Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Harga Sayur Mayur di Madina Turun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 26 Mar 2014
  • print Cetak


PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Dalam beberapa hari terakhir harga berbagai jenis sayuran di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan.

Penurunan antara Rp.500 hingga Rp.2.000/ ikat dan / kg. Pantauan wartawan di Pasar Baru Panyabungan, Rabu (26/3/2014) turunya harga diakibatkan menumpuknya pasokan pedagang.

“Harga sayuran turun, karena kita masih banyak memiliki stok sebab pembeli berkurang,” ujar Nurjannah seorang pedagang.

Jannah mengatakan, penyabab lain turunya harga berbagai sayuran tersebut diipengaruhi masih masa penen raya tanaman holtikultura sehingga barang banyak pembeli menurun tentu harga akan turun.

Selain itu, menurunnya pendapatan masyarakat akibat melorotnya harga karet juga mempengaruhi harga sayu-mayur.

Jenis sayuran yang harganya turun antara lain, tomat Rp.3.000/ Kg dari sebelumnya Rp.5.000/ Kg, Cabe Merah Rp.16.000/ Kg dari Rp.20.000/ Kg, Daun Ubi Rp.1.000/ ikat dari Rp.1.500/ ikat, Kacang Panjang Rp.1.000/ ikat dari Rp.1.500/ ikat.

“Memang merosotnya harga berbagai komiditi masyarakat seperti karet, kulit manis benar-benar berdampak terhadap kita sebagai pedagang. Akan tetapi jika harga kedua jenis hasil masyarakat sudah naik harga bisa naik lagi,” katanya.

Hal senada juga disampikan Hotmiah pedagang di pasar pagi Gunungtua, Panyabungan bahwa pasca turunnya harga berbagai sayuran ini dia tidak lagi memperoleh keuntungan yang bagus.

“Jika sutuasi seperti ini kita bisa mengalami kerugian, makanya untuk menyiasatinya agar tidak merugi tentu harga kita turunkan,” ucapnya.

Holmes petani tomat, kacang panjang juga membenarkan adanya penurunan harga sehingga untuk meraih laba yang memuaskan tidak lagi diperolehnya.

“Kita hanya menjual tomat Rp.2.000/Kg kepada pedagang, begitu juga dengan kacang panjang hanya Rp.500 sampai Rp.700/ ikat, padahal sebelumnya kita masih menjual tomat Rp.2.500 hingga Rp.3.000/ Kg. Kita hanya bisa pasrah menunggu pereknomian masyarakat membaik yang pada akhirnya harga sayuran juga akan naik,” harapnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salah Informasi, Warga Kepung Kantor Mapolsek Bandar Pasir Mandoge

    Salah Informasi, Warga Kepung Kantor Mapolsek Bandar Pasir Mandoge

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisaran, Ratusan massa mengepung Mapolsek Bandar Pasir Mandoge Polres Asahan, Jumat (10/12) pukul 23.00 WIB hingga siang hari, setelah warga salah mendapat informasi pemuda L Silalahi (19) yang dibekuk petugas karena dituduh sebagai penulis judi Togel KIM, tewas terjatuh ke dalam jurang. Padahal, pemuda yang baru lulusa SMK itu selamat, meskipun masuk ke dalam jurang […]

  • Toge Panyabungan Terkenal Karena Lezat

    Toge Panyabungan Terkenal Karena Lezat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Toge Panyabungan terkenal dengan rasanya yang nikmat. Perpaduan kenkentalan santan dan gula aren dipadu dengan kekenyalan pulut merah membuat rasanya begitu lain dibanding dengan penganan sejenis. Bu Butet, salah satu penjual toge Panyabungan menjawab Mandailing Online, baru baru ini di warungnya pasar baru Panyabungan, menyatakan ada beberapa perbedaan dan keunggulan toge […]

  • Perkara korupsi, Kejati Sumut dikritik

    Perkara korupsi, Kejati Sumut dikritik

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) khususnya dalam penangangan perkara korupsi di Sumatera Utara kembali dikritik. Kejati Sumut dinilai tidak memiliki atensi dalam pemberantasan kasus-kasus korupsi, termasuk penyidikan kasus-kasus korupsi. Bahkan, lembaga Adhiyaksa di Sumut ini terkesan tidak punya nyali dalam mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang melibatkan para pejabat dan mantan pejabat […]

  • Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Himbau Ciptakan Pembinaan Akhlak

    Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Himbau Ciptakan Pembinaan Akhlak

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandailing Natal adalah kabupaten yang memiliki culture (adat budaya) dan agama yang sangat kental. Hal ini bisa dibuktikan dengan sifat dan perilaku yang sopan dan santun antara sesama. Demikian Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dalam pidatonya pada acara silaturrahim dengan masyarakat di Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan, pekan […]

  • Cabup Madina Saipullah Motivasi Puluhan Anak Yatim di Sihepeng

    Cabup Madina Saipullah Motivasi Puluhan Anak Yatim di Sihepeng

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution menyantuni anak yatim di Sihepeng Raya, Kecamatan Siabu, Madina, Ahad (20/10/2024). Desa-desa lokasi penyantunan adalah Desa Sihepeng (Sihepeng Induk), Sihepeng 2, Sihepeng 3, Sihepeng 4, dan Sihepeng 5. Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Saipullah Nasution. Dia menyatakan uang santunan yang […]

  • Mulak Tu Huta Mandailing Malaysia, Manduda “Bulung Gadung” Hingga “Mangan Mangoloi”

    Mulak Tu Huta Mandailing Malaysia, Manduda “Bulung Gadung” Hingga “Mangan Mangoloi”

    • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Rombongan etnis Mandailing Malaysia sebanyak 76 orang mengunjungi tanah leluhur mereka, Mandailing, Sumatera. Kedatangan rombongan ini merupakan program tahunan “Mulak Tu Huta” yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI). Kegiatan “Mulak Tu Huta” itu diprogramkan sebagai upaya menyahuti dorongan kerinduan para keturunan Mandailing di Malaysia menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing. Keturunan Mandailing […]

expand_less