Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


Isu Mutasi Pejabat Eselon Mulai Merebak
MADINA-
Pasca pengesahan perda tentang perampingan SKPD, isu mutasi pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai merebak.
Informasi yang diterima METRO dari sejumlah instansi membenarkan isu mutasi pejabat itu terjadi, Hal itu dipicu adanya penyesuaian dengan Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) atau perampingan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah diperdakan pada akhir tahun 2010 lalu. “Kondisi Pemkab Madina memang sedang transisi, karena adanya isu mutasi besar-besaran,” kata seorang pejabat eselon di Pemkab Madina yang tak mau disebutkan namanya kepada METRO di Panyabungan, Senin (24/1).
Hal senada dikatakan Kepala Dinas di Pemkab Madina juga tak mau dikorankan, Senin (24/1) kemarin mengaku sejumlah pejabat bakal ‘kehilangan’ jabatan, karena perampingan SKPD. “Pejabat profesional akan menempati posisi tertentu,” sebutnya
Sementara, Pj Bupati Madina, Ir H Aspan Sofian Batubara MM, saat dihubungi METRO melalui Kepala Bagian Humas, M Taufik Lubis SH membenarkan bahwa mutasi pejabat di Pemkab Madina itu ada. Namun Taufik belum bisa menyebutkan kapan jadwal dan tanggal pelaksanaan mutasi tersebut.
”Mutasi itu pasti ada, namun isu yang berkembang saat ini mengatakan bahwa mutasi akan dilaksanakan dalam mingu ini, belum tentu benar karena sampai saat ini jadwal mutasi itu belum ada,” kata Taufik.
Dijelaskannya, harus diakui perampingan SKPD pastinya melahirkan mutasi jabatan. Karena selama ini dalam satu SKPD setelah lahirnya Perda tentang perampingan SKP tersebut maka beberapa SKPD menjadi disatukan.
”Namanya perampingan, pasti ada mutasi namun kita imbau seluruh fungsi untuk tetap bekerja maksimal sesuai dengan Tupoksi masing-masing, karena secara logika yang menjadi penentu jabatan itu adalah prestasi kita dalam kemampuan masing-masing atau di SKPD maing-masing. Jangan pula akibat adanya mutasi ini para pejabat SKPD tak optimis dan bekerjanya tak maksimal lagi,” ujarnya.
Sebelumnya, bebernya, jumlah SKPD berbentuk Dinas di Pemkab Madina ada sekitar 18 dinas dan setelah perampingan menjadi sekitar 12 dinas dan lainnya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut Kontes Homoseks di Sidimpuan

    Buntut Kontes Homoseks di Sidimpuan

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akong : LGBT Perusak Moral, Budaya dan Agama PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kontes homoseks di Padang Sidempuan baru-baru ini menuai kecaman. Kontes itu dinilai cenderung kepada upaya melestarikan budaya kebebasan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT). Padahal, LGBT ini selain bertentangan dengan konstitusi di NKRI, juga akan merusak moral dan budaya masyarakat serta kesehatan manusia. Kontes […]

  • Ayu Azhari: Saya Korban Orang Dekat Mantan Presiden PKS
    Tak Berkategori

    Ayu Azhari: Saya Korban Orang Dekat Mantan Presiden PKS

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ayu mengaku dijanjikan pekerjaan mengisi sebuah acara dan jadi jurkam. Artis dan bintang film ternama Ayu Azhari diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tujuh jam terkait kasus suap pengurusan kuota impor daging di Kementerian Pertanian. Yang menarik, dia mengaku telah menjadi korban janji-janji Ahmad Fathanah. Hal itu disampaikan Ayu usai pemeriksaan oleh penyidik di kantor […]

  • Kipang Panyabungan Belum Ditangani Baik

    Kipang Panyabungan Belum Ditangani Baik

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kipang Panyabungan sebagai penganan khas Mandailing sejauh ini sisi pemasarannya belum ditangani dengan baik. “Selayaknya sebagai makanan ciri kahs, kipang ini harus dipajangkan berjejer pada satu tempat yang khusus,” kata anggota DPRD Madina, Iskandar Hasibuan, Rabu (31/7/2013). Tempat khusus yang dimaksud adalah suatu lokasi pemasaran yang ditata tersendiri dan khas dan […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 12)

    MARSIDAO-DAO (episode 12)

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Imada, les adong ma dungkap-dungkap ni balanjo. Dungi, 35.000 utiop dope ambaen tambang tu Huraba. Harana adong angan-angan ni ami nangkan kehe marsidao-dao tu Huraba ancogot,” ning Si Imran. “Bo, maua ma langa saba i sadun,” ning Si Siti. “Dompak manyabi rupana maso on. Pala ngada dapot ancogot pangomoan […]

  • Di Madina Prabowo-Hatta 76,1 %, Jokowi-JK 23,8 %

    Di Madina Prabowo-Hatta 76,1 %, Jokowi-JK 23,8 %

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara 147.000 atau 76,1 %, sedangkan pasangan Jokowi-JK memperoleh 45.876 suara atau 23,8 %. Demikian dirilis tim Merah Putih yang ditandatangani Ketua Koalesi Merah Putih, As Imran Khaitamy Daulay, SH dan Sekretaris Dahler Nasution tertanggal 9 Juli 2014. Sejauh ini belum ada konfirmasi […]

  • Ditengah Keterpurukan Harga Karet, Penduduk Madina Makin Sulit

    Ditengah Keterpurukan Harga Karet, Penduduk Madina Makin Sulit

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Dalam kurun waktu setahun ini, laju perekonomian melambat. Harga bahan kebutuhan pokok semakin tinggi, sementara harga getah karet menurun drastis. Akibatnya masyarakat tampak semakin sulit. Namun, tetap saja sebagian masyarakat makin tegar. Gambaran seperti itu menjadi catatan bagi wartawan. Ketika mampir di kantor Wartawan, tiga orang ibu separuh baya sempat […]

expand_less