikhawatirkan dapat memperkeruh suasana.

“Saya menilai, apa yang terjadi (saat ini) adalah masalah ketidakharmonisan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar. Dan hal ini tidak perlu dijadikan polemik yang terlalu berkepanjangan,” ujarnya

Di sisi lain, Erwin mengungkap bahwa pemerintah daerah hingga saat ini telah berulang kali melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan dengan perusahaan dalam menyelesaikan persolan-persoalan yang timbul antara perusahaan dengan masyarakat.

“Pemerintah daerah saat ini dalam posisi yang sulit. Kehadiran investor sangatlah dibutuhkan pemerintah daerah. Hanya saja, polemik yang terjadi sebenarnya adalah perselisihan antara masyarakat di sekitar dengan perusahaan. Dan pemerintah daerah hingga saat ini tidak hanya diam, sudah banyak usaha yang kami lakukan,” jelasnya.

Diceritakannya, terkait kejadian pada Jumat (16/09/2022) lalu, ia menjelaskan bahwa dirinya saat itu sedang tidak berada di Madina.

Setibanya di Madina, Erwin langsung melakukan komunikasi dengan bupati Madina terkait peristiwa tersebut. Dan berdasarkan keterangan yang ia terima. Bupati memberikan respon positif, “hanya saja bupati tidak ingin menimbulkan gejolak di masyarakat”.

“Terkait masalah ini saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat di Madina, dan para tokoh asal Madina, baik di luar Madina maupun di Madina sendiri, agar tidak memandang masalah ini secara sepihak saja terkait peristiwa di PT SMGP. Silahkan berikan komentar yang sesuai dengan fakta dan bukti. Saya sangat mendukung itu. Sebab, dengan adanya hal itu, kita bisa dapat mencari solusi yang terbaik buat masyarakat, bukan untuk kelompok-kelompok tertentu,” ujarnya.

Menjawab wartawan tentang sejauh mana kewenangan pemerintah daerah dalam menyikapi polemik terkait PT SMGP ini, Erwin menjawab bahwa, kewenangan pemerintah daerah sangat terbatas, sebab izin PT SMGP izinnya berasal dari pemerintah pusat.

Sekedar catatan, PT SMGP merupakan investor yang mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang didatangkan pemerintah Indonesia, berlokasi di beberapa desa Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Harus Evaluasi Perusahaan Perkebunan Yang Membandel

    Pemkab Madina Harus Evaluasi Perusahaan Perkebunan Yang Membandel

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) masih banyak perkebunan yang diduga dengan sengaja melalaikan tanggungjawab membangun plasma untuk masyarakat sekitar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Itu diungkapkan Ali Mutiara Rangkuty, tokoh masyarakat Pantai Barat Madina yang juga mantan anggota DPRD Madina kepada wartawan,Rabu (22/10/2014) di Panyabungan. “Terdapat beberapa agenda yang masih jalan ditempat […]

  • Keberhasilan Dunia Pendidikan Madina Dimata Pengamat” Rapor Merah “

    Keberhasilan Dunia Pendidikan Madina Dimata Pengamat” Rapor Merah “

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei menjadi salah satu hari yang bertujuan tidak hanya mengenang jasa Ki Hajar Dewantara dalam mencerdaskan bangsa, namun dijadikan sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan. Momen hari pendidikan juga kerap dijadikan untuk mengkaji […]

  • Total 15 Desa Diterjang Bandang di Palas

    Total 15 Desa Diterjang Bandang di Palas

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG LAWAS (Mandailing Online) – Berdasar data BNPB, total 15 desa menjadi terjangan banjir bandang di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara. Desa-desa itu meliputi Desa Tanjung Baru, Muara Malinto, Tandolan, Siadam, Tamiang, Pasar Tamiang, Tanjung Barani, Manggis, Pinarik, Siojo, Paran Manggis, Huta Nopan, Tangga Batu, Paran Dolok, dan Desa Aek Sorik. Banjir bandang terjadi […]

  • Bupati Madina Bertemu Menteri Perhubungan, Bandara Madina Kian Berprogres

    Bupati Madina Bertemu Menteri Perhubungan, Bandara Madina Kian Berprogres

    • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pertemuan antara Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution dengan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, di Jakarta, menghasilkan titik terang perceoaan pembangunan bandar udara di daerah ini. Pertemuan yang berlangsung pada 8 Agustus 2018 di Kementerian Perhubungan RI itu membahas progres-progres lanjutan pembangunan bandara yang berada di Bukit Malintang, Mandailing […]

  • Sukseskan PIN Puskesmas Panyabungan Timur Buka 16 Pos

    Sukseskan PIN Puskesmas Panyabungan Timur Buka 16 Pos

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional yang diselenggarakan secara serentak secara nasional pada tanggal 8 – 15 Maret 2016 , Puskesmas Gunung Baringin buka 16 pos Pin. Pos pin ini tersebar di 14 desa dan 1 kelurahan yang ada  di Kecamatan Panyabungan Timur. Kepala Puskesmas Gunung Baringin Mukhlis Nasution kepada Mandailing […]

  • Hak Interpelasi Bukan Menjatuhkan Bupati

    Hak Interpelasi Bukan Menjatuhkan Bupati

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengusulan hak interpelasi kepada bupati Madina bukan dalam rangka menjatuhkan sang kepala daerah, melainkan meminta penjelasan soal kondisi Madina dan pengelolaan pemerintahan yang dinilai banyak masalah dewasa ini. Dalam temu pers, Rabu (10/12) Ketua Fraksi Golkar Madina, As Imran Khaitamy Daulay menyatakan bahwa usul hak interplasi DPRD Madina bertujuan […]

expand_less