Senin, 12 Okt 2026
light_mode

HATA MANDAILING

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2014
  • print Cetak

 

Oleh: Jasinaloan

 

Di wilayah Propinsi Sumatera Utara dapat dijumpai beberapa kelompok etnis. Salah satu diantaranya adalah Orang Mandailing. Di samping memiliki adat-istiadatnya sendiri, Orang  Mandailing juga memiliki bahasa ibunya yang disebut Hata (Bahasa) Mandailing.

Bahasa Mandailing memiliki kekhasan, baik dari segi bentuk, proses pembentukan kata, makna kata maupun berdasarkan ragam pemakaiannya.  Dalam hal ini, penulis sering membuat suatu pengertian kata dengan uraian yang relatif cukup panjang karena tidak menemukan padanan kata yang sesuai dalam bahasa Indonesia.

Dari segi fonologis, bahasa Mandailing adalah bahasa yang bersistem silabis. Dituliskan dalam aksara surat tulak-tulak (aksara Mandailing) yang terdiri atas 24 fonem: a, ha, na, ma, nga, la, pa, ga, ja, ba, ta, ra, sa ,da, ka, ca, nya, wa, i, ya, u, e, o, ng. Fonem-fenem tersebut dilambangkan dengan  23 induk ni surat dan 5 anak ni surat.

ahnm<lpgjbtr
ahanamangalapagajabatara
sdkc[wIyUsEsosi
sadakacanyawaiyau(s)e(s)o(s)i
Ss^(s)e(s)o(s)i
(s)usang   

 

Fonem k velar dan glotal di akhir kata dilambangkan dengan satu tanda, meskipun pada hakikatnya berbeda, seperti contoh berikut:

tetek       =     tetes                         sosak     =     cepat, buru-buru

tetek       =     buang air besar      sosak     =     sesak

golak      =     gelak                         etek       =     bibi

golak      =    ejek                            etek       =     alat musik pukul dari bambu

Bunyi vokal sangat produktif dan variatif digunakan, misalnya:

sarsar        taktak       saksak        dosar        sa

sirsir         tiktik        siksik            dosir        si

sursur       tuktuk      suksuk         dosur        su

serser       tektek       seksek         doser        se

sorsor       toktok       soksok         dosor        so

Bahkan terdapat kata yang terdiri atas gugus vokal seperti, aua, uai ee, aa. Untuk jelasnya lihat kalimat uai iaua ia au i (wah akan diapakannyalah aku itu) yang terdiri atas dua belas gugus vokal yang belum pernah penulis temukan dalam bahasa lain. Sebaliknya satu vokal juga dapat berfungsi sebagai satu morfem seperti,  a pada kata bilangan, adua (keduanya);  i dapat bermakna ”itu” (misalnya kata ima, bermakna ”itulah”) dan awalan ”di” (misalnya kata isadu, bermakna ”disana”), e bermakna ”hai”, u  bermakna ”ku”, dan o yang bermakna ”ya” atau ”kau”.

Dalam bahasa Mandailing intonasi sangat memengaruhi arti. Pada kata dasar bagas, tekanan tempo sangat berperan menentukan arti. Kata ba’gas berarti rumah, sedangkan bag’as berarti dalam. Contoh lain misalnya kata parmangan. Dengan pengucapan yang berbeda dapat bermakna (1) suka makan; (2) uang yang digunakan untuk membeli makanan; dan (3) cara makan. Begitu juga dengan bentuk-bentuk lain seperti da’bu berarti jatuhkan, dan dabu’ berarti dalam keadaan terjatuh.

