Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2015
  • print Cetak

 

(Bagian 2 dari 3)

 

  1. Strategi dan Arah Kebijakan
  2. Strategi

Strategi untuk mewujudkan sasaran terciptanya masyarakat yang berakhlak mulia adalah :

  1. Meningkatkan bantuan sosial untuk kegiatan keagamaan;
  2. Peningkatan penerapan kaidah dan ajaran agama dalam berbagai aspek kehidupan;
  3. Meningkatkan bantuan untuk pembangunan sarana prasarana keagamaan

Strategi untuk mewujudkan sasaran Meningkatnya pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, pasar serta infrastruktur sosial lainnya di seluruh wilayah Mandailing Natal sehingga tidak ada lagi daerah yang terisolir dan tertinggal :

  1. Menyiapkan Rencana Investasi Pembangunan Jangka Menengah Daerah;
  2. Melaksanakan metode pemerataan dalam pelaksanaan pembangunan;
  3. Mengedepankan anggaraan untuk kebutuhan pemenuhan infrastruktur khususnya dalam rangka penuntasan daerah terisolir dan tertinggal;

Strategi untuk mewujudkan sasaran Meningkatnya pendapatan masyarakat, kesempatan bekerja dan berusaha yang memperhatikan aspek pembangunan berkelanjutan adalah :

  1. Peningkatan produk dan skala usaha hasil pertanian;
  2. Peningkatan investasi & daya saing produk industri terutama agroindustri serta perbaikan iklim perdagangan;
  3. Peningkatan dan pemberdayaan UKM dan Koperasi;
  4. Peningkatan daya saing produk pariwisata;
  5. Peningkatan pengelolaan Sumber Daya Alaam dan pelestarian lingkungan hidup secara efektif dan efisien;
  6. Peningkatan peran desa/kelurahan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat;
  7. Perluasan dan pemberdayaan kerjasama antar daerah dan antar lembaga;
  8. Menjamin kenyamanan berinvestasi baik bagi investor dalam daerah maupun dari luar daerah;
  9. Peningkatan keterampilan hidup bagi generasi muda;

Strategi untuk mewujudkan sasaran Meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang unggul, profesional, cerdas, dan sehat adalah :

  1. Peningkatan upaya penanggulangan kemiskinan;
  2. Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan;
  3. Peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan;
  4. Peningkatan kualitas tenaga kerja;
  5. Peningkatan pemberdayaan perempuan, pemuda dan olahraga;
  6. Peningkatan IPTEK untuk menunjang pembangunan;

Strategi untuk mewujudkan sasaran Terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, efektif dan efisien, transparan, akuntabel dan demokratis adalah :

  1. Peningkatan peran aparatur daerah yg bersih, berwibawa dan profesional, yg berorientasi pada pelayanan masyarakat;
  2. Peningkatan sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintahan yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel;
  3. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah;
  4. Peningkatan pelayanan masyarakat dan sistem pelayanan perijinan;
  5. Peningkatan peran serta masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik, pelaksanaan dan pengawasan;
  6. Peningkatan peran Aparatur Pemerintahan;

 

  1. Arah kebijakan

Arah kebijakan untuk mewujudkan tujuan pembangunan Penataan kehidupan beragama serta peningkatan penerapan kaidah – kaidah agama dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat adalah :

  1. Pengembangan pendidikan keagamaan berbasis kearifan lokal yang difasilitasi Pemerintah;
  2. Peningkatan kesejahteraan guru MDA dan Guru Mengaji;
  3. Peningkatan kualitas dan kuantiitas pesantren;
  4. Menerapkan nilai – nilai agama dalam setiap aspek kehidupan;

Arah kebijakan untuk mewujudkan tujuan pembangunan peningkatan akses dan kualitas infrastruktur daerah sehingga tiidak ada lagi daerah yang tertinggal :

  1. Peningkatan proporsi anggaran pembangunan yang berkaitan langsung dengan pemenuhan infrastruktur dasar;
  2. Pengembangan jalan dan jembatan yang diprioritaskan ke sistem sentra produksi, kawasan industri dan kawasan wisata;
  3. Perencanaan pembangunan dan perbaikan sistem irigasi yang rusak;
  4. Peningkatan Perencanaan dan pembangunan jalan penghubung antar desa;
  5. Pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana dan prasarana air bersih;
  6. Peningkatan pelayanan perhubungan dan komunikasi;
  7. Peningkatan perluasan jaringan listrik desa;
  8. Percepatan pembangunan pada kawasan perbatasan dan terisolasi, terutama prasarana transportasi, air bersih, lingkungan permukiman yang sehat, ekonomi industri pedesaan & layanan informasi.

