Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Santuni Anak Yatim di Muarasipongi, Ini Pesan Cabub Saipullah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
  • print Cetak

MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Calon bupati (Cabup) Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution kembali menyantuni anak yatim dan piatu. Kali ini giliran anak-anak yatim di Kecamatan Muarasipongi yang menerima santunan, Jumat (25/10/2024).

Kegiatan pemberian santunan bagi 100 anak yatim dan piatu se-Kecamatan Muarasipongi itu diadakan di Keluarahan Muarasipongi dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tim pemenangan Saipullah – Atika (SAHATA).

Saipullah menyampaikan, kunjungannya bersama tim ke Kecamatan Muarasipongi bagian dari silaturahmi dengan masyarakat dan meminta doa dari para anak yatim agar nantinya terpilih menjadi Bupati Madina untuk lima tahun kedepan.

“Saat ini saya mencalonkan diri sebagai calon Bupati Mandailing Natal. Mohon didoakan, semoga apa yang saya cita-citakan dapat terwujud,” pintanya.

Calon bupati yang berpasangan dengan Atika Azmi Utammi itu juga menyampaikan komitmennya jika terpilih menjadi bupati Madina akan melanjutkan ibadah sedekah gajinya kepada fakir miskin dan anak yatim.

“Mengingat saya juga saat ini merupakan Ketua Umum DPP IKANAS dohot anak boruna, kedepan kita juga akan menyantuni anak yatim dengan bantuan para dermawan yang ada di IKANAS,” ungkapnya.

Pada kegiatan sosial itu, pria bergelar adat Sutan Kumala Parhimpunan Naposo itu juga menjelaskan alasannya dalam setiap kunjungan selalu melakukan penyantunan kepada anak yatim.

“Ada dua alasan kenapa dalam setiap kunjungan saya selalu melakukan santunan kepada anak yatim dan piatu,” katanya.

Alasan pertama, kata Saipullah, sesuai Hadist Rasulullah yang berbunyi, “barang siapa yang memelihara anak yatim dan fakir miskin, tentunya akan bersama Allah SWT dan Rasulullah di surga kelak.”

Alasan kedua, Saipullah meyakini doa anak yatim adalah doa yang sangat makbul.

“Tentu saat ini saya mencalonkan diri sebagai calon bupati. Saya memohon doa kepada anak yatim agar diberikan kelancaran, sehingga nantinya bisa menjadi bupati Madina periode 2025- 2029,” sebut Saipullah.

Pada kesempatan itu, pria yang rutin melaksanakan puasa sunnah Senin -Kamis itu juga berpesan kepada para anak yatim agar menjadi anak yang rajin, pintar, soleh dan soleha.

“Jangan berkecil hati, merasa tidak ada yang menemani. Kami para orangtua masih menemani kalian,” ungkapnya.

Dia juga berpesan, para anak yatim harus taat kepada perintah orangtua supaya kelak menjadi anak yang berhasil dan mencapai apa yang dicita-citakan. (dahlan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DWI FUNGSI = Tidak percaya otoritas sipil. Jenderal Nasution perumus doktrin ‘Jalan Tengah’ TNI. Kemudian lewat doktrin yang lebih canggih, Dwi Fungsi, Jenderal Suharto memperluas peran tentara hingga jauh ke wilayah sipil dan menjadikan tentara seperti imperium pribadi. Sumber :Juliusmant

  • Tragedi Kematian Helvan Fauzi Nasution di Mata Sang Ayah Dagangan tak Laku-laku, Tenda Sudah Menunggu

    Tragedi Kematian Helvan Fauzi Nasution di Mata Sang Ayah Dagangan tak Laku-laku, Tenda Sudah Menunggu

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tragedi Kematian Helvan Fauzi Nasution di Mata Sang Ayah Kematian Helvan Fauzi Nasution rupanya meninggalkan firasat. Sang ayah Usman Nasution (60) sulit betul menjajakan dagangan saat hari kematian anak 4 itu. Biasanya laris manis, hingga Jumat (13/1) kemarin separuh saja tak habis. Lubuk Pakam, USMAN tak habis pikir. Kematian Popo, sapaan akrab Helvan Fauzi Nasution, […]

  • Karut Marut Dana Desa (bagian 3)

    Karut Marut Dana Desa (bagian 3)

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI Nomor 2 tahun 2015 Tentang “Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa” menetapkan bahwa Musyawarah Desa merupakan keputusan tertinggi dalam pengambilan keputusan menyangkut pelaksanaan Dana Desa. Tragisnya, Musyawarah Desa acapkali hanya dianggap sebagai pelengkap penderita. Substansinya diabaikan. Bahkan item-item yang […]

  • Kritik Untuk SBY “Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan”

    Kritik Untuk SBY “Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan”

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tulisan Kolonel Adjie Suradji Berisi Kritik pada SBY di Harian Kompas Oleh: Adjie Suradji Terdapat dua jenis pemimpin cerdas, yaitu pemimpin cerdas saja dan pemimpin cerdas yang bisa membawa perubahan. Untuk menciptakan perubahan (dalam arti positif), tidak diperlukan pemimpin sangat cerdas sebab kadang kala kecerdasan justru dapat menghambat keberanian. Keberanian jadi satu faktor penting dalam […]

  • Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    Dinilai Gagal Bina Anggota, Syamsir Alam Minta Bupati Copot Jabatan Kasatpol PP Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Kasat Pol PP ) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Yuri Andry dinilai gagal dalam membina anggota nya pasca keterlibatan oknum pegawai honor satpol dalam kasus pemerasan dan perkosaan terhadap inisial SN ( 20 ) warga Pidoli  yang terjadi pada rabu lewat dan […]

  • Titik Panas di Masjid Al – Muhajirin Desa Parbangunan Tidak Terkait Dengan  Aktifitas Gunung Sorik Marapi

    Titik Panas di Masjid Al – Muhajirin Desa Parbangunan Tidak Terkait Dengan Aktifitas Gunung Sorik Marapi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online – Titik panas yang muncul di Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, tidak terkait dengan peningkatan status Gunung Sorik Marapi. Jarak antara masjid dan gunung api sekitar 13 km, sehingga kemungkinan besar penyebabnya adalah kebocoran instalasi listrik. “Penyebabnya bisa bermacam macam, salah satunya setelah aliran listrik dipadamkan, suhu sempat mengalami penurunan,” […]

expand_less