Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Guru Sikola Arob Desak Pencairan Dana Insentif Sebelum Lebaran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Jun 2016
  • print Cetak
Sekretaris FKDT Madina, Muhammad Ludfan Nasution, S.Sos

Sekretaris FKDT Madina, Muhammad Ludfan Nasution, S.Sos

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Kalangan guru sikola arob mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mencairkan dana insentif sebelum lebaran.

Desakan itu disampaikan para guru Madrasah Diniyah Awaliyah (sikola arob) mamemasuki pekan kedua Ramadhan kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina.

Selain karena kondisi umum perekonomian yang  sulit, kebutuhan dalam Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri menjadi tekanan tersendiri bagi kalangan guru MDTA.

 “Harapan guru-guru MDTA tersebut lumrah, sekalipun tidak mengetahui persis ketentuan tentang termin pencairan insentif tersebut. Betul, tahun lalu, waktu pencairan insentif yang pertama memang setelah enam bulan, tepatanya pada bulan Juli 2015. Untuk pencairan kedua terlaksana pada Desember 2015. Saya pikir, Pemkab Madina juga tidak kebaratan untuk mengambil kebijakan dalam mencairkan insentif pertama pada hitungan enam bulan pertama pada Juli 2016 ini,” kata Sekretaris FKDT Madina, Muhammad Ludfan Nasution, S.Sos, Rabu (22/6/2016).

Iuran Anggota

Selain itu, FKDT Madina berharap agar pada 2016 ini anggota FKDT yang saat ini diperkirakan sudah mencapai lebih dari 2000 orang tidak keberatan jika dalam waktu dekat mengambil keputusan agar setiap anggota resmi membayar iuran bulanan untuk enam bulan sesuai dengan pencairan insentif. Yang dimasud dengan anggota resmi FKDT adalah semua gutu MDTA yang sudah masuk dalam daftar penerima insentif sesuai dengan Peraturan Bupati tentang itu ditambah dengan sejumlah guru yang masuk kategori “tidak diperkenankan mendapat insentif” karena alasan sudah PNS atau sudah lulus sertifikasi.

Terkait dengan rencana keputusan FKDT Madina tentang iuran anggota, Ludfan Nasution menyeburkan, “Kita akan berusaha sesegera mungkin untuk melaksanakan rapat untuk memutuskan apakah sudah saatnya meminta partisipasi berupa iuran, berapa besarannya, kapan dan bagiaman teknis pembayarannya. Tapi, yang lebih mendasar adalah kesadaran anggota atas pentingnya wadah FKDT Madina, pentingnya operasional. Satu lagi, yang terpenting, anggota dan masyarakat perlu mengetahui bahwa sekalipun sudah eksis lebih dari satu tahun, FKDT Madina masih menumpang kantor di MDTA Nurul Huda Pasar Hilir.”

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sabtu, Dana PSKS Dicairkan

    Sabtu, Dana PSKS Dicairkan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Mulai Sabtu (11/4), sebanyak 82.359 Rumah Tangga Sasaran (RTS) untuk wilayah Tabagsel yang dimulai dari Kota Padangsidimpuan sudah bisa mencairkan dana kompensasi yang disebut Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Selanjutnya akan disusul oleh  kabupaten lainnya, seperti  Tapsel, Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta) dan Mandailing Natal (Madina) di Kantor Pos setempat. “Untuk […]

  • Republik Corruption Watch Temukan Sejumlah Item Proyek Rehab Sekolah Diduga Fiktif di Madina

    Republik Corruption Watch Temukan Sejumlah Item Proyek Rehab Sekolah Diduga Fiktif di Madina

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Mandailing natal (Madina) diminta memeriksa progres proyek-proyek rehab gedung sekolah bersumber dana DAK di 3 kecamatan, sebab diduga ada sejumlah item-item kerja difiktifkan pihak penerima pekerjaan. “Investigasi yang kami lakukan, ditemukan sekitar 50 persen pekerjaan diduga difiktifkan,” ungkap Muhammad Rusdi Batubara, Pencari Fakta Republik Corruption Watch kepada Mandailing […]

  • Antikritik di Negeri yang Menjunjung Tinggi Demokrasi

    Antikritik di Negeri yang Menjunjung Tinggi Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Sosial Masyarakat   Viralnya sejumlah mural yang dijadikan sebagian rakyat untuk menyuarakan kritikannya malah ditanggapi para penggawa negeri dengan penghapusan dan tindakan hukum bagi pembuatnya. Nampaknya bersuara lewat senipun di negeri demokrasi terus di bungkam.  Sungguh ini sangat bertolak belakang dengan jargon negeri ini yang katanya menjunjung tinggi […]

  • Yang Mencuat, Yang Menguat, Yang Mengkerucut

    Yang Mencuat, Yang Menguat, Yang Mengkerucut

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Ludfan Nasution Momentum Pilkada Madina 2015 makin dekat. Diperkirakan Juni 2015 KPU Madina sudah mengawali tahapannya. Wacana tentang Balon memanas. Suasana makin hangat. Beberapa nama baru tampak mencuat, seperti Ikhsan Batubara, Irwan Daulay, Aspan Sofiyan Batubara (mantan Plt. Bupati Madina pasca Amru Daulay) dan Iskandar Siregar (PNS di Pemkab Madina yang juga didukung […]

  • JANGAN HANYA WAKAF, AMBIL SEMUA HUKUM SYARIAH

    JANGAN HANYA WAKAF, AMBIL SEMUA HUKUM SYARIAH

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia baru-baru ini meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU). Gerakan ini diklaim merupakan salah satu program pengembangan ekonomi syariah untuk mendukung percepatan pembangunan nasional. Presiden Jokowi menyebut potensi wakaf uang bisa mencapai Rp 188 triliun (Kumparan.com, 28/1/2021). Seperti dikutip dari laman Badan Wakaf Indonesia (BWI) pada Kamis (28/1), BWI telah menunjuk sejumlah lembaga keuangan […]

  • MERDEKA DI DEPAN ALGORITMA

    MERDEKA DI DEPAN ALGORITMA

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution* Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   Pendahuluan Setiap fajar menyingsing hal pertama yang mengetuk kesadaran kita bukanlah derit pintu yang dibuka melainkan membuka telpon selular. Sesuatu yang intim telah berpindah, seakan-akan telepon selular itulah yang menemani malam hingga azan subuh memecah sunyi. Kita hidup di dalam dunia di mana hasrat, […]

expand_less