Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
  • print Cetak

Bupati Memimpin Rapat Evaluasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka mengejar target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Mandailing Natal (Madina) tidak perlu ada statemen pemaksaan. Sebab hal tersebut disinyalir akan menimbulkan keributan.

Demikian disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memimpin rapat evaluasi vaksinasi anak di aula kantor Bupati Madina, Selasa (18/1).

“Tidak perlu melakukan atau mengeluarkan statemen pemasksaan sebab dengan cara tersebut akan memancing keributan,” kata Bupati.

Sukhairi meminta dalam mengejar target vaksinasi petugas maupun satgas melakukan pendekatan persuasif.

“Kita lakukan saja secara persuasif, pendekatan secara humanis kepada orang tua dan anak, bahwa dosis vaksin tida berbahaya,” sebut Sukhairi.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Arbiuddin S. Harahap dinilai melakukan pemaksaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun.

Penilaian itu diperkuat dengan surat edaran yang ditandatangani Kadisdik Arbi dengan menitikberatkan pada poin penundaan penerimaan raport bagi siswa yang belum divaksin.

Selain itu ada juga surat pernyataan yang harus ditandatangani orang tua dengan ketentuan bahwa anak-anak yang mengikuti vaksinasi atas kemauan sendiri tanpa paksaan pihak manapun.

Kemudian, poin kedua surat pernyataan orang tua tersebut menyebutkan tidak akan menuntut pihak manapun apabila terjadi efek samping pada anak.

Dua surat ini yang kemudian banyak disesalkan oleh masyarakat. Kebijakan ini dipandang sebagai pemaksaan dan bentuk lepas tangan pemerintah terhadap masyarakat.

Surat Pernyataan yang Harus Ditandatangani Orang Tua/Istimewa.

Sementara Kadisdik Arbi yang turut hadir dalam rapat tersebut mengatakan ada beberapa kendala yang dijumpai di lapangan, seperti izin orang tua, nama di kartu keluarga tidak valid dengan data sekolah.

Permasalahan itu, jelas Arbi, sudah diverifikasi kembali di Disdukcapil.

“Lebih efektif kalau kita membuat peraturan, bila yang belum atau tidak mau divaksin harus melakukan pembelajaran secara daring,” usul Arbi.

Hal ini, kata Arbi, agar anak-anak membujuk orang tua agar mengizinkan untuk divaksin sehingga bisa berkumpul kembali dengan kawan-kawannya.

Surat Edaran Kadisdik Madina Terkait Vaksinasi Anak/Istimewa.

Dalam rapat yang turut dihadiri Forkopimda ini terungkap bahwa capaian vaksinasi anak di Madina sudah ada di angka 28.809 atau 49.33 persen.

Turut hadir Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres AKBP H Muhamamad Reza, Pabung Kodim 0212 Mayor Inf. David Sidabutar, Ketua Pengadilan Agama Panyabungan Hasanuddin, dan beberapa pimpinan OPD.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Interupsi, Kopi Do Di Hamu, Amang?

    Interupsi, Kopi Do Di Hamu, Amang?

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BIAR tak dikatai ‘Kuper’ atau nggak gaul, nai Heppot jadi latah pakai istilah khususnya saat melayani tamu pelangannya. Saat amani Jamotan dan kawan-kawannya asyk memperbincangkan kasus Century, dan sampai lupa pula memesan kopi, tiba-tiba ia nongol sambil mendekatkan sendok ke mulutnya layaknya operator gendang kibor ngetest mikropon. “Interupsi, kopi do di hamu, Amang? Dari tadi […]

  • Lia Eden Bebas

    Lia Eden Bebas

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lia Aminudin alias Lia Eden (64), terpidana kasus penodaan agama dijemput tujuh orang pengikutnya saat keluar dari Lapas Wanita Tangerang, Banten, Jumat (15/4). Lia Eden bebas setelah menjalani masa tahanan 2,5 tahun yang dijatuhkan vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Sujbacran pada 2 Juni 2009. Sumber : Analisa

  • Diperiksa Kejatisu Sekda Madina "Tersandung" Lahan Kuburan

    Diperiksa Kejatisu Sekda Madina "Tersandung" Lahan Kuburan

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Sekretaris Daerah (Sekda) Madina, M Daud Batubara, diperiksa tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) terkait kasus pengadaan lahan pemakaman umum pada 2007. Saat itu ia menjabat sebagai Kabag Tata Pemerintaan Madina. Dalam kasus ini, jaksa belum mengungkap jumlah kerugian negara, namun indiksi awal Rp 4,9 miliar. Dana itu tidak untuk […]

  • Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

    Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isu Mutasi Pejabat Eselon Mulai Merebak MADINA- Pasca pengesahan perda tentang perampingan SKPD, isu mutasi pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai merebak. Informasi yang diterima METRO dari sejumlah instansi membenarkan isu mutasi pejabat itu terjadi, Hal itu dipicu adanya penyesuaian dengan Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) atau perampingan sejumlah Satuan Kerja […]

  • Hobi Nonton Infotainment Gosip, Apa Hukumnya?

    Hobi Nonton Infotainment Gosip, Apa Hukumnya?

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pro-kontra keberadaan infotaiment sebuah program televisi yang mengupas gosip-gosip selebriti di Tanah Air – menjadi salah satu pemberitaan yang cukup menyita perhatian publik. Berawal dari perseteruan seorang artis dengan pekerja infotainment, maraknya tayangan gosip selebriti di berbagai stasiun televisi kembali mengundang perhatian ulama di Tanah Air. Sebagian tokoh agama dan kembali mengungkapkan keberatan mereka terhadap […]

  • Harga Bawang Merah Bawang Putih Naik

    Harga Bawang Merah Bawang Putih Naik

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Harga bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan di Pasar Baru, Panyabungan, Mandailng Natal. Harga sembako masih relativf stabil, tetapi daya beli warga justru mengalami penurunan. Pantauan Mandailing Online, Rabu (16/9), harga bawang merah mencapai 16.000 rupiah per Kg, pekan sebelumnya masih 15.000 rupiah per Kg, terjadi kenaikan 1.000 rupiah. Sedangkan […]

expand_less