Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Penganiayaan Wartawan, Arsidin: Ini Bahaya Secara Demokrasi

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
  • print Cetak

Arsidin Batubara (Depan) Angkat Bicara Terkait Kasus Penganiayaan Wartawan/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus penganiayaan wartawan atas nama Jefry Barata Lubis yang terjadi pada Jumat (4/3) malam turut menjadi perhatian Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara.

Arsidin menilai kasus ini bahaya bagi demokrasi yakni pers diperlakukan dengan kekerasan dan dibungkam.

“Ini Bahaya secara demokrasi, di mana pers diperlakukan dengan kekerasan dan dibungkam,” katanya.

Arsidin mengatakan, ke depan ini akan menjadi preseden buruk atas nama keterbukaan dan kebebasan pers dalam mengungkap kebenaran.

Anggota DPRD 3 periode ini menyebutkan, dukungan moral harus diberikan baik kepada korban agar tidak jera menyampaikan kebenaran maupun kepada pihak kepolisian agar bertindak atas nama bangsa dan negara demi tegaknya hukum.

“Bukan kekerasan dalam bertindak sebagaimana yang menimpa Saudara Jeffry,” sebutnya.

Lebih lanjut, Arsidin menjelaskan, jika benar dugaan bahwa pelakunya adalah oknum OKP, jangan sampai kekerasan kembali menjadi budaya.

“Maka jangan sempat juga menjadi budaya kembali bahwa OKP tidak berdiri atas nama Demokrasi tapi lebih kepada “Unit gangster” yang mengedepankan kekerasan dan intimidasi dalam bertindak,” jelasnya.

Anggota DPRD dari Partai Golkar ini menerangkan, jika hal tersebut terjadi akan sangat tidak baik untuk diteladan dalam tumbuh kembangnya dinamika kepemudaan di Mandailing Natal.

Arsidin pun meminta aparat penegak hukum dapat mengungkap motif penganiayaan dan pelaku sehingga menjadi semangat baru bagi insan pers dalam mengungkap kebenaran.

“Dalam 2×24 jam mestinya pihak penegak hukum dapat mengungkap motif dan pelaku sampai ke akarnya sehingga memberi semangat baru buat rekan-rekan pers dan kita semua untuk harapan yang lebih baik terhadap hak kemerdekaan berbicara di alam demokrasi ini,” pungkasnya.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi jangan pelihara preman

    Polisi jangan pelihara preman

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Proses hukum kepolisian yang lamban dalam penyelesaian kasus premanisme dan kekerasan yang dilakukan sekelompok orang memberi kesan akan ketakberdayaan polisi di hadapan mereka. Terkait hal itu, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, menduga, ada oknum kepolisian yang sengaja memelihara preman. “Jangan pelihara preman yang malah membuat mereka mendapatkan angin,” ucap […]

  • Dodi Martua: Pemerintah Tidak Konsisten Soal SK 44

    Dodi Martua: Pemerintah Tidak Konsisten Soal SK 44

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Panyabungan (MO)- Pemerintah dinilai tidak konsisten terhadap SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005 tentang penunjukan kawasan hutan di Sumut. Ketidakkonsistenan itu diduga akibat amburadulnya proses kelahiran SK 44 tersebut. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Dodi Martua kepada Mandailing Online di gedung DPRD Mandina, kemarin. Salah satu bukti tidak konsistennya pemerintah […]

  • Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

    Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara meminta pemerintah untuk tidak memberi peluang kepada PT Rendy Permata Raya mengulur waktu dalam merealisasikan kebun plasma bagi warga Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina, Sumut. Hal itu disampaikan Arsidin menanggapi belum tercapainya kesepakatan antara perusahaan dengan masyarakat penerima […]

  • ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    ARTIKEL (Mandailing Online) – Beberapa tahun yang silam, Kabupaten Pringsewu di Lampung mendadak heboh. Seorang pemuda berkebangsaan Belanda bertemu dengan ibu kandungnya yang berwarga negara Indonesia setelah berjuang mencari informasi terkait ibunya selama bertahun tahun. Pertemuan yang mengharukan seluruh perasaan warga dari kedua bangsa, meluluhlantakkan segala emosi dan perasaan sebagai manusia biasa. Setelah berpisah kurang […]

  • Alhamdulillah..Mualaf Ini Tempuh 7.000 km untuk Berhaji

    Alhamdulillah..Mualaf Ini Tempuh 7.000 km untuk Berhaji

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MAKKAH – Seorang Mualaf asal Prancis bersama istrinya menempuh perjalanan 7.000 km untuk melaksanakan ibadah haji. Keduanya mendapat undangan dari Raja Saudi. “Ketika saya mendengar adzan untuk kali pertama, saya terguncang. Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana situasi itu. Tapi saya ikuti suara itu dalam hati saya hingga akhirnya menuju Islam,” ucap Alexander yang kemudian mengganti […]

  • Fahrizal Efendi Nasution Reses di Madina, Holong Mangalap Domu

    Fahrizal Efendi Nasution Reses di Madina, Holong Mangalap Domu

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumatera Utara, H Fahrizal Efendi Nasution,SH melakukan reses di Mandailing Natal, sejak 21 Pebruari 2021. Banyak keluhan dan aspirasi rakyat mencuat dari enam desa lokasi reses itu. Antara lain persoalan infrastruktur dan kebutuhan alsintan pertanian, ekonomi dan sosial. Sama dengan reses-reses sebelumnya, reses di penghujung Pebruari ini juga sangat […]

expand_less