Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Tokoh Pemuda Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
  • print Cetak

Irwansyah Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sejumlah kasus dugaan korupsi di Mandailing Natal masih “dipeti-es-kan” di institusi penegak hukum.

Untuk itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengambil alih kasus-kasus tersebut agar azas keadilan dapat tercapai di negara ini.

Itu dikatakan tokoh pemuda Mandailing Natal, Irwansyah Nasution menjawab Mandailing Online, Jum’at (10/8/2008).

Disinyalir bahwa macetnya kasus-kasus hukum di Madina diduga ada keterlibatan menantu Presiden Republik Indonesia. Irwan meminta kepada yang bersangkutan supaya jangan sampai mencemarkan nama Presiden Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi  memberi kewewenangan kepada KPK untuk mengambil alih penyelidikan atau penuntutan dengan beberapa alasan.

“Paling tidak terdapat 6 alasan bagi KPK untuk mengambilalih kasus-kasus yang mentok,” ujar Irwansyah.

Pertama : Laporan masyarakat mengenai tindak pidana korupsi tdk ditindak lanjuti.

Kedua : Proses penanganan tindak pidana korupsi secara berlarut larut atau tertunda-tunda tanpa alasan yang dapat dipertanggung jawaban.

Ketiga : Penanganan tindak pidana korupsi ditujukan untuk melindungi pelaku tindak pidana korupsi yang sesungguhnya.

Keempat : Penanganan tindak pidana korupsi mengandung korupsi.

Kelima : Hambatan penanganan tindak pidana korupsi karena campur tangan pihak eksternal misalnya ekskutif, Yudikatif dan kegislatif.

Keenam : Keadaan lain yang menurut pertimbangan kepolisian dan kejaksaan, penanganan tindak pidana korupsi sulit dilaksanakan secara baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HB Buka Fakta: Pemprovsu Pernah Peras Bupati Madina 2,1 Miliar

    HB Buka Fakta: Pemprovsu Pernah Peras Bupati Madina 2,1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KETERLIBATAN PEMPROVSU KIAN TERLIHAT BIANG TERJADINYA SUAP MEDAN – Bupati Mandailing Natal Non Aktif Muhammad Hidayat Batubara mengeluarkan pernyataan mengejutkan saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (5/12/2013). Hidayat yang juga menjadi terdakwa kasus suap itu selama ini mengatakan tahu bahwa Pemerintah Provinsi meminta pungutan dalam pengurusan proyek bersumber dari Dana Bantuan Daerah Bawahan […]

  • Korupsi? Pengurus Kelompok Tani Akui Dana SRI Disetorkan Lagi Kepada Pejabat Dinas Pertanian Madina

    Korupsi? Pengurus Kelompok Tani Akui Dana SRI Disetorkan Lagi Kepada Pejabat Dinas Pertanian Madina

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program optimilisasi sawah melalui program SRI (System of Rice Intensification) untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai gagal. Kegagalan itu ditengarai akibat anggaran yang bersumber dari APBN tersebut diduga hanya dinikmati oleh oknum-oknum yang ada di Dinas Pertanian Peternakan Madina. Berdasar pengakauan salah seorang ketua kelompok tani kepada wartawan, Jum’at (6/6) lalu […]

  • Data Terbit, Honorer Yang Belum Terdata Bisa Ajukan Hingga 22 Oktober

    Data Terbit, Honorer Yang Belum Terdata Bisa Ajukan Hingga 22 Oktober

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, telah menerbitkan pengumuman daftar pendataan tenaga honorer sebanyak 5.955 orang untuk tahun ini. Terdiri dari Tenaga Honorer Kategori II sebanyak 32 orang. Non ASN sebanyak 5.923 orang. Pengumuman itu tertuang dalam surat pengumuman Bupati Mandailing Natal Nomor 800/2887/BKD/2022 tanggal 05 Oktober 2022 ditandatangani Wakil […]

  • KPU wajib laksanakan putusan MK

    KPU wajib laksanakan putusan MK

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelaksanaan pemungutan suara ulang di wilayah Mandailing Natal (Madina), sudah menjadi putusan final oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) wajib melaksanakan perintah MK. Pernyataan itu disampaikan ketua pelaksana DPC PPP Madina, Ridwan Rangkuty, tadsi siang. Diungkapkan, keputusan MK tidak perlu dipolemik oleh elit-elit politik, LSM, praktisi hukum, Ormas,Orpol, dan siapapun. “Munculnya […]

  • Saparuddin-Miswaruddin Gabungan Ekonom Akademisi

    Saparuddin-Miswaruddin Gabungan Ekonom Akademisi

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Saparuddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay merupakan pasangan ekonomo dam akademisi, sehingga dinilai cocok memimpin Madina ke depan. Saparuddin Haji telah lama malangmelintang di organisasi ekonomi, mulai dari Ketua HIMPI (Himpunan Penguasaha Muda Indonesia) Madina, dan kini ketua Kadin (Kamar Dagang Industri) Madina. Sedangkan Miswaruddin Daulay telah lama pula sebagai dosen. Gabungan […]

  • DPRD Madina Heboh, Salah Satu Anggota Komisi I Bernama Hanura

    DPRD Madina Heboh, Salah Satu Anggota Komisi I Bernama Hanura

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehebohan terjadi di DPRD Mandailing Natal (Madina), pasalnya ditemukan nama Hanura sebagai anggota Komisi I, bukan nama orang melainkan nama salah satu partai politik. Nama Hanura ini ditemukan dalam Surat Keputusan DPRD Madina Nomor 70/06/KPTS/DPRD/2015 tertanggal 9 Pebruari 2015 tentang penetapan komposisi personalia pimpinan dan anggota Badan Musyawarah, Kimisi I, […]

expand_less