Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Persahabatan dan Kepentingan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
  • print Cetak

Cerpen

Karya: Rina Youlida Nurdina

Mentari mulai condong ke arah barat, udara yang tadi terasa terik kini mulai  lebih sejuk. Suara riuh di jalan raya  dari banyaknya kendaraan yang ditandai dengan suara bising klakson kendaraan yang saling bersahutan menandakan sudah waktunya orang-orang harus kembali ke rumahnya masing-masing setelah sibuk beraktifitas seharian.

Ayah menoleh ke arah pintu. Benar saja, Merry baru  pulang bekerja. Ayah yang sedari tadi duduk di depan TV bersantai menikmati sore hari menyambut kedatangan putri kesayangannya itu.

Merry yang bekerja di kantor kecamatan  adalah gadis yang sangat ceria. Di kantor ia bergaul dan memiliki banyak teman serta beberapa teman dekat yang sudah seperti saudara yang apapun tentang pribadi masing-masing sudah saling mengetahui dan memahami.

Namun, kali ini ayah sangat heran melihat putrinya pulang tidak ceria seperti biasanya.

“Merry, mengapa ayah lihat kamu berbeda hari ini sayang? Wajahmu terlihat kusut seperti kain yang belum disetrika. Dimana wajah ceria dan manis gadis ayah? Apa kamu kelelahan karena banyak tugas kantor?” tanya ayah pada Merry.

Merry tidak langsung menjawab. Ia membuka kedua sepatu heels-nya dan menggeser ke arah dalam kolong meja kayu, meletakkan tas ransel coklat berbahan canvas yang berisi laptop dan perlengkapan kerja lainnya di atas sofa sambil merebahkan punggungnya disandaran sofa itu.

Menghela nafas panjang ia mulai menjawab pertanyaan ayahnya.

“Ayah, hari ini aku kesal sekali. Aku kesal dengan semua teman-temanku, padahal aku nggak tahu kesalahanku itu di mana.”

Ayah yang sangat pengertian dengan putrinya ini mengambil remote yang  ada di sampingnya dan mematikan televisi. Sedari tadi ayah asyik menonton film SpongeBob yang bisanya menjadi tontonan oleh anak-anak. Ayah mendekati Merry  dan mulai mengajak Merry untuk bercerita.

“Emang kamu kenapa di kantor? Ada masalah apa ? Ayo cerita sama ayah supaya hatimu lebih lega. Setelah itu kamu bersihkan dirimu dan beristirahatlah supaya besok kamu bisa bekerja dengan baik dan bersemangat lagi. Mana tahu jika kamu cerita ke ayah nanti kita bisa dapat solusi,” kata ayah dengan bijak.

“Ayah tahu kan kalau aku punya teman-teman yang sangat dekat? Aku sangat menyayangi mereka dan sudah menganggap seperti keluarga  sendiri. Kemanapun aku pergi dan apapun yang aku kerjakan pasti mengikutsertakan mereka dalam berbagi tugas dan hasil. Aku merasa dengan kami bekerja bersama-sama semua terasa mudah dan   menyenangkan walau terkadang pekerjaan itu cukup sulit,” jawab Merry.

“Lantas apa masalahnya?” tanya ayah makin penasaran.

“Masalahnya sebenarnya sangat sepele, Yah. Tadi tanpa sengaja aku mendengar pembicaraan teman-temanku di ruangan. Mereka tidak tahu jika aku ada di balik pintu  ruangan karena baru saja sampai dari kantor kelurahan. Aku sangat kesal karena mereka berencana pergi memanen durian di kebun salah satu rekan kerja kami tanpa mengajak aku turut serta dengan mereka. Kecewa rasanya, Yah.”

Ayah pun menggeser duduknya lebih dekat kepada Merry dan menepuk pundak putri kesayangannya itu.

“Merry sayangku, ayah baru saja loh menonton film SpongeBob kesukaan keponakanmu. Mungkin kesannya lucu ayah masih menonton film kartun seperti itu. Tapi ada banyak sekali pelajaran dan mungkin itu juga bisa jadi pelajaran buat kita di dalam hidup ini. Persahabatan, pertemanan, besti-besti-an, apapun itu namanya, semuanya berhubungan dengan kepentingan. Tidak ada hubungan yang tidak didasari kepentingan apapun jenis hubungannya. Dari film Spongebob tadi ayah melihat cerita yang sangat lucu di mana Squidward yang sangat kecewa pada Tuan Krab karena tidak pernah mendapat pertambahan gaji dan bonus kerja. Ia berusaha untuk mengajak Spongebob untuk mogok kerja jika gaji tidak dinaikkan. Spongebob yang polos merasa bahwa Squidward adalah sahabat baiknya dan telah  lama bekerja bersama-sama di toko Krabby Patty milik Tuan Krab tidak akan mau menjerumuskannya sehingga ia mau saja diminta oleh Squidward untuk mogok kerja sesuai keinginan Squidward. Namun apakah yang terjadi? Apakah SpongeBob mendapatkan apa yang ia harapkan sesuai dengan apa yang Squidward sampaikan bahwasanya nanti mereka akan diberikan upah yang lebih besar lagi oleh Tuan Krab? Tidak, yang terjadi justru Tuan Krab  memberhentikan SpongeBob bekerja dari toko Krabby Patty nya karena dianggap tidak loyal lagi pada pimpinan. Sedangkan Squidword masih tetap bekerja seperti biasanya. Squidword yang licik sengaja melakukan itu agar spongebob berhenti bekerja. Sementara tokoh yang paling berjasa dalam suksesnya toko Krabby Patty itu adalah Spongbob. Karena terlalu percaya kepada sahabat akhirnya SpongeBob hancur sendirian. Nah, dalam hubungan pertemanan juga seperti itu, orang-orang yang kita anggap sebagai orang baik yang kita percaya dan sayangi, terkadang merekalah yang  membuat sedih dan kecewa. Jadi belajarlah dari kisah SpongeBob itu. Jadilah perempuan yang lebih kuat dalam mengarungi kehidupan. Majulah tanpa harus menjatuhkan orang lain dan biarkan orang berbuat buruk karena suatu saat keburukan itu juga akan kembali kepada orang yang melakukannya,” ayah berkisah dengan sempurna.

