Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

DPRD Sumut : SKPD Jangan Taunya Minta Tambahan Anggaran Saja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Aduhot Simamora, meminta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemerintahan Daerah Provinsi Sumut jangan hanya meminta penambahan anggaran di Perubahan APBD 2011. Lebih dari itu, penyerapan anggaran memasuki semester II tahun ini, harus diprioritaskan.

“Jangan hanya minta penambahan anggaran saja taunya SKPD. Tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana agar anggaran yang sudah ada bisa terserap hingga akhir tahun,” jelas Aduhot, yang juga Ketua Komisi E DPRD Sumut ini kepada wartawan di Medan, Minggu (24/7).

Dia mengaku heran atas sikap sebagian besar pimpinan SKPD saat ini yang justru fokus meminta penambahan anggaran di P-APBD daripada menyerap anggaran yang sudah tersedia. Beberapa contoh yang tidak baik menurutnya, sudah ditunjukkan SKPD menyusul rata-rata penyerapan anggaran yang rendah di semester I.

Seharusnya lambannya penyerapan anggaran tidaklah terjadi, jika dari awal ada komitmen percepatan penyerapan dari masing-masing SKPD. Dia mengatakan, penyerapan anggaran lebih cepat di semester I, akan berdampak positif bukan saja pada pencapaian program kinerja dinas, melainkan bisa dinikmati masyarakat. “Anggaran kan ibarat stimulan masyarakat, artinya sebagai penggairah untuk geliat ekonomi masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Anggaran berdampakbesar pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Atas alasan-alasan ini juga lah makanya APBD2011 diketok lebih awal atau Oktober 2010,” sebut politisi Partai Hanura ini.

Khususnya pada komisi yang dia tempati saat ini, yakni Komisi E, Aduhot mengatakan akan mengkaji terlebih dahulu apakah suatu SKPD mitra kerja komisi layak didukung untuk ditampung penambahan anggaran di P-APBD. Kajian meliputi sejauh mana kemampuan SKPD menyerapanggaran pada semester I maupun dari sisi penting tidaknya suatu program atau kegiatan yang diusulkan.

“Artinya kita bukan tidak mendukung penambahan anggaran, tetapi yang terpenting harus dilihat sejauh mana manfaatnya untuk masyarakat. Jika hanya sekedar mempermak program-program SKPD, ya untuk apa kita dukung. Sia-sia anggaran itu nantinya, bagusan kita rembukkan untukdiusulkan di APBD tahun mendatang dengan tetap berprinsipkan berdampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.(afr /tribun-medan.com)
Sumber : tribunnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • JANGAN LECEHKAN AJARAN ISLAM

    JANGAN LECEHKAN AJARAN ISLAM

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saudaraku, sebagai seorang Mukmin, tentu kita semua mengimani bahwa Allah SWT itu ada. Alam semesta yang indah dengan gugusan planet, bulan, bintang dan galaksi membuktikan bahwa Allah SWT itu ada. Saat mencermati diri kita sebagai manusia dengan seluruh anatomi dan fisiologisnya, kita menyadari bahwa semua itu tidak terjadi dengan sendirinya. Pasti ada Pencipta dan Pengaturnya. […]

  • Hutan Malintang Julu Digunduli Orang Kaya

    Hutan Malintang Julu Digunduli Orang Kaya

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Wilayah hutan Desa Malintang Julu Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina) dikhawatirkan semakin gundul dan kian hilangnya daya serap air yang dibutuhkan sungai Pata Botung. Aktivitas penggundulan ini akibat ulah segelintir warga melibatkan Kepala Desa, Hottop Nasution yang diduga secara membabibuta menjual kawasan-kawasa hutan desa kepada orang-orang kaya bagi pembukaan perkebunan berskala […]

  • 5 Poin Tuntutan Mahasiswa Madina di KPK

    5 Poin Tuntutan Mahasiswa Madina di KPK

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Sebanyak lima poin tuntutan mahasiswa yang berunjukrasa di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/2/2021) tentang dugaan korupsi Bansos Covid di Mandailing Natal. Unjukrasa itu dilakukan sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal yang digerakkan Herman Birje Nasution selaku Koordinator Aksi, dan Ridho S selaku Koordinator Lapangan, Ridho S. Kelima […]

  • Bawaslu Madina Benarkan Terima Laporan Dugaan Kampanye di Fasilitas Negara

    Bawaslu Madina Benarkan Terima Laporan Dugaan Kampanye di Fasilitas Negara

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) melalui Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Muhammad Amin Lubis membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait adanya dugaan kampanye di fasilitas negara, dalam hal ini kantor Bawaslu setempat. Hal itu disampaikan Amin ketika dikonfirmasi lewat WhatsApp, Rabu (20/11/2024). “Betul, Bawaslu Madina sudah menerima […]

  • Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Lembaga keuangan non riba atau pinjaman tanpa bunga menjadi solusi penting menyelamatkan keterpurukan usaha kecil menengah di daerah. Cara ini patut ditiru oleh Pemkab Mandailing Natal (Madina). Pemerintah daerah bisa bekerjasama dengan sejumlah bank dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mendirikan lembaga keuangan non riba ini. Lembaga keuangan non riba ini menjadi solusi penting bagi […]

  • Gunakan Alat Seadanya, Magrifat Buka Les Komputer Gratis untuk Anak-Anak

    Gunakan Alat Seadanya, Magrifat Buka Les Komputer Gratis untuk Anak-Anak

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meskipun dengan menggunakan alat seadanya tidak menyurutkan niat Magrifat Lubis untuk memberikan les pengenalan dan pengoperasian komputer tingkat dasar secara gratis kepada anak-anak di lingkungannya. Aktivis Muda ini dengan sukarela dan penuh kesabaran mengajari anak-anak agar tidak gagap teknologi (gaptek). Kegiatan yang menggunakan 5 unit komputer yang dipinjamkan salah satu seniornya […]

expand_less