Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Cegah Penyebaran Tetelo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
  • print Cetak


Kandang Disemprot, Ayam-ayam Diobati
SIABU-
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madina kembali mengimbau warga untuk melaporkan bila masih ditemukan ayam-ayam yang mati mendadak. Imbauan itu merupakan rangkaian pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit tetelo.
“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ayam mati dan yang masih hidup di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, penyakit yang dialami ayam-ayam bukan flu burung melaninkan hanya tetelo,” kata Drh Franki, kepada METRO, Minggu (8/5).
Dikatakan Franki, pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan melakukan penyemprotan terhadap kandang-kandang ayam warga. Hal ini untuk mengantisipasi penyakit yang diperkirakan masih ada pada tubuh ayam yang lain.
“Di samping itu kita juga melakukan pengobatan terhadap ayam yang diperkirakan kena penyakit ini. Kita beri obat agar tubuh ayam lebih kebal terhadap penyakit. Sebab, kalau penanganannya terlambat dalam satu hari saja bisa ratusan ayam mati,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bonan Dolok Arham Rangkuti, kepada METRO menyebutkan, setelah dilakukan penyemprotan dan pengobatan terhadap ayam milik warga pada Sabtu (7/5) dan Minggu (8/5) tidak ada lagi laporan dari warga yang menyebutkan ayamnya mati mendadak seperti yang terjadi sebelumnya.
“Sebelum dilakukan penyemprotan, setiap hari saya menerima laporan dari warga bahwa ayam yang diperlihara warga mati mendadak, bahkan dalam satu kandang berisi 30 ekor ayam hanya dalam semalam saja 25 ekor, di antaranya mati mendadak. Padahal dari pengakuan warga sebelum mati ayamnya sehat dan hanya sedikit lesu, dan yang menjadi persoalan bagi warga sekali mati jumlahnya banyak, tetapi sehari setelah dilakukan penyemprotan tak ada laporan lagi,” sebut Arham.
Ditambahkan Arham, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap warga terutama yang memiliki hewan ternak supaya membersihkan kandang ayam masing-masing secara rutin.
Pasalnya, penyakit ayam ini diperkirakan akibat kurangnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan ternaknya semisal membersihkan kandang secara rutin.
Namun, kondisi ini bukan hanya terjadi di Desa Bonan Dolok, tetapi ayam, mati mendadak ini juga terjadi di Desa Tanggabosi 2, Kecamatan Siabu hanya saja jumlah ayam yang mati tak sebanyak di desa Bonan Dolok.
“Warga Desa Tanggabosi juga mengalami penyakit ternak yang sama, tetapi jumlahnya tak separah yang di Bonan Dolok. Kita juga telah melakukan penyemprotan di Tanggabosi,” kata Drh Franki.
Sekretaris Desa Tanggabosi 2 Andi Maulana, membenarkan kejadian yang dialami ternak ayam milik warga desanya.
“Kalau dijumlahkan ada sekitar 300 ayam yang mati dalam 2 minggu ini, tetapi karena matinya tak bersamaan warga tak menyangka kalau ayamnya mengalami penyakit tetelo,” sebut Andi. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (episode 35)

    MARSIDAO-DAO (episode 35)

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Sidung tingon bagas ni Ompung Rosma, na tu bagas ni Muklan parkahanggion ni alai ma Si Siti mangalao, ompa daganakna nanipaiut Si Pikek. Ngada tolap Ompung Rosma be parorot Si Rahim, angke arunna na laing milas situtu dope. I bagas ni Muklan i, iobarkon Si Siti tu dadaboru Si […]

  • Jejak Arsitektur Rumah di Mandailing

    Jejak Arsitektur Rumah di Mandailing

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rumah tua berumur lebih satu abad masih dapat ditemukan di kawasan Mandailing. Meski tak banyak lagi. Rumah-rumah tua itu menjadi jejak peninggalan arsitektur perumahan penduduk Mandailing masa lampau. Rumah berkolong tinggi, tiang-tiangnya yang kokoh, dinding bertulang kuat, atap menjulang. Beberapa rumah tua itu terdapat di Desa Simalagi, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Belum […]

  • Menunggak, Telepon Kantor Walikota Medan Diblokir

    Menunggak, Telepon Kantor Walikota Medan Diblokir

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Telepon di Kantor Walikota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No 2, Medan, tidak bisa digunakan. Pasalnya, rekening telepon belum dibayar. Informasi yang diperoleh di Kantor Walikota Medan, Selasa (29/03/2011), telepon di kantor orang nomor satu di Medan tersebut sudah tidak bisa digunakan dalam dua minggu terakhir. Dampaknya, setiap urusan dinas para staf terpaksa harus […]

  • Gerak Cepat AMPG Madina Bantu Warga Terdampak Banjir

    Gerak Cepat AMPG Madina Bantu Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat dengan turun ke lokasi banjir di wilayah Panyabungan, Sabtu (18/12). Adapun lokasi yang menjadi sasaran adalah Desa Adian Jior, Gunung Manaon, dan Manyabar. Ketua AMPG Madina Sobir Lubis mengaku terpanggil melihat keadaan masyarakat terdampak banjir di Madina. “Kita tahu banyak […]

  • Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan Sepi

    Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan Sepi

    • calendar_month Kamis, 16 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Acara mendengarkan pidato kenegaraan di ruang paripurna DPRD Mandailing Natal (Madina), Kamis (16/8) sangat sepi. Hingga pukul 11.00 Wib atau satu jam setelah acara dimulai jumlah anggota dewan yang hadir hanya 12 orang dari total 40 orang jumlah anggota DPRD Madina. Acara dibuka oleh Ketua DPRD Madina, As Imran Kahytami Daulay ini […]

  • Pembahasan APBD Madina Diprediksi Lawak-Lawak

    Pembahasan APBD Madina Diprediksi Lawak-Lawak

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembahasan Rancangan APBD 2018 di DPRD Mandailing Natal diprediksi bakal menjadi pembahasan lawak-lawak. Pasalnya, jadwal yang ditetapkan pihak DPRD terlalu singkat, yakni antara tanggal 21 hingga 29 Desember 2017. “Waktu sesingkat itu akan sulit bagi anggota DPRD mencerna dan menganalisa ratusan program pemerintah daerah yang dianggarkan di RAPBD,” sebut  Latif Lubis, […]

expand_less