Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Dana Desa Harus Diarahkan kepada Infrastruktur Ekonomi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
  • print Cetak
Jalan ke kebun

Jalan ke kebun

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal didesak mendorong seluruh desa untuk memprioritaskan pengembangan infrastruktur ekonomi dalam strategi pembangunan yang bersumber dari Dana Desa.

Sebab, tahun lalu, trend pemerintah desa cendrung memakai Dana Desa untuk pembangunan jalan-jalan pemukiman jenis rabat beton serta fasilitas air bersih.

“Instlasi air bersih sangat bagus dan kita apresiasi. Tetapi untuk jalan-jalan pemukiman belumlah  menjadi skala prioritas, dibanding infrastruktur ekonomi ,” kata pengamat ekonomi Madina, Muhammad Rasidin kepada Mandailing Online, Selasa (12/4/2016)

Infrastruktur ekonomi untuk gambaran dan jenis usaha mayoritas penduduk Madina di desa-desa adalah jalan ke kebun.

“Mayoritas penduduk di desa itu beraktifitas di kebun. Sehingga infrastruktur jalan ke kebun-kebun desa menjadi prioritas,” ungkapnya.

Pembangunan atau pembukaan jalan ke kebun rakyat akan sangat berpengaruh dalam strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi rakyat di desa-desa. Hal itu sesuai dengan motto “Membangun Indonesia Dari Desa” yang dikampanyekan pemerintah Republik Indonesia saat menggelontorkan Dana Desa.

“Bila jalan ke kebun sudah ada, tetapi masih sempit, maka pemerintah desa hanya melakukan pelebaran dan seterusnya melakukan pengerasan. Disamping itu memasang gorong-gorong atau jembatan kecil di titik-titik tertentu,” urainya.

Gerak dan geliat penduduk desa akan makin tinggi dalam aktivitas berkebun jika infrastruktur ekonomi itu dimainkan pemerintah desa dengan Dana Desa. Inovasi petani dalam menanam berbagai komoditi perkebunan juga akan melonjak, sehingga pertumbuhan ekonomi desa akan terpacu.

“Jika mayoritas desa sudah tumbuh ekonominya, maka pertumbuhan itu akan menyertai pertrumbuhan ekonomi kabupaten,” imbuhnya.

Selain infrastrktur jalan ke perkebunan  rakyat, pemerintah desa juga harus didorong kepada infrastruktur peternakan dan perikanan di desa-desa yang berbasis ternak dan desa yang berbasis perikanan darat.

Infrastruktur peternakan itu, berupa perbaikan jalan-jalan, sanitasi dan saluran air ke kawasan-kawasan ternak. Sedangkan infrastruktur perikanan berupa rehabilitasi dan peningikatan volume arus air dalam upaya peningatakan debit air ke tambak-tambak petani ikan.

Untuk tahun  2016 ini, tiap desa di Madina diperkirakan mendapat sekitar 600.000.000 rupiah, jauh meningkat disbanding tahun lalu yang berada di kisaran 250 juta hingga 350 juta rupiah.

“Meski penetapan arah pembangunan yang bersumber dari Dana Desa itu berada di tangan pemerintahan desa melalui musyawarah desa, bukan berarti Pemkab Madina diam saja. Pemerintah daerah harus lebih proaktif mengarahkan,” katanya.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pembangunan Sacturary Tapir Bernilai 2 Miliar lebih di Sopo Tinjak Mubazzir. Mapala Akan Lapor Jaksa

    Proyek Pembangunan Sacturary Tapir Bernilai 2 Miliar lebih di Sopo Tinjak Mubazzir. Mapala Akan Lapor Jaksa

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) –Sactuary Tapir (Tempat Penangkaran Tapir) di Desa Sopotinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tampak tak terawat dan mubazzir. Bangunan ini dibawah naungan satuan kerja Balai Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG ). Kondisi bangunan cukup meprihatinkan. Bangunan ditumbuhi semak. Tak ada memang jenis binatang tapir di lokasi […]

  • Kapolri Stop Kasus Rekening Gendut

    Kapolri Stop Kasus Rekening Gendut

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Desakan publik agar rekening tak wajar pejabat kepolisian dituntaskan penyidikannya ternyata tak terwujud. Sebaliknya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo menegaskan bahwa permasalahan itu sudah klir saat kepemimpinan Kapolri sebelumnya, yakni BHD. “Semua sudah dijelaskan oleh Pak Bambang, jadi tidak ada masalah lagi,” kata Kapolri menjawab pertanyaan wartawan dalam acara evaluasi kinerja Polri 2010 di Mabes […]

  • Rektor USU: Pendidikan itu Mahal

    Rektor USU: Pendidikan itu Mahal

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel- Rektor USU Prof Syahril Pasaribu dalam orasi ilmiahnya, di acara pelantikan 117 siswa SMAN 2 Plus Sipirok, TA 2011/2012, menyampaikan bahwa pendidikan sekarang ini cukup sulit, mahal, dan penuh persaingan. “Saya minta kepada seluruh siswa dan siswi SMAN 2 Plus Sipirok, khsusnya yang baru diterima di tahun ajaran 2011/2012, tekunlah belajar. Jangan sia-siakan kesempatan […]

  • Mengapa Barus Menjadi Titik Nol Masuknya Islam ke Indonesia? (bagian 1)

    Mengapa Barus Menjadi Titik Nol Masuknya Islam ke Indonesia? (bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 22 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Bekerja di TPA Tanpa Digaji

    Bekerja di TPA Tanpa Digaji

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bagi orang kebanyakan, sampah tidak ada gunanya. Sesegera mungkin orang akan menyingkirkan sampah karena makin banyak menumpuk makin tidak nyaman. Baunya yang tidak sedap mengundang lalat berseliweran. Bernafas pun tak segar, itu artinya sama saja mengundang penyakit. Lain hal dengan keluarga Khoiron. Warga Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ini, rela bekerja di tempat […]

  • Warga Bantahan Panyabungan Tanya Dana Bencana

    Warga Bantahan Panyabungan Tanya Dana Bencana

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Warga kawasan Batahan Kabupaten Madina pertanyakan dana bantuan pasca angin puting beliung yang menimpa 99 kk Masarakat Batahan, sedang inpormasi soal dana bantuan dari Pemda Madina sebesar Rp120 juta lebih dipertanyakan. Kamis (11/11) Dana sebesar Rp 120 juta tersebut menjadi bahan pertanyaan warga Batahan setelah ada mendapat inpormasi bahwa dana bantuan yang terulis pada […]

expand_less