Minggu, 14 Jun 2026
light_mode

Empat kepala Polda diganti

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
  • print Cetak

Jakarta, (MO) – Empat kepala Kepolisian Daerah diganti dalam upacara serah terima yang dipimpin Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Timur Pradopo, di Markas Besar Kepolisian Indonesia, Jakarta, Rabu.

Mereka adalah Kepala Kepolisian Daerah Aceh (dari Inspektur Jenderal Polisi Iskandar Hasan ke Inspektur Jenderal Polisi Herman Effendi), Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Inspektur Jenderal Polisi Dikdik Mulyana ke Inspektur Jenderal Polisi Iskandar Hasan), Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Brigadir Jenderal Polisi Syarifuddin ke Brigadir Jenderal Polisi Taufik Ansorie) , dan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Brigadir Jenderal Polisi Unggung Cahyono ke Brigadir Jenderal Polisi Tugas D Apriyanto).

Mulyana pensiun dini terkait kesertaannya sebagai calon gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2013 nanti. Hasan sebelumnya kepala Kepolisian Daerah Aceh, sementara Effendi sebelumnya Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri. Syarifudin dimutasi menjadi kepala Divisi Propam Markas Besar Kepolisian Indonesia.

Semua pergantian itu tertuang dalam Keputusan Kepala Kepolisian Indonesia Nomor 178/XI/2012 tertanggal 23 November 2012. “Serah terima ini punya makna strategis karena pada 2013 sudah ada kegiatan pemilu legislatif. Diharapkan para kepala Kepolisian daerah ini bisa menyiapkan pengamanan sebaik-baiknya. Tentunya hal ini terkait dengan masalah dinamika yang menjadi kalender lima tahunan,” kata Pradopo.

Kemudian sudah disiapkan pelatihan-pelatihan yang didahului dengan penataran terutama di satuan wilayah langsung di bawah kepala Kepolisian Daerah masing-masing.

“Mutasi dilakukan, berangkat dari evaluasi yang berkaitan dengan masalah dinamika sosial, apa itu pada ujung konflik, kaitan dengan pertambangan, perkebunan termasuk perburuhan. Kepala Kepolisian Daerah itu harus secara cepat bisa segera menguasai wilayah dan tentu mengambil langkah-langkah preventif yang harus dilakukan, kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah,” kata Pradopo.

Kemudian kerjasama dengan dinas-dinas terkait, termasuk tokoh masyarakat, agama dan adat, karena permasalahan itu harus dikelola, artinya jangan menunggu ada masalah hukum, seperti yang terjadi di Kutai Barat dan Lampung Selatan, katanya.(ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr.Safii Siregar Kampanyekan Harun -Ichwan ke Puluhan Karyawan RS Permata Madina

    Dr.Safii Siregar Kampanyekan Harun -Ichwan ke Puluhan Karyawan RS Permata Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Pemilik Rumah Sakit Permata Madina Dr.Syafii Siregar kumpulkan seluruh karyawan Rumah Sakitnya untuk menguatkan kembali bahwa karyawannya akan satukan suara di 27 November ini untuk memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati madina Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. ” dalam memilih pemimpin kita tidak boleh main main ibarat […]

  • Kementerian ESDM Diminta Tinjau Ulang izin PT SMGP

    Kementerian ESDM Diminta Tinjau Ulang izin PT SMGP

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh pemuda mendesak Kementerian ESDM meninjau ulang izin PT SMGP dalam eksploitasi panas bumi untuk pembangkit listrik. Desakan itu menyusul hasil investigasi Kementerian ESDM terhadap peneyabab keracunan warga Sibanggor di kawasan yang bersinggungan dengan sumur panas bumi yang dikelola PT SMGP. “Kita beri apresiasi kepada DPR RI dalam hal ini Komisi […]

  • Saipullah: Peranan Perempuan Sangat Penting

    Saipullah: Peranan Perempuan Sangat Penting

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 H. Saipullah Nasution mengatakan tumpuan keluarga dan masa depan bangsa adalah perempuan. Sebab kaum hawa merupakan guru pertama bagi anak dan memegang porsi terbesar dalam urusan rumah tangga. Saipullah menyampaikan hal tersebut saat menyampaikan sepatah dua patah kata pada acara Sejuta Salawat di […]

  • Pariwisata Belum Pengaruhi Pendapatan Dearah

    Pariwisata Belum Pengaruhi Pendapatan Dearah

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sektor Pariwisatan sejauh ini melum mampu menyumbang terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mandailing Natal (Madina). Demikian disampaikan aktivis pemerhati lingkungan di Madina, Buyung RBD Daulay yang juga Ketua Angkatan Muda Demokrat Indonesia didampingi Sekretaris Imsaruddin Nasution SHI kepada wartawan, pekan lalu. Menurutnya, kondisi itu akibat pengelolaan objek wisata di Madina belum […]

  • Ini 11 Pejabat di Madina yang Sertijab Hari ini

    Ini 11 Pejabat di Madina yang Sertijab Hari ini

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melangsungkan serah terima jabatan (sertijab) 11 pejabat. Beberapa di antaranya ada yang menempati pimpinan OPD. Sertijab yang dilaksanakan di aula Kantor Bupati Madina, Desa Pambangunan, Panyabungan, Madina, Sumut, ini dipimpin Plh Plh. Sekda M. Sahnan Bautabara dan disaksikan Asisten III Sahnan Pasaribu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah […]

  • Hidupkan Jalur Ekonomi, Ruas Tambiski-Sayur Maincat Rampung Diaspal

    Hidupkan Jalur Ekonomi, Ruas Tambiski-Sayur Maincat Rampung Diaspal

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ruas jalan Tambiski-Sayur Maincat, Kabupaten selesai diaspal sepanjang 2,5 kilo meter. Ruas ini menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, yakni Kecamatan Panyabungan Utara dengan Kecamatan Hutabargot. Jalur Tambiski-Sayur Maincat sejatinya jalur penting terhadap pergerakan sosial dan ekonomi, terutama desa-desa di Nagajuang menuju Panyabungan sebagai pusat perdagangan di Kabupaten […]

expand_less