Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Mandailing Malaysia Disajikan Adat Mandailing di Tanah Leluhur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Nov 2012
  • print Cetak

sambutan mandailing malaysia 231112PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 90 orang etnis Mandailing di Malaysia melakuan kunjungan muhibbah ke tanah leluhur Mandailing Natal (Madina), Jum’at (23/11) dalam rangka mempererat hubungan persaudaraan dengan saudara mereka di tanah leluhur karena sudah lama dipisahkan oleh dua negara.

“Kunjungan muhibbah ini diorganisir Persatuan Halak Mandailing Malaysia (PHMM), motivasinya adalah dalam rangka memperkenalkan kepada publik Malaysia tentang keberadaan tanah leluhur mereka di Mandailing, sebuah kawasan di bagian selatan Sumatera Utara,” kata Kuasa Perwakilan Mandailing Malaysia di Madina, Dahlan Batubara.

Pusat silaturahinm diadakan di kediaman keluarga H. Maslin Batubara, Desa Alahan Kae, Ulu Pungkut. Di desa itu dilakukan “horja kampung” kenduri sekampung ala Mandailing di mana penduduk desa membaur dengan rombongan.

Bupati Madina, Hidayat Batubara dan tokoh masyarakat menyambut rombongan di Desa Alahan Kae. Paluan gordang sambilan, tortor raja-raja, tortor inanta soripada, tor-tor naposo bulung dan moncak dipertunjukkan di desa itu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Madina, Hidayat Batubara, Sekda M.Daud Batubara bersama 4 orang lainnya berkesempatan menarikan tor-tor raja yang dilanjutkan dengan tortor inanta soripada oleh kaum ibu.

Selepas itu, tortor naposo nauli bulung diperagakan oleh tiga pasangan muda mudi Desa Alahan Kae, dilanjutkan dengan bibingan tortor kepada rombongan Mandailing Malaysia, yakni tortor raja dan tortor inanta soripada.

Sebelumnya, rombogan disuguhi makan bersama secara “diholoi” (penyajian makanan ala Mandailing) di rumah kediaman keluarga H. Maslin Batubara. Makan “diholoi” ini adalah adat Mandailing dimana tuan rumah menyajikan hidangan makanan secara langnsung per individu kepada masing-masing tamu yang hadir.

Usai makan bersama dilanjutkan dengan sajian ketan inti kepada rombongan Mandailing Malaysia. Ketan ini adalah jenis makanan dari pulut yang dicampur dengan parutan kelapa campur gula aren. Ketan ini merupakan lambang mempererat silaturrahim antara tuan rumah dengan tamu.

Sore hari, rombongan mengunjungi dan solat Magrib di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru. Pesantren ini merupakan terbesar di Mandailing Natal yang bersusia 100 tahun dan banyak melahirkan ulama kaliber nasional dan internasional. Salah satu ulama lulusannya adalah imam besar di Masjidil haram, Mekkah.

Di pesantren ini pihak pengasuh memberikan penjelasan sejarah dan kurikulumnya kepada rombongan Mandailing Malaysia. Presiden PHMM, Ramli Abdul Karim Hasibuan juga menyerahkan bingkisan bantuan dari anggota PHMM kepada Pesantren Musthafaiyah.

Pada malam harinya dilakukan pertemuan rombongan Mandailing Malaysia dengan tokoh adat, tokoh masyarakat serta bupati Madina di sopo godang rumah dinas Bupati Madina.

Dilakukan juga penandatanganan MoU kerjasama antara Presiden Persatuan Halak Mandailing Malaysia, Ramli Abdul Karim Hasibuan dengan Bupati, Madina Hidayat Batubara meliputi bidang kebudayaan, bidang kekeluargaan dan silaturrahim, bidang ekonomi, bidang tenaga kerja, peningkatan hubungan pemerintahan. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toge Panyabungan Ditetapkan Sebagai Makanan Khas Mandailing

    Toge Panyabungan Ditetapkan Sebagai Makanan Khas Mandailing

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Toge Panyabungan ditetapkan sebagai makanan khas etnis Mandailing. Penetapan itu disahkan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2017 yang berlangsung pada tanggal 21 hingga 24 Agustus 2017 lalu di Jakarta oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud RI. Dalam website http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbaceh/2017/08/24/sidang-penetapan-warisan-budaya-takbenda-indonesia-2017/ dijelaskan bahwa penetapan […]

  • Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Desa ( Kades) Rantobi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madima ) Fajaruddin akhirnya bersuara berkaitan dengan teka teki siapa pemilik kolam tambang emas ilegal yang mengakibatkan dua bocah perempuan warga setempat ditemukan tewas tenggelam ” Iya pemilik lobang galian tambang ilegal itu adalah Parman warga Aek Baru […]

  • Harun Mustafa Dukung Kemajuan Olah Raga Otomotif Madina

    Harun Mustafa Dukung Kemajuan Olah Raga Otomotif Madina

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Sebagai bentuk dukungan terhadap olah raga otomotif handal, Harun Mustafa Nasution selaku ketua Ikatan Motor Indonesia ( IMI) Sumut terus mendukung kegiatan kegiatan olah raga otomotif. Supergasstrack Open di Raja Batu piala Bobby Nasution dan Harun Mustafa Nasution yang berlangsung 21-22 september semalam sukses di gelar. Supergasstrack itu didukung penuh […]

  • TNBG Madina : Kalau Ada Oknum Atasnamakan TNBG Madina Untuk Tambang Emas Ilegal, Segera Laporkan. Tambang Ilegal di Aek Bontar Segera Ditindak

    TNBG Madina : Kalau Ada Oknum Atasnamakan TNBG Madina Untuk Tambang Emas Ilegal, Segera Laporkan. Tambang Ilegal di Aek Bontar Segera Ditindak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Masih beroperasinya aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator di aek bontar Kecamatan Kotanopan yang merupakan kawaaan  Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG ) Madina membuktikan Balai TNBG di Madina tak berdaya. Menanggapi hal ini, Kepala Tata Usaha (KTU) Balai TNBG Madina Herbert Aritonang menyampaikan, tidak pernah […]

  • Ketua DPRD Tak Bijaksana Penilaian Elemen Mahasiswa

    Ketua DPRD Tak Bijaksana Penilaian Elemen Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah elemen mahasiswa menilai pernyataan Ketua DPRD Palas, HM Ridho Harahap yang mengatakan, tidak ada masalah dengan spanduk ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1432 H yang memakai logo daerah lain tidak bijaksana. “Pantas saja Kabupaten Palas ini tidak ada majunya. Soalnya rasa cinta terhadap daerah sangat minim sekali. Bahkan, banyak orang yang mengaku tokoh, tapi […]

  • Puluhan Ribu Calon Mahasiswa Bersaing Masuk USU

    Puluhan Ribu Calon Mahasiswa Bersaing Masuk USU

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Sebanyak 14.039 peserta akan bersaing masuk Universitas Sumatra Utara dalam ujian masuk bersama perguruan tinggi negeri yang digelar 12 universitas se-Indonesia. Humas Universitas Sumatra Utara (USU) Bisru Hafi mengatakan hingga batas akhir masa pendaftaran melalui panitia ujian masuk bersama perguruan tinggi (UMB-PT), Kamis, (7/7) tercatat 14.093 calon mahasiswa mendaftar ke perguruan tinggi itu. […]

expand_less