Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Mendukung gerakan nasional untuk menciptakan ekosistem halal yang kuat, terutama di sektor pangan Dinas Pertanian Madina Lebih Spesifik Bidang Peternakan bekerja sama dengan Lpk Bersama Halal Madani (BHN) Padang Sumatera Barat melakukan latihan kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha).

Dijelaskan Taufik Zulhandra Ritonga Plt Kadis Pertanian. Kegiatan tersebut harapannya tak hanya sekedar menciptakan juru sembelih yang kompeten dan sesuai Syariat Islam, namun juga menciptakan iklim ekonomi yang baru di kalangan para pengusaha ternak ayam dan sapi.

“Juru Sembelih Halal (Juleha) juga menerima manfaat program makan bergizi gratis, karena nanti jenis jenis konsumsinya beragam termasuk juga ayam. Nah, untuk membangun halal supply chain, dengan melibatkan juru sembelih agar daging yang dihasilkan dapat memenuhi kelayakannya, mulai dari aspek kesehatan atau higenitas, lalu gizinya, dan yang terpenting cara penyembelihannya yang sesuai etika dan moral,” Ujar Taufik di Kantor Bidang Peternakan saat hendak penyerahan sertifikat Juleha pada peserta.

Ia menjelaskan, penerapan itu bukan hanya bermanfaat pada kita sendiri, pada orang yang akan membeli barang  pun bermanfaat. Kebutuhan program makan bergizi gratis dan program-program lain yang memerlukan suplai daging halal.

Ia juga mengatakan bahwa hewan dari lebih terjamin karena jelas bisa dilihat secara langsung.  jika jelas analisa usahanya, seperti fasilitas, tenaga kerja juga lainnya, Koperasi Merah Putih (KMP) jelas akan mau. KMP akan didorong agar hadir dalam budidaya ternak ini,” Ungkap Taufik.

Sementara itu, Kabid Peternakan Asrul Azwar melaporkan ada 16 orang yang mengikuti pelatihan tersebut. 16 orang itu dari Kecamatan Panyabungan Kota, Natal, Bukit Malintang dan Kota Nopan. Pelatihanan itu pada Juli lalu dilaksanakan di Desa Lumban Pasir selama 3 hari.

Sosialisasi JULEHA pertama kali di Madina serta dalam Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal (JPH), yang merupakan peraturan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

“Hari ini penyerahan sertifikat pada peserta yang mengikuti pelatihan Juleha itu. Setelah bulan Juli lalu menyelenggarakan pelatihan. Sertifikat itu langsung ditandatangani Dr. Haikal Hassan diangkat Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), yang merupakan lembaga yang mengurus jaminan produk halal di Indonesia,” Tutur Asrul.

Pantauan Wartawan Plt Kadis Pertanian Madina juga lakukan evaluasi pada peserta yang menerima sertifikat Juleha hari ini. Edy salah satu peserta mengaku mendapat pengetahuan dan terbantu setelah mengikuti pelatihan itu.

“Ya sangat bermanfaat tentunya, melalui pelatihan kami diajarkan cara memotong hewan yang halal dan baik, sesuai syari’at islam, misal cara memotong ayam supaya dapat halal nya dan sebelum memotong hewan memastikan kesehatannya dahulu,” Kata Edy Warga Gunung Tua. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Diminta Tinjau Ulang Pengangkatan Pj Kades Tabuyung

    Bupati Diminta Tinjau Ulang Pengangkatan Pj Kades Tabuyung

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Indikasi tidak sinergisnya pemerintahan Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina), Sumut, mulai terlihat. Salah satu indikatornya, berdasar amatan warga, hingga tanggal 17 Juli 2022 Pj Kepala Desa Tabuyung, dr Mahyuni belum pernah terlihat masuk kantor desa sejak diangkat tanggal 27 Juni 2022. “Belum pernah (masuk kantor-red). […]

  • Songsong 1 Muharram, Pawai Obor dan Tablig Akbar Berlangsung Besok Malam

    Songsong 1 Muharram, Pawai Obor dan Tablig Akbar Berlangsung Besok Malam

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyambut 1 Muharram 1441 Hijriah, Pawai Obor dan Tablig Akbar akan dilangsungkan di Mandailing Natal, besok, Sabtu malam (31/8/2019). Lokasinya dipusatkan di dua lokasi, yakni di Panyabungan dan Sinunukan, dengan waktu yang bersamaan. Berdasar jadwal yang tetapkan panitia, pawai obor di Panyabungan dilangsungkan ba’da Isya sekira pukul 20.00 WIB. Pawai obornya […]

  • Kebakaran di Padang, 18 Bangunan Hangus

    Kebakaran di Padang, 18 Bangunan Hangus

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang. Kebakaran hebat melanda kebakaran_di_padang_18_bangunan_hangus Sumatera Barat, Sabtu (16/7) malam. Sedikitnya 18 bangunan hangus dilalap api. Jilatan api juga mengakibatkan seorang warga menderita luka bakar. Berdasarkan keterangan saksi mata, Rudi (40), kobaran api berasal dari toko foto copy. Api dengan cepat menjalar ke bangunan lain karena pada saat yang sama angin bertiup cukup kencang. Kasi […]

  • Zikir Akbar Jelang UN, Seribuan Siswa Menangis

    Zikir Akbar Jelang UN, Seribuan Siswa Menangis

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seribuan siswa menangis saat mengikuti zikir dan doa bersama di Masjid Agung Nur Alannur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Jumat (15/4) pagi. Zikir dan doa bersama yang digelar Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII merupakan kegiatan untuk menyiapkan mental siswa menghadapi UN. Zikir dan doa bersama ini dihadiri Kakan Kementerian Agama Madina Drs […]

  • Uning-uningan ni Ompunta (1)

    Uning-uningan ni Ompunta (1)

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Orang Mandailing menyebut musik tradisional mereka dengan ungkapan “uninguningan di ompunta na parjolo sundut i”. Artinya, seni musik dari para leluhur, yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi musik yang cukup terkenal dari Mandailing adalah seni pertunjukan gordang sambilan dan gondang boru (*1 yang dimainkan pada berbagai upacara adat dan ritual. Pada horja siriaon […]

  • Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

    Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (MO) – Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi, termasuk di Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) yang dikumpulkan dari 34 lembaga di Sumut,selama tahun 2011 saja,ada 344 dari 8.277 kasus kekerasan terhadap perempuan yang merupakan kekerasan seksual. “Kasus kekerasan dalam rumah tangga ada 7.120 […]

expand_less