Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Mandailing Malaysia Disajikan Adat Mandailing di Tanah Leluhur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Nov 2012
  • print Cetak

sambutan mandailing malaysia 231112PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 90 orang etnis Mandailing di Malaysia melakuan kunjungan muhibbah ke tanah leluhur Mandailing Natal (Madina), Jum’at (23/11) dalam rangka mempererat hubungan persaudaraan dengan saudara mereka di tanah leluhur karena sudah lama dipisahkan oleh dua negara.

“Kunjungan muhibbah ini diorganisir Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM), motivasinya adalah dalam rangka memperkenalkan kepada publik Malaysia tentang keberadaan tanah leluhur mereka di Mandailing, sebuah kawasan di bagian selatan Sumatera Utara,” kata Kuasa Perwakilan Mandailing Malaysia di Madina, Dahlan Batubara.

Pusat silaturahinm diadakan di kediaman keluarga H. Maslin Batubara, Desa Alahan Kae, Ulu Pungkut. Di desa itu dilakukan “horja kampung” kenduri sekampung ala Mandailing di mana penduduk desa membaur dengan rombongan.

Bupati Madina, Hidayat Batubara dan tokoh masyarakat menyambut rombongan di Desa Alahan Kae. Paluan gordang sambilan, tortor raja-raja, tortor inanta soripada, tor-tor naposo bulung dan moncak dipertunjukkan di desa itu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Madina, Hidayat Batubara, Sekda M.Daud Batubara bersama 4 orang lainnya berkesempatan menarikan tor-tor raja yang dilanjutkan dengan tortor inanta soripada oleh kaum ibu.

Selepas itu, tortor naposo nauli bulung diperagakan oleh tiga pasangan muda mudi Desa Alahan Kae, dilanjutkan dengan bibingan tortor kepada rombongan Mandailing Malaysia, yakni tortor raja dan tortor inanta soripada.

Sebelumnya, rombogan disuguhi makan bersama secara “diholoi” (penyajian makanan ala Mandailing) di rumah kediaman keluarga H. Maslin Batubara. Makan “diholoi” ini adalah adat Mandailing dimana tuan rumah menyajikan hidangan makanan secara langnsung per individu kepada masing-masing tamu yang hadir.

Usai makan bersama dilanjutkan dengan sajian ketan inti kepada rombongan Mandailing Malaysia. Ketan ini adalah jenis makanan dari pulut yang dicampur dengan parutan kelapa campur gula aren. Ketan ini merupakan lambang mempererat silaturrahim antara tuan rumah dengan tamu.

Sore hari, rombongan mengunjungi dan solat Magrib di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru. Pesantren ini merupakan terbesar di Mandailing Natal yang bersusia 100 tahun dan banyak melahirkan ulama kaliber nasional dan internasional. Salah satu ulama lulusannya adalah imam besar di Masjidil haram, Mekkah.

Di pesantren ini pihak pengasuh memberikan penjelasan sejarah dan kurikulumnya kepada rombongan Mandailing Malaysia. Presiden PHMM, Ramli Abdul Karim Hasibuan juga menyerahkan bingkisan bantuan dari anggota PHMM kepada Pesantren Musthafaiyah.

Pada malam harinya dilakukan pertemuan rombongan Mandailing Malaysia dengan tokoh adat, tokoh masyarakat serta bupati Madina di sopo godang rumah dinas Bupati Madina.

Dilakukan juga penandatanganan MoU kerjasama antara Presiden Persatuan Halak Mandailing Malaysia, Ramli Abdul Karim Hasibuan dengan Bupati, Madina Hidayat Batubara meliputi bidang kebudayaan, bidang kekeluargaan dan silaturrahim, bidang ekonomi, bidang tenaga kerja, peningkatan hubungan pemerintahan. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Baliho, Bupati Madina Layangkan Teguran Pertama Kepada Kadis KB

    Heboh Baliho, Bupati Madina Layangkan Teguran Pertama Kepada Kadis KB

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Heboh baliho KB berbuntut panjang. Bupati Mandailing Natal melayangkan surat teguran kepada Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Madina. Surat teguran nomor 800/4310/BKD/2019 tertanggal 27/12/2019 yang ditandatangani Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menyatakan memberikan Teguran Pertama kepada Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Madina. Selain itu, bupati memerintahkan agar […]

  • Aniaya Wartawan, Oknum Perwira AU Dituntut 3 Bulan Penjara

    Aniaya Wartawan, Oknum Perwira AU Dituntut 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PEKANBARU, – Oknum Perwira TNI Angkatan Udara (AU) yang juga mantan Kepala Divisi Personel (Kadis Pers) Lanud Roesmin Noerjadin, Letkol Robert Simanjuntak, terdakwa penganiayaan terhadap fotografer Riau Pos Didik Herwanto dituntut hukuman tiga bulan penjara dalam persidangan yang digelar, Senin (16/9) oleh Pengadilan Militer Tinggi I Medan di UPT Oditur Militer 1-3 Pekanbaru. Robert Simanjuntak […]

  • Pemberhentian Kepsek SD Sirangkap Sesuai Peraturan

    Pemberhentian Kepsek SD Sirangkap Sesuai Peraturan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), Syafaruddin Nasution mengatakan bahwa pengangkatan dan pemberhentian kepala sekolah di Madina beberapa waktu lalu sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Itu dikatakannya di ruang Komisi I DPRD Madina, Senin (6/4) terkait adanya protes sejumlah warga dan komite sekolah atas pemberhentian Dorima, […]

  • Mayoritas Anggota DPRD Madina Layangkan Mosi Tidak Percaya Kepada Harminsyah Batubara

    Mayoritas Anggota DPRD Madina Layangkan Mosi Tidak Percaya Kepada Harminsyah Batubara

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Posisi Wakil Ketua DPRD Madina, Harminsyah Batubara dari Partai Demokrat, goyang menyusul munculnya mosi tidak percaya dari mayoritas anggota DPRD Madina. Mosi tak percaya itu dicuatkan pada Selasa (2/8/2016) pada rapat paripurna DPRD Madina. Jumlah yang melakukan mosi tak percaya itu sebanyak 25 anggota dari total 39 jumlah anggota DPRD Madina. […]

  • SOSOK LUDFAN NASUTION (Kilasan Pasca Rekomendasi PKB)

    SOSOK LUDFAN NASUTION (Kilasan Pasca Rekomendasi PKB)

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : ASKOLANI NASUTION Budayawan   Saya mengenalnya tahun 2009 di radio Start 102.6 FM Panyabungan ketika masih di Lintas Timur, beliau penyiar di radio itu dan saya sering ke sana untuk sekedar minum kopi. Lalu dengan Pak Khoiruddin Faslah Siregar dan Romi Hidayat, kami juga sama-sama menulis buku biografi Amru Daulay. Saya bagian […]

  • Atika dan Realitas Birokrasi, Peluang dan Kendala

    Atika dan Realitas Birokrasi, Peluang dan Kendala

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution Setelah melewati perjalanan yang tidak mudah, akhirnya  M Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal. Saya membayangkan saja apa yang ada dalam pikiran beliau. Terutama Atika. Saya yakin, ada moment ketika Atika merenung. Duduk, mungkin sambil senyum, karena tiba-tiba berada di jalur pemerintahan. […]

expand_less