Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Aksi Tari Ular, Ketua DPRD Madina Harusnya Arif dan Bijaksana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
  • print Cetak

Miswaruddin Daulay

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan tari ular di restauran Dapoer Nenek, Panyabungan yang menghebohkan Kabupaten Madina dalam dua hari ini terus memunculkan stigma baru.

Sudah banyak yang mengklarifikasi dan memohon maaf. Tetapi beberapa oknum memplintir persoalan tari ular tersebut sebagai kelalaian Pemkab Madina.

“Perlu diketahui bersama, Saudara Ketua DPRD Madina yang hadir di acara tersebut seharusnya memberikan contoh yang baik dan mendidik. Dengan menasehati penyelenggara acara,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Madina, Miswaruddin Daulay dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Jum’at (28/1/2022).

Menurut Miswar, logikanya kecil kemungkinan Ketua DPRD Madina tidak mengetahui bentuk acara tersebut, dan sangat tidak mungkin beliau tidak melihat orang-orang yang hadir di acara tersebut berikut dengan gaya pakaian masing-masing.

“Mengapa para tamu tidak diingatkan oleh Saudara Ketua DPRD Madina selaku perpanjangan lidah rakyat dengan menegor penyelenggara?”.

Meskipun Madina sudah zona hijau, namun dengan adanya lagi varian virus Corona yaitu varian Omicron. Tentunya keramaian seperti pesta ular tersebut sangat berbahaya.

“Karena berdasarkan investigasi di lapangan. Para tamu undangan tersebut banyak dari luar Madina. Sementara keadaan dan kondisi para tamu tidak diketahui, ditambah prokes tidak diterapkan,” ungkap Miswar.

Meskipun pemilik acara sudah meminta maaf, namun Miswar menyayangkan adanya beberapa oknum yang menggiring dan memplintir persoalan ini sebagai kelalaian Pemkab Madina.

“Yang menjadi pertanyaan adalah orang nomor satu di gedung parlemen Madina, dimana sikap dan tanggungjawabnya. Baiknya sebelum menghadiri acara tersebut saudara ketua DPRD Madina meng-crosscek di lapangan. Ini kami duga bukan murni kelalaian, tapi lebih kepada pembiaran,” katanya.

“Kita sangat takut, dengan kejadian ini akan mengundang murka Allah SWT. Semoga kita diberikan hidayah agar selalu menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik. Karena tidak semua harus dijadikan objek politik”.

Sementara itu, Anggota Dewan Pendidikan Madina, Herman Birje Nasution menyambung pernyataan Miswar, mendesak Ketua Mahkamah Kehormatan DPRD Madina memanggil dan memeriksa Ketua DPRD Madina karena diduga melanggar kode etik anggota legislatif.

“Kode etik anggota DPRD sesuai Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2015 pasal 3 ayat 1 yang berbunyi “anggota harus menghindari perilaku tidak pantas atau tidak patut yang dapat merendahkan citra dan kehormatan DPR, baik di dalam gedung DPR maupun di luar gedung DPR menurut pandangan etika dan norma yang berlaku dalam masyarakat”, ujar Birje.

Hal ini, kata Birje tidak boleh dibiarkan karena mencoreng nama baik lembaga legislatif Madina.

Di hari yang sama, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan bahwa dia tidak mengetahui sama sekali susunan acara di restauran Dapoer Nenek sebelum menghadiri acara itu.

“Yang saya tahu acara ulang tahun itu adalah ulang tahun warga biasa,” kata Erwin menjawab pertanyaan yang dilansir StartNews melalui sambungan telepon, Jumat (28/1/2022).

Bahkan, untuk meyakinkan konten pidatonya pada acara tersebut, Erwin mengirimkan rekaman video keberadaannya di acara itu.

“Yang saya ketahui acara itu ulang tahun saudara Rihanna, dan undangannya tertuju kepada anak dan keluarga saya. Siapapun yang mengundang saya di hal positif selagi ada waktu saya hadir,” katanya.

Erwin menyayangkan beredarnya informasi yang menggiring acara itu ke acara LGBT. Pasalnya, banyak tamu undangan acara ultah itu mengenakan hijab dan para orangtua yang membawa keluarganya. Itu sebabnya, Erwin tidak menyangka bakal ada pertunjukan tari ular di acara ultah itu.