Arah kebijakan untuk mewujudkan tujuan pembangunan peningkatan pengelolaan SDA yang ramah lingkungan dan berwawasan lingkungan adalah :

  1. Peningkatan ketahanan pangan serta meningkatkan pendapatan petani;
  2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian, perikanan dan kelautan, serta kehutanan;
  3. Peningkatan akses petani terhadap sumber daya produksi, seperti saprodi, permodalan, teknologi, informasi, transportasi dan pasar;
  4. Peningkatan produk unggulan hasil pertanian;
  5. Peningkatan pengelolaan perairan darat dan laut;
  6. Penciptaan keanekaragaman hasil pertanian dengan mendorong kegiatan penelitian di bidang pertaniaan secara berkelanjutan;
  7. Peningkatan promosi dan kerjasama investasi
  8. Peningkatan industri kecil dan menengah pengolah hasil pertanian (agroindustri);
  9. Peningkatan pelayanan informasi potensi dan perijinan investasi;
  10. Peningkatan pelayanan prasarana perdagangan, terutama pasar daerah, pasar desa dan pasar khusus;
  11. Menjadikan BUMD sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan dan kedaulatan ekonomi masyrakat;
  12. Mendorong penyaluran kredit perbankan pada petani,nelayan,pedagang kecil dan sebagainya;
  13. Peningkatan kualitas SDM dan manajemen UKM dan koperasi;
  14. Pengembangan wisata alam, sejarah, ilmiah, seni budaya dan kuliner;
  15. Peningkatan kerjasama dalam pengembangan obyek dan daya tarik wisata serta kerjasama pemasaran pariwisata dengan Pemerintah Pusat / Propinsi, swasta maupun masyarakat;
  16. Peningkatan kualitas pelayanan obyek wisata dan pemanfaatan aset warisan budaya menjadi daya tarik wisata yg atraktif;
  17. Peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan SDA dan LH melalui pola kemitraan;
  18. Peningkatan pengendalian pencemaran dan pengrusakan Lingkungan hidup;
  19. Peningkatan upaya rehabilitasi lahan dan konservasi SDA;
  20. Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai termasuk untuk antisipasi bencana banjir dan irigasi pertanian;
  21. Melindungi flora dan fauna sebagai keanekaragaman hayati dan aset bangsa;
  22. Peningkatan infrastruktur desa dan Badan Usaha Desa;
  23. Perluasan dan pemberdayaan kerjasama antar daerah serta kerjasama antar lembaga.

Arah kebijakan untuk mewujudkan tujuan pembangunan peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia adalah :

  1. Pemenuhan kebutuhan pokok bagi keluarga miskin, terutama pangan, layanan kesehatan, pendidikan dan tersedianya lapangan pekerjaan untuk pengangguran;
  2. Peningkatan kegiatan padat karya;
  3. Peningkatan penyediaan sarana prasarana pendidikan yang baik;
  4. Mewujudkan program wajib belajar pendidikan dasar 12 tahun;
  5. Menyediakan anggaran beasiswa dan fasilitas bagi mahasiswa dan pelajar berprestasi, potensial tapi kurang mampu;
  6. Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, baik Polindes, Puskesmas maupun RSU
  7. Peningkatan kesehatan lingkungan, perilaku hidup sehat dan peningkatan gizi masyarakat;
  8. Menyediakan pelayanan kesehatan gratis melalui Program Bantuan Iuran BPJS bagi keluarga kurang mampu;
  9. Peningkatan upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular;
  10. Peningkatan kualitas & kuantitas tenaga kesehatan;
  11. Peningkatan keahlian teknis tenaga kerja melalui pelatihan kecakapan hidup (life skill) secara intensif serta membangun kerjasama dengan perusahaan;
  12. Peningkatan kualitas hidup, kesetaraan GENDER melalui peningkatan nyata peran dan kedudukan perempuan di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan;
  13. Peningkatan pembinaan dan penyediaan sarana dan prasarana olahraga masyarakat;

