Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Harga Karet Rendah, Picu Keresahan dan Konflik Horizontal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) : Harga harga karet yang tak kunjung naik telah menimbulkan keresahan sosial yang bisa memicu konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.

Itu dikatakan Presiden Direkur Forum Diskusi Mandailing Julu (MAJU), Raja Muda Nasution didampingi penasehat G. Tanjung dan H.S. Matondang, di Kotanopan, pekan lalu.

Disebutkan, mayoritas masyarakat di Mandailing Julu khsusnya, Mandailing Natal umumnya sumber pencaharian pokoknya adalah sebagai petani karet, menghidupi keluarganya dari hasil karet yang pada saat ini nota bene harganya hanya bisa ber tahan antara 5.000 hingga 7.000 rupiah per kg.

Dari rangkaian pantauan di pasar-pasar di Mandailing Natal, khusunya di pasar Kotanopan pada hari pekan, keluhan rendahnya harga karet senantiasa dijeritkan oleh para petani dan mereka terus berharap uluran tangan dari pemerintah agar harga karet ini dapat meningkat.

Sudah kerap terjadi, para orang tua tak mampu membiayai ongkos transportasi anak-anak mereka ke kesekolah.

Beliau menambahkan, jika saja saat ini harga karet bisa mencapai 10.000 hingga 15.000 rupiah per kg sudah dapat membantu masyrakat untuk membiayai kebutuhan pokoknya keluarga dan biaya anak-anaknya yang masih sekolah.

Harga karet yang sangat rendah juga berdampak pada ekonomi masyarakat secara umum, dimana para pedangang saat ini juga telah kelimpungan akibat rendahnya daya beli masyarakat.

Raja Muda Nasution dalam menyikapi keluhan masyarakat yang sudah berlangsung lama itu, menyimpulkan bahwa akibat prokonomian masyarakat yang kurang mengembirakan ini, maka dapat meruah pola pikir dan karakter serta mengikis budaya-budaya masyaratkat yang selama ini masih terjaga khususnya di daerah Mandailing Julu.

Seperti budaya pendidikan, budaya kesederhanaan, budaya kekeluargaan dan gotong-royong kian menipis. Untuk itu pemerintah perlu memikirkan untuk memberikan subsidi harga karet kepada petani, sehingga dapat mencapai kisaran Rp 10.000 – Rp 15.000 / kg yang tujuannya untuk meningkatkan tarap hidup dan pendapatan masyarakat petani.

Peliput : Makmur Hasibuan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tata Batas Gunung Manaon-Adian Jior Berpotensi Picu Konflik

    Tata Batas Gunung Manaon-Adian Jior Berpotensi Picu Konflik

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Gunung Manaon Kecamatan Panyabungan mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) menuntaskan tata batas Desa Gunung Manaon dengan Desa Adian Jior. Sebab, persoalan tata batas kedua desa itu sudah memicu konflik antar warga dua desa yang sewaktu-waktu dapat meledak pemicu bentrok fisik yang membahayakan. Itu dikatakan Nasution bersama warga Gunung […]

  • Gatot: Sengketa Tapal Batas Sumut-Riau Tunggu Mendagri

    Gatot: Sengketa Tapal Batas Sumut-Riau Tunggu Mendagri

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTAPINANG : Permasalahan sengketa tapal batas antara Propinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Propinsi Riau masih menunggu kepastian dari Kementrian Dalam Negeri RI. Perbatasan tersebut melibatkan tiga Kabupaten di Sumut dan dua Kabupaten di Riau. Yakni, Kabupaten Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Labuhabatu, Sumut. Sementara di Propinsi Riau di antaranya Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan […]

  • Isu Mutasi Merebak di Pemkab Madina

    Isu Mutasi Merebak di Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa hari terakhir issu mutasi besar-besaran menjadi pembicaraan hangat dikalangan PNS Pemkab Mandailing Natal. Bahkan beberapa nama sudah diproyeksikan jatah menduduki jabatan eselon II, III dan IV. Perbincangan hangat di kalangan PNS itu menyebutkan bahwa nama-nama yang akan menduduki jabatan itu merupakan mereka aktif ikut dalam kunjungan kerja bupati di […]

  • Sorikmas Bantah Sudah Eksploitasi

    Sorikmas Bantah Sudah Eksploitasi

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Isu yang menyebutkan PT Sorikmas Mining (SMM) telah mengambil emas di kawasan perbukitan Tor Sihayo, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuat masyarakat menjadi tidak sabar. Hal inilah yang mereka duga sebagai pemicu terjadinya tragedi 29 Mei, bentrokan warga dengan petugas yang berujung terbakarnya base camp perusahaan tambang emas itu. Demikian disampaikan General Manager […]

  • Operasi Pasar di Tapian Sirisiri Sepi

    Operasi Pasar di Tapian Sirisiri Sepi

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Biasanya pasar murah alias operasi pasar selalu diserbu kaum ibu. Tapi di Tapian Sirisiri justru sepi. Hingga pukul 14.15, Selasa (21/6/2016), jumlah penjualan beras masih sekitar 500 kg dari 7 ton yang disiapkan dalam operasi pasar yang dilaksanakan Pemkab Madina di Tapian Sirisiri. Sebelumnya, pihak Bagian Perekonomian Pemkab Madina menyatakan bahwa […]

  • Realisasi Anggaran Pemkab Madina Mencapai 92,96 Persen

    Realisasi Anggaran Pemkab Madina Mencapai 92,96 Persen

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengakui hingga Selasa (27/12) realisasi anggaran APBD Tahun Anggaran 2010 sudah terserap 92.96 persen dari total anggaran Rp.629,9 miliar. Demikian disampaiakan Kadis Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Rasit Ritonga AP melalui Sekretaris Jhon Amriadi kepada wartawan, Rabu (29/12) kemarin. Dikatakan, melihat pagu anggaran APBD murni mencapai Rp.629,9 miliar yang […]

expand_less