Jumat, 15 Mei 2026
light_mode

Cegah Penyebaran Tetelo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
  • print Cetak


Kandang Disemprot, Ayam-ayam Diobati
SIABU-
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madina kembali mengimbau warga untuk melaporkan bila masih ditemukan ayam-ayam yang mati mendadak. Imbauan itu merupakan rangkaian pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit tetelo.
“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ayam mati dan yang masih hidup di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, penyakit yang dialami ayam-ayam bukan flu burung melaninkan hanya tetelo,” kata Drh Franki, kepada METRO, Minggu (8/5).
Dikatakan Franki, pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan melakukan penyemprotan terhadap kandang-kandang ayam warga. Hal ini untuk mengantisipasi penyakit yang diperkirakan masih ada pada tubuh ayam yang lain.
“Di samping itu kita juga melakukan pengobatan terhadap ayam yang diperkirakan kena penyakit ini. Kita beri obat agar tubuh ayam lebih kebal terhadap penyakit. Sebab, kalau penanganannya terlambat dalam satu hari saja bisa ratusan ayam mati,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bonan Dolok Arham Rangkuti, kepada METRO menyebutkan, setelah dilakukan penyemprotan dan pengobatan terhadap ayam milik warga pada Sabtu (7/5) dan Minggu (8/5) tidak ada lagi laporan dari warga yang menyebutkan ayamnya mati mendadak seperti yang terjadi sebelumnya.
“Sebelum dilakukan penyemprotan, setiap hari saya menerima laporan dari warga bahwa ayam yang diperlihara warga mati mendadak, bahkan dalam satu kandang berisi 30 ekor ayam hanya dalam semalam saja 25 ekor, di antaranya mati mendadak. Padahal dari pengakuan warga sebelum mati ayamnya sehat dan hanya sedikit lesu, dan yang menjadi persoalan bagi warga sekali mati jumlahnya banyak, tetapi sehari setelah dilakukan penyemprotan tak ada laporan lagi,” sebut Arham.
Ditambahkan Arham, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap warga terutama yang memiliki hewan ternak supaya membersihkan kandang ayam masing-masing secara rutin.
Pasalnya, penyakit ayam ini diperkirakan akibat kurangnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan ternaknya semisal membersihkan kandang secara rutin.
Namun, kondisi ini bukan hanya terjadi di Desa Bonan Dolok, tetapi ayam, mati mendadak ini juga terjadi di Desa Tanggabosi 2, Kecamatan Siabu hanya saja jumlah ayam yang mati tak sebanyak di desa Bonan Dolok.
“Warga Desa Tanggabosi juga mengalami penyakit ternak yang sama, tetapi jumlahnya tak separah yang di Bonan Dolok. Kita juga telah melakukan penyemprotan di Tanggabosi,” kata Drh Franki.
Sekretaris Desa Tanggabosi 2 Andi Maulana, membenarkan kejadian yang dialami ternak ayam milik warga desanya.
“Kalau dijumlahkan ada sekitar 300 ayam yang mati dalam 2 minggu ini, tetapi karena matinya tak bersamaan warga tak menyangka kalau ayamnya mengalami penyakit tetelo,” sebut Andi. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karnaval Meriahkan Perayaan HUTRI di Madina

    Karnaval Meriahkan Perayaan HUTRI di Madina

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan warga memadati kedua sisi Jalan Willem Iskander, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Selasa (16/8). Rakyat Madina seolah melampiaskan kerinduannya untuk menikmati pesta rakyat menyambut dan memeriahkan hari ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pasalnya, setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi Covid-19, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina kembali menggelar […]

  • Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Program pemerintah membantu masyarakat miskin melalui program beras untuk rakyat miskin (Raskin) ternyata belum dinikmati masyarakat dengan baik. Hal itu terbukti dari investigasi wartawan di Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (09/07/2011) lalu. Berdasarkan pantauan wartawan di Batu Sondat pada saat aparat Desa Batu Sondat menyalurkan raskin, harga jual raskin […]

  • Piala Menpora Jaring Atlet Bulu Tangkis Muda Madina

    Piala Menpora Jaring Atlet Bulu Tangkis Muda Madina

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Pengcab PBSI Mandailing Natal (Madina) menggelar turnamen Bulu Tangkis Antar Pelajar se-Madina. Turnamen yang memperebutkan Piala Menpora Republik Indonesia ini berlangsung di lapangan PB Mutiara Madina, Panyabungan, dari tangggal 17 hinggga 20 Nopember 2015. Ketua panitia turnamen, Himsar Nasution S.Pd mengatakan, Jum’at (20/11), tujuan […]

  • MPC PP Madina Adakan Berbagai Lomba Jelang Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    MPC PP Madina Adakan Berbagai Lomba Jelang Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2021 pada Jumat 1 Oktober 2021, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) menggelar berbagai lomba dengan hadiah menarik. Kegiatan bertajuk MPC PP Kab Madina Competition diisi dengan aneka lomba yakni lomba karya tulis ilmiah, fotografi, puisi, dan video kreatif bertemakan patriotisme, […]

  • Agar Tak Terkorupsi, Bansos Pemprovsu di Madina Sebaiknya Uang Tunai

    Agar Tak Terkorupsi, Bansos Pemprovsu di Madina Sebaiknya Uang Tunai

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bantuan sosial dari Pemprov Sumut di Kabupaten Madina sebaiknya diedarkan dalam bentuk uang tunai. “Harus bentuk uang tunai agar tidak menjadi ajang korupsi,” ujar Irwansyah Nasution, pengamat Madina kepada Mandailing Online, Rabu (20/5/2020). Sebab kalau dalam bentuk bahan pangan akan mudah dikorupsi dari sisi kuantitas barang. “Hak orang yang mustahaq termasuk […]

  • Pengukuhan Pengurus Paguyuban Zona 70

    Pengukuhan Pengurus Paguyuban Zona 70

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Chairuman: Jadikan Paguyuban Perkumpulan Berikan Kontribusi TAPSEL- Komunitas paguyuban tersebut mampu berpartisipasi dalam pembangunan daerah serta berbagai aspek kehidupan baik sosial budaya, ekonomi dan lain-lain. Demikian sambutan Chairuman Harahap selaku Dewan Pembina Paguyuban Zona 70 pada acara mengukuhkan kepengurusan Paguyuban Zona 70 Tabagsel periode 2011-2016, di aula Tor Sibohi Nauli Hotel Sipirok, Kabupatena Tapsel, Minggu […]

expand_less