Merry yang sedari tadi dengan cermat mendengar cerita ayah mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti tentang apa yang baru saja disampaikan oleh ayah. Ia pun memeluk ayahnya dan mengucapkan terima kasih.

“Ayah sekarang aku sudah mengerti dan aku tidak akan sedih lagi karena aku sudah tahu bahwa begitulah dinamika dunia kerja dan dunia pertemanan. Terima kasih, Ayah. Sekarang aku pergi mandi dulu ya, Yah,” kata Merry sambil beranjak berdiri meninggalkan ayahnya. Ayah pun tersenyum melihat putri cantiknya berlalu dari hadapannya.

Rina Youlida Nurdina adalah guru di SMP Negeri 6 Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut.
Anggota Forum Komunikasi Pendidikan (FKP) Madina.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 20 Desember, Kiblat Masjid Diukur

    20 Desember, Kiblat Masjid Diukur

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK; Sekitar 60 masjid di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), akan diukur arah kiblatnya, Senin (20/12) mendatang. Hal ini sesuai dengan pelaksanaan musyawarah beberapa najir masjid se Kecamatan Sipirok, yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Sipirok, di Balai Desa Pasar Sipirok, Kamis (9/12) lalu. Kepala Kantor Kementerian Agama Sipirok, Drs Jindsar Tamimi, kepada METRO, […]

  • Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

    Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Kutau dulu pelangi itu indah Mentaripun menyambutnya dengan cerah Kini, pelangiku itu tak indah lagi Dikotori oleh kaum sodom Baru-baru ini, Pemerintah Indonesia melalu Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI akan memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menyatakan Dubes Inggris akan dipanggil […]

  • Marsarak Mate

    Marsarak Mate

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen Mandailing Karya : Mustopa Kamal Batubara   Potang ni ari na sangat jogi, i toru ni alibutongan na manorangi. Hajogianna tibo-tibo mago harani rimbus ni udan na ro mangompoti. Ngon bagas papan maralaskon tano, u paligi-ligi rimbus ni udan naso juo maradian. I samping tingkap au martungkol isang painte udan anso siang. “Rahmat, madung […]

  • Sebut Batak Mandailing, Presiden Jokowi Diprotes Warga Mandailing

    Sebut Batak Mandailing, Presiden Jokowi Diprotes Warga Mandailing

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) : Warga Mandailing di Jakarta memprotes Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait pernyataan Batak Mandailing. Aksi protes berlangsung di lapangan Monas, Jakarta, Selasa (20/3/2019) dengan menggelar spanduk panjang bertulis : “Tuan Presiden, Mandailing Bukan Batak”. Protes itu dilakukan menyusul adaya pernyataan Presiden RI Joko Widodo melalui akun resmi facebook– nya yang […]

  • Umak-Umak Pengajian Undang Atika, Karena Dinilai Calon Pemimpin Cerdas

    Umak-Umak Pengajian Undang Atika, Karena Dinilai Calon Pemimpin Cerdas

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Kaum ibu-ibu pengajian wirid yasin Pagaran Tonga, Desa Hayuraja, Kecamatan Panyabungan Selatan mengundang calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution ke pengajian itu. Atika hadir di pengajian itu pada Sabtu (24/10/2020) lalu. Penyambutan calon wakil calon bupati nomor 1 itu diiringi dengan pemembacaan suroh yasin tiga kali berturut turut, […]

  • Pilkada Simalungun, KPU Sumut Tunggu Instruksi Pusat

    Pilkada Simalungun, KPU Sumut Tunggu Instruksi Pusat

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN– KPU Provinsi Sumatera Utara masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat terkait langkah yang akan ditempuh pasca putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara yang membatalkan Surat Keputusan Pembatalan Calon Bupati/Wakil Bupati Simalungun JR Saragih-Amran Sinaga. Anggota KPU Sumut Benget Silitonga, Senin (28/12), menyebutkan, ada dua opsi yang bisa dilakukan KPU terkait putusan tersebut yakni […]

expand_less