Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
  • print Cetak

Lalulintas di kota Padangsidimpuan. (foto : Tribun Medan / Arifin Al Alamud)

SIDIMPUAN (Mandailing Online) Jumlah fakir miskin di Kota Padangsidimpuan mencapai 51.990 jiwa.

Jumlah itu berdasar data yang dihimpun dari Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Daulat Parlaungan menyatakan Senin (29/10/2018) dari 51.990 jiwa fakir miskin yang terdaftar di kota Padangsidimpuan, terdapat 11.866 kepala keluarga (KK) yang sudah masuk dalam Basic Data Terpadu (BDT).

Dari jumlah 11.866 KK tersebut terdapat 8478 kk yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yakni jatah bantuan Beras Sejahtera (Rastra) yang dulunya sering disebut Beras Miskin (Raskin).

Terkait dengan itu, Daulat menyatakan bahwa pemerintah akan meluncurkan program bantuan pangan non tunai (BNPT) dengan sistem memakai e-kartu (kartu elektrik) dan bantuannya tidak lagi diberikan secara langsung.

Informasi dari Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Program BNPT ini sudah berjalan di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Sementara untuk daerah Kota Padangsidimpuan akan dimulai awal bulan November 2018 ini dan akan launching pada awal 2019 ini.

Program pembagian beras sejahtera ini akan dilakukan secara online. Hal ini dilakukan agar pendataan bisa dievaluasi kembali. Apabila memang ada pergantian nanti maka akan diusulkan melalui musyawarah kelurahan (muskel) ataupun musyawarah desa (musdes). “Untuk masalah penambahan penerimaan bantuan Rastra atau BNPT nanti tidak ada lagi penambahan karena program pemerintah mengurangi kemiskinan bukan lagi menambahinya,” katanya.

Namun, lanjutnya, dari yang sudah terdata di basic data terpadu (BDT) belum mendapatkan Rastra/KPM, maka apabila ada pergantian nanti itu akan didahulukan. “Tetapi dengan catatan orang yang mendapat rastra tersebut meninggal dunia atau berpindah tempat itu juga melalui musyawarah desa atau kelurahan,” ungkapnya.

Terakhir, Daulat meminta agar siapa saja keluarga yang sudah terdata mendapatkan batuan beras sejahtera/raskin ini, tetapi masih ada yang lebih pantas dan berhak sementara keluarga tersebut tidak mendapatkan beras sejahtera/raskin maka silahkan ajukan ke kantor lurah atau kantor desa masing – masing untuk dilakukan pergantian.

Terakhir Daulat untuk bidang pemberdayaan sosial dan penanganan fakir miskin untuk saat ini hanya masih menangani bantuan beras sejahtera yaitu transformasi raskin menjadi raatra dan dalam waktu dekat ibu melakukan transformasi dari rastra ke BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tutupnya.

Sumber : Madina Pos / Andy
Editor untuk Madina Pos : Alqaf Masri
Editor untuk Mandailing Online : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNN Dibentuk di Sidimpuan

    BNN Dibentuk di Sidimpuan

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN-Direncanakan tahun ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) akan dibentuk di Kota Psp. Sekarang tinggal menunggu petunjuk dari BNN Pusat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Psp, Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Jumat (10/2) mengatakan, direncanakan tahun 2012, BNN dibentuk di Kota Psp. Nantinya pimpinan BNN ini bisa dari kepolisian atau PNS aktif di Kota Psp yang […]

  • Hari Ibu Menjadi Kelabu

    Hari Ibu Menjadi Kelabu

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Enni Etika Mardia, S.Pd Aktivis Peduli Ummat / tinggal di Padangsidempuan Bulan  Desember dikenal dengan hari Ibu. Sebuah kebiasaan yaitu tepat tanggal 22 Desember diperingati hari ibu setiap tahunnya. Pada peringatan hari ibu adalah momen untuk mengingat kembali bagaimana peran penting seorang ibu dalam kehidupan. Dengan bimbingan ibu, setiap anak menjadi lebih memahami kehidupan. Dengan […]

  • Baru Berumur 1,5 Bulan, Bagunan Jarigan Irigasi Hancur

    Baru Berumur 1,5 Bulan, Bagunan Jarigan Irigasi Hancur

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bangunan jaringan irigasi di Gunung Baringin, Panyabungan Timur sudah hancur, padahal baru selesai dibangun 1,5 bulan lalu. Irigasi ini sangat dibutuhkan petani untuk mengairi persawahan di kawasan itu. Hancurnya bangunan itu berdampak terganggunya pasokan air ke areal pertanian. Proyek pembangunan jaringan irigasi tersebut diduga bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) […]

  • Difasilitasi Yayasan Madina Murni, 24 orang Disabilitas Akhirnya Berangkat Ke Medan

    Difasilitasi Yayasan Madina Murni, 24 orang Disabilitas Akhirnya Berangkat Ke Medan

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online)- Anggota DPRD Mandailing Natal ( Madina ) H.Awaluddin Bantu fasilitasi keberangkatan 24 orang penyandang disabilitas yang kurang mampu ke Medan. Keberangkatan 24 orang penyandang disabimitas ini akan mendapat bantuan kaki palsu dan tagan palsu dari yayasan Peduli Tuna Daksa Medan. “selaku pimpinan yayasan Madina Murni, fasilitas yang kami siapkan bagi 24 orang penyandang […]

  • Mengunjungi Penghuni Gubuk di Sekitar Pemakaman Dusun Tanjung Tua

    Mengunjungi Penghuni Gubuk di Sekitar Pemakaman Dusun Tanjung Tua

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hidup Nomaden setelah Ayah Meninggal dan Ibu Sakit Jiwa Sungguh tragis kehidupan yang dijalani kakak beradik, Kholia Harahap (35) dan Dian Harahap (7). Di tengah kemajuan zaman yang serba canggih, keduanya justru hidup serba kekurangan dalam segala hal. eduanya tinggal di gubuk reyot seadanya di dekat kuburan umum Dusun Tanjung Tua, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, […]

  • Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Pengusaha Surung Panjaitan divonis 2,5 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Medan, Senin (21/1). Sekretaris Umum Gapensi Sumut ini terbukti menyuap Bupati Madina Hidayat Batubara Rp 1 miliar untuk mendapatkan proyek pembangunan RSUD Panyabungan. “Menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan kepada terdakwa Surung Panjaitan. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp50 […]

expand_less