Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Persahabatan dan Kepentingan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
  • print Cetak

Cerpen

Karya: Rina Youlida Nurdina

Mentari mulai condong ke arah barat, udara yang tadi terasa terik kini mulai  lebih sejuk. Suara riuh di jalan raya  dari banyaknya kendaraan yang ditandai dengan suara bising klakson kendaraan yang saling bersahutan menandakan sudah waktunya orang-orang harus kembali ke rumahnya masing-masing setelah sibuk beraktifitas seharian.

Ayah menoleh ke arah pintu. Benar saja, Merry baru  pulang bekerja. Ayah yang sedari tadi duduk di depan TV bersantai menikmati sore hari menyambut kedatangan putri kesayangannya itu.

Merry yang bekerja di kantor kecamatan  adalah gadis yang sangat ceria. Di kantor ia bergaul dan memiliki banyak teman serta beberapa teman dekat yang sudah seperti saudara yang apapun tentang pribadi masing-masing sudah saling mengetahui dan memahami.

Namun, kali ini ayah sangat heran melihat putrinya pulang tidak ceria seperti biasanya.

“Merry, mengapa ayah lihat kamu berbeda hari ini sayang? Wajahmu terlihat kusut seperti kain yang belum disetrika. Dimana wajah ceria dan manis gadis ayah? Apa kamu kelelahan karena banyak tugas kantor?” tanya ayah pada Merry.

Merry tidak langsung menjawab. Ia membuka kedua sepatu heels-nya dan menggeser ke arah dalam kolong meja kayu, meletakkan tas ransel coklat berbahan canvas yang berisi laptop dan perlengkapan kerja lainnya di atas sofa sambil merebahkan punggungnya disandaran sofa itu.

Menghela nafas panjang ia mulai menjawab pertanyaan ayahnya.

“Ayah, hari ini aku kesal sekali. Aku kesal dengan semua teman-temanku, padahal aku nggak tahu kesalahanku itu di mana.”

Ayah yang sangat pengertian dengan putrinya ini mengambil remote yang  ada di sampingnya dan mematikan televisi. Sedari tadi ayah asyik menonton film SpongeBob yang bisanya menjadi tontonan oleh anak-anak. Ayah mendekati Merry  dan mulai mengajak Merry untuk bercerita.

“Emang kamu kenapa di kantor? Ada masalah apa ? Ayo cerita sama ayah supaya hatimu lebih lega. Setelah itu kamu bersihkan dirimu dan beristirahatlah supaya besok kamu bisa bekerja dengan baik dan bersemangat lagi. Mana tahu jika kamu cerita ke ayah nanti kita bisa dapat solusi,” kata ayah dengan bijak.

“Ayah tahu kan kalau aku punya teman-teman yang sangat dekat? Aku sangat menyayangi mereka dan sudah menganggap seperti keluarga  sendiri. Kemanapun aku pergi dan apapun yang aku kerjakan pasti mengikutsertakan mereka dalam berbagi tugas dan hasil. Aku merasa dengan kami bekerja bersama-sama semua terasa mudah dan   menyenangkan walau terkadang pekerjaan itu cukup sulit,” jawab Merry.

“Lantas apa masalahnya?” tanya ayah makin penasaran.

“Masalahnya sebenarnya sangat sepele, Yah. Tadi tanpa sengaja aku mendengar pembicaraan teman-temanku di ruangan. Mereka tidak tahu jika aku ada di balik pintu  ruangan karena baru saja sampai dari kantor kelurahan. Aku sangat kesal karena mereka berencana pergi memanen durian di kebun salah satu rekan kerja kami tanpa mengajak aku turut serta dengan mereka. Kecewa rasanya, Yah.”

Ayah pun menggeser duduknya lebih dekat kepada Merry dan menepuk pundak putri kesayangannya itu.

“Merry sayangku, ayah baru saja loh menonton film SpongeBob kesukaan keponakanmu. Mungkin kesannya lucu ayah masih menonton film kartun seperti itu. Tapi ada banyak sekali pelajaran dan mungkin itu juga bisa jadi pelajaran buat kita di dalam hidup ini. Persahabatan, pertemanan, besti-besti-an, apapun itu namanya, semuanya berhubungan dengan kepentingan. Tidak ada hubungan yang tidak didasari kepentingan apapun jenis hubungannya. Dari film Spongebob tadi ayah melihat cerita yang sangat lucu di mana Squidward yang sangat kecewa pada Tuan Krab karena tidak pernah mendapat pertambahan gaji dan bonus kerja. Ia berusaha untuk mengajak Spongebob untuk mogok kerja jika gaji tidak dinaikkan. Spongebob yang polos merasa bahwa Squidward adalah sahabat baiknya dan telah  lama bekerja bersama-sama di toko Krabby Patty milik Tuan Krab tidak akan mau menjerumuskannya sehingga ia mau saja diminta oleh Squidward untuk mogok kerja sesuai keinginan Squidward. Namun apakah yang terjadi? Apakah SpongeBob mendapatkan apa yang ia harapkan sesuai dengan apa yang Squidward sampaikan bahwasanya nanti mereka akan diberikan upah yang lebih besar lagi oleh Tuan Krab? Tidak, yang terjadi justru Tuan Krab  memberhentikan SpongeBob bekerja dari toko Krabby Patty nya karena dianggap tidak loyal lagi pada pimpinan. Sedangkan Squidword masih tetap bekerja seperti biasanya. Squidword yang licik sengaja melakukan itu agar spongebob berhenti bekerja. Sementara tokoh yang paling berjasa dalam suksesnya toko Krabby Patty itu adalah Spongbob. Karena terlalu percaya kepada sahabat akhirnya SpongeBob hancur sendirian. Nah, dalam hubungan pertemanan juga seperti itu, orang-orang yang kita anggap sebagai orang baik yang kita percaya dan sayangi, terkadang merekalah yang  membuat sedih dan kecewa. Jadi belajarlah dari kisah SpongeBob itu. Jadilah perempuan yang lebih kuat dalam mengarungi kehidupan. Majulah tanpa harus menjatuhkan orang lain dan biarkan orang berbuat buruk karena suatu saat keburukan itu juga akan kembali kepada orang yang melakukannya,” ayah berkisah dengan sempurna.

