Selasa, 4 Agu 2026
light_mode

Harga Karet Rendah, Picu Keresahan dan Konflik Horizontal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) : Harga harga karet yang tak kunjung naik telah menimbulkan keresahan sosial yang bisa memicu konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.

Itu dikatakan Presiden Direkur Forum Diskusi Mandailing Julu (MAJU), Raja Muda Nasution didampingi penasehat G. Tanjung dan H.S. Matondang, di Kotanopan, pekan lalu.

Disebutkan, mayoritas masyarakat di Mandailing Julu khsusnya, Mandailing Natal umumnya sumber pencaharian pokoknya adalah sebagai petani karet, menghidupi keluarganya dari hasil karet yang pada saat ini nota bene harganya hanya bisa ber tahan antara 5.000 hingga 7.000 rupiah per kg.

Dari rangkaian pantauan di pasar-pasar di Mandailing Natal, khusunya di pasar Kotanopan pada hari pekan, keluhan rendahnya harga karet senantiasa dijeritkan oleh para petani dan mereka terus berharap uluran tangan dari pemerintah agar harga karet ini dapat meningkat.

Sudah kerap terjadi, para orang tua tak mampu membiayai ongkos transportasi anak-anak mereka ke kesekolah.

Beliau menambahkan, jika saja saat ini harga karet bisa mencapai 10.000 hingga 15.000 rupiah per kg sudah dapat membantu masyrakat untuk membiayai kebutuhan pokoknya keluarga dan biaya anak-anaknya yang masih sekolah.

Harga karet yang sangat rendah juga berdampak pada ekonomi masyarakat secara umum, dimana para pedangang saat ini juga telah kelimpungan akibat rendahnya daya beli masyarakat.

Raja Muda Nasution dalam menyikapi keluhan masyarakat yang sudah berlangsung lama itu, menyimpulkan bahwa akibat prokonomian masyarakat yang kurang mengembirakan ini, maka dapat meruah pola pikir dan karakter serta mengikis budaya-budaya masyaratkat yang selama ini masih terjaga khususnya di daerah Mandailing Julu.

Seperti budaya pendidikan, budaya kesederhanaan, budaya kekeluargaan dan gotong-royong kian menipis. Untuk itu pemerintah perlu memikirkan untuk memberikan subsidi harga karet kepada petani, sehingga dapat mencapai kisaran Rp 10.000 – Rp 15.000 / kg yang tujuannya untuk meningkatkan tarap hidup dan pendapatan masyarakat petani.

Peliput : Makmur Hasibuan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wartawan Posmetro Langkat Diancam Polisi

    Wartawan Posmetro Langkat Diancam Polisi

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    LANGKAT, (MO) – Wartawan Posmetro Medan (Grup Sumut Pos) bertugas di wilayah Kabupaten Langkat, Darwis Sinulingga, diancam Kepala Pos Lalu-lintas (Kapos Lantas) Seikarang Kecamatan Stabat, Aiptu G Samosir, Minggu (13/1) dinihari. Pengancaman terjadi saat Darwis bersama keluarganya dihadang saat pulang dari Binjai menuju Stabat. “Biasanya polisi yang merazia selalu hormat kepada masyarakat, ini tidak dia […]

  • 9 Program Ungulan Dahlan – Sukhairi

    9 Program Ungulan Dahlan – Sukhairi

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Di dalam visi misi pasangan calon bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution-Muhammad Jakfar Sukhairi, terdapat sembilan program unggulan yang diusung bagi pembangunan Madina ke depan. 1. MEMBANGUN PERTANIAN UNTUK KEDAULATAN PANGAN • Meningkatkan kapasitas pengetahuan, sikap, keterampilan dan jiwa kewirausahaan petani untuk memperkuat kelompok tani dan usaha pertanian. • Mengembangkan industri kereatif di pedesaan untuk meningkatkan […]

  • Pelamar CPNSD di Madina 4.391 Orang

    Pelamar CPNSD di Madina 4.391 Orang

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Manailing Onine) – Jumlah pelamar CPNSD di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencapai 4.391 orang, sementara yang akan diterima hanya 100 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Madina, Syahdan Lubis AP kepada wartawan Senin (28/10/2013) menguraikan untuk formasi Guru Kelas SD yang dibutuhkan 54 orang, jumlah pelamar 493 Orang. Guru Kimia dibutuhkan 2 orang, pelamar 125 […]

  • Pelantikan Pengurus DPC Khusus Ikanas Berlangsung Meriah

    Pelantikan Pengurus DPC Khusus Ikanas Berlangsung Meriah

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Acara Horja Godang Halalbihal dan Pelantikan Pengurus DPC Ikanas (Ikatan Keluarga Nasution) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dohot Anak Boruna Periode 2022-2026 berlangsung meriah, Kamis (12/5). Kegiatan yang dilangsungkan di Alaman Bolak Aek Lapan ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Umum DPP Ikanas Saifullah Nasution, Sekjen DPP Marzuki Nasution, Ketua DPD Ikanas […]

  • Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya angkat bicara dan memberi tanggapan terkait kasus pemukulan terhadap salah satu wartawan yang terjadi pada Jumat (4/3) pekan lalu. Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution mengatakan pihaknya sejak awal proaktif dan kooperatif dalam penanganan kasus tersebut. “Kita juga terus […]

  • PDI Perjuangan Madina-Tapsel dan Ayah Toni Darius Ucapkan Terimaksih Kepada Poldasu

    PDI Perjuangan Madina-Tapsel dan Ayah Toni Darius Ucapkan Terimaksih Kepada Poldasu

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – PDI Perjuangan Tapsel dan Madina mengucapkan terimakasih kepada kapolda Sumut yang telah berhasil mengungkap kasus pembajakan akun facebook Toni Darius Sitorus. “Dengan tertangkapnya pembajak akun facebook Toni Darius Sitorus, maka semua sudah jelas dan terang benderang. Oleh karenanya kita dari PDI Perjuangan Madina mengucapkan terimakasih kepada Pak Kapolda Sumut,” kata Ketua […]

expand_less