Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Harga Sawit Mulai Anjlok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
  • print Cetak

Seorang petani menyusun buah sawit usai pemanenan. Ilustrasi

MEDAN (Mandailing Online) – Menjelang penetapan aturan larangan ekspor minyak goreng oleh pemerintah Indonesia mulai berdampak pada harga buah sawit.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, mengatakan, dampaknya ke petani langsung terasa. Harga TBS anjlok dalam dua hari terakhir.

Penurunannya di daerah penghasil bervariasi antara Rp 700 – Rp 1.200/kg. Padahal pekan lalu, harga rata-rata TBS di Sumut berkisar Rp 3.050 hingga Rp 3.655/kg. Iapun meminta kepada para pelaku industri sawit agar lebih serius untuk menyikapi situasi ini dan jangan berlaku culas pada saat negara butuh pengorbanan dari para pelaku sawit.

“Jangan hanya petani yg berkorban, sementara pengusaha memanfaatkan situasi untuk menambah pundi-pundi kekayaan yang belum tentu mereka nikmati semuanya,” katanya, Senin 25 April 2022.

Sementara itu, kalangan pedagang pengumpul (pengepul) kelapa sawit terkejut badan akibat kerugian yang tiba-tiba mendera mereka. Pasalnya, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mengalami penurunan sangat drastis, sekitar Rp 1.000 – Rp 1.100/kg pada Senin (25/4/2022).

“Saya membeli dari petani pekan lalu, yakni panen Jumat dan Sabtu masih Rp 3.080 – Rp 3.150/kg, untuk dibawa ke PKS Senin, kemarin. Eh, di pabrik ternyata harga TBS anjlok seribu seratus rupiah per kilogramnya, apa tidak rugi kami. Sementara buah sawit restan, artinya buah nginap yang mengalami kesusutan bobotnya,” kata Ismail, Bolang, Julianto dan Jhonson, pedagang pegepul sawit di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Selasa (26/4/2022)

Menurut mereka, dengan modal pembelian sawit Rp 3.150/kg, seharusnya harga jual ke pabrik sebelum anjlok bisa mencapai Rp 3.400/kg, ternyata malah anjlok, dengan harga jual hanya Rp 2.200 – Rp 2.450/kg.

“Dengan keuntungan kotor Rp 250 – Rp 300/kg sawit, di situ untuk upah angkut, jasa pekerja dan biaya BBM, eh, malah nomboknya banyak, pastinya kami terkejut badan,” ungkap mereka.

Anjloknya harga sawit juga diakui, Pijer Pandia, salah seorang pedagang pengepul sawit lainya d Kecamatan Bahorok. Mulai hari ini, Selasa (26/4/2022) ia hanya mampu membeli sawit petani di lapangan Rp 2.000 – Rp 2.050/kg.

“Hari Jumat, 22 April 2022, kita masih beli Rp 3.080/kg. Eh kemarin tersiar kabar harga sawit turun hingga Rp 1.100/kg,” katanya.

Anjloknya harga sawit, sehubungan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang ekspor minyak sawit mentah atau cpo dan produk minyak goreng.

Keputusan Jokowi ini akan tertuang dalam aturan yang akan diberlakukan 28 April 2022.

Sumber: Medan Bisnis Daily

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peta Ekonomi Atika dan Postur APBD Osteoporosis

    Peta Ekonomi Atika dan Postur APBD Osteoporosis

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Sejumlah kalangan menilai calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin.MFin sangat tajam melakukan pemetaan kekuatan potensi ekonomi rakyat. Penilaian itu merangkum hasil wawancara audio visual Atika di Mandailing Online yang ditayangkan pada Senin (9/11/2020). Meski wawacara itu masih sebatas membahas satu bidang yakni perikanan darat, tetapi telah menunjukkan ketajaman pisau akademis […]

  • Indeks Integritas Ujian Nasional,  Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

    Indeks Integritas Ujian Nasional, Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Meski hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat 2015 telah diumumkan pada Jumat (15/5) lalu, hingga kini Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara belum menerima laporan dari kabupaten/kota mengenai data dan persentase kelulusan. “Kita belum menerima laporan dari dinas pendidikan kabupaten/kota tentang persentase kelulusan di daerah,” beber Koordinator UN Sumut August Sinaga, Rabu (20/5). […]

  • PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

    PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Madina Agro Lestari diduga membuang limbah berbahaya ke Sungai Marait, Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Rabu (24/8). Dugaan tersebut disampaikan Lubis (48 tahun), salah satu nelayan di wilayah tersebut. Lubis dan istrinya (DA, 40) mengeluh gatal-gatal usai mandi di belakang rumah mereka […]

  • Ramadhan: Saatnya Mewujudkan Islam Kaffah

    Ramadhan: Saatnya Mewujudkan Islam Kaffah

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ramadhan sudah sepatutnya menjadi momentum penting bagi kaum Muslim untuk mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT dengan cara melaksanakan syariah-Nya secara kâffah (total). Tentu taqarrub itu tidak hanya terkait dengan amal-amal ritual-spiritual, semata seperti ibadah mahdhah dan akhlak, namun juga mencakup amal-amal politik dalam makna mengurusi urusan umat dengan syariah Islam. Islam tidak mempertentangkan antara […]

  • Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat politik Madina, Amin Daulay mengungkapkan bahwa saat ini kondisi politik Mandailing Natal (Madina) mengarah pada situasi chaos. Elit politik masing-masing memikirkan diri sendiri. Rakyat menjerit atau menderita dibiarkan saja. Jika ada rakyat yang berteriak, maka yang dicari adalah dalangnya, bukan substansinya. Bupati dan DPRD-nya sibuk dengan diri sendiri. Semua […]

  • Kejari Madina Dikabarkan Periksa Dua Pejabat Pemkab Madina Terkait Smart Village

    Kejari Madina Dikabarkan Periksa Dua Pejabat Pemkab Madina Terkait Smart Village

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): 2 Pejabat di Pemkab Mandailing Natal( Madina ) kabarnya di periksa oleh Kejaksaan Negeri Madina setelah sebelumnya kedua pejabat itu mangkir di panggilan pertama. Keduanya pejabat yang diperiksa itu terkait dugaan korupsi smart village atau desa digital dana desa tahun anggaran 2023. Kabar pemeriksaan kedua pejabat Pemkab Madina itu sendiri belum terkonfirmasi. […]

expand_less