Arah Kebijakan untuk mewujudkan tujuan pembangunan Peningkatan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik adalah :

  1. Peningkatan pengetahuan dan kemampuan PNS melalui pendidikan kedinasan;
  2. Penerapan reward dan punishment secara proporsional;
  3. Peningkatan sistem perencanaan dan penganggaran yg partisipatif;
  4. Peningkatan sistem manajemen pengelolaan keuangan daerah;
  5. Peningkatan sistem pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur pemerintah;
  6. Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi;
  7. Peningkatan Intensifikasi dan Ekstensifikasi sumber – sumber pendapatan asli daerah;
  8. Peningkatan manajemen pelayanan dan sistem akuntasi pengelolaan pendapatan daerah;
  9. Peningkatan sistem perijinan daerah one stop service di seluruh wilayah;
  10. Peningkatan upaya penegakan Perda;
  11. Peningkatan pelayanan Pembuatan KTP. KK, Akte Kelahiran dan dokumen lainnya;
  12. Peningkatan dialog interaktif, curah pendapat dan pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan dan pelaksanaan kebijakan publik. (bersambung ke bagian 3)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 91 Warga Tabuyung Madina Positif Terjangkit Malaria

    91 Warga Tabuyung Madina Positif Terjangkit Malaria

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Wabah panyakit malaria yang menyerang Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga akibat kurang bersihnya lingkungan Desa Tabuyung dan sekitanya. “Dari hasil penelitian kita ke Desa Tabuyung, dari 700 orang yang kita periksa 91 orang positif terserang malaria,” ujar Kepala Kantor Penanggulangan Malaria Pemkab Madina dr Syarifuddin Nasution di ruang […]

  • Hari Pertama Kerja Anggota DPRD Pasca Dilantik, Kantor DPRD Madina Sepi

    Hari Pertama Kerja Anggota DPRD Pasca Dilantik, Kantor DPRD Madina Sepi

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasca dilantiknya 40 Anggota DPRD Madina, hari ini merupakan hari pertama masuk kerja. Namun pantauan Mandailing Online, Kantor DPRD yang beralamat di komplek perkantoran bupati di bukit payaloting, aek godang Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan terlihat sepi. Tak ada aktifitas berarti di gedung dewan itu, demimian juga anggota DPRD nya belum ada […]

  • Kita Belum Merdeka

    Kita Belum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, sesungguhnya bangsa ini belum benar-benar merdeka. Indonesia sejatinya masih terjajah. Lihat, misalnya, tingkat kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari apa yang dicita-citakan dalam konstitusi. Pendapatan perkapita Indonesia pada tahun 2015 hanya menempati urutan ke-115 dari 185 negara yang ada di dunia, dengan jumlah US$ 3,362 pertahun. Angka itu […]

  • Kabid PTK: Saya Hanya Boneka di Jabatan Ini

    Kabid PTK: Saya Hanya Boneka di Jabatan Ini

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan mengejutkan keluar dari Kabid PTK Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Disdik Madina) Zulhamsyah saat mengikuti RDP dengan Komisi I. Zulham mengaku hanya boneka di jabatan yang ia duduki. Hal itu ia ungkapkan ketika menjawab pertanyaan dari Asmaruddin Nasution terkait isu adanya mahar sampai Rp 200 juta rupiah yang mengiringi pergantian kepala […]

  • SIKOLA

    SIKOLA

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Willem Iskander (Sati Nasution) Di aduma bagas kibul Marbangku marmeja-meja Di sima iba undul Anso marsipoda-poda Tombal danak dot jop basa Job roana di bagas i Dibaon madung dibotosa Dapotan poda iba di si Ise na marolong roa Di bagas parsipodaan i Ia na ummora Umpado Sutan, na mangincai i Ise na ringgas tu […]

  • Pemilihan Ketua HMPS HPI STAIN Madina Sukses

    Pemilihan Ketua HMPS HPI STAIN Madina Sukses

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam (HMPS HPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal, Sumut, periode 2024-2025 berjalan sukses, Selasa (25/6/2024). Nur Aisyah terpilih sebagai ketua dalam pemilihan langsung. Dia memperoleh 18 suara, menyaingi Affan Muhamad Hasibuan yang memperoleh 15 suara. Pemilihan berlangsung demokratis di gedung […]

expand_less