Akar kata, meskipun tidak pernah secara tuntas dikaji oleh ahli bahasa, penulis yakin bahwa dalam bahasa Mandailing akar kata sangat berperan dalam pembentukan kata dasar. Untuk jelasnya dapat dilihat pada contoh berikut: (1) antuk, batuk, kurtuk, lantuk, maturutuk,potuk, retuk, sotuk, tuktuk, utuk; (2) apit, ubit, lompit, sipit, pitpit, jungkit,dalkit, gigit, ancit, singit, rongit,angit,arit, sirit, gorit, ririt; (3) andarohot, dapot,dohot, lolot, morot, korot, sorot,porot,, potpot, lampot, sangkot, sungkot, singkot, sohot ,ngot, tungkot, ingot, sirohot, salohot, moncot, to’pot, topo’t. Dari ketiga contoh di atas masing-masing kelompok memiliki relevansi makna. Untuk contoh nomor satu memiliki hubungan dengan bunyi, pada contoh kedua hubungan maknanya berhubungan dengan sesuatu yang minim, kecil, dan hampir, sedangkan contoh ketiga memiliki hubungan makna dengan tempat, proses menuju atau meninggalkan tempat.

Selanjutnya, pemakaian imbuhan sangat produktif. Disamping jumlah imbuhan banyak, fungsi dan nosi yang muncul lebih variatif. Satu kata dasar dapat diimbuhi oleh lebih dari dua puluh imbuhan. Awalan ma + dabu dapat menjadi: (1) mada’bu (terjatuh); (2) ma’dabu (sudah/dalam keadaan terjatuh; dan (3) mandabu (menjatuhkan). Alomorf atau variasi morfem tidak hanya terjadi pada awalan me- dan pe-, tetapi awalan sa-, misalnya lihat bentuk sambola,sandok,sanggotap. Gabungan imbuhan dapat terjadi di akhir kata misalnya untuk kata dokon + on (dokonon), + kon (dokononkon), + on (dokononkonon), dorapkononkon. Selain itu, imbuhan juga dapat membentuk tingkat kata sifat, misalnya lihat godang, godangan, gumodang, mago’dang, ma’godang, magodangan, magodangtu,murgodang, murmagodang, murmurmagodang, targodang, tarumgodang, tartargodang, sagodang-godangna.

Pada bagian lain, pemakaian partikel sangat dominan. Partikel yang digunakan  antara lain: ba, bo, da, do, ke, le, ma, pe,te, dll. Dalam bahasa tutur (lisan) penggunaan partikel tersebut sering disingkat menjadi sebuah akronim, seperti  roson (ro ma ho tu son), kesi (kehe ma ho tu si), dll.

Bahasa Mandailing memiliki dialek yang sangat banyak dan dengan berbagai ragam bahasa antara lain: (1) hata andung dipakai pada upacara dan kesusasteraan; (2) hata bulung-bulung yaitu menggunakan lambang-lambang berupa daun-daunan tertentu (bladerentaal); (3) hata jampolak atau ata teas dipakai untuk caci- maki; (4) hata parkapur dipakai pada waktu meramu dan mencari kapur barus; (5) hata sibaso dipakai pada bidang keilmuan; dan (6) hata somal dipakai pada percakapan sehari-hari.

Itulah gambaran sekilas tentang Hata (bahasa) Mandailing.

 

Medan, 27 Maret 2009

Biodata penulis:

Mhd. Bakhsan Parinduri (Jasinaloan). Lahir 10 November 1964 di Tombang Bustak, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing-Natal. Lulusan SD Inpres Tombang Bustak (1977), SMP Negeri 2 Kotanopan (1982), SMA Negeri Kotanopan (1985), Fakultas Sastra Jurusan Bahasa Universitas Sumatera Utara (1990), Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Medan Program Akta IV (2000).

Pengalaman mengajar: SMA Al-Azhar Medan (1990-1996), USU-asisten dosen Bahasa Indonesia dan Metode Penulisan Karya Ilmiah (1990-1998), IAIN-asisten dosen Bahasa Indonesia (1990-1994), SMA YPI Amir Hamzah (1996-2008), SMP/SMA Prime One School (2008-sekarang). Tentor (pembimbing) bahasa Indonesia BT/BS BIMAFIKA (1987-1990), BT/BS Alumni (1988-1990), BT/BS DAKWAH USU (1990-1996), BT/BS Al-Fitrah (1996-1998), BKB Adzkia (2006-sekarang).

