Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
  • print Cetak


Medan,

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini seorang PNS Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang menjadi korbannya. Nasib naas itu dialami oleh Taufik Hidayat. Pria berusia 30 tahun itu harus menahan rasa sakit di sekitar kepala, ulu hati, pipi dan dagu akibat dikeroyok oleh lima pemuda dari debt collector dan termasuk pegawai Yoga Finance Cabang Marelan, Sabtu (20/08/2011) sekira pukul 18.30 WIB.

Pemukulan itu sendiri terjadi karena korban belum membayar angsuran pinjaman uang sebesar Rp3 juta selama dua bulan dari rencana 6 bulan angsuran dari Yoga Finance tersebut. Akibatnya, pemilik koperasi mengutus dua orang debt collector ke rumah korban.

Kebetulan, kala itu, korban hendak membeli makanan untuk berbuka puasa.

“Saat hendak membeli makanan, aku ditelepon sama adekku yang bernama Rina. Kata dia, Bang ada orang leasing datang ke rumah,” jelas Taufik, Ahad (21/08/2011).

Mendengar hal itu, warga Jalan Karya Bhakti No 138, Lingkungan VIII, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan ini langsung berbalik arah dan menemui kedua orang leasing yang sudah menunggu.

“Mereka mengajak saya untuk bertemu dengan Ginting (pemilik Yoga Finance) dan saya pun menyetujuinya,” ujarnya lagi.

Sesampainya di Kantor Auto Finance, Jalan Veteran No 3 B, sudah menunggu pegawai Yoga Finance yang diketahui bernama Manda.

“Di sana saya disuruh masuk bersamaan dengan kereta (sepeda motor) Spin saya. Manda terus mendorong aku dan keretaku masuk ke sebuah ruko. Tapi aku gak mau, soalnya Ginting tidak ada,” timpalnya.

Akhirnya, dua orang pria bertubuh tegap datang ke lokasi tersebut dan menyarankan agar kereta korban ditinggal di koperasi tersebut. Jika tidak, salah seorang dari dua pria tersebut mengancam akan menembak korban.

“Terakhir, aku dikeroyok hingga babak belur oleh kelima orang itu termasuk Manda. Mereka juga menahan kereta Spin warna biru milikku BK 6818 BQ. Di dalamnya ada surat-surat penting termasuk surat perjanjian pinjaman dengan Yoga Finance,” ujarnya.

Merasa jadi korban penganiayaan, Taufik tidak tinggal diam dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Medan Labuhan. Sesampainya disana, korban disuruh untuk melakukan visum untuk memperkuat bukti-bukti penganiayaan.

“Pukul 22.00 WIB aku membuat laporan ke polisi. Dengan bekal LP No. Pol : LP/1106/VIII/2011/SU/PEL BLW/SEK-Medan Labuhan, aku visum ke Rumah Sakit Wulan Windi,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar pelaku penganiayaan ini ditangkap oleh pihak kepolisian dan diadili dengan seadil-adilnya karena sudah melakukan tindak pidana kekerasan.

“Dan juga memberikan ganti rugi atas apa yang saya alami,” tuturnya. (BS-021)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    Tingkat Kelulusan SMP di Madina Mencapai 99,90 Persen

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Hasil kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun ini mencapai 99,90 persen dari 8.467 peserta. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina melalui Sekretaris Khairul Bahri Batubara di Panyabungan, Sabtu (04/06/2011). Batubara menyampaikan, jumlah peserta UN SMP yang tidak lulus tahun ini sebanyak 9 orang dari jumlah peserta keseluruhan sebanyak […]

  • Dampak Positif dan Negatif Kehadiran Indomart

    Dampak Positif dan Negatif Kehadiran Indomart

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polemik kehadiran Indomart di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) berujung munculnya kebijakan pemkab menyegel toko Indomart di Jalan Willem Iskander, Sipolu-polu Panyabungan, Jum’at pekan lalu. Alasan penyegelan itu akibat pihak PT Indomarco Prismatama selaku pengelola Indomart belum mampu memenuhi berbagai item persyaratan izin operasionalnya di Panyabungan. Lalu bagaimana dampak negatif dan positif […]

  • Jalankan Fungsi Pengawasan, Kejari Madina Pastikan Proyek Dinas PUPR Dilaksanakan

    Jalankan Fungsi Pengawasan, Kejari Madina Pastikan Proyek Dinas PUPR Dilaksanakan

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Jalankan fungsi pengawasan, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) didampingi Kepala Dinas PUPR Elpiyanti Harahap lekukan pengawasan proyek Dinas PUPR tahun 2023 khusus bidang Jalan dan Jembatan. Selasa 21/11/2023. Ada 4 Kecamatan yang dilakukan pengawasan oleh tim Kejaksaan, kesemuaan bidang jalan dan jembatan. Selain melakukan pengukuran terhadap proyek yang […]

  • Himbauan polres madina

    Himbauan polres madina

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Meskipun Polres Mandailing Natal melakukan berbagai macam himbauan terhadap masyarakat akan larangan terhadap pembukaan tambang dilokasi TNBG namun, aktifitas warga melakukan aktifitas tambang emas rakyat semakin hari semakin menjamur. (MOL)

  • Pendaftaran Yusuf Nasution-Imron Lubis Sah Menurut Undang-Undang

    Pendaftaran Yusuf Nasution-Imron Lubis Sah Menurut Undang-Undang

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Madina Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi – H. Imron Lubis,S.Pd.MM yang didaftarakan DPC Partai Hanura Madina dan PBB Madina pada tanggal 26 Juli 2015 ke KPU Madina sah menurut Undang-undang Nomor 08 Tahun 2015 dan Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 sebagai mana telah diubah dengan Peraturan […]

  • Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Indomart menyatakan bahwa mereka tetap menjalani proses perizinan dalam mendirikan minimarket di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Hanya saja pihak pemkab terkesan berupaya adanya kendala dalam pemberian izin akibat adanya tekanan dari masyarakat. Manejer Minimarket Indomaret, Roy Panggabean melalui telefon seluler menjawab wartawan, kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat permohonan […]

expand_less