Senin, 12 Okt 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal Di Sipogu dan Rantobi Madina Bebas Beroperasi.Warga Minta Kapolres Baru Bertindak

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

Aktifitas tambang emas ilegal di desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, Madina ( ist )

Batangnatal ( Mandailing Online ): Aktifitas tambang emaa ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara masih beroperasi bebas. Dugaan kuat, aktifitas pelaku tambang emas ilegal ini bebas beroperasi karena memiliki stabil pada oknum tertentu.

Pantauan dilapangan, di desa Sipogu, ada aktifitas alat berat terpantau melakukan aktifitas pengerukan material yang mengandung emas tepatnya di jalan lintas natal, dikecamatan Batang Natal. Dari pengakuan warga, tambang emas ilegal itu milik inisial B warga Ampungsiala. Untuk mendapatkan visual gambar yang bagus, reporter kami pun tidak begitu bebas karena banyak anggota penambang melakukan pemantauan aktifitas khusus nya journalis yang ingin mengambil gambar.

Selain di Desa Sipogu, ada juga di Desa Rantobi. Kedua aktifitas tambang emas ilegal ini berada di pinggiran sungai batang natal.

Aktifitas tambang emas ilegal didesa Rantobi beroperasi di daerah aliran sungai batang natal ( ist )

Nasution sebagai warga setempat mengaku, aktifitas tambang emas ilegal diwilayah batang natal bisa dipastikan tak akan bisa berhenti. Karena jelas Polsek setempat tutup mata.

” kalaupun pak Kapolres sekarang masih baru, namun yakinlah tidak akan ada tindakan bagi pelaku tambang emas ilegal yang notabenya hanya menguntungkan kelompok dan merusak lingkungan,’ kata Nasution.

Tetapi Nasution tetap optimis dan yakin, Kapolres Madina AKBP Bagus Priyandi sejauh ini belum menunjukkan taringnya terhadap para pelaku tambang yang notabenya merupakan pencuri harta negara dan pelaku pencucian uang.

” saya tetap optimis, mudah mudahan Kapilres Madina yang baru segera bertindak dan menu jukkan ketegasannya,” harap Nasution.

Dikutip dari Detik.com, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan perputaran duit diduga terkait penambangan emas tanpa izin (PETI) dan distribusi emas ilegal Rp 992 triliun. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyelidiki temuan itu.

PKH sendiri mengaku punya data  pemetaan aktivitas bisnis oleh semua korporasi yang ada di kawasan hutan,” kata juru bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

Dalam keterangan pers nya, pihaknya sedang melakukan serangkaian penyelidikan, investigasi, termasuk pengumpulan data, audit yang ada di lapangan.( napi )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA- Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras. "Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu," kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5). […]

  • Palestina Hanya Merdeka dengan Islam, Bukan Persetujuan Hukum Internasional

    Palestina Hanya Merdeka dengan Islam, Bukan Persetujuan Hukum Internasional

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Menyedihkan! Shame on You, wahai para penguasa Muslim! Kondisi yang semakin buruk terjadi di Gaza, Palestina. Justru para penguasa Muslim khususnya negara-negara Arab melakukan penghianatan nyata dan sikap yang di luar nalar sehat. Dilansir dari CNBC Indonesia, bahwa  negara-negara Arab dan Muslim, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Mesir, […]

  • Pelanggaran HAM Di Sumut Didominasi Oknum Polri

    Pelanggaran HAM Di Sumut Didominasi Oknum Polri

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Pelaku pelanggaran hak asasi manusia di Sumatera Utara masih didominasi kalangan oknum polisi dengan 249 kasus dari Januari hingga Novenber 2010. Sekretaris Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera (Bakumsu) Benget Silitonga di Medan, Kamis, mengatakan, pelanggaran HAM yang dilakukan oknum aparat kepolisian masih belum berkurang setiap tahunnya. Dia menjelaskan, tercatat pada […]

  • Nelayan di Pantai Barat Madina Terpaksa Berhenti Melaut Karena Kelangkaan Solar Bersubsidi

    Nelayan di Pantai Barat Madina Terpaksa Berhenti Melaut Karena Kelangkaan Solar Bersubsidi

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online ): Nelayan di Pantai Barat Madina, sedang mengalami kesulitan besar. Kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi membuat mereka terpaksa berhenti melaut sejak November lalu. Padahal, solar adalah kebutuhan pokok untuk menggerakkan kapal mereka. Menurut nelayan, kelangkaan ini akibat banjir dan putusnya jalan menuju Pantai Barat Madina. Meski minggu ini pasokan BBM jenis […]

  • KEBENARAN YANG HILANG

    KEBENARAN YANG HILANG

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

                            (Tinjauan Kepemimpinan Dahlan Hasan Dalam Kajian Komunikasi) Oleh : Asrul H. Nasution Alumnus Pasca Sarjana UIN Sumatera Utara   Siapa yang tidak mengenal Drs.H. Dahlan Nasution atau yang lebih familiar disapa dengan pak Dahlan? Pamong senior yang sudah malang melintang dalam dunia birokrasi ini sekarang diberikan amanah menjadi Bupati Mandailing Natal. Beliau telah menorehkan […]

  • MENUJU TAPSEL YANG LEBIH TANGGUH (Bagian 2 dari 3 Tulisan)

    MENUJU TAPSEL YANG LEBIH TANGGUH (Bagian 2 dari 3 Tulisan)

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Meloncat dengan Carbon Credit Membaca Gagasan Gus Irawan tentang Ekonomi Hijau Batangtoru   Oleh: Ludfan Nasution Koordinator Mandailing Epicentrum Ada satu bagian dari pernyataan Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, yang layak diberi perhatian lebih jauh. Gus Irawan tidak ingin konservasi Batang Toru berhenti pada urusan menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati. Ia menyebut sejumlah […]

expand_less