Merry yang sedari tadi dengan cermat mendengar cerita ayah mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti tentang apa yang baru saja disampaikan oleh ayah. Ia pun memeluk ayahnya dan mengucapkan terima kasih.

“Ayah sekarang aku sudah mengerti dan aku tidak akan sedih lagi karena aku sudah tahu bahwa begitulah dinamika dunia kerja dan dunia pertemanan. Terima kasih, Ayah. Sekarang aku pergi mandi dulu ya, Yah,” kata Merry sambil beranjak berdiri meninggalkan ayahnya. Ayah pun tersenyum melihat putri cantiknya berlalu dari hadapannya.

Rina Youlida Nurdina adalah guru di SMP Negeri 6 Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut.
Anggota Forum Komunikasi Pendidikan (FKP) Madina.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ichwan Persada Luncurkan Buku “101 Movie Guide”

    Ichwan Persada Luncurkan Buku “101 Movie Guide”

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Produser film Ichwan Persada tak berhenti berkarya. Setelah menelurkan 2 film dalam waktu berdekatan, yakni La Tahzan dan Cinta/Mati, kini ia bersiap mengeluarkan karya lagi. Tapi kali ini bukan film, melainkan buku. Pria kelahiran Makassar ini memang juga dikenal aktif menulis seputar film di sejumlah media. Karenanya rencananya merilis buku perdananya tak terlalu mengherankan. “Sebenarnya […]

  • Timnas Indonesia Peringkat Kedua di Asia Tenggara

    Timnas Indonesia Peringkat Kedua di Asia Tenggara

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepekan menjelang penyelenggaraan Piala Suzuki (AFF) 2010 di Indonesia dan Vietnam, peringkat Indonesia di Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) masih menempati urutan kedua di kawasan Asia Tenggara. Seperti dikutip dari situs resmi FIFA, dalam ranking dunia untuk kawasan ASEAN tersebut Indonesia menempati urutan ke-135. Sedangkan Thailand masih teratas dan terpaut cukup jauh yakni urutan […]

  • KUPT Siabu Tiap Senin Pagi Kunjungi Sekolah Diam-Diam,Beri Wejangan Kepada Pelajar

    KUPT Siabu Tiap Senin Pagi Kunjungi Sekolah Diam-Diam,Beri Wejangan Kepada Pelajar

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Ada kebiasaan rutin yang dilakukan Kepala  UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Siabu, Marasolih, S.Pd, yakni mendatangi sekolah secara diam-diam di pagi hari tiap Senin tanpa diketahui pihak sekolah. Biasanya, kepala sekolah dan guru-guru yang didatangi selalu terkejut. Dan, biasanya pula, Marasolih akan menjadi pembina upacara pada acara penaikan bendera di sekolah yang […]

  • Madina Raih Juara II Umum Kejurda Shotokai Karate Sumut 2019

    Madina Raih Juara II Umum Kejurda Shotokai Karate Sumut 2019

    • calendar_month Jumat, 1 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Kontingen Karate dari Mandailing Natal berjaya menyabet Juara Umum II Kejurda Shotokai Karate-Do Indonesia Sumatera Utara 2019. Ini menjadi kabar gembira bagi dunia karate di Mandailing Natal. Kontingen yang diketuai Ny. Ika Desika Dahlan Hasan itu juga mengantongi Best Of The Best Junior Putri. Kejuaraan Daerah (Kejurda) ini berlangsung pada 26 […]

  • Harga Esemka mulai Rp65 juta

    Harga Esemka mulai Rp65 juta

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Solo, (MO) – Setelah Esemka lulus berbagai uji dan bisa mendapatkan STNK, kendaraan karya para siswa Sekolah Menengah Kejuruan itu mulai dipasarkan dan harga jualnya sudah diumumkan. “Esemka type SUV Rajawali tahap pertama Rp100 juta/unit, tetapi ini terbatas dan nantinya akan menjadi Rp145 juta/unit. Hal ini terkait harga komponen yang terus naik, sedangkan mobil Esemka […]

  • Jelang Nataru Stok Pangan di Madina Aman

    Jelang Nataru Stok Pangan di Madina Aman

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Ketapang Madina pastikan sejumlah pasokan stok pangan komoditi tercukupi Jelang Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). “Berdasarkan pantauan hasil survei pasar dan laporan UPTD Kecamatan, Insya Allah jelang Nataru pasokan bahan komoditi aman,” Kata Taufik Zulhandra Ritonga Kadis Ketapang Melalui Khairul Anwar Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan di […]

expand_less