Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Dahlan Hasan Bisa Jatuh di Tengah Jalan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
  • print Cetak
di atas bukit karikatur

di atas bukit karikatur

JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina melihat Dahlan Nasution, yang pada Kamis, 30 Juni 2016, dilantik menjadi Bupati Mandailing Natal hingga Tahun 2021 mendatang, bisa “jatuh di tengah jalan”. Suasana politik di Madina tidak kondusif dan bisa menjadi bom setiap saat untuk menggulingkan Kepala Daerah terpilih, kata Kholik Lubis, menyimpulkan hasil diskusi pengurus ARPM, Rabu, 29 Juni 2016.

Satu-satunya penyelamat Dahlan saat ini adalah tim grass root, yang masih terus menjalin konsolidasi karena mengharapkan realisasi janji dan iming-iming. “Tetapi begitu kekuasaan lebih banyak dipengaruhi oleh keluarga dan para kepala dinas, tim itu bisa meledak setiap saat,” kata Kholik Lubis.

Sebagian warga dan grassroot juga dapat berpihak kembali kepada Dahlan Nasution, jika Wakil Bupati H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan partai pengusungnya, PKB menampakkan keinginan lebih berkuasa. “Belum dilantik, hubungan antara Dahlan dan Sukhairi, tampaknya, tidak akrab banget,” kata Kholik Lubis.

Dari hasil survei acak Aliansi Rakyat Peduli Madina, warga Mandailing Natal akan responsif jika mosi ketidakpuasan terhadap kepala daerah berlangsung. Tidak saja karena partisipasi pilkada rendah (57 persen), namun dominan disebabkan oleh sistem, kebijakan, dan realisasi pembangunan, mereka nilai jalan di tempat.

Meski demikian, masyarakat tetap menjadi penonton dan Dahlan tetap akan menjadi bupati, jika Gerakan Menjatuhkan Kepala Daerah dimotori oleh para pesaing lama. Dahlan Nasution menjadi pemenang karena figur calon yang lain pada Pilkada 2015 tidak memenuhi persyaratan pemimpin bagi umumnya warga Mandailing Natal.

Dengan adanya perubahan karakter kepala daerah di banyak daerah di Indonesia, warga Mandailing Natal, termasuk para perantau, sedang memimpikan seorang bupati yang kreatif. Yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti “ma bia dongan di hitaan”, “aha do na masa”, “lek songoni dope langa?”, “Inda Dong na Maruba, Aras”.

Hasil Pilkada pada Tahun 2015 membuktikan, jika jumlah penduduk Mandailing Natal saat ini mencapai 350 ribu orang, yang memilih Pasangan H. Dahlan Hasan Nasution dan H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution hanya 29 persen, Pasangan Drs. M. Yusuf, M.Si dan Imron Lubis 14 persen, dan Pasangan Saparuddin Haji dan Miswaruddin Daulay, S.Pd 8 persen. “Hampir separo warga Mandailing Natal tidak berpartisipasi,” kata Kholik Lubis.

Angka-angka tersebut tidak akan berubah atau malah merosot lagi jika para petinggi di Mandailing Natal, termasuk anggota DPRD, tidak meluruskan niat dalam mengayomi masyarakat.

Selama ini, yang diperlihatkan oleh para pejabat dan wakil rakyat kepada warga Mandailing Natal adalah kesombongan atas kekuasaan. Setiap orang yang memiliki jabatan seperti identik dengan harus memiliki mobil mewah, mempunyai tanah di sana-sini, tidak lagi suka menoleh ke rakyat, bahkan kadang cenderung menganiaya atau menakut-nakuti rakyat .

“Seolah-olah uang yang mereka belanjakan itu mereka cari sendiri, bukan berasal dari uang rakyat,” kata Kholik Lubis.

Pandangan negatif atas kekuasaan Dahlan Nasution juga karena pembangunan berlangsung dengan monoton. Nyaris tidak ada perubahan yang mencolok di Siabu, Mandailing Godang, dan Mandailing Julu. Percepatan pembangunan, memang, dilakukan di Pantai Barat, tetapi sudah tidak memadai dengan percepatan ekonomi di sana.

Apalagi begitu terpilih, Dahlan Nasution menerapkan manajemen “roa-roa”. Mengganti survei perdesaan dengan aktivitas offroad. Membangun Tapian Siri-Siri dengan anggaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mengumbar Mega Proyek bandara, terminal, dan rumah sakit, yang hanya menghasilkan anggaran besar pada perencanaan. Menunda berbagai hal keputusan strategis yang menyangkut pertanahan karena, konon kabarnya, berteman lama dengan para pemiliknya. Membiarkan para kepala dinas melakukan tindak pidana korupsi.

