Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
  • print Cetak
Dua pelajar berjalan di koridor  lantai 2 ruko Pasar Kotanopan

Dua pelajar berjalan di koridor lantai 2 ruko Pasar Kotanopan

KOTANOPAN (Mandailing Online) : Perubahan lantai 2 ruko pasar Kotanopan menjadi lokasi mesum, ditengarai akibat tidak beresnya manajemen pasar.

Monopoli kepemilikan toko ditengarai menjadi salah satu penyebab unit-unit toko di lantia 2 tak dipakai untuk berjualan.

Sejumlah warga mengatakan bahwa unit-unit toko di lantai 2 diduga dibeli atau disewa pedagang yang berjualan di lantai bawah, tetapi hanya dipakai untuk gudang. Artinya selain memiliki toko di lantai bawah, mereka juga membeli di lantai 2.

Selain manajemen pasar yang baik, perubahan menjadi lokasi mesum di lantia 2 juga akibat tidak adanya tindakangan tegas dari tokoh masyarakat setempat atau pihak terkait untuk melarang tempat ini menjadi ajang mesum.

“Menjadi pertanyaan besar adalah kenapa ruko di lantai 2 tidak dijadikan tempat berjualan? Sebab kalau ruko lantai 2 ini dijadikan tempat berjualan tentunya akan ramai. Pembeli akan hilir mudik lewat, jadi tidak mungkin orang mau pacaran di tempat yang ramai,” kata tokoh pemuda mandailing Julu, Ahmad Efendi.

 “Jujur saja, sepengetahuan kita, ruko lantai 2 ini hampir semuanya dijadikan tempat gudang oleh mereka yang berjualan di lantai 1. Bahkan dari hasil penjejakan kita, mereka yang berjualan di sini ada yang menyewa ruko ini sampai 4 hingga 5 unit ruko. Inikan lucu, masa seseorang dikasih jumlahnya sebegitu banyak, padahal banyak warga yang mau berjualan tapi tidak bisa karena semua sudah mereka sewa. Seharusnya pembagian ruko ini proporsional, begitu juga dengan penempatan yang berjualan,” ujarnya.

“Misalnya, kalau kebijakan Dinas Pasar ada, dengan menempatkan semua penjual pakaian di lantai II, saya yakin lantai 2 ini pasti didatangi orang. Atau sebaliknya, dilantai 1 semuanya jualan pakaian sedangkan di lantai 2 semuanya grosir. Dengan begini, lantai  2 ini akan ramai oleh pembeli, jadi tidak ada kesempatan warga untuk mojok di situ,” ujarnya.

Disebutkannya, ruko itu dibagun untuk tempat berjualan, bukan untuk gudang. Kemudian, sistem sewa ruko ini juga tidak jelas mekanismenya, apakah sistem sewa atau hak milik.

“Setahu kita para pedagang di sini adalah menyewa, bukan hak milik. Kalau sewa berarti setiap tahun berarti ada perpanjangan dan evaluasi. Kalau tidak memungkinkan berikan kepada penyewa lain,” katanya.

Komentar senada juga datang dari warga lainnya, Abdul Harits Lubis. “Caranya agar tempat ini jangan dijadikan tempat mesum tidak lain harus memungsikan ruko untuk berjualan, bukan sebaliknya untuk gudang. Wajar orang tidak mau ke atas karena di situ semua ruko menjadi gudang, coba kalau difungsikan pasti akan berubah,” ucapnya.

Pengawasan di lantia 2 juga tidak ada. Buktinya, di lantai 2 orang bebas keluar masuk karena tidak ada pintunya. Baik siang atau malam, lantai 2 ini selalu didatangi orang dengan tujuan yang berbeda-beda, ada yang  pacaran, minum-minuman keras, buang hajat dan tempat mangkal siswa bolos sekolah. Aroma bau pesing juga menusuk hidung.

Baik Efendi Lubis maupun Abdul Harits berharap kepada Pemkab Madina menjalankan mekanisme dengan tegas lantai 2 berfungsi dengan baik.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari pihak pasar tentang pengelolaan ruko pasar Kotanopan ini. Mandailing Online masih berupaya melakukan konfirmasi.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Gunung Manaon-Adian Jior Akan Dihotmix

    Jalur Gunung Manaon-Adian Jior Akan Dihotmix

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan jalan di titik Gunung Manaon-Adian Jior akan diaspal hotmix tahun ini. Titik ini sudah beberapa tahun hancur luluh lantak menyebabkan kenderaan kesulitan melewatinya. Titik ini merupakan Jalur Lingkar Dalam Barat Panyabungan yang bermula dari titik persimpangan Sarakmatua hingga pasar lama Panyabungan dan pasar baru Panyabungan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas […]

  • DPRD Madina Harus Tingkatkan Pengawasan Proyek

    DPRD Madina Harus Tingkatkan Pengawasan Proyek

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) dihimbau meningkatkan pengawasan pelaksanaan proyek pemerintah daerah tahun anggaran 2013 terutama yang dibiaya oleh APBD Madina. Itu ditekankan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Madina, Indra Gunawan Hasibuan, Rabu (4/11/2013). Menurutnya, pengawasan dilakukan oleh DPRD Madina harusnya bukan hanya terfokus pada persoalan anggaran saja, melainkan harus lebih fokus […]

  • Keterlibatan dalam Politik Kewajiban Setiap Muslim

    Keterlibatan dalam Politik Kewajiban Setiap Muslim

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Politik merupakan istilah yang masih dianggap sensitif oleh umat Islam mayoritas. Bahkan aktivitas politik juga kerap dipandang sebagai perbuatan yang buruk dan kotor. Pemahaman seperti itu muncul tidak lepas dari fakta yang terlihat dari perilaku para politisi sekarang yang menggandrungi ideologi sekuler-kapitalis maupun sosialis-komunis. Ditengah-tengah hingar bingar […]

  • Kisruh DPRD Membahayakan Madina

    Kisruh DPRD Membahayakan Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bupati Harus Sikapi Secara Bijak dan Serius PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kisruh berkepajangan di DPRD Mandailing Natal (Madina) akan membahayakan daerah jika polemik di intren lembaga legislatif itu dibiarkan berkepanjangan. Sebab, kisruh ini sudah menjadi dua kutub, yaitu kutub Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution dan kutub Ketua DPRD Madina As Imran Haitamy Daulay. […]

  • Oknum Petugas LP Siborongborong Diduga Cabuli Tahanan

    Oknum Petugas LP Siborongborong Diduga Cabuli Tahanan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siborongborong, Oknum petugas Lembaga Permasyarakatan (LP) Siborongborong berinisial RS diduga melakukan pencabulan terhadap tahanan wanita Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) yang dititipkan di LP Siborongborong. Informasi yang diperoleh Senin (25/04/2011), kejadian tersebut terjadi pada Ahad sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah RS mengeluarkan tahanan dari ruang tahanan, lalu dibawa ke ruang tamu selanjutnya disuruh masuk ke kamar […]

  • Gerindra belum ada kesepakatan koalisi

    Gerindra belum ada kesepakatan koalisi

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sudah melakukan komunikasi politik dengan partai lain dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara, 2013 mendatang. Namun, partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut belum ada melakukan kesepatakan. Ketua Tim Penjaringan dan Pendaftaran Cagubsu/Cawagubsu Partai Gerindra Sumut, Yantoni Purba mengatakan, sejauh ini Gerindra sudah membuka pembicaraan koalisi dengan hampir semua partai […]

expand_less