Aktif menulis puisi dan cerpen sejak SMA. Puisi-puisi yang pernah dimuat antara lain di harian Mimbar Umum, Waspada, Buletin Mandailing ni Mandailing, dan  Tabloid Sinondang Mandailing. Menulis Modul Belajar Bahasa Indonesia di beberapa bimbingan belajar.

Dalam bidang organisasi menjadi pengurus KBSI dan HMI Fakultas Sastra USU, Parsarimpunan Kesenian Mandailing Bulan Tamba Tua, YAPEBUMA (Yayasan Pengkajian Budaya Mandailing), HIKMA (Himpunan Keluarga Besar Mandailing) Sumut, dewan redaksi Buletin Mandailing ni Mandailing dan  tabloid Sinondang Mandailing. Selain guru juga sering tampil sebagai pargordang/pargondang bersama group kesenian Mandaling Gunung Kulabu, Sinadoras, Parata Namalos, dan pemimpin Parsarimpunan Uning-Uningan Mandailing Sisunggul Lungun, dll.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jayapura, Dua karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) tewas dalam kecelakaan di luar wilayah operasi Freeport di Timika, Papua. Diduga ada serangan tembakan terhadap mobil yang mereka kendarai. Kedua korban meninggal yakni Security Manager PTFI Daniel Mansawan serta Jensub Security PTFI Aris Siregar. Jenazah saat ini sementara diotopsi di Rumah Sakit Umum Timika. Ramdani Sirait, juru […]

  • Madina Sabet 2 Emas di Porprovsu

    Madina Sabet 2 Emas di Porprovsu

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Kontingen Mandailing Natal berhasil meraih 2 emas dari dua cabang olah raga di Porprovsu (Pekan Olahraga  Provinsi Sumatera Utara). “Dari 8 cabang yang kita ikuti, berhasil meraih emas dari pencak silat dan angkat berat,” kata Ketua Rombongan Kontingen Madina, Rahmat Hidayat S.Pd dari lokasi pertandingan, Medan kepada wartawan melalui telepon […]

  • Legislator minta kapolri nonaktifkan Djoko Susilo

    Legislator minta kapolri nonaktifkan Djoko Susilo

    • calendar_month Kamis, 2 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – ‎​ Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Ahmad Basarah meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo segera menonaktifkan tersangka kasus Simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) Irjen Pol Djoko Susilo dari jabatannya sebagai Gubernur Akademi Kepolisian. “Setuju, setidaknya ada dua pertimbangan yang dapat dijadikan dasar penonaktifan Djoko Susilo. Pertama, […]

  • Banjir di Madina Rendam Puluhan Rumah. Ini Penjelasan Kaban BPBD

    Banjir di Madina Rendam Puluhan Rumah. Ini Penjelasan Kaban BPBD

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lantaran sering di diguyur hujan beberapa Desa di Dua Kecamatan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal terdampak banjir. Berdasarkan Laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal ada sekitar 70 KK (Kepala Kelurga) yang terdampak. Kata Kepala Badan BPBD Madina Muksin Nasution. Berdasarkan laporan tim hingga minggu pagi […]

  • Madina Deklarasi Dukung Muhaimin Iskandar Capres 2024

    Madina Deklarasi Dukung Muhaimin Iskandar Capres 2024

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berbagai komunitas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, mendeklarasikan dukungan terhadap Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin sebagai calon presiden RI pada Pilpres 2024. Massa pendukung yang hadir terdiri dari komunitas penarik becak motor, komunitas perempuan, dan komunitas milenial Madina. Deklarasi yang dihadiri ratusan warga ini berlangsung di Hotel Rindang,Panyabungan, Madina, […]

  • Suara Terbungkam

    Suara Terbungkam

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Prosa Karya : Halvionata Auzora Siregar   Ketika mendengar sebuah jeritan menyayat hati dari seorang perempuan yang dianggap sebagai tiang dari sebuah negara, di akhir tahun yang penuh duka, duka bagi perempuan, negara bahkan apa yang diperjuangkan oleh sang feminisme Indonesia R.A Kartini dan Dewi Sartika telah dirobohkan oleh hawa nafsu. Akhir tahun kini penuh […]

expand_less