Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Harga Sawit Mulai Anjlok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
  • print Cetak

Seorang petani menyusun buah sawit usai pemanenan. Ilustrasi

MEDAN (Mandailing Online) – Menjelang penetapan aturan larangan ekspor minyak goreng oleh pemerintah Indonesia mulai berdampak pada harga buah sawit.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, mengatakan, dampaknya ke petani langsung terasa. Harga TBS anjlok dalam dua hari terakhir.

Penurunannya di daerah penghasil bervariasi antara Rp 700 – Rp 1.200/kg. Padahal pekan lalu, harga rata-rata TBS di Sumut berkisar Rp 3.050 hingga Rp 3.655/kg. Iapun meminta kepada para pelaku industri sawit agar lebih serius untuk menyikapi situasi ini dan jangan berlaku culas pada saat negara butuh pengorbanan dari para pelaku sawit.

“Jangan hanya petani yg berkorban, sementara pengusaha memanfaatkan situasi untuk menambah pundi-pundi kekayaan yang belum tentu mereka nikmati semuanya,” katanya, Senin 25 April 2022.

Sementara itu, kalangan pedagang pengumpul (pengepul) kelapa sawit terkejut badan akibat kerugian yang tiba-tiba mendera mereka. Pasalnya, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami penurunan sangat drastis, sekitar Rp 1.000 – Rp 1.100/kg pada Senin (25/4/2022).

“Saya membeli dari petani pekan lalu, yakni panen Jumat dan Sabtu masih Rp 3.080 – Rp 3.150/kg, untuk dibawa ke PKS Senin, kemarin. Eh, di pabrik ternyata harga TBS anjlok seribu seratus rupiah per kilogramnya, apa tidak rugi kami. Sementara buah sawit restan, artinya buah nginap yang mengalami kesusutan bobotnya,” kata Ismail, Bolang, Julianto dan Jhonson, pedagang pegepul sawit di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa (26/4/2022)

Menurut mereka, dengan modal pembelian sawit Rp 3.150/kg, seharusnya harga jual ke pabrik sebelum anjlok bisa mencapai Rp 3.400/kg, ternyata malah anjlok, dengan harga jual hanya Rp 2.200 – Rp 2.450/kg.

“Dengan keuntungan kotor Rp 250 – Rp 300/kg sawit, di situ untuk upah angkut, jasa pekerja dan biaya BBM, eh, malah nomboknya banyak, pastinya kami terkejut badan,” ungkap mereka.

Anjloknya harga sawit juga diakui, Pijer Pandia, salah seorang pedagang pengepul sawit lainya d Kecamatan Bahorok. Mulai hari ini, Selasa (26/4/2022) ia hanya mampu membeli sawit petani di lapangan Rp 2.000 – Rp 2.050/kg.

“Hari Jumat, 22 April 2022, kita masih beli Rp 3.080/kg. Eh kemarin tersiar kabar harga sawit turun hingga Rp 1.100/kg,” katanya.

Anjloknya harga sawit, sehubungan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang ekspor minyak sawit mentah atau cpo dan produk minyak goreng.

Keputusan Jokowi ini akan tertuang dalam aturan yang akan diberlakukan 28 April 2022.

Sumber: Medan Bisnis Daily

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Habiskan 6 Milyar Per Bulan Beli Sayur Dari Luar Daerah

    Madina Habiskan 6 Milyar Per Bulan Beli Sayur Dari Luar Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebutuhan sayur mayur dan buah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih lebih banyak dipasok dari luar daerah seperti Bukit Tinggi, Tapsel dan Karo. Nilai transaksi oleh para pedagang pemasok mencapai sekitar 6 milyar per bulan. Jika petani lokal mampu memproduksi dan menyuplai ragam sayur mayur, maka uang sebesar itu tidak perlu […]

  • Kapitalis Tani

    Kapitalis Tani

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Perusahaan yang Didirikan Petani (bagian 1) Catatan : Dahlan Iskan Akankah revolusi kelembagaan petani bermula dari Wonogiri ini? Dari Wonogiri lah lembaga ”perseroan terbatas” mulai diterapkan. Sejak empat tahun lalu. Tepatnya di desa Kebon Agung, Sidoharjo. Dan kelihatannya mulai berhasil. Saya memilih lewat Ponorogo untuk ke desa ini. Jalannya mulus. Google Map bisa membawa […]

  • Sudah Dinyatakan Lolos, Ribuan Honorer K1 Gagal Kantongi NIP

    Sudah Dinyatakan Lolos, Ribuan Honorer K1 Gagal Kantongi NIP

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Sebanyak 49 ribu honorer kategori satu (K1) jangan gembira dulu. Pasalnya, meski sudah dinyatakan memenuhi kriteria (MK) oleh tim auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan sudah mendapatkan formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bukan jaminan lantas bisa mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Terbukti hingga Selasa (10/9) sudah ribuan […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014.

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014.

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari : Kamis, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 11 desember 2014 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000163 RINA HAYATI 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000164 SITI AMINAH LUBIS 3 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

  • Oleh-oleh yang Dibawa PDM dari Pesta Sains Nasional di IPB

    Oleh-oleh yang Dibawa PDM dari Pesta Sains Nasional di IPB

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masuk Kategori 3 Besar Guru Terbaik dan Segudang Pengalaman BORNEO-TAPSEL; Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) bersaing ketat di Pesta Sains Nasional IPB Bogor, pada Jumat (12/11) sampai Minggu (14/11) lalu. Pada ajang bergengsi tersebut, guru Darul Mursyid atas nama Lailina SP masuk 3 besar kategori guru terbaik pada Workshop Cara Belajar Sains yang […]

  • Rakyat Tertindas Akibat Pemimpinnya Tidak Ahli

    Rakyat Tertindas Akibat Pemimpinnya Tidak Ahli

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Khutbah Ustaz Yahyauddin Nasution di Mesjid Agung Panyabungan   Panyabungan ( MO)- Figur pimpinan yang tidak tepat salah satu penyebab munculnya ketidakadilan pada berbagai aspek, sehingga rakyat berada pada posisi tertindas. Ketidakberesan urusan pemerintahan diakibatkan dipimpin oleh pemimpin yang bukan ahlinya. Demikian inti khutbah khatib Jum’at Ustaz  H.Yahyauddin Nasution, Lc di mesjid agung An-Nur, […]

expand_less