Peta politik pun mulai berubah. Enam parpol pengusung tidak solid lagi. Belum dilantik, Dahlan sudah berseteru dengan Ketua PDI Perjuangan Madina. Partai Kebangkitan Bangsa, mungkin, menyesuaikan kepentingan dengan Wakil Bupati. Tetapi tidak bisa begitu saja dengan PAN, Nasdem, dan Gerindra.

Di luar partai pengusung, pesaing Dahlan pada Pilkada Tahun 2015, H. Imron Lubis, menjadi ketua DPC Partai Hanura Madina pada Sabtu, 25 Juni 2016. “Kalau bergabung dengan Golkar, PDI, PAN, PPP, dan PBB jumlah suaranya di DPRD mencapai 21 kursi,” kata Kholik Lubis.

Gugat menggugat di peradilan masih terus berlangsung. Pasangan Yusuf dan Imron masih keberatan atas berbagai hal. Kabarnya, persoalan anggaran dana Gerakan Penumbangan Hidayat Batubara juga jadi masalah dan telah masuk ranah hukum.

Sumber: Aliansi Rakyat Peduli Madina

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanafi Sang Pengayom Masyarakat

    Hanafi Sang Pengayom Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mentawai: Hanafi, seorang polisi lalu lintas, pengayom masyarakat yang gemar membagikan ilmu bercocok tanam kepada warga di Dusun Turonia, desa Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, Ahad (28/11). Di petang hari dan di waktu luangnya, Hanafi lebih sering terlihat di lahan dekat kantornya bekerja, yang disulap menjadi ladang bercocok tanam. Sejak bertugas di Kepulauan Mentawai, Hanafi […]

  • Empat Orang Keluar Dari Fraksi Golkar Plus

    Empat Orang Keluar Dari Fraksi Golkar Plus

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisruh DPRD Madina PANYABUNGAN, Gelombang aksi para anggota DPRD Madina tidaksaja melayangkan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Madina, As Imran KahytamiDauay, SH. Aksi keluar dari Fraksi Gokar Plus juga terjadi, pada Jum’at (27/1). Sebanyak 4 orang anggota Fraksi Gokar Plus melayangkan surat pernyataan keluardari fraksi itu yang dibacakan pada rapat paripurna DPRD Madina, Jum’at […]

  • Tak Ada Nama Harun di Web Cakada Gerindra

    Tak Ada Nama Harun di Web Cakada Gerindra

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailin Online) – Tak ada nama Harun Musthafa Nasution dari 350 kader Partai Gerindra yang maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 dalam rilis yang diterbitkan di website resmi partai itu. Akses terakhir pengecekan dilakukan pada Sabtu,16 November 2024 sekitar pukul 15.50 WIB. Dari 350 nama itu, ada beberapa yang sudah mendapat perlakuan […]

  • Polres Madina Sosialisasi Bahaya Merkuri

    Polres Madina Sosialisasi Bahaya Merkuri

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Polres Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan tokoh agama sepakat memberikan sosialisasi bahaya merkuri (air raksa-red) terhadap kesehatan manusia dalam jangka pendek dan panjang baik terhadap warga yang bersentuha, galundung, air raksa, kuik, aula mapolres madina, hutabargot, kota panyabungann langsung juga dengan warga yang menghirup udara. Termasuk bahayanya terhadap mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi dengan merkuri […]

  • Ketua KPPG Madina Sampaikan Bela Sungkawa untuk Korban Tertimbun Longsor

    Ketua KPPG Madina Sampaikan Bela Sungkawa untuk Korban Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar Mandailing Natal (KPPG Madina) Zubaidah Nasution menyampaikan bela sungkawa atas kejadian yang menimpa belasan perempuan di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Linggabayu. “Saya sedih dan prihatin atas apa yang menimpa saudara-saudara kita di Linggabayu. Mudah-mudahan keluarga sabar menghadapi ini,” katanya ketika dihubungi Kamis (28/4) malam. Kejadian nahas […]

  • Ketua PMI Sumut Lantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Madina

    Ketua PMI Sumut Lantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Madina

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua PMI Sumatera Utara Dr. H. Ramhat Shah melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di gedung serbaguna Parbangunan pada Senin (8/11). Dalam SK Kepengurusan yang dibacakan oleh Sekretaris PMI Sumut Edi Siswanto menyebutkan Bupati Madina H. M. Ja’far Sukhairi Nasution sebagai Pelindung PMI Madina. Sementara itu Hj. […]

expand_less