Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
  • print Cetak
Dua pelajar berjalan di koridor  lantai 2 ruko Pasar Kotanopan

Dua pelajar berjalan di koridor lantai 2 ruko Pasar Kotanopan

KOTANOPAN (Mandailing Online) : Perubahan lantai 2 ruko pasar Kotanopan menjadi lokasi mesum, ditengarai akibat tidak beresnya manajemen pasar.

Monopoli kepemilikan toko ditengarai menjadi salah satu penyebab unit-unit toko di lantia 2 tak dipakai untuk berjualan.

Sejumlah warga mengatakan bahwa unit-unit toko di lantai 2 diduga dibeli atau disewa pedagang yang berjualan di lantai bawah, tetapi hanya dipakai untuk gudang. Artinya selain memiliki toko di lantai bawah, mereka juga membeli di lantai 2.

Selain manajemen pasar yang baik, perubahan menjadi lokasi mesum di lantia 2 juga akibat tidak adanya tindakangan tegas dari tokoh masyarakat setempat atau pihak terkait untuk melarang tempat ini menjadi ajang mesum.

“Menjadi pertanyaan besar adalah kenapa ruko di lantai 2 tidak dijadikan tempat berjualan? Sebab kalau ruko lantai 2 ini dijadikan tempat berjualan tentunya akan ramai. Pembeli akan hilir mudik lewat, jadi tidak mungkin orang mau pacaran di tempat yang ramai,” kata tokoh pemuda mandailing Julu, Ahmad Efendi.

 “Jujur saja, sepengetahuan kita, ruko lantai 2 ini hampir semuanya dijadikan tempat gudang oleh mereka yang berjualan di lantai 1. Bahkan dari hasil penjejakan kita, mereka yang berjualan di sini ada yang menyewa ruko ini sampai 4 hingga 5 unit ruko. Inikan lucu, masa seseorang dikasih jumlahnya sebegitu banyak, padahal banyak warga yang mau berjualan tapi tidak bisa karena semua sudah mereka sewa. Seharusnya pembagian ruko ini proporsional, begitu juga dengan penempatan yang berjualan,” ujarnya.

“Misalnya, kalau kebijakan Dinas Pasar ada, dengan menempatkan semua penjual pakaian di lantai II, saya yakin lantai 2 ini pasti didatangi orang. Atau sebaliknya, dilantai 1 semuanya jualan pakaian sedangkan di lantai 2 semuanya grosir. Dengan begini, lantai  2 ini akan ramai oleh pembeli, jadi tidak ada kesempatan warga untuk mojok di situ,” ujarnya.

Disebutkannya, ruko itu dibagun untuk tempat berjualan, bukan untuk gudang. Kemudian, sistem sewa ruko ini juga tidak jelas mekanismenya, apakah sistem sewa atau hak milik.

“Setahu kita para pedagang di sini adalah menyewa, bukan hak milik. Kalau sewa berarti setiap tahun berarti ada perpanjangan dan evaluasi. Kalau tidak memungkinkan berikan kepada penyewa lain,” katanya.

Komentar senada juga datang dari warga lainnya, Abdul Harits Lubis. “Caranya agar tempat ini jangan dijadikan tempat mesum tidak lain harus memungsikan ruko untuk berjualan, bukan sebaliknya untuk gudang. Wajar orang tidak mau ke atas karena di situ semua ruko menjadi gudang, coba kalau difungsikan pasti akan berubah,” ucapnya.

Pengawasan di lantia 2 juga tidak ada. Buktinya, di lantai 2 orang bebas keluar masuk karena tidak ada pintunya. Baik siang atau malam, lantai 2 ini selalu didatangi orang dengan tujuan yang berbeda-beda, ada yang  pacaran, minum-minuman keras, buang hajat dan tempat mangkal siswa bolos sekolah. Aroma bau pesing juga menusuk hidung.

Baik Efendi Lubis maupun Abdul Harits berharap kepada Pemkab Madina menjalankan mekanisme dengan tegas lantai 2 berfungsi dengan baik.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari pihak pasar tentang pengelolaan ruko pasar Kotanopan ini. Mandailing Online masih berupaya melakukan konfirmasi.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Medan-Berastagi Kembali Normal

    Jalur Medan-Berastagi Kembali Normal

    • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemilik Bus Rugi Puluhan Juta Pemilik Bus Rugi Puluhan Juta BERASTAGI, (MO)- Jalan Negara jalur Medan-Tanahkaro-Kutacane yang sempat mengalami lumpuh total Jumat ( 15/2), berangsur normal pada Sabtu (16/2). Kerja keras petugas menggunakan alat berat sejak Jumat malam, berhasil membuka jalur utama yang menghubungkan 2 propinsi dan 12 kabupaten ini. Setelah berfungsi normal sekira pukul […]

  • Lahan BUMD di Madina Diduga Dikuasai Mafia Tambang. Pengamat Desak Gubsu Bertindak

    Lahan BUMD di Madina Diduga Dikuasai Mafia Tambang. Pengamat Desak Gubsu Bertindak

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ||Mandailing Online-  Dugaan penguasaan lahan milik PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU) oleh aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Patiluban, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, menuai sorotan. Pengamat hukum dan sosial Zakaria Rambe mendesak Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution turun tangan. Menurutnya, ketegasan kepala daerah diperlukan agar aset BUMD Sumut tidak menjadi korban […]

  • Biaya Pembuatan KTP di Madina Mancapai Rp50.000

    Biaya Pembuatan KTP di Madina Mancapai Rp50.000

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasa keberatan. Pasalnya, biaya pembuatan Kartu Keluarga (KK) disebut mencapai Rp20.000 dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Rp50.000. Mahalnya biaya pembuatan KK dan KTP tersebut terungkap saat puluhan massa tergabung dalam Barisan Muda Mandailing Natal (Madina) terdiri dari PC PMII Madina, Madina Institute, Pantai Barat Mandailing Foundation, PMP Madina, IMA […]

  • Sarjana yang Menganggur Meningkat

    Sarjana yang Menganggur Meningkat

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyatakan bahwa besarnya nilai ekspor tidak serta merta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab, jumlah pengangguran terdidik di Indonesia justru meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per Agustus 2010, tingkat pengangguran lulusan universitas sebesar 11,92 persen. Sedangkan pengangguran lulusan sekolah dasasr ke bawah hanya 3,81 persen. Sekretaris Kementerian PPN/Bappenas Syahrial […]

  • Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014. (Sumber : http://www.madina.go.id/pengumuman-peserta-ujian-dan-jadwa…/) untuk nama peseta clik : http://www.madina.go.id/…/Jadwal-Ujian-TKB-Test-Kompetensi-…

  • Madina Kembali Lakukan Gerakan Pangan Murah

    Madina Kembali Lakukan Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) menyalurkan tujuh ton beras premium, Rabu (23/9/2025), di pasar Eks Bioskop Tapanuli, Panyabungan. Ini merupakan gerakan ketujuh kalinya sejak 31 Agustus 2025 dengan tujuan menjaga stabilitas harga beras. Sama seperti sebelumnya, Pemkab Madina mematok harga Rp60 ribu untuk setiap […]

expand_less