Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Cegah Penyebaran Tetelo

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
  • print Cetak


Kandang Disemprot, Ayam-ayam Diobati
SIABU-
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madina kembali mengimbau warga untuk melaporkan bila masih ditemukan ayam-ayam yang mati mendadak. Imbauan itu merupakan rangkaian pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit tetelo.
“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ayam mati dan yang masih hidup di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, penyakit yang dialami ayam-ayam bukan flu burung melaninkan hanya tetelo,” kata Drh Franki, kepada METRO, Minggu (8/5).
Dikatakan Franki, pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan melakukan penyemprotan terhadap kandang-kandang ayam warga. Hal ini untuk mengantisipasi penyakit yang diperkirakan masih ada pada tubuh ayam yang lain.
“Di samping itu kita juga melakukan pengobatan terhadap ayam yang diperkirakan kena penyakit ini. Kita beri obat agar tubuh ayam lebih kebal terhadap penyakit. Sebab, kalau penanganannya terlambat dalam satu hari saja bisa ratusan ayam mati,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bonan Dolok Arham Rangkuti, kepada METRO menyebutkan, setelah dilakukan penyemprotan dan pengobatan terhadap ayam milik warga pada Sabtu (7/5) dan Minggu (8/5) tidak ada lagi laporan dari warga yang menyebutkan ayamnya mati mendadak seperti yang terjadi sebelumnya.
“Sebelum dilakukan penyemprotan, setiap hari saya menerima laporan dari warga bahwa ayam yang diperlihara warga mati mendadak, bahkan dalam satu kandang berisi 30 ekor ayam hanya dalam semalam saja 25 ekor, di antaranya mati mendadak. Padahal dari pengakuan warga sebelum mati ayamnya sehat dan hanya sedikit lesu, dan yang menjadi persoalan bagi warga sekali mati jumlahnya banyak, tetapi sehari setelah dilakukan penyemprotan tak ada laporan lagi,” sebut Arham.
Ditambahkan Arham, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap warga terutama yang memiliki hewan ternak supaya membersihkan kandang ayam masing-masing secara rutin.
Pasalnya, penyakit ayam ini diperkirakan akibat kurangnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan ternaknya semisal membersihkan kandang secara rutin.
Namun, kondisi ini bukan hanya terjadi di Desa Bonan Dolok, tetapi ayam, mati mendadak ini juga terjadi di Desa Tanggabosi 2, Kecamatan Siabu hanya saja jumlah ayam yang mati tak sebanyak di desa Bonan Dolok.
“Warga Desa Tanggabosi juga mengalami penyakit ternak yang sama, tetapi jumlahnya tak separah yang di Bonan Dolok. Kita juga telah melakukan penyemprotan di Tanggabosi,” kata Drh Franki.
Sekretaris Desa Tanggabosi 2 Andi Maulana, membenarkan kejadian yang dialami ternak ayam milik warga desanya.
“Kalau dijumlahkan ada sekitar 300 ayam yang mati dalam 2 minggu ini, tetapi karena matinya tak bersamaan warga tak menyangka kalau ayamnya mengalami penyakit tetelo,” sebut Andi. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peradi Tabagsel Nilai KPU Inkonsisten

    Peradi Tabagsel Nilai KPU Inkonsisten

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pemilu di Indonesia tidak mempunyai kewenangan untuk mengatur persyaratan calon legislatif, baik persyaratan menjadi anggota DPR, DPRD Propinsi, mapun DPRD Kabupaten/Kota. “Karena persyaratan untuk menjadi anggota legislatif telah ditetapkan dalam UU No.8 tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD,” kata Ketua DPC Perhimpunan […]

  • Blus Ayu Ting Ting Paling Diburu

    Blus Ayu Ting Ting Paling Diburu

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Penampilan sangat berarti bagi kaum wanita. Dimanapun berada, wanita pasti ingin terlihat cantik dan modis. Seperti kata Cygnus The Legend, “Memang penampilan bukanlah segalanya, tapi segalanya berawal dari penampilan”. Begitu juga bagi para wanita, pakaian merupakan bagian penting dari penampilan. Bagi wanita, ada saja kiat yang dilakukan untuk show up. Termasuk berburu pakaian yang […]

  • Bupati: Skabies Tidak Perlu Ditakuti

    Bupati: Skabies Tidak Perlu Ditakuti

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution menyampaikan agar masyarakat tidak perlu takut dengan wabah skabies karena sudah jamak ditemukan tim medis dan obatnya juga sudah ada. Hal itu disampaikan Bupati Sukhairi ketika meninjau posko konsultasi dan pengobatan gratis bagi warga terdampak skabies di Alaman Bolak Bagas Godang Kelurahan […]

  • Akhir 2011, Seluruh Jembatan Lintas Pantai Barat Selesai Dikerjakan

    Akhir 2011, Seluruh Jembatan Lintas Pantai Barat Selesai Dikerjakan

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Akhir tahun 2011, seluruh jembatan lintas pantai barat mulai dari Batang Toru menuju Batu Mundom hingga perbatasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melewati Desa Hapesong-Hapesong Baru-Riniate selesai dikerjakan. “Ditargetkan paling lama Desember tahun ini, hampir seratus persen jembatan yang ada di lintas pantai barat sudah dapat dilalui, “ujar Bupati Syahrul M Pasaribu dalam safari […]

  • Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    Atika Tolak Tandatangani Batas Baru Tapsel-Madina

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menolak menandatangani dokumen tentang batas baru Kabupaten Madina-Kabupaten Tepsel. Penolakan itu sebagai bentuk keberatan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait rencana penetapan batas wilayah antara Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan Madina. Rencana penetapan batas wilayah dua kabupaten yang berada […]

  • Arsidin : Warga Tabuyung Sudah Banyak Yang Mengungsi

    Arsidin : Warga Tabuyung Sudah Banyak Yang Mengungsi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Abrasi pantai Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina kian mengkhawatirkan. Penduduk sudah banyak yang mengungsi. “Lebih kurang 1 kilo meter bibir pantai yang mengalamai abrasi perlu mendapat penanganan segera,” ungkap anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara usai meninjau desa itu, Jum’at (8/5/2020). “Sebahagian warga sudah mulai mengungsi ke tempat […]

expand_less