Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Penyuluh Pertanian Harus Punya Jaringan Pasar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
  • print Cetak

Prof. Bugaran Saragih

Penyuluh pertanian di era milenial harus fasih teknologi dan melek IT.

Bahkan, penyuluh yang mendampingi petani juga diharapkan punya jaringan dengan pengusaha dan pasar, yang akan memudahkan petani untuk menjual hasil panennya.

Saat ini bukan era atau zaman Bimas seperti dulu. Artinya, zamanya sudah modern, pasarnya sudah global. Karena itu, untuk mempercepat dan memudahkan pembangunan pertanian,  pemerintah sudah sewajarnya mengandeng dunia usaha.

Itu dukatakan mantan Menteri Pertanian, Prof. Bugaran Saragaih saat mengikuti diskusi bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan pakar pertanian lainnya di Jakarta, Senin (28/10/2019).

Membangun pertanian itu sama dengan membantu petani agar kehidupannya lebih baik lagi. Sehingga, sudah tepat apabila Menteri Pertanian SYL mulai membangun pertanian dari kecamatan yang banyak melibatkan praktisi pertanian, seperti penyuluh, penyuluh swadaya, dan pusat pelatihan pertanian pedesaan swadaya (P4S), sampai ke dunia usaha.

Bugaran Saragih yang Menteri Pertanian periode 2001-2004 itu mengatakan bahwa membangun petani atau pertanian dari kecamatan harus diikuti dengan penguatan atau revitalisasi terhadap kelembagaan petani dan penyuluh.

“BPP-nya harus direvitalisasi. Kemudian, penyuluhnya yang  zaman dulu menangani Bimas dan Inmas juga harus direvitalisasi. Karena banyak penyuluh yang sudah tua, perlu peremajaan penyuluh dan mendidik penyuluh yang baru untuk mendampingi petani,” paparnya.

“Dunia usaha juga punya penyuluh. Seperti PT Pupuk Indonesia  juga punya tenaga pemasaran dan penyuluh sampai ke desa-desa yang bisa membimbing petani untuk menggunakan pupuk yang baik dan benar. Nah, tenaga penyuluh dari perusahaan-perusahaan ini bisa dimanfaatkan pemerintah untuk membantu petani,” papar Bungaran.

Dia juga mengungkapkan, sejumlah perusahaan pakan seperti  Charoen Pokphand Indonesia dan Japfa Comfeed  punya teknical service yang bisa dimanfaatkan untuk membantu petani. “Jadi, perusahaan-perusahaan jangan dianggap sebagai lawan, tapi dimanfaatkan. Pemerintah yang mengatur dan memanfaatkan peran mereka ke petani,” ujarnya.

Bungaran juga mengatakan, apa yang dilontarkan Mentan SYL untuk memulai membangun pertanian dari kecamatan itu sudah benar. Sebab, membangun pertanian itu memang ala petani.

“Tentu saja, mereka (petani, red) harus dibantu pemerintah, supaya bisa bekerja efektif dan efisien,” kata Bungaran.

Menurut Bungaran, pemerintah saat ini sudah saatnya mengajak masyarakat atau petani untuk membangun pertanian. Petani difasilitasi dan didorong supaya mendapatkan manfaat yang berlipat. “ Karena itu harus ada penyuluh lokal yang bisa memanfaatkan hal ini,” kata Bungaran.

Sumber : Tabloid Sinar Tani
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Deliserdang Minta Gubsu Tindak Bupati

    DPRD Deliserdang Minta Gubsu Tindak Bupati

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LPj APBD Deliserdang Tahun Anggaran 2010 Terancam Dibatalkan LUBUK PAKAM- Rancangan peraturan daerah Kabupaten Deliserdang tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Ta 2010 terancam dibatalkan oleh Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Soalnya, hingga kemarin, Rabu (24/8), belum ada penyempurnaan yang dilakukan Bupati Deliserdang bersama DPRD Ranperda. Padahal, melalui surat keputusan Gubernur Sumatera Utara No 188.44/828/KRTS/ Ta 2011 […]

  • Bupati Madina Gotong Royong Bersama Warga Bangun Rambin

    Bupati Madina Gotong Royong Bersama Warga Bangun Rambin

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan bersama warga melakukan gotong royong pengambilan material batu pembangunan jembatan gantung di Sungai Muara Parlampungan, Sulang Aling, Kecamatan Muara Batang Gadis. Gotong royong yang juga diikuti sejumlah anggota DPRD, para pejabat SKPD ini berlangung hari Minggu (25/10). Anggota DPRD Madina yang ikut adalah M […]

  • Meriahkan HUT ke 78 RI di Panyabungan Sisakan Sampah

    Meriahkan HUT ke 78 RI di Panyabungan Sisakan Sampah

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Meriahkan HUT ke 78 Republik Indonesia dengan mengadakan karnaval budaya di sepanjang jalan kota Panyabungan sore ini Rabu 16/8/2023 menyisakan 4 sampai 5 ton sampah. Sepanjang jalan mulai dari Taman Kota Panyabungan sampai Pasar Baru tumpukan sampah plastik dan bekas botol minuman berserakan, sejumlah siswa peserta karnaval terlihat ambil bagian dalam […]

  • Parlin Lubis : Tahun 2023 Target PAD Pasar Kegemukan Sehingga Tak Capai Target

    Parlin Lubis : Tahun 2023 Target PAD Pasar Kegemukan Sehingga Tak Capai Target

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2023, target Pendaparan Asli Daerah ( PAD ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dari sektor pasar atau pertokoan yang di kontrakkan senilai Rp.249.546.000,00 tidak tercapai, kondisi ini dinilai akibat tidak ideal dengan kondisi lapangan. ” Target PAD nya terlalu gemuk dan tidak ideal dengan kondisi lapangan, banyak kios yang […]

  • 500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 500 mahasiswa, pelajar dan organisasi kepemudaan berunjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Jum’at (27/9/2019) menolak revisi UU KUHP dan UU KPK. Unjukrasa ini berlangsung sejak pukul 9.20 WIB. Massa bergerak pawai dari masjid agung Nur Ala Nur menuju gedung DPRD Mandailing Natal (Madina) yang berjarak sekira 1,5 kilo meter. […]

  • Sebaran Listrik Belum Merata, Negara Abai Rakyat Menderita

    Sebaran Listrik Belum Merata, Negara Abai Rakyat Menderita

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan Pemerhati Umat Hari ini teknologi maju dengan pesatnya. Berbagai sarana kehidupan tersedia dengan canggih, tentunya harus ditopang oleh sumber energi yang mumpuni juga. Listrik, adalah sumber utama penunjang kemajuan teknologi hari ini. Hampir semua perangkat yang menjadi sarana kemudahan menggunakan sumber energi listrik. Sayangnya energi listrik yang menjadi kebutuhan penting […]

expand_less