Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Harga Sawit Mulai Anjlok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
  • print Cetak

Seorang petani menyusun buah sawit usai pemanenan. Ilustrasi

MEDAN (Mandailing Online) – Menjelang penetapan aturan larangan ekspor minyak goreng oleh pemerintah Indonesia mulai berdampak pada harga buah sawit.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, mengatakan, dampaknya ke petani langsung terasa. Harga TBS anjlok dalam dua hari terakhir.

Penurunannya di daerah penghasil bervariasi antara Rp 700 – Rp 1.200/kg. Padahal pekan lalu, harga rata-rata TBS di Sumut berkisar Rp 3.050 hingga Rp 3.655/kg. Iapun meminta kepada para pelaku industri sawit agar lebih serius untuk menyikapi situasi ini dan jangan berlaku culas pada saat negara butuh pengorbanan dari para pelaku sawit.

“Jangan hanya petani yg berkorban, sementara pengusaha memanfaatkan situasi untuk menambah pundi-pundi kekayaan yang belum tentu mereka nikmati semuanya,” katanya, Senin 25 April 2022.

Sementara itu, kalangan pedagang pengumpul (pengepul) kelapa sawit terkejut badan akibat kerugian yang tiba-tiba mendera mereka. Pasalnya, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami penurunan sangat drastis, sekitar Rp 1.000 – Rp 1.100/kg pada Senin (25/4/2022).

“Saya membeli dari petani pekan lalu, yakni panen Jumat dan Sabtu masih Rp 3.080 – Rp 3.150/kg, untuk dibawa ke PKS Senin, kemarin. Eh, di pabrik ternyata harga TBS anjlok seribu seratus rupiah per kilogramnya, apa tidak rugi kami. Sementara buah sawit restan, artinya buah nginap yang mengalami kesusutan bobotnya,” kata Ismail, Bolang, Julianto dan Jhonson, pedagang pegepul sawit di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa (26/4/2022)

Menurut mereka, dengan modal pembelian sawit Rp 3.150/kg, seharusnya harga jual ke pabrik sebelum anjlok bisa mencapai Rp 3.400/kg, ternyata malah anjlok, dengan harga jual hanya Rp 2.200 – Rp 2.450/kg.

“Dengan keuntungan kotor Rp 250 – Rp 300/kg sawit, di situ untuk upah angkut, jasa pekerja dan biaya BBM, eh, malah nomboknya banyak, pastinya kami terkejut badan,” ungkap mereka.

Anjloknya harga sawit juga diakui, Pijer Pandia, salah seorang pedagang pengepul sawit lainya d Kecamatan Bahorok. Mulai hari ini, Selasa (26/4/2022) ia hanya mampu membeli sawit petani di lapangan Rp 2.000 – Rp 2.050/kg.

“Hari Jumat, 22 April 2022, kita masih beli Rp 3.080/kg. Eh kemarin tersiar kabar harga sawit turun hingga Rp 1.100/kg,” katanya.

Anjloknya harga sawit, sehubungan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang ekspor minyak sawit mentah atau cpo dan produk minyak goreng.

Keputusan Jokowi ini akan tertuang dalam aturan yang akan diberlakukan 28 April 2022.

Sumber: Medan Bisnis Daily

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • NasDem Ogah Bela Mantan Sekjen yang Jadi Tersangka Kasus Suap

    NasDem Ogah Bela Mantan Sekjen yang Jadi Tersangka Kasus Suap

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partai NasDem tampaknya sudah tak mau bersentuhan lagi dengan Patrice Rio Capella dan kasus suap penanganan perkara di Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Sumut yang menjeratnya. Buktinya, partai pimpinan Surya Paloh itu ogah memberi bantuan hukum kepada sang mantan sekretaris jenderal. Ketua DPP NasDem, Taufik Basari mengatakan, pihaknya tidak mungkin memberi bantuan hukum […]

  • Dinas Perdagangan Madina dan Mahasiswa Akan Mendata di Pasar Tradisional dan Pasar Rakyat

    Dinas Perdagangan Madina dan Mahasiswa Akan Mendata di Pasar Tradisional dan Pasar Rakyat

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 10 mahasiswa dari dua perguruan tinggi melakukan magang dan praktikum di Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Para mahasiswa akan melakukan pendataan pluktuasi jumlah pedagang di seluruh pasar tradisional dan pasar rakyat yang ada di Madina. Dua perguruan tinggi itu adalah STAIN Madina yang mengirim 6 mahasiswa smester 8 […]

  • 18 Desa di Kecamatan Siabu Dikabarkan Buat Mosi Tidak Percaya Pada Camat, Meminta Bupati Copot Jabatannya

    18 Desa di Kecamatan Siabu Dikabarkan Buat Mosi Tidak Percaya Pada Camat, Meminta Bupati Copot Jabatannya

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online )- Desas desus Camat Siabu Syukur Soripada di mosi 18 Desa karena tidak adanya hubungan baik beredar luas di kalangan masyarakat di Kecamatan Siabu. Surat mosi tidak percaya  pada Camat Siabu itu kabarnya sudah sampai ke Bupati Mandailing Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution. Para Kepala Desa meminta Bupati mencopot jabatan Camat Syukur Soripada […]

  • Pengumuman Hasil Tes CPNS Jalur Umum 24 Desember

    Pengumuman Hasil Tes CPNS Jalur Umum 24 Desember

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengumuman hasil tes CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2) molor sebulan lebih dari jadwal semula. Dari yang direncanakan 14 Desember 2013, menjadi akhir Januari 2014. Jadwal pengumuman terbaru ini diketahui dari surat edaran yang dikeluarkan Sekteratis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Tasdik Kinanto, yang ditujukan kepada seluruh Pejabat Pembina […]

  • Trenggiling diburu bahan sabu-sabu

    Trenggiling diburu bahan sabu-sabu

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO)  – Kepala Balai Besar Sumber Daya Alam  (BBKSDA) Provinsi Sumut Istanto menjelaskan bahwa populasi Trenggiling yang paling banyak dapat ditemui di hutan Leuser. Bahkan, jumlahnya pun belum sempat dihitung. Istanto menyebutkan, selain berkahasiat untuk kosmetik dan bahan baku narkoba jenis  sabu-sabu, kenikmatan daging Trenggiling dan nilai jualnya yang tinggi menjadikan Trenggiling kerap diincar […]

  • Pasca Putusan Kemenkumham, Usungan Partai Berkarya Batal Demi Hukum

    Pasca Putusan Kemenkumham, Usungan Partai Berkarya Batal Demi Hukum

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Putusan Kemenkumham berakibat perubahan usungan Partai Beringin Karya (Berkarya) di Pilkada di daerah. Calon kepala daerah yang terlanjur diusung Partai Barkarya oleh kepengurusan sebelum putusan Kemenkumham ini dinyatakan tak berlaku lagi. Itu diungkap Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) M. Salman Rais,S.Sos didampingi Sekretaris Paimatua Lubis,SH kepada Mandailing […]

expand_less