Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Dana Desa Harus Diarahkan kepada Infrastruktur Ekonomi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
  • print Cetak
Jalan ke kebun

Jalan ke kebun

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal didesak mendorong seluruh desa untuk memprioritaskan pengembangan infrastruktur ekonomi dalam strategi pembangunan yang bersumber dari Dana Desa.

Sebab, tahun lalu, trend pemerintah desa cendrung memakai Dana Desa untuk pembangunan jalan-jalan pemukiman jenis rabat beton serta fasilitas air bersih.

“Instlasi air bersih sangat bagus dan kita apresiasi. Tetapi untuk jalan-jalan pemukiman belumlah  menjadi skala prioritas, dibanding infrastruktur ekonomi ,” kata pengamat ekonomi Madina, Muhammad Rasidin kepada Mandailing Online, Selasa (12/4/2016)

Infrastruktur ekonomi untuk gambaran dan jenis usaha mayoritas penduduk Madina di desa-desa adalah jalan ke kebun.

“Mayoritas penduduk di desa itu beraktifitas di kebun. Sehingga infrastruktur jalan ke kebun-kebun desa menjadi prioritas,” ungkapnya.

Pembangunan atau pembukaan jalan ke kebun rakyat akan sangat berpengaruh dalam strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi rakyat di desa-desa. Hal itu sesuai dengan motto “Membangun Indonesia Dari Desa” yang dikampanyekan pemerintah Republik Indonesia saat menggelontorkan Dana Desa.

“Bila jalan ke kebun sudah ada, tetapi masih sempit, maka pemerintah desa hanya melakukan pelebaran dan seterusnya melakukan pengerasan. Disamping itu memasang gorong-gorong atau jembatan kecil di titik-titik tertentu,” urainya.

Gerak dan geliat penduduk desa akan makin tinggi dalam aktivitas berkebun jika infrastruktur ekonomi itu dimainkan pemerintah desa dengan Dana Desa. Inovasi petani dalam menanam berbagai komoditi perkebunan juga akan melonjak, sehingga pertumbuhan ekonomi desa akan terpacu.

“Jika mayoritas desa sudah tumbuh ekonominya, maka pertumbuhan itu akan menyertai pertrumbuhan ekonomi kabupaten,” imbuhnya.

Selain infrastrktur jalan ke perkebunan  rakyat, pemerintah desa juga harus didorong kepada infrastruktur peternakan dan perikanan di desa-desa yang berbasis ternak dan desa yang berbasis perikanan darat.

Infrastruktur peternakan itu, berupa perbaikan jalan-jalan, sanitasi dan saluran air ke kawasan-kawasan ternak. Sedangkan infrastruktur perikanan berupa rehabilitasi dan peningikatan volume arus air dalam upaya peningatakan debit air ke tambak-tambak petani ikan.

Untuk tahun  2016 ini, tiap desa di Madina diperkirakan mendapat sekitar 600.000.000 rupiah, jauh meningkat disbanding tahun lalu yang berada di kisaran 250 juta hingga 350 juta rupiah.

“Meski penetapan arah pembangunan yang bersumber dari Dana Desa itu berada di tangan pemerintahan desa melalui musyawarah desa, bukan berarti Pemkab Madina diam saja. Pemerintah daerah harus lebih proaktif mengarahkan,” katanya.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan ke Aek Mata Masih Memperihatinkan

    Jalan ke Aek Mata Masih Memperihatinkan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi jalan dari kota Panyabungan ke kawasan Desa Aek Mata sekitarnya masih memperihatinkan. Selain ukuran jalan yang sempit, badan jalan juga masih jenis bebatuan dan tanah merah. Ini tergolong memalukan, sebab sejak Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum berdiri hingga kini kondisi jalan masih begitu-begitu saja. Alhasil, Desa Aek Mata yang penduduk 1100 […]

  • Tertib Ibadah Tanpa Campur Aduk, Arti Toleransi Sesungguhnya

    Tertib Ibadah Tanpa Campur Aduk, Arti Toleransi Sesungguhnya

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Bulan Desember kembali lagi, menandakan tahun baru mendekati. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Desember memiliki satu hari yang sakral bagi kaum Kristiani, yaitu hari Natal sebagai wujud keimanan mereka. Kemudian akan dilanjutkan dengan perayaan tahun baru yang juga merupakan bagian dari ibadah mereka. Meskipun untuk tahun baru sendiri kini […]

  • Pemkab Madina Ungkap Fakta-Fakta Ketidakberesan KP USU

    Pemkab Madina Ungkap Fakta-Fakta Ketidakberesan KP USU

    • calendar_month Selasa, 16 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan Mandailing Natal (Madina) mengungkap fakta-fakta ketidakbersan KP USU dalam kegiatan Investasi di Madina. Fakta-fakta itu yang menjadi dasar bagi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina mencabut izin KP USU dalam investasi perkebunan sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis pada bulan Juni lalu. Fakta-fakta yang ditamukan pada Koperasi […]

  • Soal Ibu Kota, Mendagri Takut Dimarahi Jokowi

    Soal Ibu Kota, Mendagri Takut Dimarahi Jokowi

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)- Mendagri Gamawan Fauzi enggan menanggapi wacana pemindahan ibu kota. Menurutnya, isu pemindahan ibu kota bukan menjadi kewenangan kementerian dalam negeri. “Kalau bicara pemindahan ibu kota, biar Pak Presiden saja yang bicara, jangan saya,” katanya di sela-sela rapat bersama Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta,Senin, (21/1). Menurutnya, kementerian hanya mengurus soal pemindahan […]

  • Ini Definisi Perzinaan sehingga PSK Lolos Jerat Pidana

    Ini Definisi Perzinaan sehingga PSK Lolos Jerat Pidana

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan di DPR menilai, sangkaan pada pasal Kitab Undang-Udang Hukum Pidana (KUHP) yang menyangkut tindak pidana prostitusi, terlalu sempit. Dimana jerat pidana prostitusi saat ini hanya bisa disangkakan kepada mucikari atau makelar bisnis ilegal itu. Ke depan, pelaku bisnis prostitusi diharapkan bisa dijerat. Salah satu caranya melalui revisi UU KUHP […]

  • 6 Orang Pekerja Tambang Ilegal Sempat Diamankan TNI Kabarnya Dilepas

    6 Orang Pekerja Tambang Ilegal Sempat Diamankan TNI Kabarnya Dilepas

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- 1 hari pasca operasi tambang emas ilegal oleh TNI di 2 Kecamatan di Mandailing Natal ( Madina ) yakni Kecamatan Batang Natal dan Linggabayu. Belum diketahui pasti tindak lanjut hasil tangkapan. Diketahui ada 6 alat berat jenis excavator yang diamankan TNI dan 6 orang pekerja. Informasi yang diperoleh sendiri ke […]

expand_less