Terkait masalah kerumunan dan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19, Erwin mengaku saat memberikan sambutan telah mengimbau para tamu menerapkan protokol kesehatan.

“Saya menganjurkan para tamu undangan agar tetap mengikuti protokol kesehatan sewaktu saya ada kesempatan menyampaikan pidato di acara itu,” ujarnya.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi dan Pemda Pasaman Barat Dinilai Lemah Hadapi Mafia Ilegal Mining dan Ilegal Logging

    Polisi dan Pemda Pasaman Barat Dinilai Lemah Hadapi Mafia Ilegal Mining dan Ilegal Logging

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Hingga saat ini kasus dugaan aktivitas ilegal mining di hulu Sungai Batang Batahan dan Batang Taming, Pasaman Barat, Sumatera Barat, belum juga menemui titik terang. Pasalnya, baru beberapa unit exavator yang ditangkap polisi dari total perkiraan 80 unit exavator yang menggali emas (ilegal mining) di hulu dua sungai itu. “Kami […]

  • Isu Kudeta Cuma Akal-akalan Rezim SBY

    Isu Kudeta Cuma Akal-akalan Rezim SBY

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Islam Garis Keras dan Moderat Makin tak Suka SBY JAKARTA- Pemberitaan eksklusif Al Jazeera pada 22 Maret lalu yang mengungkap adanya rencana aksi kudeta oleh Dewan Revolusi Islam (DRI) terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diduga hanya akal-akalan orang-orang di lingkaran penguasa. Kabar tersebut bagian dari skenario jahat untuk memecah belah kelompok kritis yang […]

  • Warga Sipolu Polu Keluhkan Paret Tersumbat

    Warga Sipolu Polu Keluhkan Paret Tersumbat

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  ( Mandailing Online) –  Warga masyarakat Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan yang bermukim disepanjang jalan Willem Iskander  keluhkan paret yang tersumbat dan dangkal. Akibatnya setiap musim penghujan datang kawasan   jalan Willem Iskander mulai dari depan Bank BNI sampai simpang jalan Bermula selalu menjadi langganan banjir. M Jafar Nasution salah satu warga Kelurahan Sipolu-polu kepada Mandailing Online, […]

  • Kunker di Aek Nangali, Bupati Madina Terima Keluhan Warga

    Kunker di Aek Nangali, Bupati Madina Terima Keluhan Warga

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    AEK NANGALI( Mandailing Online ) Warga Aek Nangali, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) mengajukan sejumlah usulan pembangunan pada Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution saat kunjungan kerjanya Selasa 12/9/2023. Dihadapan Bupati, Ramlan Nasution selaku tokoh masyarakat mengatakan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangatlah butuh sentuhan Pemerintah. banyak sumber pendapatan warga dari perkebunan, namun karena […]

  • Pohon-pohon Pelindung di JL. Jend. Haris Nasution Dirobohkan. Belum Diketahui Siapa Yang Bertanggungjawab

    Pohon-pohon Pelindung di JL. Jend. Haris Nasution Dirobohkan. Belum Diketahui Siapa Yang Bertanggungjawab

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Peliput : Dahlan Batubara PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pohon-pohon pelindung yang berada di sepanjang jalur Jalan Jend. A. Haris Nasution, Lingkar Dalam Timur kota Panyabungan, Mandailing Natal dirobohkan. Sejauh ini belum diketahui pihak mana yang menginstruksikan pembunuhan pohon-pohon itu. Pohon jenis Trembesi dirobohkan secara kasar. Pantauan Mandailing Online, Kamis (18/5/2017), setidaknya sudah sekitar 7 […]

  • Tim Renegosiasi KK Sorikmas Mining Akan Turun Ke Madina

    Tim Renegosiasi KK Sorikmas Mining Akan Turun Ke Madina

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) –Dalam waktu dekat tim renegosiasi kontrak karya PT. Sorikmas Mining (PT SM) akan turun langsung ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hanya saja jadwal kedatangan tim belum diketahui. Kepastian itu diketahui berdasar hasil pertemuan wakil bupati Madina, Ketua DPRD Madina dan perwakilan manajemen PT.SM dengan Menko Perekonomian RI di Jakarta beberapa waktu […]

expand_less